Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tundaan Kendaraan Akibat Weaving Di Jalan Diponegoro Menggunakan Metode Gap Acceptance Desviolla, Millennia Yessy; Putra, Sasana; Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The slowing down of vehicle speed that occurs on Jalan Diponegoro is caused by the behavior of vehicles that make intertwining movements (weaving). This condition causes vehicles traveling straight to reduce vehicle speed due to the presence of vehicles entering from Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo towards Jalan Diponegoro. Queues that occur on Jalan Diponegoro cause a narrowing of the road, which can cause travel delays. The aim of this research is to analyze travel delays due to interwoven conflicts or weaving that happened on Jalan Diponegoro. This research was analyzed using the method gap acceptance. According to the results of data processing analysis and literature studies, the delay time was 23.28 seconds in the morning and 13.77 seconds in the afternoon for each 5 minute time interval. Key words: Travel Delay, InterwovenConflict, Gap Acceptance.
Analisis Desain Geometrik Fly Over Pramuka - Indra Bangsawan Utomo, Muhammad Ridho; Putra, Sasana; Purba, Aleksander
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1263

Abstract

As the capital city of Lampung Province, traffic density in Bandar Lampung City cannot be avoided. Due to the density of existing traffic flow, transportation facilities need to be improved. Transportation facilities improve can be done with many examples of traffic engineering, like make an intersections, roundabout, underpasses, flyovers, etc.  In the Pramuka traffic area, the government took the decision to make a fly over. The construction of fly over Pramuka – Indra Bangsawan impressed not pay attention to the applicable geometric standard of urban roads, so it needs to be evaluated to find out the safe speed to cross on it. The research method is by first searching for the ideal radius length after that searching for the ideal arch length which will be compared with the existing arch length.  The result, a safe passing speed when crossing the fly over is 18 km / h (full circle) and 16 km / h (spiral-spiral), and at the cross over fly over is 12 km / h (full circle) and 8 km / h (spiral-spiral). Speed requirements for urban road plans are 30 - 50 km / h, so it can be concluded that the construction of fly-over pramuka - indra bangsawan has not met the applicable urban road planning standards.
Desain Peningkatan Tebal Lapis Tambah (Overlay) Jalan Menggunakan Pendekatan Simplified Pada Jalan Tegineneng – Sp. Tanjung Karang Oktiano, Bareb Abdi; Putra, Sasana; Diana, I Wayan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1265

Abstract

Salah satu infrastruktur yang berperan penting dalam berkembangnya suatu daerah adalah infrastruktur jalan. Kondisi kerusakan dini pada jalan raya terutama disebabkan oleh muatan berlebihan kendaraan berat (overloaded), ketidaksesuaian standar mutu lapisan perkerasan jalan untuk lalu lintas berat, kekeliruan dalam pedoman penentuan tebal lapisan perkerasan jalan, serta kurang baiknya sistem drainase jalan. Rekayasa Lapangan merupakan bagian penting dari kegiatan proyek untuk menuju penanganan jalan secara optimal dari sisi mutu, biaya dan waktu. Kebijakan diperkenalkannya simplified design dalam perencanaan jalan membuat sebagian besar perencanaan teknis jalan nasional dilakukan dengan menggunakan prinsip simplified design. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung tebal peningkatan lapis tambahan (overlay), dan mengetahui kebutuhan biaya rehabilitasi dengan menggunakan pendekatan simplified pada ruas jalan tegineneng – sp. tanjung karang. Hasil dari penelitian ini yang menggunakan pendekatan simplified didapat perencanaan tebal lapis tambah (overlay) pada STA 13+449 - 15+849 sebesar 18 cm, STA 25+188 – 26+488 sebesar 18 cm dan STA 31+650 – 32+450 sebesar 16 cm untuk ruas jalan tegineneng – sp. tanjung karang. Dari hasil data yang didapatkan yaitu tebal lapis tambah (overlay) biaya rehabilitasi dengan pendekatan simplified untuk ruas jalan tegineneng – sp. tanjung karang sebesar Rp 52.253.768.426,00,-. Kata kunci :     pendekatan simplified, tebal lapis tambah (overlay), rencana anggaran biaya, rehabilitasi.
Analisa Kebutuhan Ruang Parkir Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung Putri, Zsa Zsa Ratna; Putra, Sasana; Karami, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1267

Abstract

Berkembangnya suatu wilayah maka akan memicu pertambahan penduduk sehingga akan meningkat juga kepemilikan kendaraan yang mempengaruhi pertumbuhan kegiatan penduduknya. Hal ini terjadi disepanjang jalan Dr. Susilo yang dimana pada ruasnya terdapat gedung Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung yang merupakan kantor palayanan publik. Adapun hal yang menarik perhatian adalah sudah tersedianya lahan parkir namun masih tidak mampu menampung kendaraan yang berkunjung sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebutuhan ruang parkir yang terdapat di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.  Hasil dari penelitian ini yaitu akumulasi maksimum kendaraan yang parkir adalah 348 kendaraan. Untuk rata-rata durasi kendaraan adalah 119 menit. Hasil untuk tingkat pergantian parkir adalah 6,3/SRP/jam. Kapasitas maksimum kendaraan yang parkir adalah 101 kend/jam. Kebutuhan ruang parkir untuk Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung adalah 296 SRP. Kata kunci: Parkir, Durasi Parkir, Tingkat Pergantian Parkir, Kapasitas Parkir, Kebutuhan Parkir, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Pengaruh Serat Kulit Kayu Gelam Terhadap Kuat Tarik Lentur Beton Menggunakan Semen OPC Awan, Herdi; DWSBU, Caterina Niken; Putra, Sasana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1356

Abstract

The load from vehicles received by rigid pavement is characterized as dynamic load that move and change quantitively, so the r2eaction accepted by rigid pavement is the combination of compressive and tensile strength. In the reaserch, as the effort to know the effect of flexural and split tensile strength on normal quality concrete with 0%, 0,4%, 0,6% and 0,8%. The samples of flexural tensile strength testimonial use 60 cm x 15cm x 15 cm beam and the sampes of split tensile and compressive strength test use 15 cm x 30 cm cylinder. As the result, the concrete sample with 0,4% of volume fraction has the most significant progress in the flexural tensile strength, split tensile strength and compressive strength. The result of this research also shows that the progress of flexural tensile test sample reach 9,42%, split tensile strength 7,5% and compressive strength 6,12% from concrete sample with 0% of volume fraction and it has decreased test result from 0,6% and 0,8% of volume fraction. The maximum of flexural tensile test, split tensile test, and compressive test are 6,62 MPa, 2,58 MPa, and 30,54 MPa. Key words : Melaleuca bark fiber, flexural tensil strength,split tensil strength, compressive strength, volume fraction, and rigid pavement.
Preferensi Pengguna Kendaraan Pribadi dalam Memilih Jenis BBM Subsidi dan Non Subsidi Setiawan, Andrian; Putra, Sasana; Purba, Aleksander
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1389

Abstract

Gasoline is an important item and becomes a basic need for the community. Subsidized gasoline in Bandar Lampung experienced sales restrictions according to the specified quota. The price of subsidized gasoline which is cheaper than non-subsidized gasoline makes people willing to wait to get subsidized gasoline. This study aims to determine the factors that influence the selection of gasoline types and determine the preferences of each private vehicle user in choosing gasoline, both subsidized gasoline and non-subsidized types. This research uses AHP (Analytical Hierarchy Process) methodBased on the results of the analysis conducted on the group of civil servants, non-civil servants and students, it was found that the group of non-civil servants chose Premium which was the most priority with a weighting value of 0.3745, then for Pertalite of 0.3156 and Pertamax 0.3108. Then for the group of civil servants, the greatest or priority results were Premium with a value of 0.3457, then Pertamax with a value of 0.3350 and Pertalite with a value of 0.3205. Then, for the Student group the most priority results are Premium of 0.3479, then Pertalite of 0.3288 and Pertamax with a difference not too far at 0.3263.
Karakteristik Campuran Aspal Panas Menggunakan Bahan Campuran RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) Pada Berbagai Ukuran Agregat Nominal Mega, Ulfa Citra; Putra, Sasana; Karami, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1447

Abstract

RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) is the residual pavement that has been damaged or out of date. RAP can be reused as a basic material for flexible pavement with the addition of new aggregate material and asphalt, to fulfill the quality and specifications of flexible pavement. This study aime to determine the quality of hot mix asphalt at various nominal aggregate sizes that made from RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). The results of the study obtained the maximum stability value on the use of RAP 20% in AC-WC obtained 1588,829 kg, while for the use of RAP 22% on AC-BC obtained 1799,405 kg and for RAP on AC-Base 28% has a maximum stability value amounting to 2285,571kg. The three types of mixtures have mixed characteristics and marshall characteristics that fulfill the General Specifications of Bina Marga. The Optimum Asphalt Content value for the percentage of RAP use of 20% in AC-WC was 5.8%. Whereas for the use of 22% RAP on AC-BC, the Optimum Asphalt Content value was 5.45% and the use of RAP on AC-Base 28% was obtained by the Optimum Asphalt Containt value of 4.9%. The greater the nominal aggregate size of the hot  asphalt type, the greater the percentage of RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) required . Keyword : RAP (Reclaimed Asphalt Pavement), Hot Mix Asphalt, Optimum Asphalt Containt
Analisis Hubungan Antara Volume,Kecepatan Dan Kepadatan Terhadap Jalan Perkotaan Studi Kasus Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Bandar Lampung Juliend m, Andya Firgi; Herianto, Dwi; Putra, Sasana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1457

Abstract

AbstrakPerkembangan transportasi yang pesat pasti selalu muncul permasalahan lalu lintas yang kompleks dalam sarana dan prasarana transportasi, terutama pada transportasi perkotaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik jalan dan mengetahui hubungan antara volume, kecepatan dan kepadatan pada jalan perkotaan yang ada di Bandar Lampung jalan Zainal Abidin Pagar Alam.Penelitian ini menggunakan model Greenshield sebagai metodenya. Metode ini mendapatkan hasil bahwa hubungan antara kecepatan dan kepadatan bersifat linier sehinggadapat melihat bagaimana pola hubungan antara kecepatan, kepadatan dan volume.Hasil dari penelitian ini didapat volume arus lalu lintas puncak terjadi pada pagi dan sore hari sebesar 15528,75 smp/jam arah menuju unila dan 1313,06 smp/jam menuju kedaton pada pagi hari. Kecepatan lalu lintas tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari sebesar 22,25 km/jam menuju arah unila dan 28,29 km/jam menuju arah kedaton dan kepadatan lalu lintas tertinggi terjadi pada pagi dan sore hari yaitu sebesar 617,09 smp/km menuju arah kedaton dan 752,91 smp/km menuju arah unila pada pagi hari. Kata kunci:Greenshield;JalanPerkotaan;Hubungan Volume 
Stabilitas Campuran Aspal Berbahan Dasar Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) Akrom, Fatra Hariz; Putra, Sasana; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1495

Abstract

Metode penanganan kerusakan perkerasan jalan dapat dilakukan dengan prinsip greenroads, yaitu menggunakan material yang didaur ulang (recycle) yang bisa didapat dari hasil pengerukan atau pembongkaran lapis perkerasan jalan yang telah mengalami kerusakan atau RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). Namun perlu dilakukan pengujian kembali untuk meninjau parameter marshall pada campuran aspal berbahan dasar RAP, mengingat material tersebut merupakan bahan daur ulang yang telah mengalami penurunan kekuatan. Hasil penelitian ini diperoleh nilai IKSbenda uji campuran AC-WC dengan persentase RAP 25%, 50%, 75% menggunakan KAO berturut-turut 5,8%, 5,6%, dan 5,4% sebesar 96,63%, 91,82%, dan 86, 27%. hal ini menunjukkan nilai IKS pada campuran RAP 25% dan 50% memenuhi persyaratan yang disyaratkan Bina Marga yaitu sebesar 90%, sedangkan RAP 75% tidak memenuhi standar.
Evaluasi Tata Guna Lahan Parkir Hotel Santika Bandar Lampung Gadwina, Ayura; Putra, Sasana; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i3.1505

Abstract

Dampak dari perkembangan kota membuat pembangunan infrastruktur penunjang pun sudah terlihat,sepertiinfrastruktursepertihoteldanjalanmenujulokasiwisatapunsudahdiperbaiki serta diperlebar. Dari pembangunan tersebut memunculkan kebutuhan terhadap sarana ruang parkir yang memadai untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara. Salah satu bentuk kebutuhan parkir yaitu yang ada di Hotel Santika Bandar Lampung. Namun karena hotel yang berdekatan dengan jalan raya sehinggaperludiketahuiapakahlahanparkiryangdisediakanmampumenampungkendaraan parkir sehingga tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.  TujuandaripenelitianiniadalahuntukmenghitungkecukupanruangparkirpadaHotelSantika Bandar Lampung.  Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah ruang parkir yang disediakan pihak Hotel Santika Bandar Lampung masih mengalami kekurangan, yaitu dari yang diperlukan sebanyak 54 SRP sedangkan yangtersediahanya18SRP.Keterbatasanlahandidugamenjadipenyebab kekuranganlahan parkir untuk kebutuhan ruang parkir di Hotel Santika Bandar Lampung.