Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA PRODUK JAMU KUNYIT ASAM DI UD. AL MANSYURIEN KAMAL BANGKALAN Achmad Arba’i; Raden Faridz; Abdul Aziz Jakfar
Agroindustrial Technology Journal Vol. 3 No. 2 (2019): Agroindustrial Technology Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v3i2.3849

Abstract

Jamu kunyit asam merupakan suatu produk minuman herbal yang digemari oleh masyarakat indonesia. Peningkatan produksi jamu atau minuman herbal akan menyebabkan terjadinya peningkatan terhadap limbah yang dihasilkan oleh industri minuman herbal jamu kunyit asam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai daur hidup jamu kunyit asam dan mengetahui dampak lingkungan dari produksi jamu kunyit asam di UD. AL-Mansyurien. Metode penelitian ini adalah Life Cycle Assessment menggunakan software OpenLCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi jamu kunyit asam UD. AL-Mansyurien menghasilkan limbah cair (sisa air pencucian),  limbah padat (ampas kunyit, ampas asam jawa, ampas gula pasir, ampas gula jawa) serta emisi gas buang (energi listrik, gas LPG, dan Premium). Berdasarkan analisis penilaian daur hidup jamu kunyit asam diketahui bahwa dalam 1 kg jamu kunyit asam  menghasilkan dampak, Climate Change dengan emisi CO2 sebesar 2.63E+03 kg CO2-eq, Euthrophication dengan emisi PO4 sebesar 0.01998E+0 kg PO4-eq,  Photochemical Oxidation dengan emisi gas ethylene sebesar 0.01284E+0 kg ethylene-eq.
Diseminasi Teknik Pembuatan Hard Candy Jahe (Zingiber officinale Rosc.) untuk Masyarakat Desa Murtajih Kabupaten Pamekasan S. Supriyanto; M. Mojiono; Hamzah Fansuri; R. Faridz
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.13859

Abstract

Perkembangan produk berbasis herbal semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan akan produk kesehatan. Hard candy berbahan dasar jahe dapat menjadi produk yang menjanjikan karena populer dan terjangkau, serta dapat diproduksi dengan menggunakan teknologi sederhana. Upaya pengembangan produk olahan jahe yang telah umum adalah dalam bentuk minuman, manisan dan bahan dasar campuran jamu yang hanya dikonsumsi oleh kalangan dan usia tertentu. Bentuk olahan jahe selain yang telah ada  perlu dikembangkan lagi terutama untuk memperluas penikmat jahe sebagai makanan sehat untuk semua kalangan. Sehingga tujuan dari pembuatan hard candy dalam pengabdian masyarakat ini lebih difokuskan pada: melakukan pemberdayaan masyarakat Desa Murtajih, pemanfaatan sumber daya alam jahe dan penerapan teknologi tepat guna pembuatannya. Metode yang digunakan adalah melakukan sosialisasi (diseminasi) dan praktek teknologi pasca panen jahe, pengolahan  dan pembuatan hard candy jahe  Lokasi pengabdian adalah Desa Murtajih, Kabupaten Pamekasan. Berdasarkan hasil sosialisasi dan praktek pembuatan yang dilakukan antusiasme masyarakat sangat baik. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya partisipasi masyarakat untuk ikut serta. Jawaban masyarakat terhadap kemanfaatan program pengabdian ini terutama untuk mau membuat dan berusaha sendiri cukup besar yaitu masing-masing sebesar 93 % dan 90 %. Alasan yang mendasar adalah desa Murtajih selain didukung oleh pariwisata juga sumber daya jahe cukup besar serta teknologi pembuatannya yang relatif sederhana.
Pendampingan Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Sebagai Upaya Pengurangan Sampah di Lingkungan Sekolah Supriyanto, Supriyanto; Maflahah, Iffan; Rahman, Askur; Hidayati, Darimiyya; Mojiono, Mojiono; Faridz, Raden; Lestari, Heny
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 9, No 1: April 2023
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v9i1.19266

Abstract

The increase in the number of inhabitants is in line with the increase in the amount of domestic waste generated. One of the efforts to overcome domestic waste is the manufacture of eco-enzymes that can be applied at the household level. Eco-enzyme is a liquid extract produced from the fermentation of vegetable and fruit residues with a brown sugar substrate.  The purpose of this assistance is to provide an understanding and increase the awareness and skills of students of SMA Muhammadiyah 2 Surabaya in processing organic waste into eco- enzyme products. The implementation stages of the activity are divided into 4 stages, namely the preparation, implementation, evaluation, and monitoring stages. The results of the activity showed that students of Muhammadiyah Dua High School Surabaya were generally satisfied with the training topics, training topics, speaker competencies, material delivery techniques, training duration and props or facilities. In addition, 61.1% of students stated that this mentoring was very useful, 30.6% mentioned it was beneficial and 8.3% stated that this training was quite useful. The resulting recommendation is that after the fermentation process is complete, it is necessary to re-assist the eco-enzyme harvesting process and the use of eco enzymes
Pengembangan Produk Minuman Herbal Berbasis Teh Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.) Menggunakan Metode Value Engineering Ulya, Millatul; Wasilah, Wasilah; Faridz, Raden
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.industria.2020.009.02.5

Abstract

AbstrakMinuman herbal merupakan minuman berbahan dasar bagian tumbuhan yang berkhasiat bagi tubuh. Salah satu tumbuhan berkhasiat yang dapat diolah menjadi minuman herbal yaitu cabe jawa, namun selama ini cabe jawa hanya digunakan sebagai bahan pembantu dalam pembuatan jamu dan minuman herbal lainnya. Oleh karena itu, terdapat peluang pengembangan produk berbasis cabe jawa sebagai bahan baku utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif pengembangan produk minuman herbal berbasis teh cabe jawa mengunakan metode Value Engineering dengan 5 tahapan, yaitu tahap informasi, kreatif, analisis, pengembangan, dan rekomendasi. Penelitian ini menghasilkan 5 alternatif pengembangan produk minuman herbal berbasis cabe jawa dengan skor tertinggi. Masing-masing alternatif berbeda pada proporsi daun teh dan cabe jawa, berat per kantong, jenis kemasan dan penggunaan benang. Alternatif terbaik yang diperoleh yaitu alternatif 3 dengan kondisi proporsi daun teh dan cabe jawa (1:2) dengan berat < 2 (1-2) gr/ kantong, jenis kemasan box dengan menggunakan benang. Rasio nilai tambah minuman cabe jawa celup dengan metode Value Engineering sebesar 52,095% dengan persentase keuntungan 34,251% dari produk sebelumya dan nilai tambah sebesar Rp5.822,81.Kata Kunci: minuman herbal, teh cabe jawa, Value Engineering AbstractHerbal drinks are drinks based on plant parts that are beneficial for health. One of the beneficial plants that can be processed into herbal drinks is Java long pepper. So far, Java long pepper only used as a supporting ingredient in producing herbs and other herbal drinks. Therefore, there is an opportunity to develop Java long pepper-based products as the primary raw material. This study aims to determine the product development of herbal drink based on Java long pepper tea using the Value Engineering method with five stages (information, creative, analysis, development, and recommendation stages). This study resulted in 5 alternatives for herbal drink products based on Java long pepper tea with the highest score. Each alternative is different in the proportion of tea leaves and Java long pepper, weight per bag, type of packaging, and use of teabag yarn. The best alternative obtained is alternative 3 with the condition of the proportion of tea leaves and Java long pepper (1: 2) with a weight of <2 (1-2) gram per bag and type of box packaging using teabag yarn. The ratio of value-added to Java long pepper tea with the Value Engineering method is 52.095%, with a profit percentage of 34.251% from the previous product and an added value of Rp5,822.81.Keywords: herbal drinks, java long pepper tea, Value Engineering
Edukasi Pangan Halal dan Program Sertifikasi Halal Skema Self-Declare bagi UMKM Di Desa Gumulan, Kec. Kesamben, Kab. Jombang Maflahah, Iffan; Nurhidayah, Enung Siti; Hidayati, Darimiyya; Supriyanto, Supriyanto; Probowati, Banun Diyah; Faridz, Raden; Hidayat, Khoirul; Mu'tamar, Mohammad Fuad Fauzul; Ulya, Millatul; Lisdayana, Nurmalisa; Cystiana, Chika Uca; Verdiana, Hanif Risma
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 01 (2024): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2024.5.01.134-140

Abstract

Desa Gumulan, Kec. Kesamben, Kab Jombang memiliki banyak produk pangan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar. Pelaku usaha mayoritas belum melakukan proses sertifikasi halal kurangnya kepedulian pelaku usaha akan pentingnya sertifikasi halal dan terbatasnya informasi untuk proses pengajuan sertifikasi halal yang dianggap rumit. Edukasi akan pentingnya pengetahuan tentang pangan halal dan Program Sertifikasi Halal Skema Self-Declare bagi usaha menengah Di Desa Gumulan dapat menjadi solusi. Tahapan kegiatan edukasi adalah: (1) Tahap persiapan dilakukan melalui berkomunikasi dengan aparat desa; (2) Pemaparan materi sertifikasi halal; (3) Tutorial pendaftaran sertifikasi halal gratis (SEHATI) dengan self-declare; dan (4) Penyebaran kuesioner untuk mengetahui proses keberhasilan kegiatan. Kegiatan ini mampu mengedukasi masyarakat untuk melakukan proses sertifikasi produk yang dihasilkan dengan dibuktikan pengajuan NIB sebagai syarat utama pengajuan sertifikasi halal skema self-declare.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kerupuk Mentah Potato Dan Kentang Keriting Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Khoirul Hidayat; Jainuril Efendi; Raden Faridz
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.877 KB) | DOI: 10.20961/performa.18.2.35418

Abstract

The increase in the food industrial sector over the year making food producers experience tighter competition. In this era of intense competition in the food industry, raw material inventory control in PT. Surya Indah Food Multirasa is still facing a problem of lacking raw material in potatoes and curly potatoes every year, which affects in sale loss. This study is conducted to find out the precise amount of order in every raw material purchase, so there is no lack of raw material, at a lower cost. This study uses the Economic Order Quantity (EOQ) method for analyzing raw material control for potatoes and curly potatoes. Comparing the uses of company policy and EOQ. EOQ analysis calculation followed by conducting safety stock (SS) analysis, maximum inventory (MI) analysis, Total Inventory Cost (TIC) analysis, and reorder point (ROP) analysis, therefore, optimal stock for the company can be discovered. The result of EOQ analysis showed that the EOQ method is more efficient than company policy with TIC average difference for potato’s raw material that is Rp. 856.124 and curly potatoes raw material that is Rp. 1.065.989. The average EOQ value of potato’s raw material is 344 kg while curly potatoes are 234 kg. Next is the average SS value for potato raw material is 75 kg while curly potatoes are 35 kg, and the average ROP value for potato raw is 123 kg while curly potatoes are 58 kg. This research also performs forecasting using Winter’s method so that data demand for the year of 2019 can be discovered. The forecast result with the EOQ method for the year 2019 is 371 kg for potato's raw material and 258 kg for curly potatoes.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua dan Guru Tentang Pentingnya Makanan Sehat dan Gizi Seimbang untuk Anak Usia Dini di RA BAKTI Telang Lisdayana, Nurmalisa; Hidayati, Darimiyya; Cahyani, Ika Widiya; Bukhori, Meida Izzadatul; Sasmita, Sabrina Anggun; Nurhidayah, Enung Siti; Faridz, Raden
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 02 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.02.411-419

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dan guru di RA Bakti Telang mengenai pentingnya makanan sehat dan gizi seimbang bagi anak usia dini. Program dilaksanakan melalui sosialisasi share and care serta penyebaran kuesioner untuk mengukur pemahaman, sikap, dan tindakan peserta terkait pola makan sehat anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 100% pada aspek pemahaman dasar tentang makanan sehat, sedangkan pada aspek sikap diperoleh 75% responden setuju dengan pentingnya pola makan seimbang, dan pada aspek tindakan tercatat 40% responden telah menerapkan praktik pemberian makanan sehat secara konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi mampu meningkatkan kesadaran orang tua dan guru, meskipun penerapan nyata masih perlu ditingkatkan. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung terciptanya pola konsumsi sehat yang berkelanjutan bagi anak usia dini.