Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Membangun Kreativitas Melalui Pelatihan Mengimla’ Bahasa Arab Santri Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Addalawiyah Songkhla Thailand Agussalim Beddu Malla; Syamsidar; Ulfa Kurnia
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i2.16598

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional ini bertujuan untuk melatih keterampilan mendikte (mengimla’) bahasa Arab bagi santri Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Addalawiyah, Thailand. Pelatihan ini dirancang untuk mengajarkan teori dan praktik mendikte bahasa Arab dengan metode yang sederhana namun efektif, sehingga memudahkan santri dalam meningkatkan keterampilan literasi bahasa Arab.Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Addalawiyah merupakan salah satu pesantren yang terkenal di Thailand Selatan, dengan fokus utama pada program tahfidz Al-Qur’an dan pembelajaran bahasa Arab. Program tahfidz Al-Qur’an di wilayah ini sangat diminati oleh masyarakat Muslim Thailand, khususnya di kawasan selatan. Hal ini terlihat dari banyaknya madrasah Al-Qur’an yang didirikan oleh para ustaz dan ulama, serta berbagai kegiatan pendukung seperti camp bahasa Arab, lomba pidato bahasa Arab, dan program serupa yang bertujuan memperkuat penguasaan bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan pembelajaran hibrid, yaitu gabungan antara keilmuan membaca dan mendikte (mengimla’). Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan interaktif, sehingga santri mampu memahami teori sekaligus terampil dalam praktik mendikte. Mitra kegiatan dalam program ini adalah kelompok santri Madrasah Tahfidz Al-Qur’an Addalawiyah, Thailand, yang berjumlah 25 orang. Melalui pelatihan ini, diharapkan santri tidak hanya mampu menulis bahasa Arab dengan baik dan benar, tetapi juga mengembangkan kreativitas mereka dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab dan tahfidz Al-Qur’an.
Pemberdayaan Santri Melalui Inovasi Budidaya Ayam Kampung Berbasis Pakan Lokal Dan Digital Marketing Menuju Eco-Green Pesantren Agussalim Beddu Malla; Syahrul Mubarak Abdullah; Bahtiar Ibrahim
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21804

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan santri melalui inovasi budidaya ayam kampung berbasis pakan lokal dan digital marketing sebagai langkah menuju eco-green pesantren. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi besar pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak ekonomi berbasis kemandirian. Namun, keterbatasan pengetahuan santri dalam manajemen budidaya ayam kampung serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran masih menjadi tantangan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan teknis budidaya ayam kampung dengan pakan lokal ramah lingkungan, pendampingan manajemen produksi, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan santri dalam mengelola usaha ternak ayam kampung, pemanfaatan bahan pakan lokal yang lebih ekonomis dan berkelanjutan, serta terbentuknya strategi pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar. Penerapan program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi santri, tetapi juga mendukung konsep eco-green pesantren yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi.
Membangun Tradisi Keilmuan melalui Kitab Kuning dalam Kajian Linguistik Arab di UMI Agussalim Beddu Malla; Yush Nawwir; Samsuddin Samsuddin
`A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 15, No 1 (2026): Kajian Bahasa, Sastra dan Pembelajaran Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.15.1.192-208.2026

Abstract

Kitab kuning tetap menjadi sumber intelektual penting dalam pendidikan linguistik Arab, tetapi integrasinya di perguruan tinggi sering terkendala oleh kesiapan mahasiswa yang beragam dan penggunaan di kelas yang belum konsisten. Penelitian ini menganalisis penggunaan kitab kuning dalam pembelajaran linguistik di Program Studi Sastra Arab Universitas Muslim Indonesia, kontribusinya terhadap kompetensi linguistik dan tradisi keilmuan mahasiswa, serta perbaikan pedagogis yang diperlukan untuk pembelajaran berbasis turats yang sistematis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi kelas, wawancara, dokumentasi, dan data kuesioner deskriptif dari 17 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan nahwu didominasi kategori cukup (58,8%), sedangkan kemampuan sharaf tersebar pada kategori cukup (41,2%), baik (35,3%), dan kurang (23,5%). Penggunaan kitab kuning oleh dosen dilaporkan hanya kadang-kadang oleh 35,3% mahasiswa, sedangkan 29,4% menyatakan tidak pernah. Meskipun demikian, 41,2% mahasiswa menilai kitab kuning membantu pemahaman dan 35,3% menilai cukup membantu. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis turats dapat memperkuat analisis gramatikal, morfologi, pembacaan teks tanpa harakat, dan argumentasi akademik apabila disusun sesuai tingkat kompetensi mahasiswa. Penelitian merekomendasikan penguatan dasar nahwu-sharaf, jenjang teks yang bertahap, latihan terbimbing intensif, serta integrasi pedagogi klasik dengan dukungan pembelajaran interaktif dan digital.