Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Detection of Persistent vs Non-Persistent Medications in Pharmacy Using Artificial Intelligence: Development of Intelligent Algorithms for Pharmaceutical Product Safety Abasa, Sustrin; Aziz, Firman; Ishak, Pertiwi; Jeffry, Jeffry
Journal of System and Computer Engineering Vol 6 No 1 (2025): JSCE: January 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61628/jsce.v6i1.1618

Abstract

The pharmaceutical industry requires an effective system to detect medications that are persistent and non-persistent, in order to improve safety and the efficiency of product management. This study aims to develop a system based on Artificial Intelligence (AI) using the Decision Tree algorithm to classify medications based on prescription data provided by doctors. The dataset used in this study includes prescription information, such as medication type, prescription quantity, frequency of use, and duration of medication use, which are used to determine whether the medication is persistent or non-persistent. The Decision Tree algorithm is applied to develop a reliable classification model, with the goal of detecting medications that are used continuously (persistent) and those that are not used on a continuous basis (non-persistent). This study applies AI technology in the pharmaceutical field, focusing on the use of doctor prescriptions and classifying medications based on usage characteristics. The results of the study show that the algorithm performs well with an accuracy of 78.33%, recall of 0.7804, precision of 0.7804, and an F1 score of 0.6934, indicating the model's ability to classify medications with reasonable accuracy.
Nefroprotective Effect of Gynura procumbens Extract Against Paracetamol Toxicity in Rats Ishak, Pertiwi; Kabo, Peter; Yusrini Djabir, Yulia
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2021): (October 2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2021.v7.i2.15584

Abstract

ABSTRACT Excessive doses of paracetamol have the potential to cause acute kidney injury and even death. Gynura procumbens has been traditionally used as folk-medicine for kidney disease. This study aimed to examine the nephroprotective effect of Gynura procumbens leaf extract against paracetamol-induced nephrotoxicity in rats. Twenty-five male wistar rats (150-200 g) were divided into 5 groups. Healthy control group, placebo group, and 3 extract treatment groups that received either 100 mg/kg, 200 mg/kg or 300 mg/kg dose. The placebo (sodium carboxymethyl cellulose) or extract was given 4 consecutive days prior to paracetamol (2400 mg/kg) administration on day 5. Blood samples were withdrawn before treatment initiated (day 0), after treatment before paracetamol administration (day 5) and 24-hour after paracetamol administration (day 6). Blood samples were analyzed to obtain urea and creatinine levels. In addition, histopathological analysis was performed on the renal tissue. Paracetamol administration was shown to significantly increase the urea and creatinine levels, and the extract at 300 mg/kg dose was able to significantly prevent the elevation of the renal biomarkers. The histopathological analysis also revealed a significant reduction in renal histopathological injury in 300 mg/kg extract group. It can be concluded that the ethanolic extract of the Gynura procumbens at a dose of 300 mg/kg has a good protective effect on kidney function and tissue structure. Key words: Gynura procumbens, nephroprotective, paracetamol
Kajian Persepsi Masyarakat Indonesia terhadap Obat Kimia dan Tradisional melalui Analisis Linguistik dan NLP dalam Konteks Farmasi Irmawati, Irmawati; Aziz, Firman; Delilah, Eva; Ishak, Pertiwi; Jafar, Jafar
Journal Pharmacy and Application of Computer Sciences Vol. 3 No. 1: Februari: 2025: JOPACS
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59823/jopacs.v3i1.76

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap obat kimia dan tradisional di Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan pengobatan serta tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Kedua jenis obat ini, meskipun digunakan secara luas, kerap kali dipandang berbeda oleh masyarakat berdasarkan berbagai faktor seperti budaya, nilai-nilai kepercayaan, dan pengalaman personal dalam penggunaannya. Dalam konteks modern yang ditandai dengan berkembangnya teknologi digital, media sosial telah menjadi ruang publik yang penting bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini, berbagi pengalaman, dan membentuk narasi kolektif tentang obat-obatan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat Indonesia terhadap obat kimia dan obat tradisional melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan analisis linguistik dan pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP). Data dikumpulkan dari platform media sosial seperti Twitter serta forum-forum kesehatan daring selama periode Januari hingga Maret 2024, menghasilkan lebih dari 50.000 unggahan dan komentar. Proses analisis mencakup pra-pemrosesan teks, analisis sentimen menggunakan model IndoBERT, topic modeling dengan BERTopic, dan analisis linguistik untuk menggali kedalaman makna bahasa yang digunakan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat tradisional lebih sering diasosiasikan dengan persepsi positif, terutama terkait sifatnya yang dianggap alami dan aman. Sebaliknya, obat kimia sering dipandang negatif, terutama karena isu efek samping dan ketergantungan. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam menyusun strategi komunikasi kesehatan dan edukasi masyarakat yang lebih adaptif terhadap persepsi dan pola bahasa publik di Indonesia.
Pengabdian Donor Darah Sukarela “ Setetes Darah Anda Bukti Cinta Pada Sesama” Adriana, Andi Nur Ilmi; Prayitno, Suprapto; Firmansyah; Temarwut, Farid Fani; Ishak, Pertiwi; Buang, Ariyani; K.A, Syarifuddin
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v2i2.294

Abstract

Darah merupakan komponen penting bagi tubuh. Oleh karena itu persediaan darah di UPT Transfusi Darah Dines Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan harus dijaga. Berdasarkan data dari UPT Transfusi Darah Dines Kesehehatan Provinsi Sulawesi Selatan saat ini saat ini stok darah di UPT Transfusi Darah Dines Kesehatan berkurang. Hal tersebut mendorong Dosen Prodi Farmasi Universitas Pancasakti Makassar untuk mengadakan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Setetes Darah Anda Bukti Cinta Pada Sesama “ yang betujuan untuk mensosialisasikan donor darah di tengah masyarakat dan sebagai upaya mebantu ketersediaan stok darah di Kota Makassar. Pengabdian yang dilaksanakan di Universitas Pancasakti Makassar pada tanggal 24 September 2022 Pukul 14.00 hingga pukul 17.00 WITA ini dihadiri oleh 50 orang peserta, meliputi Mahasiswa, Dosen, Staff Universitas Pancasakti Makassar, serta masyarkat setempat. Adapun peserta yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darah sebanyak 34 orang atau lebih dari setengah jumlah peserta, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut berjalan sesuai yang diharapkan
Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Google Form Sebagai Kuesioner Online untuk Pendataan Peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) Desa Aeng Towa Kabupaten Takalar Aziz, Firman; Firmansyah; Ishak, Pertiwi; Fani Temarwut, Farid; Fadhila Amri, Nur; Abasa, Sustrin
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Nopember 2021, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v1i2.357

Abstract

Tujuan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Google Form sebagai Kuesioner Online untuk Pendataan Peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) Desa Aeng Towa Kabupaten Takalar adalah untuk memberikan pengetahuan kepada mitra dalam mempersipakan diri untuk pencatatan digital. Peserta dalam program ini adalah mitra yang akan melaksanakan pendataan Peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) Desa Aeng Towa Kabupaten Takalar. Permasalahan peserta terletak pada pengetahuan kuesioner online dalam hal ini adalah tidak dapat memanfaatkan Google Form untuk membuat kuesioner online yang dapat memudahkan dalam pencatatan Peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) Desa Aeng Towa Kabupaten Takalar. Hasil kegiatan pengabdian adalah peserta mengetahui dan memahami tentang cara membuka Google Form, mendesain formulir, dan jenis jenis pertanyaan yang bisa diajukan serta menggunakan kuesioner tersebut untuk pendataan peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) Desa Aeng Towa kabupaten Takalar.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL HANDSANITIZER EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) TERHADAP Staphylococcus aureus K.A, Syarifuddin; Adriana, Andi Nur Ilmi; Ishak, Pertiwi
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 4 No. 2: Desember, 2025, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v4i2.689

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui aktivitas antibakteri sediaan gel handsanitizer ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus serta menguji stabilitas fisiknya. Gel handsanitizer ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis) dibuat 4 formulasi, dimana FI(10%), FII(15%), FIII(20%) dan FIV tanpa zat aktif. Penelitian diawali dengan pembuatan ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis). Dalam penelitian ini dilakukan penyarian zat aktif menggunakan etanol 96% dengan menggunakan metode maserasi. Stabilitas fisik sediaan gel ditentukan berdasarkan pengamatan terhadap organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas baik sebelum dan setelah penyimpanan dipercepat dengan menggunakan climatic chamber pada suhu 400C dan suhu 40C selama 12 jam sebanyak 6 siklus. Berdasarkan hasil penelitian setiap formula didapatkan sediaan gel handsanitizer memenuhi syarat uji kestabilan fisik. Berdasarkan hasil pengujian aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus sediaan gel handsanitizer etanol daun sukun (Artocarpus altilis) dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20% masing-masing memberikan daya hambat rata-rata 12.20 mm, 12.95 mm dan 14.29mm dengan kategori respon hambat kuat.