Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Pendidikan Pranikah Pencegahan Perkawinan Anak Ditinjau Dari Perspektif Agama, Psikologi dan Kesehatan Liputo, Salahuddin
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.1.1.1-6.2022

Abstract

Perkawinan usia anak merupakan gejala sosial masyarakat yang dipengaruhi oleh kebudayaan yang mereka anut, yaitu tindakan yang dihasilkan oleh olah pikir masyarakat setempat yang sifatnya bisa saja masih mengakar kuat pada kepercayaan masyarakat tersebut. Banyak dampak yang ditimbulkan akibat pernikahan dini baik secara sosial, psikologi dan kesehatan reproduksi. Kasus pernikahan usia anak ini umumnya sering menyebabkan terganggunya kesehatan psikis atau mental wanita. Salah satu ancamannya adalah wanita muda rentan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sementara jika ditinjau dari kesehatan reproduksi hal ini berpengaruh pada kualitas janin yang dihasilkan, dan juga mempengaruhi tingkat kesehatan ibu, karena majunya suatu negara dapat diimplikasikan dengan angka kematian ibu. Fenomena pernikahan usia anak masih banyak terjadi di masyarakat. Di era yang semakin maju ini tidak sedikit remaja yang ingin menikah di usia yang masih dini, seperti halnya di Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Menurut informasi dari kepala desa, banyak remaja dibawah 18 tahun yang menikah dikarenakan pergaulan bebas dan juga atas kemauan orangtua. Tujuan sosialisasi ini adalah peserta mengetahui dampak dari perkawinan usia anak. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada tanggal 30 September 2021 di Aula Kantor Desa Patoameme. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP kelas VIII dan IX serta yang bersedia hadir saat dilakukan sosialisasi sebanyak 50 orang. Kegiatan sosialisasi ini melibatkan peran aktif mahasiswa KKD angkatan XVIII dan aparat desa Patoameme.
Hubungan Kecerdasan Spiritual Dengan Kontrol Diri pada Mahasiswa Berasrama Universitas Muhammadiyah Gorontalo Mohi, Sri Astita; Liputo, Salahuddin; Mursyid, Muhammad; Kum, Thamrin A.
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4295

Abstract

This study aims to determine the relationship between spiritual intelligence and self-control among dormitory students at Muhammadiyah University of Gorontalo. Spiritual intelligence refers to an individual’s ability to understand the meaning of life, values, and self-awareness toward God and others, which is believed to play a role in shaping self-control. This research employs a quantitative approach with a correlational method. The sample consists of 129 dormitory students, determined using the Slovin formula. The instruments used were a spiritual intelligence scale and a self-control scale. Data were analyzed using the Pearson Product Moment correlation test via SPSS 20. The results show a significance value of 0.000 < 0.05 and a correlation coefficient of 0.316, indicating a positive and significant relationship between spiritual intelligence and self-control. This means that the higher the spiritual intelligence, the better the self-control of dormitory students.