Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KATA BENTUKAN AFIKSASI DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Fitri Resti Wahyuniarti; . Mindaudah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa iklan tergolong bahasa persuasif yang bertujuan untuk mengajak penonton agar melakukan apa yang diinginkan pengiklan. Adapun penggunaan bahsanya harus lugas dan mudah dipahami, kata per kata yang digunakan harus mengundang para penikmat yaitusalah satunya penggunaan kata bentukan yang benar. Kata bentukan terbentuk dari proses afiksasi. Afiksasi merupakan salah satu jenis kajian dalam proses morfologis. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk kata bentukan afiksasi dalam iklan layanan masyarakat. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian tersebut yaitu kata bentukan: berdebar, ngelanggar, biarkan, menangis, bertindaklah, mengancam, mencintai, pemanasan, kematian, penyebab, menyebabkan, mengandung, merokok, pembunuh, digunakan, menutup, menghemat, menghargai, menghormati, berlebihan, beribadah, belajar, berdekatan, bersentuhan, dimulai, penyebaran, menggunakan, mencuci, mengalir, penularan, dan mencegah
KESANTUNAN IMPERATIF GURU BAHASA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA CHANNEL YOUTUBE SD MUHAMMADIYAH CONDONGCATUR Surotin .; Fitri Resti Wahyuniarti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul Kesantunan Imperatif Guru Bahasa Indonesia dalam Proses Pembelajaran Daring Pada Channel Youtube SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kesantunan pragmatik imperatif guru Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah Condongcatur pada saat pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik karena berusaha untuk menelaah makna yang diungkapkan penutur kepada pendengar sesuai dengan konteks. Penelitian ini juga mengkaji kesantunan pragmatik imperatif yang terdapat pada konstruksi deklaratif dan interogatif, dimana pada konstruksi tersebut nilai kesantunan tuturan imperatif sangat tinggi. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ujaran guru bahasa Indonesia yang mengandung kesantunan imperatif berupa tuturan deklaratif dan interogatif. Sumber data penelitian ini adalah channel youtube SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta. Pengumpulan data dengan cara mengunduh link channel youtube, melakukan transkip data, pemberian tanda, serta pengkodean. Analisis data yang digunakan peneliti pada penelitian ini dengan cara klasifikasi data, analisis data, dan menyimpulkan data hasil analisis. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa tuturan imperatif guru bahasa Indonesia SD Muhammadiyah Condongcatur Yogyakarta kepada siswa pada saat kegiatan pembelajaran daring menghasilkan kesantunan yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari data penelitian yang ditemukan peneliti pada tuturan imperatif dalam konstruksi deklaratif dan interogatif. Pada tuturan deklaratif ditemukan kesantunan imperatif menyatakan suruhan, ajakan, permohonan, persilaan, dan larangan. Selanjutnya pada tuturan interogatif ditemukan kesantunan imperatif yang menyatakan perintah, ajakan, permohonan, persilaan, dan larangan.
EFFECTIVE HISTORY IN THE NOVELS TRILOGY OF RARA MENDUT BY Y.B. MANGUNWIJAYA: A GENEALOGICAL STUDY OF MICHEL FOUCAULT Siti Maisaroh; Fitri Resti Wahyuniarti; Muminin Muminin; Aang Fatihul Islam
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v16i1.35105

Abstract

Trilogy of Rara Mendut’s novels are focused on four things with a working method based on Michel Foucault's genealogical theory which examines past events that can be used to see the present. The results of the study include: 1) the parental care system for children shows that children must receive sufficient attention, affection, and wholehearted care for their mental development; 2) unlimited power has an impact on people's misery, many enemies, leading tends to be cruel, and brings destruction; 3) the nature of a person is influenced by environmental factors; and 4) the essence of serving in real life is not one's superiors or institutions but to the people, especially those who are still suffering.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA SISWA KELAS X MA SYAFIIYAH TERPADU NGORO Dita Wahyu Hidayati; Fitri Resti Wahyuniarti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu usaha yang dipilih untuk mempengaruhi dan membentuk anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Berdasarkan pengamatan khususnya di kelas X MA Syafiiyah Terpadu Ngoro Jombang menunjukkan bahwa minat siswa dalam menulis masih rendah dan masih banyak nilai menulis puisi di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal karena kurang termotivasi dan cenderung bersikap pasif dalam pembelajaran menulis puisi. Selain itu, penguasaan kosa kata dan strategi yang belum maksimal, sehingga diperlukan perlakuan khusus dalam pembelajaran menulis puisi dan perlunya strategi pembelajaran menulis yang efektif dan efisien bagi siswa. Berdasarkan faktor tersebut penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan proses Peningkatan keterampilan menulis puisi melalui model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) pada siswa kelas X MA Syafiiyah Terpadu Ngoro dan mengetahui hasil peningkatan keterampilan menulis puisi melalui model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) pada siswa kelas X MA Syafiiyah Terpadu Ngoro. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif yaitu untuk menyelidiki keadaan, kondisi, atau hal-hal lain yang disebutkan, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian dengan hasil penelitian bahwa model pembelajaran Cooperative integrated reading and composition mampu meningkatkan kemampuan menulisn pada siswa MA Syafiiyah Terpadu Ngoro. Dari rata rata pra siklus 74,2 menjadi 76,8 pada siklus I kemudian meningkat lagi dengan rata rata 78,6 pada siklus II dan siklus III mengalami peningkatan dengan rata-rata 93,0. Penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition dalam kemampuan menulis puisi dapat dilihat dari pelaksanaan pembelajaran setelah guru menggunakan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition, kemampuan peserta didik meningkat. Setelah menggunakan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition dalam pembelajaran peserta didik menjadi lebih aktif, dapat mengekspresikan pikiran, perasaan, pengalaman, maupun imajinasinya dalam menulis dan lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Disarankan untuk menerapkan dan mengembangkan model belajar Cooperative integrated reading and composition dalam pembelajaran menulis puisi Bagi peserta didik untuk menggunakan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition dalam pembelajaran. Peneliti lain disarankan dapat melakukan penelitian serupa dengan model pembelajaran yang berbeda.
Tindak Elisitasi Interogatif Bahasa Guru dalam Wacana Kelas di SDN Jombatan 5 Jombang Wahyuniarti, Fitri Resti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.550

Abstract

Guru memegang peran penting dalam proses pembelajaran. Fungsi dan kedudukan guru dalam kelas tidak dapat digantikan oleh media lain seperti: televisi, internet dan lain-lain. Kualitas guru yang dibutuhkan adalah yang memiliki perhatian terhadap kemanusiaan, penuh pengabdian untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. Guru berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. Oleh kaena itu, guru harus mampu menggunakan bahasa yang tepat untuk menjadi fasilitator yang baik sesuai dengan konteks. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk tindak interogatif guru dalam wacana kelas. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hal ini sesuai dengan ciri penelitian kualitatif, (1) penelitian ini menggunakan setting alamiah atau pada konteks suatu keutuhan yang berasal dari tuturan guru di dalam kelas; (2) peneliti sebagai instrumen utama (kunci) dalam memperoleh data, memahami data, menganalisis data, menginterpretasi data, dan menyimpulkan data; (3) penelitian ini bersifat deskriptif karena data penelitian ini berupa kata-kata atau kalimat; dan (4) analisis data dilakukan dengan cara menjabarkan atau mendeskripsikan data yang diperoleh. Hasil penelitian berupa bentuk tindak elisitasi interogatif. Bentuk tindak interogatif diikuti dengan beberapa kata tanya meliputi apa, siapa, kapan, berapa, kenapa, mengapa, dan gimana. Selain itu, bentuk interogatif ditandai dengan intonasi interogatif atau tinggi, dan bentuk interogatif dengan intonasi interogatif dan menghilangkan sebagian suku kata.
Deiksis dalam Percakapan Film Perempuan di Pinggir Jalan Wahyuniarti, Fitri Resti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1303

Abstract

Bahasa merupakan alat manusia untuk berinteraksi dalam menyampaikan informasi. Oleh karena itu, bahasa adalah suatu sistem lambang bunyi arbiter yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerjasama dan identifikasi diri. Penggunaan bahasa dalam interaksi/ percakapan berlangsung pada umumnya dapat dikaji dari ilmu semantik. Kajian semantik adalah studi yang menelaah hubungan-hubungan tanda-tanda dengan objek yang merupakan wadah penerapan tanda-tanda tersebut. Penelitian ini peneliti menggunakan kajian semantik untuk menemukan data yang mengandung deiksis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi (1) bentuk deiksis pronomina orangan (persona), (2) deiksis menyangkut nama diri, dan (3) deiksis menyangkut pronomina demonstratif (penunjuk) dalam percakapan di film Perempuan di Pinggir Jalan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan tahapan mengumpulkan data yaitu: (1) observasi, (2) dokumentasi, dan (3) wawancara. Adapun tahap analisis data yang dilakukan yaitu: (1) mendeskripsikan data, (2) menginterpretasi data, (3) menganalisis data, (4) dan menyimpulkan data. Sumber data berupa data percakapan antara aktor dalam film. Hasil penelitian berupa deiksis persona yaitu meliputi kata aku, saya, gue, kami atau kita, kamu, loe, anda, kalian, dia, dan mereka. Penggunaan nama diri juga berguna untuk menunjukkan tingkat keakraban pembicara dengan lawan bicaranya seperti halnya bapak, ibu, tante, nama acuan dan nama sapaan. Deiksis menyangkut petunjuk yaitu ini dan itu adalah merupakan penunjukkan yang bersifat demonstratif, sini, situ dan sana bersifat lokatif
The Archeology of Knowledge in Parikan of Kentrung Arts Maisaroh, Siti; Mu’minin; Dia, Eva Eri; Ahya, Akhmad Sauqi; Wahyuniarti, Fitri Resti; Wiyanto, Muhammad Saibani
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.33038

Abstract

The research entitled Archeology of Knowledge in the Parikan of Kentrung Art that focused on the following three things: (1) knowledge of the structure of the Kentrung art shrine; (2) knowledge of the value or meaning content of the Kentrung art shrine; and (3) knowledge of the function of the Kentrung art shrine. The archaeological approach and theory of knowledge are used to view art (especially parikan structures) as a form of expression of cultural values and community concerns in the form of symbols that require interpretation, understanding, and explanation. This research employed both descriptive qualitative research methods and folklore research methods during the data collection phase. We use qualitative research methods to verbally describe the data, while we use folklore research methods to process the oral data found in Parikan of Kentrung Art. Both have three stages, namely data collection, data classification, and data analysis. The results of the data analysis concluded that (1) structure knowledge of the parikan of kentrung art includes: each stanza consists of 4 lines, 2 lines as sampiran, and the next 2 lines as content by empowering sound elements to create aesthetics. (2) knowledge of the content and meaning of the parikan in kentrung art in the form of satirical value for those who are in love or romance, social, economic, cultural, or artistic issues; there is even mystical and religious value. (3) Knowledge related to the function of parikan includes: the function of a means of entertainment; a means of love for local culture; a means of caring for social, environmental, and safety functions.
PENDAMPINGAN PROSES KREATIF DALAM MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN BLOGSPOT PADA SISWA KELAS XI SMAN KABUH JOMBANG Fitri Resti Wahyuniarti; Nanda Risky Ardhana; Amelia Septiana; Muhammad Saibani Wiyanto
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1579

Abstract

SMAN Kabuh offers significant opportunities in education, particularly in innovative and technologically adaptive learning processes. SMAN Kabuh, a state educational institution, has the potential for further development due to its excellent facilities and infrastructure. The short story writing learning process still uses traditional methods that do not utilize IT technology, such as Blogspot, which is easy to create and access for students. To develop students who can write short stories, this process approach prioritizes the writing process in its learning. These stages or processes are implemented to instill the principle of respecting the process undertaken by students until completion of their work. The creative process is more difficult than simply a seemingly effortless process. The stages of the creative process are: preparation, elaboration, illumination, and verification. The methods used in the community service activity, entitled "Mentoring the Creative Process of Writing Short Stories Using Blogspot for Grade XI Students of SMAN Kabuh Jombang," included lectures, discussions, questions and answers, and practice/mentoring. This community service activity successfully improved students' creative writing literacy skills and digital skills through the medium of blogs. Using a creative process approach, students are guided to enjoy and appreciate each stage of short story writing, from planning to publication. Twenty-six students successfully created personal blogs and published their short stories, reflecting the program's success in developing students' imagination, expression, and self-reflection through storytelling. The program also equips teachers with innovative learning strategies, combining technology and creativity, making writing instruction more relevant to current developments.
PELATIHAN PENERAPAN APLIKASI SCRACTH BERBASIS VISUAL PROGRAMMING LANGUAGE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI GURU DI SDN BELOH MOJOKERTO Muhammad Saibani Wiyanto; Fitri Resti Wahyuniarti; Muhammad Bagus Ramadhan; Anthony Pradana; Rahma Amelia Putri; Santika Aliyah Firdaus
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 4 (2025): Nusantara Hasana Journal, September 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i4.1692

Abstract

This community service program was conducted at Beloh Public Elementary School, Mojokerto, aiming to enhance teachers’ technological literacy skills through the use of Scratch, a visual programming language. The main problem faced by the partner school was the limited integration of technology in the teaching process, which remained largely conventional and less engaging for students. The implementation method consisted of needs analysis, module preparation, and intensive training delivered in three stages: introduction to Scratch, practical development of interactive learning media, and publication of the outputs for classroom application. The results indicate that teachers were able to design creative and interactive learning media that fostered greater student engagement. This program demonstrates that systematic mentoring can encourage teachers to be more innovative in integrating technology, while also establishing the foundation for continuous collaboration in improving the quality of elementary education. Key words: Technological literacy, Scratch, Learning media
Writing with Local Flavors: Developing Gastronomy-Based P5 Teaching Materials for Junior High Schools Maisaroh, Siti; Darihastining, Susi; Wahyuniarti, Fitri Resti; Sari, Endah; Ulfa, Maria
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9364

Abstract

Education plays a crucial role in shaping individuals who are not only academically competent but also possess strong character and cultural awareness. Within the framework of the Merdeka Curriculum, the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) serves as a strategic platform to instill these values through project-based learning. This study aims to develop teaching materials for writing procedural texts based on local gastronomy as a realization of the local wisdom theme in P5 at the junior high school level. The main issue addressed is the lack of teaching materials that integrate writing skills with the preservation and reinforcement of local culture. The research method employs a Research and Development (R&D) model using the systematic ADDIE approach. The developed teaching materials include five core components: an introduction to local gastronomy, understanding the structure of procedural texts, direct culinary observations, experience-based writing activities, and cultural reflection embedded in students' writings. Expert validation revealed a material and media feasibility rate of 92%. Limited trials in Grade VIII showed significant improvements in students’ procedural writing skills and their appreciation of local culture. The novelty of this study lies in the integration of local gastronomic exploration as a contextual and character-based literacy learning approach. This research is expected to contribute to the development of adaptive teaching materials that meet contemporary educational needs while promoting cultural preservation through Indonesian language learning under the Merdeka curriculum.