Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sanana Pada Materi Struktur Atom La Muhammad, Haryani; Limatahu, Nur Asbirayani; Merlin, Meriln; Sriwahyuni, Elsa
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v4i2.9311

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sanana dalam memahami materi Struktur Atom. Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negri 1 Sanana yang terdiri 189 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri 1 Sanana berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan instrumen tes dan nontes, berupa soal essay yang berjumlah 10 item dan angket berjumlah 15 item. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 1 Sanana pada materi struktur atom tiap siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 85%. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sanana setelah mempelajari materi  struktur atom sangat rendah adalah faktor internal yang berada pada aspek minat dan konsentrasi belajar dengan nilai persentase 65%, sedangkan untuk faktor eksternal terletak pada aspek fasilitas sekolah dengan persentase terendah 65%. Kata Kunci : Hasil Belajar, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi, Struktur Atom. ABSTRACTThis study was conducted to determine the learning outcomes and factors that affect the learning outcomes of grade X students of SMA Negeri 1 Sanana in understanding the material of Atomic Structure. This type of research is descriptive. The population in this study was all grade X students of SMA Negri 1 Sanana consisting of 189 students and the sample in this study was grade X-6 students of SMA Negeri 1 Sanana totaling 20 students. The sampling technique used is Cluster Random Sampling. This research instrument uses test and non-test instruments, in the form of essay questions totaling 10 items  and questionnaires totaling 15 items. The results showed that  the chemistry learning outcomes of grade X students of SMA Negeri 1 Sanana on atomic structure material for each student were in the very low category with a percentage of 85%. The factors that affect the learning outcomes of grade X students of SMA Negeri 1 Sanana after studying atomic structure material are very low internal factors that are in the aspect of interest and concentration of learning with a percentage value of 65%, while for external factors lie in the aspect of school facilities with the lowest percentage of 65%.Keywords : Learning Outcomes, Influencing Factors, Atomic Structure.
ANALISIS KEMAMPUAN GAYA BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KOTA TERNATE PADA MATERI IKATAN KIMIA Drakel, Arnia -; Mauraji, Ilham SW; Amin, Muhamamd; Sriwahyuni, Elsa
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v5i1.10017

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan gaya belajar siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Jenis Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kuantitatif. Populasi penelitian ini di kelas XI SMA Negeri 1 Kota ternate yang berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes soal 10 item dan 46 item angket gaya belajar serta 10 item angket hasil belajar siswa. Teknik analisis data adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gaya belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kota Ternate pada materi Ikatan Kimia berada pada gaya belajar audiotori dengan persentase rata-rata 47% dari 36 siswa yang dijadikan sampel. Faktor yang paling menentukan kemampuan gaya belajar siswa adalah faktor internal pada aspek minat dengan persentase 66,25% pada kriteria Tinggi dan faktor eksternal berada pada aspek orang tua dengan persentase 60,5% Pada kriteria Tinggi.. Kata Kunci:               Kemampuan Gaya Belajar, Ikatan Kimia, SMA Negeri 1 Kota ternateAbstractThis research was conducted to determine students' learning style abilities in studying Chemical Bonding material, and the factors that influence it. This type of research is quantitative descriptive research. The population of this study was class XI of SMA Negeri 1 Ternate City, totaling 36 people. The data collection technique in this research is a 10-item test technique and a 46-item learning style questionnaire and a 10-item student learning outcomes questionnaire. The data analysis technique is quantitative analysis. The results of the research show that the learning style abilities of class The factor that most determines a student's learning style ability is internal factors in the interest aspect with a percentage of 66.25% in the High criteria and external factors are in the parental aspect with a percentage of 60.5% in the High criteria.Keyword:Learning Style Ability, Chemical Bonds, SMA Negeri 1 Ternate City
Desain Dan Uji Coba Media Pembelajaran Vir-Lab Pada Materi Asam Basa Taher, Sarmilah A; Amin, Muhammad; Ibrahim, Fitriana; Limatahu, Nur Asbirayani; Sriwahyuni, Elsa
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v4i2.9312

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas media vir-lab pada konsep asam basa dan mengetahui tingkat kepraktisan media vir-lab pada konsep asam basa. Jenis penelitian ini adalah pengembangan RD dengan model ADDIE Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli media, ahli materi, guru dan siswa kelas XI MA Babang. Objek penelitian ini adalah media pembelajaran vir-lab. Teknik pengumpulan data dari angket uji validitas, uji praktikalitas dan uji respon siswa. Penelitian menghasilkan produk berupa media pembelajaran vir-lab yang layak untuk digunakan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas media oleh 2 orang ahli media masing-masing sebesar 92% (sangat valid), 96% (sangat valid), ahli materi 95% (sangat valid), tingkat praktikalitas oleh G1 97,7% (sangat praktis), G2 95,5% (sangat praktis), G3 93,5% (sangat praktis), G4 91,1% (sangat praktis), G5 97,7% (sangat praktis) dan uji respon siswa 94,24% bahwa media vir-lab berbasis aplikasi sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci:                Media, Vir-Lab, Asam BasaAbstractThis research aims to determine the level of validity of vir-lab media on the acid-base concept and determine the level of practicality of vir-lab media on the acid-base concept. This type of research is RD development with ADDIE Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation models. The subjects in this study are media experts, material experts, teachers and students of grade XI MA Babang. The object of this research is a vir-lab learning medium. Data collection techniques from validity test questionnaires, practicality tests and student response tests. Research produces products in the form of vir-lab learning media that are suitable for use. The results showed the media validity rate by 2 media experts each at 92% (very valid), 96% (very valid), material expert 95% (very valid), the level of practicality by G1 97.7% (very practical), G2 95.5% (very practical), G3 93.5% (very practical), G4 91.1% (very practical), G5 97.7% (very practical) and student response test 94.24% that application-based vir-lab media is very practical used in learning.Keywords:Media, Vir-Lab, Acid Base
Design dan Development Flashcard Sistem Periodik Unsur untuk Pembelajaran Kimia Kelas X SMA Sriwahyuni, Elsa; Arty, Indyah Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v1i2.5397

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak diguanakan pada pokok bahasan Sistem Periodik unsur. Media pembelajaran yang dimaksud adalah flashcard. Flashcard dalam penelitian ini disebut sebagai flashcard sistem periodik unusur. Flashcard sistem periodik unusur dikembangkan berdasarkan indikator pencapaian kompetensi yaitu meganalisis hubungan konfigurasi elektron untuk menentukan letak unsur dalam tabel periodik unsur. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan dengan model ADDIE, yaitu difokuskan pada tahap Design dan Develop. Penilaian kelayakan flashcard sistem periodik unusur berdasarkan (1) aspek kegrafikaan, (2) aspek fungsi sebagai media pembelajaran dan 3) aspek penyajian. Penilaian kelayakan ketiga aspek tersebut dilakukan oleh validator ahli (dosen) dan validator pengguna (teman sejawat, guru dan peserta didik). Berdasarkan penilaian kelayakan dari tiga aspek (kegrafikaan, fungsi sebagai media pembelajaran, dan penyajian) oleh validator ahli dan pengguna, dapat disimpulkan bahwa flashcard sistem periodik unusur memenuhi kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata kunci: Flashcard, Sistem Periodik UnsurAbstract This study aims to produce a suitable learning media for Periodic System of elements. The learning media is flashcards. The flashcard in this study is referres to the element periodic system flashcard. The element periodic system flashcard was developed based on indicators of competency achievement, namely analyzing the electron configuration relationship to determine the location of the element in the periodic table of elements. This research is part of research and development with the ADDIE model, which is focused on the Design and Development phase. The assessing the feasibility of the element periodic system flashcard based on (1) the graphic aspect, (2) the function aspect as a learning media and 3) the presentation aspect. The feasibility assessment of the three aspects is carried out by expert validators (lecturers) and user validators (colleagues, teachers and students). Based on the feasibility assessment of three aspects (graphics, functions as learning media, and presentation) by expert validators and users, it can be concluded that the element periodic system flashcard meets the very feasible category for use in learningKeywords: Flashcard, Elements Periodic System
Studi Pendahuluan Pengembangan Flashcard Sistem Periodik Unsur pada Pembelajaran Kimia Kelas X SMA Sriwahyuni, Elsa
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v1i1.5656

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kebutuhan dalam merancang media pembelajaran pada pokok bahasan sistem periodik unsur dalam bentuk  flashcard. Penelitian dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara terstruktur kepada 3 orang guru kimia dan pengisian angket oleh 58 orang peserta didik kelas XI SMA yang telah mendapatkan materi sistem periodik unsur. Analisis kebutuhan dilakukan dengan memfokuskan pada aspek 1) media yang digunakan pada materi Sistem Periodik Unusr, 2) kendala yang ditemui dalam penggunaan media, dan 3) tanggapan mengenai medi flashcard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) selama ini media pembelajaran yang digunakan pada materi Sistem periodik unusr adalah buku teks kimia SMA, slide power point, dan tabel periodik unsur; 2) kendala penggunaan buku teks kimia SMA adalah hanya bisa dipakai di sekolah saat mata pelajaran belangsung, karena jumlah buku teks kimia SMA terbatas untuk dapat dipinjamkan kepada peserta didik, kendala penggunaan slide ppt adalah memerlukan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan perangkat penunjang seperti infokus dan laptop, kendala penggunaan tabel periodik unsur adalah peserta didik tidak termotivasi untuk berperan aktif, karena semua informasi sudah tersedia pada tabel; 3) adapun tanggapan guru mengenai pengembangan flashcard sistem periodik unsur adalah sangat setuju untuk digunakan dalam materi sistem periodik unsur, sedangkan tanggapan peserta didik 68,2% berasumsi pembelajaran akan menyenangkan, 17,2% menganggap akan terasa seperti biasa saja, dan 19% menilai akan terasa membosankan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat direkomendasikan untuk pengembangan flashcard untuk digunakan pada materi sistem periodik unsur di kelas X SMA.Kata kunci: flashcard,sistem periodik unsur,studi pendahuluan AbstractThe purpose of this study is to describe the need to design learning media on the subject of the periodic system of elements in the form of flashcards. The research was conducted through a qualitative descriptive method by conducting structured interviews with 3 chemistry teachers and filling out questionnaires by 58 students of class XI SMA who had received material on the periodic system of elements. The needs analysis was carried out by focusing on 1) the media used in the Periodic System of Elements material, 2) the obstacles encountered in the use of media, and 3) responses regarding flashcard media. The results of the study show that 1) so far the learning media used in the material for the periodic table of elements are high school chemistry textbooks, power point slides, and the periodic table of elements; 2) the problem with using high school chemistry textbooks is that they can only be used in schools when the subject is in progress, because the number of high school chemistry textbooks is limited to be loaned to students, the problem with using ppt slides is that it takes quite a long time to prepare supporting devices such as infocus and laptops, the problem with using the periodic table of elements is that students are not motivated to play an active role, because all information is already available in the table; 3) the teacher's response regarding the development of the elemental periodic system flashcard was very agreeable to be used in the elemental periodic system material, while the students' responses were 68.2% assumed learning would be fun, 17.2% thought it would feel normal, and 19% rated it will be boring. Based on the results of the research, it can be recommended for the development of flashcards to be used in the material for the periodic system of elements in class X SMA.Keyword: flashcard,periodic system of elements,preliminary study
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Ranah Kognitif Kelas XI IPA SMA Negeri 12 Tidore Kepulauan Pada Materi Laju Reaksi Fatah, Faisal; Sriwahyuni, Elsa; Amin, Muhammad; Annisa, Dira Ayu
Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpku.v4i1.8409

Abstract

 Informasi Jurnal Kata Kunci:                Kesulitan Belajar Kimia, Kesulitan Materi Laju Reaksi, Kesulitan Belajar Kognitif AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan belajar kognitif siswa kelas XI SMA N 12 Tidore Kepulauan dalam memahami materi laju reaksi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA N 12 Tidore Kepulauan dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 12 Tidore Kepulauan yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Instrumen penelitian ini adalah instrumen tes berupa soal essay yang berjumlah 10 butir dan instrumen nontes berupa kuesioner berjumlah 15 butir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa SMA N 12 Tidore Kepulauan  pada materi laju reaksi berada pada kategori tinggi dengan persentase 88%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa kelas XI SMA N 12 Tidore Kepulauan pada materi  laju reaksi adalah 1) faktor internal yaitu pada aspek sikap dengan nilai persentase 45%, dan 2)  faktor eksternal yaitu pada aspek fasilitas sekolah dengan persentase 45%..   Keyword:Difficulty Learning Chemistry, Reaction Rate Material Difficulty, Cognitive Learning Difficulty AbstractThis research was conducted to determine the cognitive learning difficulties of class XI students at SMA N 12 Tidore Islands in understanding reaction rate material. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were all class XI students of SMA N 12 Tidore Islands. The sample in this research was class XI students at SMA N 12 Tidore Islands, totaling 20 students. The sampling technique is saturated sampling. This research instrument is a test instrument in the form of essay questions totaling 10 items and a non-test instrument in the form of a questionnaire totaling 15 items. The results of this research show that the learning difficulties of SMA N 12 Tidore Islands students in the reaction rate material are in the high category with a percentage of 88%. The factors that influence the learning difficulties of class XI students at SMA N 12 Tidore Islands regarding reaction rate material include internal factors and external factors. Internal factors are the attitude aspect with a percentage value of 45%, and external factors are the school facilities aspect with a percentage of 45%.
Pengembangan Kompetensi Guru Kimia Melalui Lokakarya Penguatan Koten Nanoteknologi dan Pembuatan Bahan Ajarnya Sriwahyuni, Elsa; Jayali, Ahmad Muchsin; Hidayat, Muhammad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memberikan pendampingan kepada guru kimia dalam menguasai konten Nanoteknologi dan pembuatan bahan ajarnya. PKM ini dilaksanakan melalui metode lokakarya, yang terdiri dari beberapa tahapan kegiatan, yaitu 1) penguatan konten Nanoteknologi, 2) penyegaran menganai bahan ajar berbasis teknologi, 3) pendampingan pembuatan bahan ajar, 4) validasi draft bahan ajar melalui forum group discussion (FGD). Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru kimia SMA yang terhimpun dalam MGMP kimia kota Ternate, Maluku Utara. Hasil kegiatan PKM ini adalah 1) peningkatan pemahaman guru mengenai konten Nanoteknologi yang diukur melalui angket penilaian diri dan 2) empat draft bahan ajar untuk konten Nanoteknologi. Pemahaman yang baik mengenai konten Nanoteknologi akan memberi peluang kepada guru untuk lebih mandiri dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai kebutuhan.
Pembisaan Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Kompos Cair di SMA Al Khairaat Kota Ternate Liestianty, Deasy; Sriwahyuni, Elsa; Merlin, Merlin; Mustafa, Linda Kurnia
Journal Of Khairun Community Services Vol 4, No 2 (2024): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v4i2.9132

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan permasalahan yang sangat dekat dengan kehidupan siswa. Selama ini mereka tidak pernah mengambil peran dalam permasalahan ini, karena pengetahuan dan pengalaman yang sangat terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman gaya hidup berkelanjutan bagi siswa SMA, khususnya di SMA Al Khairaat kota Ternate dalam hal pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos cair. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan yang terdiri dari kegiatan pemberian materi yang relevan, praktek pembuatan komposter, dan praktek pembuatan kompos cair. Pengabdian ini menghasilkan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa dalam mengolah limbah rumah tangga, sehingga memberikan motivasi bagi mereka untuk memiliki gaya hidup berkelanjutan.
Potensi Pengembangan Model Blended Learning untuk Memfasilitasi Pengembangan Literasi Sains dan Literasi Digital Peserta Didik SMA Fase E Kurikulum Merdeka Sriwahyuni, Elsa; Sulistyo Arty, Indyah; Ikhsan, Jaslin
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.22178

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengembangan literasi sains, pengembangan literasi digital, dan strategi penerapan blended learning yang pernah dilakukan pada pembelajaran kimia. Subjek pada penelitian ini adalah 4 orang guru kimia SMA yang telah menerapkan kurikulum merdeka di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan menggunakan instrumen berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini dalam pembelajaran kimia, literasi sains tidak pernah menjadi tujuan pembelajaran, karena tidak ekplisit dalam kurikulum. Pengembangan literasi digital secara implisit telah dilakukan, dengan memanfaatkan media whatsapp dalam mendistribusikan materi dan tugas belajar, serta pemberian tugas yang mengarahkan pesertadidik untukmemperoleh sumber belajar dari internet. Strategi blended learning yang pernah dilakukan selama PPKM pada masa pandemi Covid-19 adalah dengan strategi Off-On, yaitu menjelaskan materipelajaran esensial melalui tatap muka (offline), kemudian memberikan sumber belajar dan tugas/latihan melalui media digital (online).