Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Waktu Rendaman Terhadap Durabilitas Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dengan Tambahan Arang Tempurung Kelapa sebagai Bahan Tambah pada Aspal Triandana, Muhammad Krisna; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2683

Abstract

Perubahan cuaca yang tidak pasti terutama pada saat musim hujan menjadi salah satupenyebab kerusakan jalan. Oleh karena itu, diperlukan pemeliharaan maupun perbaikanuntuk mempertahankan kondisi jalan pada tingkat yang layak dan memperlambat lajupenurunan kondisi jalan. Kondisi jalan yang baik sangat dipengaruhi oleh lapisan-lapisanpenyusun jalan itu sendiri, salah satunya adalah lapisanSplit Mastic Asphalt(SMA).Diperlukan peningkatan kekuatan pada aspal, salah satunya adalah dengan menggunakanbahan tambah abu arang tempurung kelapa karena bahan ini mempunyai kandungansenyawa yang sama dengan aspal dan dapat menambah kekakuan dari aspal tersebut.TujuandalampenelitianiniadalahuntukmengetahuikarakteristikmarshallpadacampuranSplit Mastic Asphalt (SMA)dengan menggunakan limbah arang tempurungkelapa sebagai bahan tambah pada aspal. Penelitian ini menggunakan metoderendamandengan mengambil nilai IDP (Indeks Durabilitas Pertama) dan IDK (Indeks DurabilitasKedua). Dari hasil analisis pengolahan data dan studi literatur, sehingga diperoleh nilaiterbesar IDP dan IDK adalah 0,38% dan 21,55%.Kata kunci :pengaruh, durabilitas,split mastic asphalt, arang tempurung kelapa.
Karakteristik Uji Marshall Pada Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) ra, arif rahman; Putra, Sasana; Sulistyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2704

Abstract

Di Indonesia banyak jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencananya tercapai. Kerusakan tersebut diantaranya yaitu jalan yang berlubang, jalan yang mengalami keretakan serta pengelupasan pada permukaan jalan.Salah satu campuran beton aspal yang masih jarang ditemukan pengujiannya yaitu perkerasan jalan yang menggunakan campuran Split Mastic Asphalt (SMA) yang memiliki kandungan agregat kasar dan kadar aspal yang lebih tinggi yang membuat ketahanan geseknya lebih tinggi, lebih tahan terhadap deformasi dan tidak mudah retak.Penelitian ini menggunakan metode analisa perbandingan dari nilai parameter dan karakteristik marshall dari campuran. Membandingkan nilai stabilitas, flow,VIM, VMA, VFA, Dan IKS dengan 2 variasi rendaman selama rendaman normal 30 menit dan 24 jam dari campuran Split MasticAsphalt(SMA) dan campuran AC.Hasil penelitian ini diperoleh nilai stabilitas dan VIM dari campuran SMA yang lebih kecil dibandingkan campuran AC namun didapatkan nilai flow, VMA, dan VFA yang lebih besar yang membuat campuran SMA memiliki keunggulan lebih tahan terhadap deformasi dan ketahanan gesek yang lebih tinggi karena kandungan agregat kasar yang lebih banyak dan lebih awet dan tidak mudah retak karena kandungan kadar aspal yang lebih banyak dibandingkan campuran AC.Kata kunci : Karakteristik marshall, Perbandingan, SMA (Split Mastic Asphalt), AC (Asphalt Concrete).
Tinjauan Pengaruh Gelombang Kejut di Pintu Perlintasan Kereta Api pada Kondisi Pintu Terbuka (Studi Kasus Segmen Jalan Urip Sumoharjo-Kimaja) Primo, Sulthan Aditia; Putra, Sasana; Sulistyorini, Rahayu; Purba, Aleksander
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2706

Abstract

Penelitian ini berlokasi di persimpangan sebidang perlintasan kereta api pada Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Gelombang kejut akibat adanya perlintasan ini menyebabkan kendaraan menurunkan kecepatan atau tundaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tundaan dengan pendekatan gelombang kejut berdasarkan nilai ekr (ekivalen kendaraan ringan) yang didapat dari metode rasio headway.Perhitungan nilai gelombang kejut berdasarkan model linier Greenshields. Berdasarkan analisis rasio headway didapatkan nilai ekivalen kendaraan ringan (ekr) untuk sepeda motor (SM) sebesar 0,60. Hasil penelitian pada pengamatan pagi menunjukkan peningkatan waktu tempuh dari 25,47 detik menjadi 31,29 detik akibat adanya antrian kendaraan. Pada perhitungan diperoleh nilai gelombang kejut maksimum ꞷab = -2,34 km/jam, ꞷcb = -8,48 km/jam, dan ꞷac = 6,99 km/jam dengan panjang antrian 13,5 m dan waktu penormalan 17,03 detik. Sedangkan hasil perhitungan untuk pengamatan sore diperoleh ꞷab = -14,92 km/jam, ꞷcb = -14,46 km/jam, dan ꞷac = 24,40 km/jam dengan panjang antrian 18 m dan waktu penormalan 17,73 detik.
Tinjauan Tundaan Perjalanan Perlintasan Sebidang pada Segmen Jalan Haji Komarudin Menggunakan Metode Gelombang Kejut Sembada, M. Arif Yoga; Putra, Sasana; Herianto, Dwi; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2784

Abstract

 AbstrakPerlintasan sebidang jalan rel kereta api pada segmen ruas Jalan H. Komarudin Bandar Lampung sering menimbulkan kemacetan sehingga menyebabkan tundaan dan panjang antrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai arus, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas yang terjadi di perlintasan sebidang kereta api di Jalan H. Komarudinserta mengetahui besarnya tundaan dengan metode gelombang kejut berdasarkan nilai EKR (Ekuivalen Kendaraan Ringan) yang diperoleh dari metode rasio headway. Perhitungan nilai gelombang kejut berdasarkan model linier Greenshields. Hasil penelitian pada pengamatan menunjukkan peningkatan waktu tempuh dari 11,86 detik menjadi 17,55 detik akibat adanya antrian kendaraan. Sedangkan Gelombang kejut yang terjadi pada ruas Jalan H. Komarudin akibat antrean perlintasan sebidang jalan rel secara berturut-turut adalah sebagai berikut gelombang kejut maju bentukan (ωda) sebesar 14,41 km/jam; gelombang kejut mundur bentukan (ωab) sebesar -2,22 km/jam; gelombang kejut maju pemulihan (ωdc) sebesar 18,53 km/jam; gelombang kejut mundur pemulihan (ωcb) sebesar -5,24 km/jam; dan gelombang kejut maju pemulihan (ωac) sebesar 9,56 km/jam.  Kata Kunci: Tundaan, Gelombang Kejut, Ekuivalensi Kendaraan Ringan (EKR), headway, Model Greenshield, Panjang Antrian.
Kajian Tundaan Perjalanan Pada Daerah Tanjakan Menggunakan Metode Gelombang Kejut (Studi Kasus : Tanjakan Tarahan, Lampung) Kusuma, I Gusti Made Ferdi; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2793

Abstract

Trase tanjakan jalan raya menyebabkan terjadinya antrian atau tundaan. Penelitian ini berlokasi di Tanjakan Tarahan, Jalan Lintas Sumatra, Lampung Selatan. Terbentuknya Gerakan gelombang kejut akibat adanya tanjakan dan kendaraan besar menanjak ini menyebabkan kecepatan turun atau tundaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tundaan dengan pendekatan gelombang kejut berdasarkan nilai EKR (Ekivalen Kendaraan Ringan) yang didapat dari metode rasio headway.Perhitungan nilai gelombang kejut berdasarkan model linier Greenshield. Berdasarkan analisis rasio headway didapatkan nilai ekivalen kendaraan ringan (EKR) untuk sepeda motor (SM) sebesar 2,072 sementara untuk kendaraan berat (KB) 0,489. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan waktu tempuh kemiringan 1 dari 16,63 detik pada saat normal meningkat menjadi 28,28 detik pada saat antrian kendaraan, sedangkan kemiringan 2 dari 27,47 detik saat normal meningkat menjadi 58,60 detik saat adanya antrian kendaraan. Pada perhitungan kendaraan mengalami penurunan kecepatan, kemiringan 1 saat awal tanjakan 56,54 km/jam, pada saat tanjakan mengalami penurunan kecepatan menjadi 23,37 km/jam. Sedangkan kemiringan 2 saat awal tanjakan 43,24 km/jam dan pada saat tanjakan mengalami penurunan kecepatan menjadi 19,97 km/jam.
Analisis Tundaan dan Panjang Antrean Akibat Penutupan Palang Pintu Kereta Api “Jalan Perintis Kemerdekaan” Putri, Dinda Maya Sari; Putra, Sasana; Karami, Muhammad; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2841

Abstract

Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan persimpangan sebidang tak bersinyal yang sering mengalami kepadatan arus lalu lintas karena adanya perlintasan yang terbentuk dari pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi yaitu jalan raya dengan jalan rel. Sehingga aktivitas perjalanan terganggu akibat lintasan kereta api dan banyaknya aktivitas disepanjang jalan menyebabkan antrean kendaraan yang panjang dikarenakan peningkatan volume lalu lintas dan besarnya tundaan yang terjadi. Tujuan penelitian ini menganalisis tundaan dan panjang antrean akibat pertemuan jalan raya dan jalan rel. Pengambilan data dilakukan melalui survei 1 hari kerja. Data yang dianalisis adalah volume, durasi penutupan palang pintu kereta api, tundaan, waktu gap dan panjang antrean kendaraan. Penentuan waktu gap kritis menggunakan metode Gap Acceptance. Hasil analisis yang di dapatkan yaitu : rata-rata penutupan palang pintu perlintasan sebesar 285,29 detik pada pagi hari dan 165,45 detik pada sore hari, rata-rata tundaan sebesar 411,19 detik pada pagi hari dan 377,45 detik pada sore hari, dan panjang antrean mencapai 50 meter di arah Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Gatot Subroto.  Kata Kunci :volume; gap acceptance; tundaan;panjang antrean  
Karakteristik Arus Lalu Lintas Pada Jalan 2/2 Tidak Terbagi Sari, Yulianti Dewi Manda; Putra, Sasana; Sulistyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.2992

Abstract

The conditions of volume, speed, and density are influenced by the interaction of the driver and the vehicle with the road and the environment. One of the way to understand traffic behavior is by describing it in mathematical and graphical form.Through analysis of the relationship between volume, speed, and density can be known information about the current traffic flow conditions. The Greenshield model is used to represent the mathematical relationship between volume, speed, and density. The purpose of the study to analyze the characteristic relationship on 2/2 roads with an undivided type. Based on the results of calculating the mean speed, the service level of this road is type E. The mean speed in the morning is 28.78 km/hour towards Teluk and 25.44 km/hour towards Tanjung Karang. It concluded that the mean speeds of vehicles at this research location are not according to the Regulation of the Minister of the Republic of Indonesia Number 96 of 2015, where for secondary arterial roads with a service level of at least C, namely 60 km/hour.Based on the analysis of the relationship between traffic characteristics using the Greenshield model obtained (r2) = 0,276.
Durabilitas Campuran Porous Asphalt Dengan Limbah Plastik Polietilena Tereftalat (PET) Sebagai Bahan Tambah Pada Aspal Harahap, Ananda Wirawan Tritama; Putra, Sasana; Herianto, Dwi; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.3059

Abstract

Porous asphalt is an asphalt mixture that has a high pore space, therefore it is necessary to use asphalt modification which is expected to increase the stability of porous asphalt, so that porous asphalt is expected to have better performance. Plastic waste can open up opportunities to be used in the field of highway construction because it is easy to obtain and the price is more economical as a porous asphalt mixture. Referring to this, a research was carried out on the durability of porous asphalt mixtures with polyethylene terephthalate (PET) plastic waste as an additive to asphalt. The purpose of this study was to determine the effect of using PET plastic waste on the durability of porous asphalt mixtures. The method used is a laboratory scale experimental method based on 3 types of testing, namely marshall, cantabro loss and asphalt flow down. The gradation in this study used the Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 2004 open graded. The test results showed successively the immersion effect of porous asphalt with the addition of 0%, 5% and 7.5% PET plastic resulted in a decrease in the IDP value (Index Durability First) of 1.25%, 0.89% and 0.83% , and also a decrease in the value of IDK (Second Durability Index) based on the value of loss of strength of 44.12%, 33.31% and 30.52%. This shows that porous asphalt mixed with PET plastic has better durability than without PET.
Karakteristik Arus Lalu Lintas Pada Jalan 2/2 Tidak Terbagi Sari, Yulianti Dewi Manda; Putra, Sasana; Sulistyorini, Rahayu; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.3064

Abstract

The conditions of volume, speed, and density are influenced by the interaction of the driver and the vehicle with the road and the environment. One of the way to understand traffic behavior is by describing it in mathematical and graphical form.Through analysis of the relationship between volume, speed, and density can be known information about the current traffic flow conditions. The Greenshield model is used to represent the mathematical relationship between volume, speed, and density. The purpose of the study to analyze the characteristic relationship on 2/2 roads with an undivided type. Based on the results of calculating the mean speed, the service level of this road is type E. The mean speed in the morning is 28.78 km/hour towards Teluk and 25.44 km/hour towards Tanjung Karang. It concluded that the mean speeds of vehicles at this research location are not according to the Regulation of the Minister of the Republic of Indonesia Number 96 of 2015, where for secondary arterial roads with a service level of at least C, namely 60 km/hour.Based on the analysis of the relationship between traffic characteristics using the Greenshield model obtained (r2) = 0,276.
Karakteristik Campuran Aspal Porus Dengan Limbah Plastik Polietilena Tereftalat (PET) Sebagai Bahan Tambah Pada Aspal Arif, Muhammad Isfan; Putra, Sasana; Herianto, Dwi; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i1.3105

Abstract

Plastic waste, which is one of the biggest environmental pollutants, can open up opportunities to be utilized in the field of highway construction because it is easy to obtain and has a more economical price as a porous asphalt mixture. Referring to this, a research was carried out on the characteristics of a mixture of porous asphalt with polyethylene terephthalate (PET) plastic waste as an additive to asphalt. The purpose of this study was to determine the effect of the use of PET plastic waste on the characteristics of porous asphalt mixtures. The method used is a laboratory scale experimental method based on 3 types of testing, namely marshall, cantabro loss and asphalt flow down. The gradation in this study used the open graded Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 2004. The test results showed that the addition of PET could improve the performance of porous asphalt mixtures. Stability, density, MQ, and VFA values increase with the addition of PET content so that they can prevent fractures due to traffic loads. The decrease in the cantabro loss value makes the mixture's resistance to disintegration better. addition of PET content up to 7.5% can reduce the flow value so that the mixture has optimal flexibility. However, the recommended PET content should be below 5% because in this study the penetration and ductility values did not meet the general specifications for 2018 Highways.
Co-Authors Abdilah, Muhammad Mashardi Aditya, Yudha Gempa Afrisca, Cahya Ayu Akhmad Dzakwan, Akhmad Akrom, Fatra Hariz Aleksander Purba Alfarido, Atreyu Alfiansyah, - - Andresta, Nanda Anida, Desna Arif, Muhammad Isfan Arya Nugraha Awan, Herdi Calosa, Evanthe Dalius, Muhammad Fadillah Darma, Royadji Desviolla, Millennia Yessy Dwi Herianto Dwiana, Yovi DWSBU, Caterina Niken Dzulhadi, Rahmad Fatonah, Dwi Rizki Gadwina, Ayura Gultom, Bona Harahap, Ananda Wirawan Tritama Hidayah, Ulfa I Wayan Diana indah marlina ardianti Jaya, Bagus Danang Juliend m, Andya Firgi Junaedi, Tas'an karami, muhammad Kusuma, I Gusti Made Ferdi Kusuma, Ivonne Nisrina Latifah, Asmaul Mayasari, Riska Mega, Ulfa Citra Meilina, Ayu Lena Lena Muhammad Irvan Mulyadi Irsan Naufal, Ahmad Yusuf Niken D.W.S.B.U, Chatarina Novalia, Cindy Novendra, Muhammad Rafly Noviarti, Triafini Novitasari, Shartyka Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri Oktiano, Bareb Abdi Pinggungan, Fica prambudi, agung Prasetyo, Tri Makmur Pratama, Bima Depati Primo, Sulthan Aditia Priyo Pratomo, Priyo Putra, Fanky Arya Putra, Mohd. Denny Yudha Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya Putri, Alfina Dwi Putri, Dinda Maya Sari Putri, Fakhriyah Putri, Vidya Annisah Putri, Zsa Zsa Ratna ra, arif rahman Rahayu Sulistyorini Rahmad Syah Putra Rahmani, Siti Ramadhan, Apis Prada Ramadhan, Sofyan Ranindita, Atri Renitasari, Evi Riani, Nurul Okta Rini, Alvio Rukmananda, Raditya Santoso, Muhammad Bagus Sari, Yulianti Dewi Manda Sembada, M. Arif Yoga Setiawan, Andrian Simanjuntak, Wira Kartua Halomoan Sugendra, Renaldy Sulistiyorini, Rahayu Sulistyorini, Dr. Rahayu Suryatama, Noval Susanto, Muhammad Taha, Reski TALITHA, YOLANDA SEPTIANI Tanjung, Novri Yanti Purba Tiara Triandana, Muhammad Krisna Utomo, Muhammad Ridho Vera Agustriana Noorhidana walimuda, hilda trianda Wibisono, Andryan Yoga Kartiwi, Diana Williani Yohanes Martono Yunise, Karmaniar Yuntares Putri Nawang Sari, Yuntares Putri Zillie, Muhammad Febry