Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementasi Sistem Auto-Tracking Berbasis Visi Komputer untuk Stabilitas Komunikasi Free-Space Optics Syahfwan A , Andi Muh; Astuti, Rina Pudji; Hambali, Ahmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan utama teknologi Free-Space Optics (FSO) adalah kerentanannya terhadap gangguan fisik yang dapat memutus komunikasi akibat terjadinya pergeseran sehingga FSO tidak berada pada kondisi Line of Sight (LoS). Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan sebuah purwarupa sistem auto-tracking untuk menjaga stabilitas Free-Space Optics (FSO) agar tetap Line of Sight (LoS) secara otomatis. Metode yang digunakan adalah pengembangan purwarupa berbasis visi komputer yang mengintegrasikan kamera sebagai sensor visual, mikrokontroler Arduino UNO sebagai pengolah data, dan motor servo sebagai aktuator penggerak arah. Algoritma pelacakan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka OpenCV untuk mendeteksi serta mengikuti pergerakan target. Sistem ini mampu menjaga presisi arah dalam rentang gerak 0°–180°, serta menunjukkan performa yang responsif dan akurat dalam mempertahankan Line of Sight (LoS). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem pelacakan otomatis merupakan solusi yang layak untuk meningkatkan keandalan dan menjaga kualitas transmisi jaringan Free-Space Optics (FSO) di lingkungan yang dinamis. Kata kunci— auto-tracking, free-space optics, visi komputer, stabilitas tautan, OpenCV, Arduino
Penguatan Kompetensi dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Pengolahan Air Wudhu Menjadi Air Siap Minum untuk Keberlanjutan Masjid di Jakarta Utara Rahardjo, Imam Arif; Mahir, Imam; Subekti, Massus; Hidayat, Rahmat Nur; Hambali, Ahmad; Sakirah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.052.02

Abstract

Kebutuhan air bersih di wilayah perkotaan semakin meningkat seiring dengan laju urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Masjid sebagai pusat aktivitas umat Islam menghasilkan volume air wudhu yang besar setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kompetensi dalam pengelolaan air, khususnya dengan memanfaatkan air wudhu menjadi air siap minum, sehingga mendukung keberlanjutan fungsi masjid di kawasan perkotaan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perancangan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi multistage (pasir manganese, karbon aktif, resin, filter cartridge spun, granular active carbon (GAC), membrane RO, dan post carbon), serta pelatihan teknis kepada masyarakat, serta evaluasi keberhasilan melalui peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi masyarakat sebesar 73% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, serta kualitas air hasil olahan memenuhi standar air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Temuan ini menegaskan bahwa program penguatan kompetensi berbasis teknologi pengolahan air mampu mendukung konsep fungsi masijd sebagai pusat pembangunan manusia, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan di wilayah Jakarta Utara.
SYSTEM OPERATING PROCEDURE SEBAGAI REGULASI INTERNAL PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS Hambali, Ahmad; Chandra, Alex; Trisnomurti, Ria; Liwa, Maria Ana
The Juris Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v8i2.1488

Abstract

BAZNAS is a non-structural government institution established under Law No. 23 of 2011 with the aim of managing zakat effectively and efficiently to alleviate poverty and improve the welfare and prosperity of the community. To achieve these strategic objectives, the implementation of professional governance, manifested through adherence to both internal regulations (policies, systems, and procedures) and external regulations (general regulations and norms), plays a crucial role in the growth and development of not only the central BAZNAS but also BAZNAS branches throughout Indonesia. As part of optimizing national zakat governance, BAZNAS continuously improves its zakat management performance by organizing and strengthening systems, procedures, and regulations, especially those governing BAZNAS internally, through their implementation at both the central and regional levels. Strengthening zakat governance, particularly through the implementation of systems and procedures by all BAZNAS, is expected to not only drive the achievement of the target of trustworthy zakat management but also enhance the credibility and trust of the community, especially muzakki (zakat payers) and mustahik (zakat recipients), in paying zakat, infaq, and sadaqah to BAZNAS. Therefore, the central BAZNAS requires a standardized implementation of systems and procedures for regional BAZNAS to be immediately applied in managing zakat in their respective regions. This will be achieved through mentoring and technical training on the implementation of various internal regulations, systems, and procedures for zakat management. The goal is to maximize the implementation of standardized policies, systems, and procedures for zakat management in the regions by mentoring and simulating regional zakat managers to enable them to carry out zakat management more professionally.
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF PAJAK PPNBM KENDARAAN BERMOTOR DI TENGAH PANDEMI Zulkarnain, Nizar; Hambali, Ahmad; Candra, Hendra
JURNAL LENTERA AKUNTANSI Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL LENTERA AKUNTANSI, MEI 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrakt.v9i1.1111

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a negative influence on economic growth in Indonesia, to overcome this, one of the efforts of the Indonesian government is by providing incentives in the form of reducing taxation, in this case Luxury Goods Sales Tax (PPnBM) on the sale of motor vehicles. This study aims to measure the effectiveness of the policy by comparing car sales data in the period before and after the Covid-19 pandemic. The method used is quantitative descriptive with snowball sampling techniques with the population being all automotive companies in Indonesia, then the data is tested using SPSS tools with data normality test techniques to t-test tests. The results of this study show that the Indonesian government's policy by providing PPnBM incentives to motor vehicles has proven to have a significant positive effect on the sales of motor vehicles (cars) in Indonesia, both in the categories that get incentives and those that do not get incentives are also encouraged in terms of sales. Key words: Tax Incentive; Tax Policy; Luxury Sales Tax
Masa Depan Profesi Akuntan Publik: Analisis Dampak Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) Hambali, Ahmad; Sonjaya, Fajar Restu; Aulia, Sandra
Indonesian Journal of Auditing and Accounting Vol 1 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : IAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71188/ijaa.v1i2.76

Abstract

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) telah mencoba mereformasi semua regulasi yang berkaitan dengan sektor jasa yang tumpang tindih dan memperkuat sektor keuangan melalui penambahan aturan yang belum ada pada regulasi lainnya. Salah satu fokusnya adalah pengembangan dan peningkatan kualitas profesi akuntan publik, yang merupakan profesi penunjang sektor jasa keuangan. Profesi akuntan publik sangat penting dalam sektor ini karena memberikan jaminan (assurance) terhadap kewajaran laporan keuangan entitas usaha. Jaminan ini merupakan bagian dari perlindungan terhadap para pemangku kepentingan seperti pemerintah, investor, konsumen, hingga masyarakat. Penelitian ini mengkaji tiga rumusan masalah tentang perubahan, dampak, dan konsekuensi dari UU P2SK terhadap profesi akuntan publik di Indonesia. Kami menggunakan pendekatan analisis konten dengan lima tahap analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU P2SK secara keseluruhan telah menguatkan peran akuntan publik dan membuka peluang pasar baru bagi mereka. Meskipun demikian, masih banyak yang perlu dilakukan oleh profesi akuntan publik untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya guna memenuhi mandat dari UU P2SK. Akhirnya, kami juga mencoba menawarkan beberapa rekomendasi baik untuk pemerintah maupun untuk asosiasi profesi akuntan publik.
Aposteriori Diskursus Implementasi Kurikulum 2013 dan KTSP (Analisis Penerapan pada Lembaga Pendidikan SLTA di Lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid) Hambali, Ahmad
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v8i2.3340

Abstract

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah merubah kurikulum sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengembangkan kualitas pendidikan di negeri Indonesia ini. Kurikulum 2013 yang hadir saat ini menggunakan pendekatan saintifik guna memberikan keluasan kepada siswa dalam proses pembelajaran, karena siswa tidak harus mendapatkan informasi hanya dari guru. Penelitian ini melahirkan beberapa pengalaman belajar baik bagi guru maupun siswa serta pertukaran ide terkait kurikulum 2013 dan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Tujuan dari penulisan ini adalah: (1) untuk menjelaskan konsep pembelajaran kurikulum 2013 dan KTSP. (2) Untuk memaparkan jawaban dari hasil penelitian tentang pelaksanaan kurikulum 2013 pada lembaga pendidikan SLTA di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid. Di dapat kesimpulan dari hasil penelitian bahwa berdasarkan observasi dan wawancara, peneliti menemukan jawaban bahwasanya pondok pesantern Nurul Jadid khususnya lembaga pendidikan SLTA telah menerapkan kurikulum 2013 dengan baik. Pihak sekolah dan guru berupaya untuk keberhasilan kurikulum 2013 tersebut. Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas guru sudah menggunakan pendekatan saintifik. Dimana dalam kegiatan tersebut yang berperan aktif adalah siswa bukan guru. Tetapi masih ada beberapa mata pelajaran yang tidak menggunakan pendekatan saintifik, dikarenakan sulitnya mata pelajaran tersebut jika menggunakan pendekatan saintifik.
BIODIVERSITY DISCLOSURE OF INDONESIAN COMPANIES AND THE ROLE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Hambali, Ahmad; Adhariani, Desi
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol. 19, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The environmental damage that occurs on a large scale has an impact on reducing biodiversity. Biodiversity has an important role that is useful for human life and plays a central role in economic development. This condition makes various parties aware of their role in preventing further damage. Companies, whether directly or indirectly, owe a great deal to the environment. This study seeks to examine the role of the Board of Commissioners as proxied by the size of the Board of Commissioners, the proportion of Independent Boards, and the proportion of women on the Board of Commissioners as a corporate governance mechanism for their biodiversity disclosure. The companies used as samples are listed in the SRI-KEHATI index from 2018 to 2020. To measure the company's biodiversity variable, we use a biodiversity index which contains 53 measurement items in 5 main themes. As a result, we find that the size of the Board of Commissioners has a positive effect on the company's biodiversity disclosure. Meanwhile, the proportion of Independent Commissioners and the proportion of women on the Board of Commissioners are proven to have no effect on the company's biodiversity disclosure.