Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN ANGGARAN DANA BANTUAN PADA DINAS SOSIAL SOLOK SELATAN: Analisis Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian Anggaran Dana Bantuan Pada Dinas Sosial Solok Selatan Rahma Lara Mauhelda; Luxfia Hanifa; Rani Safitri; Dodi Suryadi
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/hkr4z731

Abstract

Auntansi Pertanggungjawaban merupakan sistem akuntansi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerja pusat pertanggungjawaban dan memudahkan pengendalian atas hasil dan biaya yang menjadi tanggungjawab pimpinan atau kepala yang bersangkutan.Pada penerapan akuntansi pertanggungjawaban terdapat beberapa syarat-syarat yakni, adanya struktur organisasi, anggaran, pemisahan biaya terkendali dan tidak terkendali, pengklasifikasian kode akun, dan laporan akuntansi pertanggungjawaban.Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam pengendalian anggaran pada Kantor Dinas Sosial sudah sesuai atau belum.Penulis melakukan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif.Metode ini dilakukan untuk penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam pengendalian biaya pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten solok Selatan. Data yang diperoleh dalam bentuk wawancara dan dokumentasi file-file yang diberikan langsung dari Kantor Dinas Sosial. Dari hasil penelitian yang disimpulkan bahwa penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam pengendalian anggaran dana bantuan sosial pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten solok selatan masih belum efektif melihat dari lima indikator akuntansi pertanggungjawaban yang dilakukan.
PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SMARTPHONE IPHONE (Studi Kasus Pada Mahasiswa Upi): Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Smartphone Iphone Fajar; Yulasmi; Dodi Suryadi
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/095b2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan berusaha menganalisis Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Smartphone Iphone (Studi Kasus Pada Mahasiswa UPI). Penelitian ini adalah model Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat bantu analisis SmartPLS 3.0. Populasi dan sampel penelitian ini adalah Mahasiswa Manajemen UPI "YPTK" Padang. Hasil penelitian menemukan Terdapat pengaruh antara Citra Merek terhadap Kepuasan Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,001 < 0,05) dan nilai t-statistik (3,422 >1,96). Terdapat pengaruh antara Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan.Dimana nilai P-Value (0,008 < 0,05) dan nilai t-statistik (2,659 >1,96). Terdapat Pengaruh antara Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,043 < 0,05) dan nilai t-statistik (2,030 > 1,96). Tidak terdapat pengaruh antara Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,978 > 0,05) dan nilai t-statistik (0,028 < 1,96). Terdapat antara Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,000 < 0,05) dan nilai t-statistik (3,933 > 1,96). Kepuasan Pelanggan memediasi Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,021 < 0,05)  dan nilai t-statistik (2,307 > 1,96). Kepuasan Pelanggan memediasi Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan. Dimana nilai P-Value (0,023 < 0,05)  dan nilai t-statistik (2,283 >1,96).  
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING: PENGARUH MODAL INTELEKTUAL, TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENSI Nadya Putri Ananta; Berta Agus Petra; Dodi Suryadi
Jurnal Perilaku Bisnis Kontemporer Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Contemporary Business Behavior
Publisher : Sumatera Scientist

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/gvm51k19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intellectual capital, good corporate governance (GCG), dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan leverage sebagai variabel intervening. Hasil penelitian menemukan terdapat intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap leverage dengan nilai probabilty sebesar 0,059. Good corporate governance (GCG) tidak berpengaruh signifikan terhadap leverage dengan nilai probability sebesar 0,868. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap leverage dengan nilai probability sebesar 0,000. Intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan nilai probability sebesar 0,066. Good corporate governance (GCG) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan nilai probability sebesar 0,024. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan nilai probability sebesar 0,082. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan nilai probability sebesar 0,027. Intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan melalui leverage sebagai variabel intervening, dimana nilai pengaruh langsung lebih kecil dari pengaruh tidak langsung -0,141 < 0,023. Good corporate governance (GCG) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan melalui leverage sebagai variabel intervening, dimana nilai pengaruh langsung lebih besar dari nilai pengaruh tidak langsung 0,164 > -0,002. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan melalui leverage sebagai variabel intervening, dimana nilai pengaruh langsung lebih kecil dari nilai pengaruh tidak langsung -0,140 < -0,068.