p-Index From 2021 - 2026
13.646
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Journal of Islamic Medicine Jurnal Ilmiah Kebidanan JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Health Sciences Journal Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Jurnal Bidan Pintar (JuBiTar) Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Journal of Public Health Innovation (JPHI) Journal of Nursing Practice and Education Jurnal EduHealth Binawan Student Journal Indonesian Journal of Health Science Proceedings Series on Health & Medical Sciences Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Hang Tuah Medical Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Multidisiplin West Science Innovative: Journal Of Social Science Research Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Health and Technology Journal (HTECHJ) Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Soepraoen Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Journal of Innovative and Creativity Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Siti Rufaidah Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Borneo Nursing Journal Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif Ulfa Listiyanti; Anik Sri Purwanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2405

Abstract

Menyusui merupakan hubungan yang erat antara ibu dan anak dalam memberikan nutrisi yang terbaik bagi bayi. Setiap ibu ingin memberikan ASI yang terbaik bagi anaknya dengan aman dan nyaman. Terkadang dalam pemberian ASI ibu sering mengalami banyak masalah yang dapat menghambat dalam pemberian ASI Eksklusif. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui dengan breastfeeding self efficacy yaitu tingkat keyakinan ibu untuk menyusui bayinya dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan breastfeeding self-efficacy terhadap pemberian ASI Eksklusif. Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian 72 ibu menyusui dengan bayi berusia 6-12 bulan, ibu berusia 16-40 tahun, tingkat pendidikan minimal Sekolah Dasar, ibu dapat membaca dan menulis dan berkomunikasi dengan baik. Penelitian ini dilakukan di PMB Husnul Khotimah Ngantang bulan Maret 2026. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian diperoleh BSE Tinggi 27 responden (77%) memberikan ASI Eksklusif. Hasil uji chi-square diperoleh ρ value = 0,000 (≤0,005), hal ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara hubungan breastfeeding self efficacy terhadap pemberian ASI Eksklusif.
THE EFFECT OF TUI NA MASSAGE ON IMPROVING APPETITE AMONG CHILDREN AGED 2–4 YEARS Dyah Ayu Wulansari; Rani Safitri; Anik Sri Purwanti
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 12, No 2 (2026): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v12i2.1910

Abstract

Background: Many toddlers often have difficulty eating, and this is a common problem. One of the most common is decreased appetite. The impact of this is very dangerous, it can cause malnutrition, growth and developmental disorders, and the risk of stunting. If not addressed immediately, this problem can continue until preschool age. Purpose: This study aims to analyze the effect of Tui Na massage on increasing the appetite of toddlers aged 2-4 years at KB Putra Harapan and KB Baytul Makmur, Bululawang District, Malang Regency. Methods: This study employs a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. Results: The results are expected to provide scientific evidence on the effectiveness of Tui Na massage as a non-pharmacological intervention to overcome the problem of poor appetite in toddlers. The study showed that Tui Na massage significantly increased the appetite of toddlers aged 2-4 years in KB Putra Harapan and KB Baytul Makmur, Bululawang District, Malang Regency. Most of the toddlers who were respondents experienced an increase in appetite after receiving this intervention. Conclusion This shows that Tui Na massage can be an effective and safe non-pharmacological alternative to overcome toddler appetite problems. This method can be recommended as a promotive and preventive effort to support optimal child growth and development, and can be applied by health workers and parents in early childhood education environments
EFEKTIFITAS TERAPI KOMPRES JAHE MERAH TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TM III Zahna Nur Nabila; Anik Sri Purwanti
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7705

Abstract

ABSTRAK   Nyeri punggung menjadi sebuah keluhan yang selalu diderita ibu hamil pada trimester ketiga. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormon selama kehamilan yang memengaruhi jaringan penyangga tubuh. Perubahan tersebut menyebabkan elastisitas dan kelenturan jaringan menurun sehingga timbul rasa nyeri pada area punggung. Sebuah tahap nonfarmakologis yang layak dimanfaatkan untuk membantu mengurangi keluhan tersebut adalah kompres hangat jahe merah. Jahe merah mengandung minyak atsiri dan air yang membantu penyerapan zat aktif melalui kulit tanpa menyebabkan iritasi. Selain itu, jahe merah juga dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu meredakan nyeri punggung pada ibu hamil. Penelitian memiliki tujuan guna mengetahui dampak pemberian kompres jahe merah terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga di PMB Hanik Lutfiyah Kota Malang. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan metode one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Skala Penilaian Numerik (NRS) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil kajian mengindikasikan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kompres jahe merah efektif dalam membantu mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.   Kata Kunci: Nyeri Punggung, Kompres Jahe Merah, Ibu Hamil Trimester III
UPAYA PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Endang Astutik; Anik Sri Purwanti
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7727

Abstract

Abstrak Ketidaknyamanan pada area punggung kerap dialami selama kehamilan, terutama ketika masa gestasi mendekati tahap akhir. Keluhan tersebut berkaitan dengan berbagai penyesuaian tubuh ibu, seperti bertambahnya massa tubuh, berubahnya sikap tubuh, berpindahnya titik keseimbangan, serta meningkatnya tekanan pada struktur tulang belakang dan jaringan otot di sekitarnya. Yoga antenatal dapat digunakan sebagai pendekatan tanpa obat dalam pelayanan komplementer maternal untuk membantu meredakan keluhan tersebut. Penelitian ini melibatkan 30 perempuan dengan usia kandungan 28–40 minggu yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Seluruh peserta mengalami rasa sakit pada bagian punggung dan tidak memiliki komplikasi obstetri. Derajat keluhan dinilai memakai skala penilaian numerik atau NRS. Perbandingan skor sebelum dan setelah latihan dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Hasil pengujian menghasilkan nilai p<0,05, yang menandakan adanya perubahan bermakna setelah program dilaksanakan. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa yoga antenatal berpotensi menjadi pilihan yang aman dan bermanfaat untuk membantu meredakan rasa sakit di area punggung pada kehamilan tahap akhir.   Kata kunci : Yoga antenatal, ketidaknyamanan punggung, kehamilan trimester akhir.
HUBUNGAN USIA IBU HAMIL DENGAN  KEJADIAN PREEKLAMPSIA Elienda Putri Astrilla; Anik Sri Purwanti
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7730

Abstract

Abstrak   Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi ≥140/90 mmHg dan disertai dengan proteinuria melebihi 300 mg dalam urin selama 24 jam setelah usia kehamilan 20 minggu. Usia ibu pada masa kehamilan merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat risiko kehamilan dan persalinan, Wanita dengan usia dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun memiliki risiko tinggi terhadap kejadian preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan  kejadian preeklampsia di Puskesmas Wonokerto pada bulan April sampai Mei Tahun 2026. Pada penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain case control. Pengambilan Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 83 orang. Kemudian data tersebut diuji dengan menggunakan analisa univariat dan uji Chi-Square sebagai analisa bivariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 83 responden, yang mengalami preeklampsia 10 responden (12%) dan 73 responden (82%) tidak mengalami preeklampsia. Berdasarkan dari hasil pengujian data Chi-Square diketahui bahwa terdapat hubungan antara usia ibu hamil dengan tingkat kejadian preeklampsia dengan nilai p value = 0,001 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara usia ibu saat hamil dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dan diharapkan semua ibu hamil melakukan pemeriksaan Kehamilan (ANC) secara rutin dan teratur sehingga bisa menemukan tanda-tanda  preeklampsia lebih awal     Kata kunci : Ibu hamil, usia, preeklampsia..  
Pengaruh Konseling Post Natal terhadap Pengetahuan Perawatan Tali Pusat Terbuka Dhea Alfareza Salu; Anik Sri Purwanti
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i3.1140

Abstract

The postnatal period requires maternal readiness to independently care for newborns, particularly in umbilical cord care, since the freshly cut cord is an open wound highly susceptible to infection. The open cord care method is widely recommended for accelerating drying and cord separation compared to the closed method. However, maternal knowledge regarding this procedure among postnatal mothers in Indonesia remains relatively low, suggesting that structured postnatal counseling may help improve this condition. This study aimed to describe the characteristics of postnatal mothers and examine differences in the timing of umbilical cord separation based on the care method applied following counseling. A comparative cross-sectional design was employed using total sampling involving 30 postnatal mother respondents. Data were analyzed univariately and bivariately using the Mann-Whitney test, following a Shapiro-Wilk normality test indicating non-normally distributed data. The results showed that most respondents were aged 27–30 years, had completed senior high school, and predominantly applied the open cord care method (73.3%) compared to the closed method (26.7%). The Mann-Whitney test revealed a significant difference in cord separation age between the two groups (p=0.000), with the open-care group experiencing earlier separation than the closed-care group. These findings indicate that maternal sociodemographic characteristics contribute to understanding and practice of umbilical cord care, underscoring the importance of targeted postnatal counseling in supporting effective postpartum maternal self-care to reduce the risk of neonatal infection.
Pengaruh Pengobatan Metode Kanguru terhadap Stabilisasi Suhu Tubuh Bayi Prematur di Puskesmas Rawat Inap Lifofa Nadrat Ismit; Anik Sri Purwanti
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i2.1145

Abstract

Premature birth constitutes a critical global health challenge with severe consequences for neonatal survival, particularly due to thermoregulatory instability as its primary complication. This study aimed to analyze the effect of Kangaroo Mother Care (KMC) on body temperature stabilization among premature infants at UPT Puskesmas Rawat Inap Lifofa. A quantitative approach with a quasi-experimental one group pre-test and post-test design was applied to 15 respondents selected through purposive sampling. Axillary body temperature was measured before and after the intervention, then analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results indicated that 73.3% of respondents demonstrated body temperature improvement following the intervention, yielding Z = -2.947 with a significance value of 0.003 (p < 0.05). KMC effectively stabilized neonatal body temperature through a physiologically adaptive skin-to-skin contact conduction mechanism. It is concluded that KMC significantly influences thermal stabilization of premature infants in primary healthcare settings, and is therefore recommended as a standard neonatal care protocol at community health centers.
Hubungan Antara Ante Natal Care (ANC) dengan Kejadian Resiko Tinggi pada Ibu Hamil TM III di Polindes Suka Maju Natia Sihombing; Anik Sri Purwanti
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i2.1146

Abstract

Maternal mortality in Indonesia remains high, partly due to pregnant women's non-adherence to antenatal care (ANC), which may result in undetected high-risk pregnancies. Family support is suspected to be one of the factors influencing ANC adherence. This study aimed to analyze the relationship between family support and ANC adherence among third-trimester pregnant women at Polindes Suka Maju as an effort to facilitate the early detection of high-risk pregnancies. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design involving 35 third-trimester pregnant women selected through total sampling. Data were collected using observation sheets and structured questionnaires and were analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test and Spearman's rho correlation. The results showed that most respondents received good family support (94.3%) and were classified as adherent to ANC (88.6%). Statistical testing yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.685, indicating a strong and positive relationship between family support and ANC adherence. These findings suggest that better family support is associated with higher ANC adherence among pregnant women. The implication is that health workers need to actively involve families in maternal health education programs to reduce ANC non-adherence, which may lead to undetected high-risk pregnancies.
Efektivitas Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang ASI Eksklusif 0-6 Bulan di UPT Puskesmas Sei Pinang Nining Susanti; Anik Sri Purwanti
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i2.1147

Abstract

Global exclusive breastfeeding rates remain below the WHO target of 50%, and at the primary healthcare level, inadequate maternal knowledge of exclusive breastfeeding persists as a critical barrier to its achievement. This study aimed to analyze the effectiveness of leaflet media in improving maternal knowledge of exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months at UPT Puskesmas Sei Pinang. A quantitative quasi-experimental one-group pretest-posttest design without a control group was employed, involving 40 mothers with infants aged 0-6 months recruited through total sampling. Data were collected via a structured questionnaire administered before and after the leaflet intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test at a significance level of p < 0.05. At baseline, 55.0% of respondents had poor knowledge and 45.0% had adequate knowledge, with none reaching the good category. Following the intervention, 67.5% attained good knowledge and 32.5% remained in the adequate category, while poor knowledge was entirely eliminated. The Wilcoxon test yielded Z = -5.857 with p = 0.000 < 0.05, confirming a statistically significant improvement in knowledge scores. Leaflet media is proven effective in enhancing maternal knowledge of exclusive breastfeeding. Primary healthcare facilities are encouraged to incorporate leaflets into routine antenatal and postnatal services, and future studies employing randomized controlled trial designs alongside multimodal educational approaches are recommended to strengthen the evidence base.
Efektivitas Mobilisasi Dini dalam Mengurangi Intensitas Nyeri pada Operasi Caesarea Pasca Operasi di RSUD Rg. Nifas dr. H. Andi Abdurrahman Noor Norlisa Norlisa; Anik Sri Purwanti
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i2.1148

Abstract

The rising rate of sectio caesarea (SC) deliveries in Indonesia contributes significantly to postoperative pain, which impedes maternal recovery. This study aimed to analyze the effectiveness of early mobilization in reducing pain intensity among post-SC mothers. A pre-experimental one group pretest-posttest design was employed involving 30 respondents selected through purposive sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) at 6 and 24 hours postoperatively and analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results demonstrated a decline in mean NRS score from 7.13 to 3.47, with the proportion of severe pain decreasing from 66.7% to 6.7%. Statistical analysis yielded Z = −4.667 and p-value = 0.000 (p < 0.05). Early mobilization is proven effective in reducing postoperative pain intensity following SC and is recommended as a standardized non-pharmacological intervention within postpartum nursing care protocols.
Co-Authors ., Sulistiyah Ajeng Indah Prastika Andriani, Maya Fitri Susi Anik Purwati Asriani M. Djauhar Awa, Cyntanila Rambu Naha Ana Ayuni, Siti Qurotul Azilla Nur Hafiza Bambang Rahardjo br Ginting, Berlianta Cece Indrawati Chrisye Rani Kuheba Cicik Widayanti DANIA SAFA'ATIN AINI Delista Wodjur, Efan Desriyanti Nusi Dhea Alfareza Salu Dian Pitaloka Priasmoro, Dian Pitaloka Dyah Ayu Wulansari Dyah Lestari, Aisyah efraini, emil Eka Clarita Shabet Elienda Putri Astrilla Endang Astutik Etni Yeyem Sumaila Fitri Priyanti Fitriyanti Madina Fure, Elsianty Hasanah, Ulfatul Hetty Johana Sulung Iif Wahyu Kusumawati Illa Kurnia Ikhtiar In Novalita Intan Wulandary iznih rahmi Lessy Jannahuthor, Sayyidaty Lailatul Karmila Daud Karmila Djihu Karni Simbolon, Ceti Kartikasari, Linda Keswara, Nila Widya Khoirun Nizaq Khoirurnisa, Addina Ladya Mutiara Firnanda Prasticia Lalogiroth, Fineke Lestiya, Dita Lisnawati Husen Luthfi Mutiara Fitri Mudhofir Mahmud, Ekawati Maulina, Rifzul Mega Anita Wulandari Mega Nanda Dahlan, Putri Meliyanti Esa Mila Krisnawati Millennia Mokoginta Mudhofir, Luthfi Mutiara Fitri Nabilla, Anggita Cantika Nadrat Ismit Narti Bora Natia Sihombing Ningsi Baizurah Nining Susanti Nirwati Nirwati Norlisa Norlisa Norma Norma Nur Aulia Putri Nurbaya Tehuayo Pingkan JB Walean Pitaloka, Riris Dea Purpiyanti Purpiyanti Qurothul QUROTUL A, SITI Rabiatul Adawiah Raden Maria Veronika Widiatrilupi Rahmawati Monica Rani Safitri Ren Retnaningsih Reny Retnaningsih Reyhanah, Siti Rida Hayati Rizka Adenanthera Putri Sugianto Rohi, Shelindian Lanesta Rombon, Savsenko Rosyidah Alfitri Rusma Dewi Salsabila, Salsabila Santi Ariati Saputri, Hindun Wasaynab Dian Cahya Sayyidaty Lailatul Jannahuthor Selvi Selvi Siti Khusnul Khotimah, Siti Khusnul SITI MARYAM Siti Munawaroh Sri Poeranto, Sri Sri Wahyuni Im Taher sriwiningsih, sriwiningsih Sudarti . Sulistiyah Sumarno . Susanti Bioto Tirta Hamja Tut Rayani Aksohini Wijayanti Tut Rayani Aw Ulfa Listiyanti Utami Hamson Wahyuni, Rita Indra Widia Shofa Ilmiah Winasih, Sri Yulia Tri Jayantj, Yulia Yuliana Elusai Sasoloa Yunita Waney, Jein Zahna Nur Nabila Zainal Alim