Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembelajaran Berbasis Lingkungan untuk Menambah Penguasaan Leksikon Bahasa Inggris Mahasiswa Indah Afrianti; Nur Wahyuni; Rusdin Rusdin
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i4.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis lingkungan untuk menambah penguasaan leksikon/kosakata bahasa inggris mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana data terkait dengan pembelajaran berbasis lingkungan untuk menambah penguasaan leksikon bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester II di Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Stkip Yapis Dompu. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang diungkapkan oleh Miles dan Huberman (Djam’an Satori dan Aan Komariah, 2009: 39), yaitu ada empat tahap dalam analisis data penelitian kualitatif, antara lain: 1) tahap pengumpulan data, 2) tahap reduksi data, 3) tahap penyajian data, 4) tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis lingkungan terbukti efektif dalam menambah penguasaan leksikon/kosakata bahasa Inggris mahasiswa dan Juga meningkatkan kemampuan empat aspek berbahasa yaitu mendengar, membaca, menulis, dan berbicara. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat dikatakan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis lingkungan disesuaikan dengan pengetahuan mahasiswa tentang lingkungan sekitarnya. Pada dasarnya, susunan dan langkah-langkah yang dilaksanakan hampir sama dengan pembelajaran konvensional, hanya saja dalam pembelajaran berbasis lingkungan dosen harus melibatkan materi tentang lingkungan olahraga dan dengan lingkungan kelas yang sangat sederhana dan bahan ajar yang didesain berdasarkan konteks lingkungan yang erat dengan pengalaman dan pengetahuan bahasa mahasiswa, maka interaksi pembelajaran bahasa Inggris di kelas sangat kondusif dan dapat dipahami oleh mahasiswa dalam mengembangkan hasil penguasaan leksikon/kosakata bahasa inggris dengan baik dan terbukti dengan hasil pretasi belajar mahasiswa meningkat.
Pengembangan Model Blended Learning pada Matakuliah Speaking Nur Wahyuni; Indah Afrianti; Mulya Yusnarti
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i3.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model blended learning pada mata kuliah speaking. Dalam proses pembelajaran berbicara biasanya dosen menggunakan media power point sebagai media pembelajaran, selain itu biasanya mereka menulis langsung di papan tulis sehingga pembelajaran masih didominasi oleh dosen, sedangkan mahasiswa cenderung pasif dalam menerima pelajaran, maka dari itu mata kuliah berbicara perlu dikembangkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kreativitas mahasiswa. Sehingga dalam penelitian ini peneliti mencoba mengembangkan model pembelajaran dengan sistem blended learning pada mata kuliah Berbicara mahasiswa di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE yang terdiri dari beberapa langkah yaitu analysis, design, develop, implementation, and evaluation. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Yapis Dompu Semester II dengan jumlah mahasiswa sebanyak 25 orang di tahun ajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model Blended Learning telah mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa secara signifikan. Dari hasil penelitian disampaikan saran agar para dosen memanfaatkan media pembelajaran interatif dan zoom sebagai pendukung pembelajaran.