Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Binaan CSR PT. Badak NGL Berbasis Pendidikan Pada Pengembangan Ekowisata Kampung Selangan Bontang Elsa Yunika; Yudo Dwiyono; Hepy Tri Winarti; Mustangin Mustangin; Muhamad Alisalman
SOSIO DIALEKTIKA Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v7i2.6630

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan proses peningkatan kapasitas masyarakat untuk memberikan daya kepada masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan dengan memberikan pendidikan nonformal kepada masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Selangan Kota Bontang menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek dari data narasumber terdiri dari CSR PT. Badak NGL, pengelola wisata, ketua RT 16, dan masyarakat Kampung Selangan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah Tahap penyadaran pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekowisata dinilai dari tiga aspek, yaitu persiapan sebagai langkah awal dalam memperkenalkan program pemberdayaan, sosialisasi sebagai pendekatan kepada masyarakat. Tahap transformasi pengetahuan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekowisata dinilai dari aspek pelatihan sebagai proses transfer pengetahuan dan menggunakan praktek lapangan sebagai pelaksanaan secara nyata dari tahapan sebelumnya. Tahap pemandirian kepada masyarakat dilaksanakan dengan memberikan peluang atau kuasa kepada masyarakat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat.
PROGRAM PELATIHAN TATA RIAS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A SAMARINDA Muhammad Ghazi Arkam; A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i2.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelengaraan program pelatihan keterampilan tata rias bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan kelas II A perempuan Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif karena sesuai dengan tujuan penelitian yaitu menganalisis lebih dalam pelaksanaan pelatihan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian dilaksanakan melaui tahapan program. Tahapan awal berupa perencanaan untuk menyiapkan program pelatihan. Pada tahapan ini dilaksanakan identifikasi kebutuhan untuk menentukan kebutuhan belajar sebagai dasar dalam perencanaan program. Selanjutnya penyiapan instruktur program pelatihan sebagai pendidik pada kegiatan pelatihan. Tahapan pelaksanaan dilaksanakan dengan proses pembelajaran antara pendidik yaitu instruktur dan warga binaan. Proses pelaksanaan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan metode praktek. Evaluasi program dilaksanakan pada saat peserta program atau warga binaan melaksanakan praktek.
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. KMI MELALUI URBAN FARMING DI RT.15 KELURAHAN GUNTUNG Frisma Ayu Amanda; Ridwan; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v4i2.3308

Abstract

Program Urban farming merupakan upaya unggulan untuk membantu pemerintah kota Bontang dalam menurunkan angka stunting yang diciptakan oleh CSR PT Kaltim Methanol Industri bagi warga RT. 15 kelurahan Guntung melalui pengolahan pekarangan rumah dengan memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan upaya membantu masyarakat dalam masalah penyediaan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan implementasi Program CSR PT.KMI melalui Urban Farming di RT.15 Kelurahan Guntung dan Untuk Mengetahui Faktor Pendukung dan Penghambat yang terjadi pada saat Implementasi Program CSR PT.KMI melalui Urban Farming di RT.15 Kelurahan Guntung. Penelitiani ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yakni dengan menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Program CSR PT. KMI melalui Urban Farming di RT. 15 Kelurahan Guntung sudah melaksanakan tahapan-tahapan pelaksanaan CSRnya dengan baik karena setiap tahapan yang dilakukan sudah memenuhi aspek-aspek atau langkah tahapan pelaksanaan sesuai teori yang digunakan. Dalam penelitian ini, faktor pendukung yang mempengaruhi implementasi program csr ialah ketersediaan dana, komunikasi, kemudahan pengelolaan, dan pemantauan/evaluasi secara berkala. Berdasarkan hasil dilapangan, faktor penghambat yang dirasakan adalah kurangnya sumber daya manusia yang aktif dan banyak orang yang sudah bekerja sehingga mengakibatkan rendahnya aktivitas. Pada program ini juga belum memiliki struktur organisasi tersendiri dan pihak perusahaan juga tidak terlalu melakukan transparansi tentang penerapan anggaran dana yang diberikan untuk masyarakat.
ANALISIS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS UMKM DALAM MENINGKATAN MINAT USAHA KELUARGA OLEH KOMUNITAS MOM PRENEURS DI KOTA SAMARINDA Muhammad Rahmadana; Ridwan; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v4i2.3494

Abstract

Pemberdayaan Perempuan dalam usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat ini menjadi fokus utama dalam hal mengatasi kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Komunitas Mom Preneurs di Kota Samarinda hadir sebagai agen pemberdayaan yang unik, tidak hanya fokus pada bisnis tetapi pada peran vital Perempuan dalam mengelola kehidupan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus mendeskripsikan tahap penyadaran,tahap tranformasi pengetahuan, dan tahap pengayaan , serta mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaran program pemberdayaan Perempuan berbasis UMKM dalam meningkatkan minat usaha keluarga oleh Komunitas Mom Preneurs di Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian berbentuk deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap penyadaran dilakukan dengan menjalankan kegiatan berupa survey dan diskusi terhadap calon warga binaan UMKM, tahap transformasi pengetahuan dilakukan melalui pengadaan kegiatan berupa pelatihan-pelatihan keterampilan , tahap pengayaan dilakukan dengan diadakannya kegiatan pasca program pemberbedayaan yang memberikan kesempatan kepada masyarakat pelaku UMKM binaan dalam menjalankan usahanya dengan tetap dilakukannya mentoring, monitoring ,dan evaluasi.. Faktor yang mempengaruhi keberhasil penyelenggaran program pemberdayaan Perempuan berbasis UMKM ini yaitu tersediaanya anggaran yang cukup , potensi Sumber Daya Manusia berupa fasilitator yang tersertifikasi , Sumber Daya Buatan dan Alam yang dimanfaatkan secara optimal , serta Lembaga Swadaya Masyarakat yang berperan utama dalam membantu terselenggarannya kegiatan pemberdayaan yang optimal..
DYNAMICS OF COMMUNITY EMPOWERMENT GROUPS BASED ON TOURISM DEVELOPMENT (CASE STUDY: STEINKOLLEN TOURISM AWARENESS GROUP IN TELUK BAYUR OLD TOWN, BERAU REGENCY): DINAMIKA KELOMPOK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENGEMBANGAN WISATA (STUDI KASUS: KELOMPOK SADAR WISATA STEINKOLLEN DI KOTA TUA TELUK BAYUR KABUPATEN BERAU) Muhamad Alisalman; Mustangin; Ihlas Nur Fahman; Faathihsia Ridda Aulya Kur’aeni
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 3 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i3.4851

Abstract

Pokdarwis Steinkollen is one of the organizations that is actively involved in community empowerment based on the development of tourism in the old town of Teluk Bayur. Pokdarwis Stenkollen has been active since 2021 under the name Pokdarwis Kalibata. The development of Pokdarwis is followed by group dynamics and problems which resulted in the name change to Pokdarwis Stenkollen. The purpose of this study was to analyze the dynamics of community empowerment groups based on tourism development through aspects of group communication, conflict within the group, group cohesion, strength and problem solving in the group. The research method used a qualitative case study type. The results of the study showed that, 1. Group communication, there is open communication by holding discussions and meetings. 2. Conflict within the group due to differences in concepts and technicalities in implementing community empowerment programs and political views. 3. Group cohesion is that the administrators and members of the group have a fairly strong emotional relationship, namely the same customs, habits and vision and mission. 4. Strength and problem solving in the group with strong legality and potential for tourism development.
ANALYSIS OF THE LEARNING PROCESS IN THE SEWING COURSE PROGRAM AT LPK MODES NOOR SAMARINDA Ramadhani, Aisyah; Muhamad Alisalman; Hepy Tri Winarti; Mustangin
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 2 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i1.5653

Abstract

This study aims to analyze the learning process in the sewing course program at LPK Modes Noor Samarinda. The focus of the research lies in the three main stages of the learning process, namely planning, implementation, and evaluation. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and document studies of instructors and students. The results of the study show that the learning process is designed systematically and adaptively to the diverse backgrounds of students. The planning phase includes setting clear learning objectives, inclusive participant recruitment, selecting competent instructors, providing adequate facilities and infrastructure, and allocated funding to support the sustainability of the program. The implementation stage is carried out in a flexible time with individual material delivery, the use of appropriate learning media, the application of lecture methods, questions and answers, demonstrations, and practices, as well as two-way communication and motivation so as to create a supportive and productive learning atmosphere. Evaluation is carried out formatively and summatively to measure the cognitive, psychomotor, and affective aspects of students. This program shows success in the form of increasing students' knowledge and skills, creating economic opportunities through independent sewing businesses, optimizing free time productively, and changing people's mindset towards the role of women. Overall, the structured and adaptive learning process at LPK Modes Noor makes a real contribution to individual empowerment and community development.
TRANSFORMATION OF COMMUNITY CAPACITY THROUGH EDUCATION-BASED EMPOWERMENT IN PT PERTAMINA EP SANGA-SANGA CSR PROGRAM IN THE SUNGAI HITAM SAMBOJA ECOTOURISM AREA Agustina, Jumriah; Mustangin; Muhamad Alisalman; Arif Sugianto
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.6080

Abstract

This study aims to analyze the empowerment strategy in the Sungai Hitam Lestari Ecotourism area by PT Pertamina EP Sanga-Sanga Field's CSR. The focus of this research is on three stages in education-based empowerment, namely the awareness stage, the ability transformation stage and the intellectual ability stage. A qualitative approach with a descriptive method was carried out in this study. The data collection used interview, observation and documentation study methods. Data analysis is carried out by means of data reduction, data presentation and conclusion drawn. Research results At the awareness stage, social mapping was carried out, collaboration with the government and local community groups such as Pokdarwis, forming MSMEs and WWTP Groups in expanding empowerment goals, and providing education for these groups. The ability transformation stage is realized through non-formal education, namely trainings such as financial management, English language training, tour guides, processed mangrove products, eco enzymes, and floating WWTP management. The training was prepared in a participatory manner, intensely monitored and evaluated through the Community Satisfaction Index (IKM). At the intellectual ability stage, the community begins to be independent through regeneration, impact measurement (SROI, BOD, COD), and cross-sector collaboration. The results show an increase in proboscis monkeys, an increase in group income, strengthening local capacity, reducing emissions and waste, and the sustainability of ecotourism management after the CSR program ends.
ANALYSIS OF THE COMMUNITY-BASED EMPOWERMENT PROCESS IN MANGROVE ECOTOURISM MANAGEMENT IN TELUK SEMANTING TOURISM VILLAGE Aulya Kur'aeny, Faathihsia Ridda; Mustangin; Wahdatan Nisa; Muhamad Alisalman
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.6256

Abstract

This study aims to analyze the process of community empowerment in the management of community-based mangrove ecotourism in Teluk Semanting Tourism Village, Berau Regency. This study uses a qualitative approach with a case study design, referring to seven stages of empowerment, namely: preparation, review, alternative program planning, performance of action plans, implementation, evaluation, and termination. Data was obtained through interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study show that empowerment is carried out in stages and participatory, resulting in strengthening local institutions, increasing the capacity of MSMEs (micro, small and medium enterprises) processed marine and mangrove products, and growing ecological awareness of the community. The termination process also indicates an increase in community independence in managing ecotourism in a sustainable manner
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PROBEBAYA MELALUI BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DI RT 05 PERUM PUSPITA KOTA SAMARINDA Zabina Qurratu'ain; Saraka M. Ali; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v4i2.3915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program Probebaya Melalui Budidaya Tanaman Hidroponik Di RT 05 Perum Puspita Kota Samarinda. Metode Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengolahan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pemberdayaan Masyarakat Dalam Tahap Penyadaran Program Probebaya Melalui Budidaya Tanaman Hidroponik Di RT 05 Perum Puspita Kota Samarinda terdiri dari dua tahapan yaitu : Motivasi dan Sosialisasi, Proses Pemberdayaan Masyarakat Dalam Tahap Pengkapasitasan Program Probebaya Melalui Budidaya Tanaman Hidroponik Di RT 05 Perum Puspita Kota Samarinda meliputi dua tahapan Pelatihan dan Praktek Langsung, serta Proses Pemberdayaan Masyarakat Dalam Tahap Pendayaan Program Probebaya Melalui Budidaya Tanaman Hidroponik yang meliputi dua tahapan Fasilitasi dan Evaluasi.
THE ROLE OF INFORMAL EDUCATION IN SUPPORTING THE IMPLEMENTATION OF THE INDEPENDENT CURRICULUM THROUGH DEEP LEARNING: A CASE STUDY IN RT 36 GUNUNG KELUA VILLAGE, SAMARINDA CITY: PERAN PENDIDIKAN INFORMAL DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING): STUDI KASUS DI RT 36 KELURAHAN GUNUNG KELUA KOTA SAMARINDA Roslin, Grace Elsa; Sri Wahyuni; Muhamad Alisalman; Ady Setiawan
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6362

Abstract

This research aims to describe the forms and strategies, as well as challenges of informal education in families that contribute to the implementation of the Independent Curriculum, especially in supporting deep learning. The research was conducted in RT 36, Gunung Kelua Village, Samarinda City, with a qualitative approach of case studies. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and documentation studies. The informants were determined purposively, consisting of the Chairman of RT 36 as the key informant, five parents as the main informant, and five students from the elementary to vocational school levels as supporting informants. Data analysis was carried out using the Miles & Huberman model with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn, while validity was maintained through triangulation of techniques and sources, member checking, and trail audits. The results of the study show that: (1) The form and strategy of informal education in supporting the implementation of the Independent Curriculum through deep learning are found to be four forms and informal education, namely home learning assistance, the use of technology and digital media, contextual learning practices at home, and the habit of independent learning (2) Challenges faced in implementing informal education such as parental understanding that has not yet been equally regarding the principles of the Independent Curriculum and deep learning, time and knowledge limitations, and learning facilities and environment. These findings demonstrate the important role of families in supporting the implementation of the Independent Curriculum and encouraging deep learning, while highlighting the need for continued support from schools, communities, and policy makers for informal education to run sustainably and effectively.