Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penentuan Plastisitas Awal Karet Dengan Bahan Pengisi Arang Rudi Munzirwan Siregar
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.203 KB)

Abstract

Penelitian tentang Penentuan Plastisitas Awal karet dengan penggumpal asam asetat telah dilakukan. Kedalam lateks ditambahkan arang tempurung kelapa (ukuran partikel 80 mesh) sebanyak 42 gram, kemudian lateks digumpalkan dengan asam asetat dengan pH 4,7. Sebagai kontrol digunakan asam asetat untuk menggumpalkan karet tanpa penambahan tempurung kelapa.Penelitian mutu karet dilakukan dengan mengukur plastisitas awal karet.Dari hasil Penelitian ternyata diperoleh bahwa nilai plastisitas awal karet dengan penambahan arang ke dalam lateks yaitu 46 , sedangkan nilai plastisitas awal karet untuk kontrol (tanpa penambahan arang) yaitu 45,5. Hal ini berarti nilai plastisitas awal karet dengan penambahan arang ke dalam lateks lebih tinggi bila dibandingkan kontrol (tanpa penambahan arang) sehingga mutu karet yang dihasilkan lebih tinggi dan mutunya lebih baik
Antioxidant Activity Test of Red Belt Leaf Extract (Piper crocatum) and Black Belt Leaf (Piper betle var nigra) Using The DPPH Method Artika, Refi; Siregar, Rudi Munzirwan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioxidant Activity Test Of Red Belt Leaf Extract (Piper crocatum) And Black Belt Leaf (Piper betle var nigra) Using The DPPH Method. Betel leaves (Piper betle L.) are among the most important agricultural products in the world, because the need for betel leaves as a raw material for traditional medicine has increased in the last decade. Betel leaves are known to contain phenolic compounds which have the potential to act as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of extracts of red betel leaves (piper crocatum) and black betel leaves (piper betle var nigra) using the dpph (1,1-diphenyl-2-picrihydrazyl) method. The research results showed that the antioxidant activity of the ethanol extract of red betel leaves, IC50, was 45,92 μg/mL, the ethanol extract of black betel leaves obtained an IC50 value of 87,09 μg/mL, and the vitamin C comparator obtained an IC50 value of 4,11. Red betel leaf extract has higher antioxidant activity than black betel leaf extract.Keywords: betel leaf (piper betle L.), antioxidant, dpph DOI:10.23960/jppk.v13i2.30534
PERBAIKAN MUTU AROMA DAN CITA RASA KOPI DENGAN MENGGUNAKAN PROSES FERMENTASI PADA USAHA PUCAKO ROASTERY DI KELURAHAN AMPLAS, KECAMATAN MEDAN AMPLAS, KOTA MEDAN Yusuf, Muhammad; Siregar, Rudi Munzirwan; Daulay, Rabiah Afifah; Mukra, Rizal; Andayani, Widya
Journal of Community Research and Service Vol 8, No 2: JULY 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62221

Abstract

Program pengabdian kemitraan masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada mitra dengan memanfaatkan buah nanas sebagai bahan fermentasi untuk memperbaiki mutu aroma dan cita rasa kopi. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh tim pengusul yaitu : 1) Proses pengeringan kopi yang tidak seragam, dan 2) Mutu aroma dan cita rasa yang masih kurang bagus. Penyebabnya karena bahan kopi robusta yang dibeli ke petani memiliki tingkat mutu yang berbeda. Dampaknya, harga kopi menjadi rendah. Mitra PKM ini adalah Usaha Pucako Roastery di Kelurahan Amplas, Kota Medan. Metode pelaksanaan PKM ini dilakukan melalui dua tahapan utama yaitu: 1) Pembuatan bubur buah nanas, dan 2) Fermentase kopi menggunakan bubur nanas. Melalui PKM ini diharapkan terjadi perbaikan mutu aroma dan cita rasa kopi serta dapat meningkatkan penjualan mitra. Adanya enzim bromelin pada bubur nanas akan dapat menurunkan kadar kafein karena enzim ini mampu memecahkan senyawa yang mirip protein pada kopi.
Uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit pisang Barangan (Musa Acuminata Linn) dengan metode DPPH Arista, Nurul; Siregar, Rudi Munzirwan
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i12.632

Abstract

Tumbuhan pisang merupakan salah satu produk pertanian penting yang banyak terdapat di Indonesia. Pisang barangan (Musa acuminata linn) disebut juga pisang Medan yang banyak dijumpai di daerah Sumatera Utara kulit pisang diketahui mengandung senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak kulit pisang pisang barangan (Musa acuminata linn) mentah dan masak dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrihidrazil). Data yang diperoleh dihitung untuk mengetahui aktivitas antioksidannya. Dari hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan pada sampel ekstrak etanol kulit buah pisang barangan mentah IC50 = 34.06 μg/mL (kuat), dan ekstrak etanol kulit buah pisang barangan masak IC50 = 98.08 μg/mL (sedang). Sementara untuk baku standar vitamin C didapatkan nilai IC50 sebesar 9.06 (kuat). Ekstrak kulit pisang barangan mentah memiliki aktivitas antioksidan yang lebih itnggi dibandingkan dengan ekstrak kulit pisang barangan masak.
Penentuan Unsur Hara Calsium (Ca2+) Pada Daun Kelapa Sawit di Wilayah Sumatera Utara Secara Spectrofotometer || Nutrient Calcium (Ca2+) Analysis of Oil Palm (Elaeis guineensis) Leaves in North Sumatera Area by Spectrophotometry Siregar, Rudi Munzirwan
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1998

Abstract

Telah dilakukan penentuan unsur hara kalsium pada daun kelapa sawit di pusat penelitian kelapa sawit medan. Penentuan unsur hara kalsium pada daun kelapa sawit dilakukan dengan metode spektrofotometri uv-visible. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar rata-rata kalsium daun kelapa sawit yang diperoleh adalah 0,16%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa kadar kalsium dalam daun kelapa sawit masih dalam kategori cukup dibandingkan dengan nilai tabel nilai kritis daun kelapa sawit yang berkisar antara 0,17 - 0,19%.The determination of the nutrient calcium in oil palm leaves has been carried out at the Medan oil palm research center. Determination of the nutrient calcium in oil palm leaves was carried out using the UV-visible spectrophotometric method. The analysis showed that the average calcium content of oil palm leaves was 0.16%. From these results indicate that the calcium content in oil palm leaves is still enaough than the value of critical value palm leaves which the value between 0.17 - 0.19%.
Antioxidant Activity Test of Barangan Banana Peel (Musa Acuminata Linn) Etanol Extract With DPPH Method Arista, Nurul; Siregar, Rudi Munzirwan
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol 6, No 2 (2023): JULY 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v6i2.49373

Abstract

Barangan banana (Musa acuminata linn) is also called Medan banana which is often found in North Sumatra. Banana peels are known to contain phenolic compounds that have potential as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of raw and ripe banana peel extract of Barangan banana (Musa acuminata linn) using the DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrihidrazil) method. The data obtained was calculated to determine the antioxidant activity. The results showed that the antioxidant activity of the ethanol extract of Barangan raw banana peel IC50 = 32,52 μg/mL, the ethanol extract of Barangan ripe banana peel IC50 = 83,60 μg/mL, and the vitamin C comparator obtained an IC50 value of 5,00. Raw banana peel extract has higher antioxidant activity than ripe banana peel extract.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT JERUK SUNKIST MUDA DAN TUA DENGAN METODE DPPH Pedro Shane M Simbolon; Rudi Munzirwan Siregar
HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2025)
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunkist orange (Citrus sinensis L.) is known to contain various secondary metabolites such as flavonoids, phenols, essential oils, tannins, terpenoids, and steroids, which contribute to its biological activities, particularly as antioxidants. This study aimed to evaluate and compare the antioxidant activity of young and mature Sunkist orange peel extracts using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. Peel samples were extracted via maceration with 96% ethanol, and antioxidant activity was measured at concentrations of 5, 10, 20, and 40 ppm, with vitamin C (0.5, 1, 2, and 4 ppm) serving as the positive control. The results indicated that antioxidant activity increased with concentration. The IC₅₀ values obtained were 114.73 ppm for young peel extract, 54.32 ppm for mature peel extract, and 7.10 ppm for vitamin C. Based on these results, young peel extract exhibited moderate antioxidant activity, while mature peel extract demonstrated strong antioxidant activity. The higher antioxidant capacity of mature peel is likely associated with increased flavonoid and phenolic content during ripening. These findings highlight the potential of mature Sunkist orange peel, often regarded as agricultural waste, as a sustainable natural source of antioxidants for pharmaceutical and food applications.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam Pengolahan Air  Bersih  Untuk  Keperluan RumahTangga  di Desa Sukajadi, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai Rudi Munzirwan Siregar; Sabani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i2.293

Abstract

Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat terutama warga di Desa Wonosari. Warga terus menggunakan air yang tidak sehat untuk kebutuhan rumah tangga karena keterbatasan pengetahuan, sarana, prasarana dan ekonomi,. Oleh karena itu, masyarakat sangat perlu diberi pengetahuan dan keterampilan pengolahan air bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam mengolah Air Bersih di Desa wonosari bertujuan untuk: 1) memberikan keterampilan dalam proses mengolah air bersih, 2). meningkatkan pengetahuan tentang air bersih. Tujuan tersebut dicapai dengan kegiatan pelatihan, dan penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah air bersih. Hasil yang dicapai adalah: 1) mitra telah memiliki ketrampilan dalam mengolahan air bersih untuk rumah tangga 2) .meningkatnya pengetahuan mitra tentang pentinganya air bersih bagi Kesehatan
Antioxidant Activity Test of Red Belt Leaf Extract (Piper crocatum) and Black Belt Leaf (Piper betle var nigra) Using The DPPH Method Artika, Refi; Siregar, Rudi Munzirwan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioxidant Activity Test Of Red Belt Leaf Extract (Piper crocatum) And Black Belt Leaf (Piper betle var nigra) Using The DPPH Method. Betel leaves (Piper betle L.) are among the most important agricultural products in the world, because the need for betel leaves as a raw material for traditional medicine has increased in the last decade. Betel leaves are known to contain phenolic compounds which have the potential to act as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of extracts of red betel leaves (piper crocatum) and black betel leaves (piper betle var nigra) using the dpph (1,1-diphenyl-2-picrihydrazyl) method. The research results showed that the antioxidant activity of the ethanol extract of red betel leaves, IC50, was 45,92 μg/mL, the ethanol extract of black betel leaves obtained an IC50 value of 87,09 μg/mL, and the vitamin C comparator obtained an IC50 value of 4,11. Red betel leaf extract has higher antioxidant activity than black betel leaf extract.Keywords: betel leaf (piper betle L.), antioxidant, dpph DOI:10.23960/jppk.v13i2.30534
Uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit pisang Barangan (Musa Acuminata Linn) dengan metode DPPH Arista, Nurul; Siregar, Rudi Munzirwan
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i12.632

Abstract

Tumbuhan pisang merupakan salah satu produk pertanian penting yang banyak terdapat di Indonesia. Pisang barangan (Musa acuminata linn) disebut juga pisang Medan yang banyak dijumpai di daerah Sumatera Utara kulit pisang diketahui mengandung senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak kulit pisang pisang barangan (Musa acuminata linn) mentah dan masak dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrihidrazil). Data yang diperoleh dihitung untuk mengetahui aktivitas antioksidannya. Dari hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan pada sampel ekstrak etanol kulit buah pisang barangan mentah IC50 = 34.06 μg/mL (kuat), dan ekstrak etanol kulit buah pisang barangan masak IC50 = 98.08 μg/mL (sedang). Sementara untuk baku standar vitamin C didapatkan nilai IC50 sebesar 9.06 (kuat). Ekstrak kulit pisang barangan mentah memiliki aktivitas antioksidan yang lebih itnggi dibandingkan dengan ekstrak kulit pisang barangan masak.