Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal IPTEK

Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Cara Fermentasi Limbah Cair Tahu, Starter Filtrat Kulit Pisang Dan Kubis, dan Bioaktivator EM4 Rasmito, Agung; Hutomo, Aryanto; Hartono, Anjang Perdana
Jurnal IPTEK Vol 23, No 1 (2019): May
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.288 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2019.v23i1.496

Abstract

Limbah cair tahu memiliki kandungan zat organik yaitu karbohidrat, protein dan lemak, yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Zat–zat tersebut harus dipecah terlebih dahulu menjadi unsur–unsur yang lebih sederhana dengan proses fermentasi agar dapat diserap oleh tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama fermentasi dan variasi penambahan EM4 dalam starter kulit pisang dan kubis yang paling optimum atau memenuhi peryaratan permentan No. 70 tahun 2011. Rasio EM4 dengan filtrat kulit pisang dan kubis yang digunakan adalah 10 ml/100 ml; 20 ml/100 ml; 30 ml/100 ml; 40 ml/100 ml dan 50 ml/100 ml. Volume limbah cair tahu yang dipakai adalah 500 ml untuk setiap rasio EM4/Starter. Fermentasi dilakukan secara anaerob dengan lama waktu 4 jam; 5 hari; 10 hari dan 15 hari. Pemeriksaan pupuk organik cair yang dilakukan adalah kadar Nitrogen, P2O5 dan K2O. Hasil Penelitian yang optimum didapatkan pada proses fermentasi dengan lama waktu 10 hari dan perbandingan rasio 40 ml/100 ml (EM4/Starter). Diperoleh hasil untuk parameter Nitrogen, P2O5 dan K2O berturut-turut adalah 1,24%; 1,01% dan 3,36%.
The Effectiveness of Alum Made of Uncoated Aluminium Foil Waste in Improving the Quality of Liquid Waste of the Tofu Industry Nyoman Sri Widari; Agung Rasmito; Abas Sato
Jurnal IPTEK Vol 25, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i2.2292

Abstract

Aluminium foil waste increases every year in line with technology development, especially in the food and beverage industry. It will cause significant environmental problems because the packaging cannot be destroyed in the soil. Therefore, it is necessary to reprocess a large amount of aluminium waste into an alternative product such as alum which can be applied directly to the treatment of liquid tofu waste. In this study, uncoated aluminium foil waste was used, which was taken at random landfill sites and then washed and cut into small pieces. Dissolution of aluminium using KOH solution then the solution obtained is reacted with H2SO4 solution and the reaction is carried out at a temperature of 70oC. The experimental results got a maximum yield of 63.69% with Al2O3  content of 15.18% using 3 M KOH concentration and 5 M H2SO4 concentration. The obtained alum was then applied to the tofu industrial liquid waste. With the use of 800 ppm alum, there was a 60% decrease in the colour content of the Pt-Co unit, a 95.8% decrease in NTU and a 63.33% decrease in TDS. The quality of the liquid waste obtained met the technical requirements of raw water that can be treated by SNI 6773: 2008.
Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Cara Fermentasi Limbah Cair Tahu, Starter Filtrat Kulit Pisang Dan Kubis, dan Bioaktivator EM4 Agung Rasmito; Aryanto Hutomo; Anjang Perdana Hartono
Jurnal IPTEK Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2019.v23i1.496

Abstract

Limbah cair tahu memiliki kandungan zat organik yaitu karbohidrat, protein dan lemak, yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Zat–zat tersebut harus dipecah terlebih dahulu menjadi unsur–unsur yang lebih sederhana dengan proses fermentasi agar dapat diserap oleh tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama fermentasi dan variasi penambahan EM4 dalam starter kulit pisang dan kubis yang paling optimum atau memenuhi peryaratan permentan No. 70 tahun 2011. Rasio EM4 dengan filtrat kulit pisang dan kubis yang digunakan adalah 10 ml/100 ml; 20 ml/100 ml; 30 ml/100 ml; 40 ml/100 ml dan 50 ml/100 ml. Volume limbah cair tahu yang dipakai adalah 500 ml untuk setiap rasio EM4/Starter. Fermentasi dilakukan secara anaerob dengan lama waktu 4 jam; 5 hari; 10 hari dan 15 hari. Pemeriksaan pupuk organik cair yang dilakukan adalah kadar Nitrogen, P2O5 dan K2O. Hasil Penelitian yang optimum didapatkan pada proses fermentasi dengan lama waktu 10 hari dan perbandingan rasio 40 ml/100 ml (EM4/Starter). Diperoleh hasil untuk parameter Nitrogen, P2O5 dan K2O berturut-turut adalah 1,24%; 1,01% dan 3,36%.
The Effectiveness of Alum Made of Uncoated Aluminium Foil Waste in Improving the Quality of Liquid Waste of the Tofu Industry Widari, Nyoman Sri; Rasmito, Agung; Sato, Abas
Jurnal IPTEK Vol 25, No 2 (2021): December
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i2.2292

Abstract

Aluminium foil waste increases every year in line with technology development, especially in the food and beverage industry. It will cause significant environmental problems because the packaging cannot be destroyed in the soil. Therefore, it is necessary to reprocess a large amount of aluminium waste into an alternative product such as alum which can be applied directly to the treatment of liquid tofu waste. In this study, uncoated aluminium foil waste was used, which was taken at random landfill sites and then washed and cut into small pieces. Dissolution of aluminium using KOH solution then the solution obtained is reacted with H2SO4 solution and the reaction is carried out at a temperature of 70oC. The experimental results got a maximum yield of 63.69% with Al2O3  content of 15.18% using 3 M KOH concentration and 5 M H2SO4 concentration. The obtained alum was then applied to the tofu industrial liquid waste. With the use of 800 ppm alum, there was a 60% decrease in the colour content of the Pt-Co unit, a 95.8% decrease in NTU and a 63.33% decrease in TDS. The quality of the liquid waste obtained met the technical requirements of raw water that can be treated by SNI 6773: 2008.