Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Social Protest in Batavia: The Resistance of Entong Gendut in Early 20th-Century Mubarok, Muhammad Zacky; Nurhasan; Wahyudi, Johan
JURNAL JAWI Vol 8 No 2 (2025): Islam, Social Dynamics, and Modernity
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202582700300

Abstract

This article analyzes social protests in early 20th-century Batavia, focusing on the resistance of community leader Entong Gendut against the Dutch East Indies government. Employing a historical approach, the research draws upon primary sources like newspapers, archival documents, and relevant historical literature, like in Memorie van Overgave Residen van Batavia 1987, De Locomotief newspaper. It reveals that Entong Gendut's resistance encompassed diverse forms of protest, including demonstrations, strikes, and public campaigns. His struggle against the colonial government heightened awareness of indigenous rights and ignited a broader social protest movement in Batavia. This research enriches our understanding of early 20th-century Batavian social protest dynamics and Entong Gendut's role in raising awareness of colonial injustice. The European government-imposed restrictions on the indigenous population to prevent them from expanding their political and social influence. It underscores the significance of historical studies in recognizing the contribution of local figures to anti-colonial struggles and their relevance to broader Indonesian history. They fought to defend their land from colonial rule.
TASYBIH DALAM BUKU TERJEMAHAN DUKA LARA CINTA KARYA ANIS MANSOUR Muhammad Zacky Mubarok; Nuha Abiyyu; Waki Ats Tsaqofi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5 No 2 (2022): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.17963

Abstract

Buku Duka Lara Cinta ini diterjemahkan oleh Musyfiqur Rahman, seorang penggiat dan penerjemah ciptaan Timur Tengah yang berasal dari Jawa Timur. Ia menerjemakan  buku tersebut dari buku Anis Mansour, seorang sastrawan Mesir,  buku tersebut berjudul Qâlû. Buku tersebut merupakan kumpulan kata mutiara yang  sebagian besar tentang penggambaran rumah tangga, pernikahan, percintaan, dan hubungan perempuan  dengan laki-laki. Pada buku tersebut banyak menggunakan gaya bahasa berdasarkan kajian balaghoh. Semakin banyak gaya bahasa yang digunakan, makan semakin tinggi pula tingkat keestetikan bahasanya, dan semakin banyak pula kita harus memahami berbagai macam gaya bahasa khususnya dalam tinjauan balaghah. Balaghah memiliki dua kajian, yaitu ilmu badi’i dan bayan. Penelitian ini hanya berfokus pada ilmu bayan berupa tasybih yang bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah tasybih yang digunakan oleh pengarang, Untuk mendapatkan tujuan tersebut, pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan untuk menghasilkan uraian deskriptif berupa kalimat-kalimat yang berkaitan dengan tasybih dalam  aspek  Balaghah. Dapat disimpulkan bahwa, buku Duka Lara Cinta terdapat 8 jenis tasybih, diantaranya: mursal mufasal tamtsil sebanyak 3 data, mursal mufasal sebanyak 3 data, mursal mujmal sebanyak 1 data, mursal mujmal tamtsil sebanyak 2 data ¸ muakkad mufasal sebanyak 9 data, baligh sebanyak 5 data, maqlub sebanyak 2 data, dan ḏimny sebanyak 1 data.