Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI METODE PRAKTIK LAPANGAN Nurfadiyah Haya Rahmona Lahema; Haerul Ikhsan; Al Ilham
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v5i1.27105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seperti apa penerapan metode praktik lapangan terhadap peningkatan hasil belajar permainan bola basket pada siswa kelas VIII DI SMP Negeri 1 Paguyaman. Kegiatan belajar yang telah dilaksanakan dengan menerapkan metode praktik lapangan dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan hasil belajar permainan bola basket pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Paguyaman. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan selama 2 siklus dapat memberikan hasil yang baik, dimana secara keseluruhan siswa mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil observasi awal sebelum diberi perlakuan, pada observasi awal belum ada siswa yang mencapai standart ketuntasan belajar dengan rata-rata pencapaian siswa 47,26. Pada siklus I hasil yang dicapai oleh siswa mengalami peningkatan yang cukup baik setelah diberi perlakuan, yaitu pada siklus I sebanyak 4 orang (15,38%) dan 22 orang (84,62%) belum mencapai standar ketuntasan belajar dengan pencapaian hasil belajar 69,47. Hasil yang dicapai pada siklus I sebenarnya sudah menunjukkan hasil yang baik, akan tetapi hasil tersebut belum sesuai dengan target yang ditetapkan, sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus II dan pada siklus II diperoleh hasil permainan bola basket, yaitu pada siklus II dimana 21 orang siswa (80,77%) telah mencapai standart ketuntasan belajar dan 5 orang siswa (19,23%) belum mencapai standar ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata yang dicapai siswa 80,03. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar permainan bola basket melalui penerapan metode praktik lapangan pada siswa kelas VIII SMP 1 Paguyaman.
Improving Elementary School Students' Gross Motor Skills Through Creative Gymnastics In Physical Education Learning Activities Ella H. Tumaloto; Arif Haryanto; Sulasikin Sahdi Kadir; Al Ilham; Haerul Ikhsan
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v8i1.3318

Abstract

This classroom action research aimed to improve the gross motor skills of fifth-grade elementary school students through creative gymnastics in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning. The study involved 30 fifth-grade students of SDN 69 Kota Tengah, Gorontalo City, consisting of 20 boys and 10 girls. The research was conducted in two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection. Gross motor skills were assessed through four indicators: balance, coordination, agility, and strength, while student activity was documented through structured observation. The mean gross motor skill score increased from 61.50 in the initial condition to 70.25 in Cycle I and 82.75 in Cycle II. Based on the corrected calculation, mastery in Cycle I was 66.67% (20 of 30 students), while mastery in Cycle II reached 90.00% (27 of 30 students). Student activity increased from 67.83% in Cycle I to 89.83% in Cycle II. The findings indicate an improvement in gross motor performance and classroom participation following the implementation of creative gymnastics. Because this study used a classroom action research design without a control group, the findings are interpreted as evidence of improvement within the investigated classroom context rather than as definitive causal evidence applicable to other populations.
Development and Preliminary Evaluation of a Play-Based Pencak Silat Movement Learning Model for Gross Motor Skills in Early Childhood Sulasikin Sahdi Kadir; Al Ilham; Ronny Syaifullah; Haerul Ikhsan; Ella H Tumaloto
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v8i1.3320

Abstract

This study aimed to develop a play-based fundamental movement skills model using basic Pencak Silat movements that is feasible, practical, and potentially supports gross motor skill development among students in the early-age category. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The participants consisted of 10 Tapak Suci instructors in Gorontalo Province during the needs analysis stage and 30 students in the early-age category, ranging from 6 to 12 years of age, during the implementation stage. The product was developed through needs analysis, movement activity design, expert validation, revision, and limited implementation. Product validation involved three experts who assessed the Pencak Silat content, instructional aspects, and media and language components. Data were collected using a needs analysis questionnaire, expert validation sheets, implementation observation sheets, instructor response questionnaires, and a gross motor skill assessment instrument. The data were analyzed descriptively using percentage scores for validity and practicality and N-Gain to determine improvements in gross motor skills. The results showed that the developed model achieved a validity score of 91%, categorized as highly valid. The implementation rate reached 92.5%, while instructors’ responses to the practicality of the model reached 90%, indicating a highly practical model. Students’ gross motor skill scores increased from a mean pretest score of 58.4 to a posttest score of 82.1, with an N-Gain score of 0.57, indicating a moderate level of improvement. These findings provide preliminary evidence that the play-based fundamental movement skills model using basic Pencak Silat movements has the potential to serve as a structured, enjoyable, and contextual alternative for supporting gross motor skill development among students in the early-age category. However, because the implementation employed a one-group design without a control group, the effectiveness of the model should be further examined through experimental studies involving larger samples and comparison groups.
Comparison of Hand Muscle Strength, Arm Muscle Strength, Back Muscle Strength, Abdominal Muscle Strength, and Flexibility among Calisthenics Communities in Yogyakarta Juni Isnanto; Al Ilham; Joni Taufik Hidayat; Haerul Ikhsan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban yang akurat secara ilmiah tentang ada tidaknya perbedaan tingkat kekuatan otot tangan, kekuatan otot lengan, kekuatan otot punggung, kekuatan otot perut, dan fleksibilitas antara komunitas calisthenics Aldebaran YSW dan Sambilegi Fit. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif menggunakan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 anggota komunitas calisthenics Aldebaran YSW dan 11 anggota komunitas calisthenics Sambilegi Fit Yogyakarta yang aktif dalam olahraga calisthenics. Pengumpulan data menggunakan 5 item tes, yaitu tes kekuatan otot tangan dengan handgrip dynamometer, tes kekuatan otot lengan dengan push-up 30 detik, tes kekuatan otot punggung dengan back dynamometer, tes kekuatan otot perut dengan sit-up 30 detik, dan tes fleksibilitas dengan sit and reach. Analisis data menggunakan analisis uji-t melalui uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan yang signifikan pada kekuatan otot tangan dengan selisih dari rata-rata sebesar 7,19% pada tangan kanan dan 8,18% pada tangan kiri, kekuatan otot lengan dengan selisih dari rata-rata sebesar 12,61%, kekuatan otot punggung dengan selisih rata-rata sebesar 16% antara komunitas calisthenics Aldebaran YSW dan sambilegi fit. Hal itu ditunjukkan dengan t hitung > t tabel dan nilai sig < 0,05. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kekuatan otot perut dan fleksibilitas antara komunitas calisthenics Aldebaran YSW dan Sambilegi Fit dengan selisih rata-rata 1,98% pada kekuatan otot perut dan 6,64% pada fleksibilitas.
Digital-Based Movement Learning on Learning Outcomes and Motivation of High School Students Haerul Ikhsan; Joni Taufik Hidayat; Al Ilham
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran gerak pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) menuntut penguasaan keterampilan motorik yang lebih kompleks serta pemahaman teknik gerak yang mendalam. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran menjadi salah satu inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran gerak berbasis digital terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan model pretest–posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 64 peserta didik kelas XI yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan gerak dan angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran gerak berbasis digital berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik SMA.