Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian Ikifa

PEMBUATAN GRANUL JAMU KUNYIT ASAM SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DI DESA KALITENGAH TANGGULANGIN SIDOARJO Panji Ratih Suci; Erna Fitriany; Zuanta Pangestutik; Andri Priyoherianto; Fahmi Ardianti Purnawiranita
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turmeric is a type of rhizome that contains secondary metabolites that have antioxidant activity. Generally, turmeric is processed into spices or as raw material for herbal medicine such as tamarind turmeric herbal medicine. This activity aims to introduce the community in Kalitengah Tanggulangin Village, Sidoarjo, to processing tamarind turmeric granules as a natural antioxidant, involving PKK women from Kalitengah village. Activities The method used during the service process uses a participatory approach consisting of observation, training and evaluation. Questionnaires were given to 49 PKK women respondents. The pretest was carried out before the training was carried out, and continued with a post-test after the respondents received the training and tried instant turmeric powder for themselves. Evaluation results based on respondents' answers to the questionnaire given showed an increase in knowledge related to tamarind turmeric by 100%, knowledge of the benefits of turmeric by 81.6%, knowledge about granules by 81.6% and readiness to take part in training increased by 98%. These results show that this training had a positive impact on PKK mothers in Kalitengah village, Sidoarjo
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING EKSTRAK JERUK NIPIS GUNA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DESA PEPELEGI SIDOARJO Erna Fitriany; Andri Priyoherianto; Didik Andito; Valiandri Puspadina; Deny Budi L; M. Rizky Arif
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat untuk membuat sabun cuci piring yang ramah lingkungan dari ekstrak jeruk nipis adalah upaya untuk mengubah cara kita mengonsumsi sesuatu, melindungi lingkungan, dan meningkatkan ekonomi kita, bukan sekadar pengabdian. Cemaran yang terkandung dalam produk berbahaya bagi kesehatan manusia. Dalam kegiatan ini, demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Pepelegi, Sidoarjo, tentang bahaya bahan kimia. Perencanaan, pelaksanaan, elaborasi, dan kesimpulan adalah semua bagian dari proses. Masyarakat dapat menggunakan tahapan ini sebagai panduan dalam penyuluhan pembuatan sabun cuci piring. Secara keseluruhan, program ini menguntungkan, mengurangi gap wirausaha dan meningkatkan kemandirian finansial, terutama bagi ibu-ibu Desa Pepelegi, Sidoarjo.
Bahasa Indonesia WORKSHOP PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI MINYAK ATSIRI SEREH DAN LAVENDER DI DESA KLANTINGSARI DUSUN WONOSARI RT 07/RW 02 TARIK SIDOARJO Panji Ratih Suci; Erna Fitriany; Elly Purwati; Zuanta Pangestutik; Muflikhatul Umaroh; Fahmi Ardianti Purnawiranita
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aromaterapi adalah suatu bentuk perawatan yang memanfaatkan bahan-bahan aromatik dengan aroma khas yang memiliki kemampuan untuk memberikan efek relaksasi. Dengan keharuman yang menenangkan, aromaterapi membantu mengurangi rasa tegang akibat berbagai tekanan. Banyak produk aromaterapi yang tersedia dalam bentuk sediaan farmasi, dirancang khusus untuk membantu mengatasi gejala atau kondisi insomnia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk mengenalkan proses pembuatan lilin aromaterapi minyak atsiri sereh dan lavender. Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Klantingsari, Dusun Wonosari RT07/RW 02, Tarik Sidoarjo pada hari Sabtu, 29 Juni 2024. Metode yang digunakan pada saat proses pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari pengamatan, pelatihan, dan evaluasi. Kuesioner diberikan kepada 55 responden, pre-test dilakukan sebelum pelaksanaan pelatihan, dan dilanjutkan dengan post-test setelah para responden menerima pelatihan dan mencoba pembuatan lilin aromaterapi. Hasil evaluasi berdasarkan jawaban responden pemahaman aromaterapi dan manfaatnya sebesar 94,55%, pemahaman metode sebesar 90,91%, pemahaman alat dan bahan yang digunakan 100%. Hasil ini menunjukan peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan dan partisipasi aktif mereka sepanjang kegiatan, sehingga menjadi sumber nilai ekonomi tambahan bagi peserta. Masyarakat berharap agar pembinaan dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Workshop Pengenalan Dini Tenaga Teknis Kefarmasian Dan Apoteker Di Tk Asy Syarif Mojokerto Panji Ratih Suci; Erna Fitriany; Muflikhatul Umaroh; Andri Priyoherianto; Achmad Zakyah Al Fauzi
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop pengenalan dini tenaga teknis kefarmasian dan apoteker di TK Asy Syarif Mojokerto dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman awal mengenai profesi kefarmasian kepada anak usia dini secara edukatif dan interaktif. Kegiatan ini melibatkan 21 peserta didik usia 4–6 tahun dan guru pendamping, menggunakan metode pembelajaran bermain sambil belajar, media alat peraga, serta simulasi peran. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi serta kemampuan anak dalam mengenali peran apoteker dan pentingnya penggunaan obat yang tepat. Workshop ini tidak hanya memperluas wawasan anak mengenai dunia kefarmasian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif tentang kesehatan dan menumbuhkan ketertarikan terhadap profesi di bidang kesehatan sejak usia dini. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 90% siswa (19 dari 21) menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan simulasi peran. Selain itu, 85% siswa (18 dari 21) berhasil mengidentifikasi fungsi apoteker sebagai tenaga yang memberikan obat dan membantu menjaga kesehatan masyarakat. Dari tes pemahaman, 80% siswa (17 dari 21) mampu menjawab dengan benar pertanyaan terkait cara mencuci tangan yang benar dan pentingnya obat dalam menjaga kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter dan pembentukan aspirasi karier anak pada tahap awal perkembangan.
Pelatihan Produksi Eco Enzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Mendukung Pengembangan Desa Ramah Lingkungan Erna Fitriany; Indah Tri Lestari; Valiandri Puspadina; Panji Ratih Suci; Andri Priyoherianto; M. Rizky Arif; Deny Budi L
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan dengan tema pembuatan eco enzyme yang dilaksanakan di RT 02, RW 04, Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini disusun sebagai upaya edukatif untuk mengenalkan konsep pemanfaatan limbah organik rumah tangga melalui proses fermentasi menjadi eco enzyme, yaitu cairan serbaguna yang memiliki fungsi sebagai pembersih alami, pengurai bau, serta sebagai salah satu bahan pendukung dalam peningkatan kualitas lingkungan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis limbah organik yang dapat digunakan, tahapan pembuatan eco enzyme, manfaat ekologisnya, serta potensi pengembangan produk ini sebagai solusi alternatif dalam pengurangan volume sampah organik. Metode penyampaian dilakukan melalui pemaparan materi, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mempraktikkan proses pembuatannya secara mandiri. Kegiatan pelatihan memberikan dampak positif yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi tingkat kepuasan peserta. Indikator kepuasan yang diperoleh sebesar 0,97, melampaui batas minimal indikator sebesar 0,80. Nilai ini menunjukkan bahwa materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan dianggap sangat relevan dan bermanfaat oleh masyarakat. Selain itu, pelatihan ini mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga, dari sebelumnya hanya dibuang menjadi bahan yang dapat diolah kembali dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Secara keseluruhan, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan memperkuat praktik pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Pepelegi.