p-Index From 2021 - 2026
9.936
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Lama Waktu Pendistribusian Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih Adinda Pratiwi; Lily Widjaja; Muniroh Muniroh; Daniel Happy Putra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3778.086 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.362

Abstract

Medical record is written or recorded information regarding identity, history taking, physical determination, laboratory, diagnosis of all medical services and actions provided to patients and treatment, whether inpatient, outpatient or receiving emergency services. Distribution in the health sector, especially medical records, has the meaning of a process of distributing medical records to each polyclinic addressed by the patient according to the medical record number. Minimum Service Standards (SPM) are provisions regarding the type and quality of basic services in the speed of providing medical records, the standard time for providing medical records for outpatient services is 10 minutes. This research was conducted at Bhakti Asih Hospital located at Jalan Raden Saleh No. 10, Karang Tengah, Tangerang City, Banten 15157. The purpose of this study was to determine the length of time for the distribution of outpatient medical records at Bhakti Asih General Hospital. This type of research uses descriptive quantitative methods. Data collection techniques used are observation and interviews. In this study, the population was all outpatient medical records in the period June 2021 with a sample of 96 outpatient medical records, using the Incidental/Convenience sampling technique. The results of this study can be seen that 52 medical records (54.16%) have met the SOP 10 minutes, while 44 medical records (45.83%) have not met the SOP 10 minutes. The time of calculating the distribution of outpatient medical records with 96 samples for 10 days with a total time of 984 minutes obtained an average time of distribution of outpatient medical records of 10.25 minutes.
Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis di RSUD Bangka Selatan Ferina Ferina; Muniroh Muniroh; Daniel Happy Putra; Lily Widjaja
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3574.344 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.373

Abstract

Medical record is a collection of facts or evidence of the patient's condition, past and current medical history and treatment written by the health professional who provides services to the patient. Medical records require sufficient storage shelves and storage space is needed to maintain confidentiality, avoid damage and make it easier for officers to retrieve and return medical records in the long term. If the medical record storage is adequate and meets the standards to support maximum patient care, it is necessary to adjust the need for medical record storage racks at the South Bangka Hospital. The purpose of this study was to determine the need for medical record storage racks for the next 5 years at RSUD South Bangka. This type of research uses a descriptive method with a quantitative approach. Data collection techniques used are observation and interviews. The results of this study are the number of medical record storage racks in the South Bangka Hospital currently amounts to 17 shelves and the South Bangka Hospital currently has a medical record storage area of 25m². It is recommended that the South Bangka Hospital need to provide 49 storage shelves for the next 5 (five) years so that the shelf needs can be met and can accommodate all medical records and it is hoped that the hospital will add an area of medical record room with an additional area of 11.96m² to adjust the addition of medical record racks.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan di Ruang Penyimpanan Rekam Medis di RSUD Kota Depok Shania Salsabillah; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.141 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i10.463

Abstract

Security and confidentiality of medical records in the storage room is one of the supporting factors for the creation of confidentiality of patient medical record information, to get the expected results it is necessary to have medical records officers, medical records, storage rooms, SOP (Standard Operating Procedures) security and confidentiality in the medical record room, as well as facilities and facilities in the storage room. This research was conducted in the Medical Record Unit of the Depok City Hospital. This study aims to determine the aspects of security and confidentiality in the medical record storage room. This study uses descriptive analysis method with a qualitative approach by conducting interviews and observations. The research results obtained at the Depok City Hospital already have 2 standard operating procedures, namely regarding security and confidentiality and standard procedures for storing medical records. However, the implementation of the work has not been carried out optimally. There are medical records whose covers are damaged, not replaced with new ones, the medical record storage room still uses a manual door which in the standard procedure must use a coded key. This makes the implementation of work at the Depok City Hospital has not been carried out according to existing standard operating procedures. Supporting facilities in the storage room are also inadequate, especially for the second storage room which only has 1 air conditioner, does not have good ventilation for air exchange so that there is no air between stored medical records, does not have a temperature and humidity control device.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Di Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Kota Depok Shania Salsabillah; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.168 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.504

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang penyimpanan merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya kerahasiaan informasi rekam medis pasien, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan maka diperlukan petugas rekam medis, rekam medis, ruang penyimpanan, SPO (Standar Prosedur Operasional) keamanan dan kerahasiaan di ruang rekam medis, serta fasilitas dan sarana di ruang penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Rekam Medis RSUD Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek keamanan dan kerahasiaan di ruang penyimpanan rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang didapatkan di RSUD Kota Depok ini telah memiliki 2 standar prosedur operasional yaitu mengenai keamanan dan kerahasiaan serta standar prosedur ruang penyimpanan rekam medis. Tetapi, untuk pelaksanaan pekerjaannya belum terlaksana dengan maksimal. Terdapat rekam medis yang sampulnya mengalami kerusakan, tidak diganti dengan yang baru, ruang penyimpanan rekam medis masih menggunakan pintu manual yang dimana di dalam standar Prosedur harus menggunakan kunci berkode. Hal ini menjadikan pelaksanaan pekerjaan di RSUD Kota Depok belum dijalankan sesuai standar prosedur operasional yang ada. Fasilitas pendukung yang berada di ruang penyimpanan pun kurang memadai khususnya untuk ruang penyimpanan kedua hanya memiliki 1 AC, tidak memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara sehingga tidak ada udara diantara rekam medis yang disimpan, tidak memiliki alat pengatur suhu dan kelembapan.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SANGGAU KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN HOT – FIT MODEL Cindi Trisa Olivia; Daniel Happy Putra; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 9: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i9.5055

Abstract

Evaluasi adalah suatu kegiatan atau aktivtias mengumpulkan informasi mengenai kinerja sesuatu (metode, manusia, peralatan). Evaluasi terhadap SIMRS di rumah sakit harus dilakukan karena menilai, mengukur, memperbaiki atau menyempurnakan sistem informasi manajemen rumah sakit untuk menemukan masalah-masalah yang sedang dihadapi pengguna dan organisasi. HOT – Fit salah satu kerangka teori yang dapat digunakan sebagai model evaluasi pada sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi penerapan SIMRS di RSUD M Th Djaman Sanggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif mengungakan kerangka HOT-Fit, melalui survei dan melakukan penyebaran kuisioner pada 25 jumlah populasi sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Human 16 (64%) responden baik dan 9 (36%) responden tidak baik, pada variabel Organization 14 (56%) responden baik dan 11 (44%) responden tidak baik dan pada variabel Technogy 15 (60%) responden baik dan 10 (40%) responden tidak baik.
Lecture Share Series: Optimization of Public Health Post Covid Pandemic Era: “HEALTH INFORMATION IN EMERGENCIES” Laela indawati; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 2 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.275 KB) | DOI: 10.33560/ijhims.v2i2.47

Abstract

Pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19) merupakan salah satu krisis kesehatan masyarakat terbesar dalam sejarah baru-baru ini, yang telah menyebabkan gangguan besar-besaran dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi secara global. Dengan adanya pandemi kita banyak belajar bagaimana mengoptimalkan sumber daya yang ada. Namun kita juga tidak boleh lengah dengan jumlah kasus yang mengalami penurunan. Dengan terjadinya bencana alam akhir-akhir ini, kita perlu mewaspadai meningkatnya jumlah kasus, karena banyak korban bencana yang berada di pengungsian, hal ini dapat mempengaruhi penyebaran virus. Tidak hanya virus COVID-19, tetapi juga penyakit lain yang dapat melemahkan kekebalan kesehatan masyarakat. Hal ini harus kita perhatikan agar tidak terjadi gelombang pandemi seperti yang pernah terjadi. Salah satu cara untuk menyampaikan hasil pemikiran ataupun penelitian adalah dengan webinar yang dapat diikuti lintas institusi maupun negara. Asean Lecture Community (ALC) menyediakan wadah khusus bagi dosen untuk menyampaikan pemikiran, best practice, maupun hasil penelitian, yang dapat diikuti oleh dosen dan mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan wawasan maupun pengetahuan bagi yang mengikuti. Untuk itu kami mencoba untuk melakukan pengabdian masyarakat yang difasilitasi oleh Asean Lecture Community (ALC) sebagai narasumber dalam kegiatan sharing lecture.
GAMBARAN PENGISIAN FORMULIR ASESMEN KEPERAWATAN INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KEMBANGAN Athirah Iwani Rahman; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12350

Abstract

Triase adalah tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasarkan beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan gawat darurat di RSUD Kembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif mix method dimana peneliti menggabungkan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan bagaimana kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan instalasi gawat darurat di RSUD Kembangan beserta faktor yang mempengaruhi proses pengisian formulir tersebut. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kembangan dengan populasi 2329 formulir asesmen keperawatan dan didapat jumlah sampel 96 formulir asesmen keperawatan. Analisis yang di hitung di perkuat menggunakan dengan analisis frekuensi untuk setiap variabel/komponen, hal ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut penyebab-penyebab faktor ketidaklengkapan formulir asesmen keperawatan. Dampak ketidaklengkapan formulir asesmens perawat ada dari berbagai faktor yaitu faktor human(manusia), faktor money(dana), faktor methode(metode) Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelengkapan pada pengisian formulir asesmen keperawatan di RSUD Kembangan sebesar 88,29%. Pada komponen identifikasi pasien sebesar 99,25%, Komponen Kelengkapan Catatan yang Penting sebesar 85,28%, Komponen Auntentikasi Penulis sebesar 98,33%, dan komponen Catatan yang Baik sebesar 70,33%. Di RSUD Kembangan ini sudah terdapat SPO pengisian formulir triase dan SPO pengisian formulir asesmen keperawatan, semuanya bejalan sesuai dengan prosedur.
Gambaran Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Dengan Metode Pieces di Puskesmas Kunciran Silfa Haniasti; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i2.690

Abstract

Latar Belakang : SIMPUS merupakan Sistem Informasi Manajamen Puskesmas yang mempunyai tugas untuk mengatur data pasien mulai dari pendaftaran, pemeriksaan diagnosis dan pengambilan obat yang nantinya data tesebut akan menjadi laporan Puskesmas. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang digunakan oleh Pusekesmas Kunciran adalah e-Puskesmas. e-Puskesmas merupakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang berbasis web based dan mobile digunakan untuk membantu dalam pelayanan dan manajemen Puskesmas dari mulai pendaftaran pasien, pelayanan poli, sampai dengan pelaporan ke tingkat dinas kesehatan kota/kabupaten dan Provinsi. Tujuan : Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang ada di puskesmas kunciran dengan aspek performance (kinerja), information (informasi), economic (ekonomi), control (pengendalian), efficiency (efisiensi), service (layanan). Metode : Metode penelitian ini deskriptif dengan pendeketan kualitatif. Pada penggunaan sistem ini ditemukan permasalahan seperti, jaringan yang tidak stabil karna jumlah penggunaan Wi-Fi yang kurang sehingga mempengaruhi jangkauan internet yang menyebabkan penggunaan e-Puskesmas menjadi membutuhkan waktu yang lama dan mengganggu pelayanan. Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Kunciran dalam Penggunaan e-Puskesmas untuk waktu penggunaan masih mengalami kendala karena jangkauan internet yang tidak sampai ke seluruh gedung, sehingga menimbulkan lambatnya proses untuk menginput data. Kesimpulan : Dilihat dari aspek Performance (kinerja), penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang digunakan oleh Puskesmas Kunciran yaitu, ePuskesmas. Pada penggunaannya masih membutuhkan waktu yang lama ketika ingin melakukan input data pasien dikarenakan kendala jaringan. Pada aspek Information (informasi), sistem belum bisa menghasilkan infromasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk kegiatan pelaporan.
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO TAHUN 2021 Windiana Mega Sukmawati; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5251

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Kelengkapan rekam medis adalah kajian atau telaah isi rekam medis berkaitan dengan pendokumentasian, pelayanan dan atau menilai kelengkapan rekam medis. Analisis kelengkapan adalah suatu review area tertentu catatan medis untuk mengidentifikasikan defisiensi spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dengan sampel 110 rekam medis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis kuantitatif diperoleh rata-rata kelengkapan 63%, kelengkapan tertinggi yaitu pada komponen identifikasi pasien sebesar 83,6% dan kelengkapan terendah yaitu pada komponen komponen terendah yaitu catatan yang baik sebesar 32,6%). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengisian rekam medis di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro belum lengkap. Hal ini dikarenakan belum adanya SPO yang mengatur tentang pengisian dan analisis kelengkapan rekam medis di rumah sakit tersebut.
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Elsa Nindia Safitri; Wiwik Viatningsih; Noor Yulia; Daniel Happy Putra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.501 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545

Abstract

Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Co-Authors Abdul Rokim Abdurrasyid Adham, Yunan Adi Widodo Adi Widodo Adinda Mentari Nursya’bani Adinda Pratiwi Agustin, Rosalia Aliyani Aliyani Alvina Amalia Anas Fajry Rhomadon Angela Marsiana Siki Anggi Alpiyani Athirah Iwani Rahman Avianta, Nur Azizah Syaputri Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Cindi Trisa Olivia Cindy Adelia Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Diva Angelita Dyah Melisa Setianingrum Elsa Nindia Safitri Faiha, Hana Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid Alvito Fatkhurohman, Mohammad Fajri Febriyani, Madinah Ferina Ferina Fingky Rizki Wulandari Galuh Patricia Arda Tama Gita Sugiarti Hana Faiha Hardi Arissaputra Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Iqbal, Muhammad Fuad Ivonia Kenahin Bahi Kesit Ivanali Manullang, Febe Cristiani Mei Nur Khasanah Muhamad Endra Suriatno Muhammad Caisar Ramadhan Muniroh, Muniroh Muthiah Munawarah Mutia Motik Nanda Aula Rumana Nazira Nur Amalia Nerissa Adha Andrania Nicki Nugrahaningtyas Nindia Septa Tiana Novia Nurhikmah Sari Noviandi Noviandi Nuraini Diah Noviati Nurasiyah Nurmayantih Paryati Paryati Puteri Fanya Putri Fannya Putri Nurindahsari Rahelia Putri Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rizky Alfiansyah Roi Piter Serhalawan Rosa Patricia Rosita, Annida Ulfiar Salsabila Putri Cahyani Salsabillah Zahrah Hayati Sansy Dua Lestari Setiawan Irwansyah Sevilla, Flavia Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Siti Rahmawati Handayani Sri Mulya Syarif, Hilwa Syifa Erintan Tantri Wilananda Tarisa Maharani Tryandi Rohmadoni Universitas Esa Unggul Usman, Nadia Salim Bin Widjaja, Lily Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Wiranata, Tyansa Eka Sampoerna Wiwik Viatningsih Yasinta Rosalia Menna Yoga Septian Bayu Ariyanto Yulia, Noor