p-Index From 2021 - 2026
15.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin JOURNAL OF COMMUNITY MEDICINE AND PUBLIC HEALTH RESEARCH Jurnal Health Sains JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Natural Sciences Engineering and Technology Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports Interdisciplinary Social Studies KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Sosial dan Sains Journal of Hospital Management Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Student Scientific Creativity Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) Jurnal Medika Nusantara Inovasi Kesehatan Global Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Siti Rufaidah JuTISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Jurnal Rekam Medic Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Komputasi
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PENGISIAN FORMULIR ASESMEN KEPERAWATAN INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KEMBANGAN Athirah Iwani Rahman; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.12350

Abstract

Triase adalah tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasarkan beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan gawat darurat di RSUD Kembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif mix method dimana peneliti menggabungkan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan bagaimana kelengkapan pengisian formulir asesmen keperawatan instalasi gawat darurat di RSUD Kembangan beserta faktor yang mempengaruhi proses pengisian formulir tersebut. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kembangan dengan populasi 2329 formulir asesmen keperawatan dan didapat jumlah sampel 96 formulir asesmen keperawatan. Analisis yang di hitung di perkuat menggunakan dengan analisis frekuensi untuk setiap variabel/komponen, hal ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut penyebab-penyebab faktor ketidaklengkapan formulir asesmen keperawatan. Dampak ketidaklengkapan formulir asesmens perawat ada dari berbagai faktor yaitu faktor human(manusia), faktor money(dana), faktor methode(metode) Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelengkapan pada pengisian formulir asesmen keperawatan di RSUD Kembangan sebesar 88,29%. Pada komponen identifikasi pasien sebesar 99,25%, Komponen Kelengkapan Catatan yang Penting sebesar 85,28%, Komponen Auntentikasi Penulis sebesar 98,33%, dan komponen Catatan yang Baik sebesar 70,33%. Di RSUD Kembangan ini sudah terdapat SPO pengisian formulir triase dan SPO pengisian formulir asesmen keperawatan, semuanya bejalan sesuai dengan prosedur.
Gambaran Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Dengan Metode Pieces di Puskesmas Kunciran Silfa Haniasti; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i2.690

Abstract

Latar Belakang : SIMPUS merupakan Sistem Informasi Manajamen Puskesmas yang mempunyai tugas untuk mengatur data pasien mulai dari pendaftaran, pemeriksaan diagnosis dan pengambilan obat yang nantinya data tesebut akan menjadi laporan Puskesmas. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang digunakan oleh Pusekesmas Kunciran adalah e-Puskesmas. e-Puskesmas merupakan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas yang berbasis web based dan mobile digunakan untuk membantu dalam pelayanan dan manajemen Puskesmas dari mulai pendaftaran pasien, pelayanan poli, sampai dengan pelaporan ke tingkat dinas kesehatan kota/kabupaten dan Provinsi. Tujuan : Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang ada di puskesmas kunciran dengan aspek performance (kinerja), information (informasi), economic (ekonomi), control (pengendalian), efficiency (efisiensi), service (layanan). Metode : Metode penelitian ini deskriptif dengan pendeketan kualitatif. Pada penggunaan sistem ini ditemukan permasalahan seperti, jaringan yang tidak stabil karna jumlah penggunaan Wi-Fi yang kurang sehingga mempengaruhi jangkauan internet yang menyebabkan penggunaan e-Puskesmas menjadi membutuhkan waktu yang lama dan mengganggu pelayanan. Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Kunciran dalam Penggunaan e-Puskesmas untuk waktu penggunaan masih mengalami kendala karena jangkauan internet yang tidak sampai ke seluruh gedung, sehingga menimbulkan lambatnya proses untuk menginput data. Kesimpulan : Dilihat dari aspek Performance (kinerja), penggunaan sistem informasi manajemen puskesmas yang digunakan oleh Puskesmas Kunciran yaitu, ePuskesmas. Pada penggunaannya masih membutuhkan waktu yang lama ketika ingin melakukan input data pasien dikarenakan kendala jaringan. Pada aspek Information (informasi), sistem belum bisa menghasilkan infromasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk kegiatan pelaporan.
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO TAHUN 2021 Windiana Mega Sukmawati; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5251

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Kelengkapan rekam medis adalah kajian atau telaah isi rekam medis berkaitan dengan pendokumentasian, pelayanan dan atau menilai kelengkapan rekam medis. Analisis kelengkapan adalah suatu review area tertentu catatan medis untuk mengidentifikasikan defisiensi spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dengan sampel 110 rekam medis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis kuantitatif diperoleh rata-rata kelengkapan 63%, kelengkapan tertinggi yaitu pada komponen identifikasi pasien sebesar 83,6% dan kelengkapan terendah yaitu pada komponen komponen terendah yaitu catatan yang baik sebesar 32,6%). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengisian rekam medis di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro belum lengkap. Hal ini dikarenakan belum adanya SPO yang mengatur tentang pengisian dan analisis kelengkapan rekam medis di rumah sakit tersebut.
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Elsa Nindia Safitri; Wiwik Viatningsih; Noor Yulia; Daniel Happy Putra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.501 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545

Abstract

Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Tinjaun Ketepatan Kode Diagnosis Pasien Diabetes Mellitus Rawat Inap dengan Lama Rawat Wini Wini; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i2.1826

Abstract

The accuracy of the diagnosis code is the conformity between the diagnosis code determined by the coder and the patient's medical record, in accordance with ICD-10 rules. Length of stay is a term used in a hospital that describes the length of time a patient is treated as measured in days and is one aspect of care and service at the hospital. The aim of the study was to find out the description of the accuracy of the diagnosis code for inpatient diabetes mellitus patients with length of stay at the Islamic Hospital of Jakarta Pondok Kopi. The research method uses a quantitative descriptive. The results of the research on Standard Operating Procedures (SPO) which regulate the determination of codes in inpatient care already exist, but there is no specific coding for diabetes mellitus. For the length of stay of diabetes mellitus patients 3-5 days, the percentage of correctness of diabetes mellitus diagnosis codes for inpatients at the Jakarta Islamic Hospital Pondok Kopi in 2022 resulted in 40 medical records (48.20%) diagnosis codes and 40 medical records (48.20%) inaccurate diabetes mellitus diagnosis codes 43 medical records (51.80%). Suggestions in this study the head of medical records submits an update of the SPO regarding coding and specifically so that the results of the work go according to the applicable and effective policies, an increase in the number of medical records officers in the coding section and communication between the coding officer and the doctor giving the diagnosis needs to be improved in order to produce a code right.
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN METODE HOT-FIT DI PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG Abdul Rokim; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5259

Abstract

Penyelenggaran Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 31 Tahun 2019 bahwa setiap puskesmas wajib menyelenggarakan Sistem Informasi Puskesmas (SIP). Puskesmas Kecamatan Cakung sudah mengimplementasikan epuskesmas pada tahun 2016 namun masih banyak kendala yang dihadapi ketersedian Standar Operasional Prosedure (SOP) tentang tata cara penggunaan SIMPUS yang tidak merata, ketersediaan SDM yang kurang, program pelatihan SIMPUS berkala yang tidak dijalankan, sering terjadi error pada aplikasi epuskesmas tidak bisa bridging ke BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dari setiap variabel model HOT-fit yaitu hubungan antara human-technology, human-organization, organization-technology. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson, dan uji korelasi rank-spearman dengan jumlah responden 25 petugas yang menggunakan sistem epuskesmas. Hasil identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan variabel memiliki hubungan yang kuat, dan memiliki arah hubungan yang searah (p-value : 0,002, r/rho : 0,593). Identifikasi hubungan antara organisasi (organization) dengan teknologi (technology) memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan variabel memiliki hubungan yang kuat dan memiliki arah hubungan yang searah (Sig. : 0,000, CC : 0,700). Identifikasi hubungan antara manusia (human) dengan organisasi (organization) memiliki hubungan yang tidak signifikan, tingkat hubungan kedua variabel memiliki hubungan cukup kuat dan arah hubungan searah (p-value : 0,083, r/rho : 0,354).
PERBEDAAN KINERJA PETUGAS REKAM MEDIS, CASEMIX, DAN TPP BERDASARKAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DI RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA TAHUN 2022 Betji Nadiana Bissilisin; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i11.5501

Abstract

Latar belakang pendidikan dan kinerja merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan unit rekam medis, casemix, dan TPP di Rumah Sakit Bhakti Mulia. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja petugas rekam medis, casemix, dan TPP berdasarkan latar belakang pendidikan di Rumah Sakit Bhakti Mulia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan uji statistik yaitu Uji t independent, jumlah responden sebanyak 46 petugas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari pendidikan terakhir dan dilihat dari 5 indikator kinerja (kuantitas, kualitas, supervisi, konservasi, kehadiran). Hasil penelitian menunjukan bahwa petugas dengan latar belakang pendidikan rekam medis dan informasi kesehatan 19,6% rata-rata kinerjanya sebesar 3,719, dan petugas dengan latar belakang pendidikan non rekam medis dan informasi kesehatan 80,4% rata-rata kinerjanya 3,416. Berdasarkan hasil uji statistik, uji t independen, didapatkan nilai p<0,05 maka hipotesis nol (H0) di tolak. Artinya ada perbedaan yang bermakna antara kinerja petugas rekam medis, casemix, dan TPP berdasarkan latar belakang pendidikan di Rumah Sakit Bhakti Mulia Tahun 2022.
Gambaran Ketersediaan Rekam Medis Rawat Jalan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi Paryati Paryati; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i2.1860

Abstract

The availability of medical records is greatly influenced by fast and precise distribution. If the delivery of medical records to the intended polyclinic is not on time, it will affect the waiting time for patient services. The general objective of this study was to determine the length of time it took to provide outpatient medical records at RSIJ Pondok Kopi. This type of research uses descriptive, quantitative in nature, namely a survey conducted on a set of objects which usually aims to see a picture of what is happening in a certain population. From the results of research conducted in the medical record storage room, all procedures have been carried out properly. It's just that there is still a procedure that does not exist in this case, namely standardization of the time for providing medical records for outpatient services. Based on the conclusions that can be drawn from the results of the study, namely: in the implementation of taking and compiling medical records the officers carry out according to the SPO, it's just that there is no standardization of the length of time for providing medical records for outpatient services from the patient registering until the medical record is available / found. Some suggestions that can be useful for service providers are: it is hoped that there will be a standard time regarding the provision of medical records for outpatient services, so that officers can speed up the process of providing medical records.
Tinjauan Kinerja Pegawai dalam Menggunakan E-Puskesmas di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Aliyani Aliyani; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya; Lily Widjaja
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i5.760

Abstract

Latar Belakang : Dalam meningkatkan manajemen penyelenggaraan Puskesmas perlu dukungan sistem informasi Puskesmas yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi secara cepat, akurat, terkini, berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebuah metode yang digunakan untuk mengukur sumber daya manusia terhadap kinerja petugas adalah HRSC (Human Resources Scorecard). Tujuan : Tujuan penelitian ini mengetahui kinerja pegawai dalam menggunakan ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Metode : Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriftif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitain ini lakukan di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara denga jumlah 30 responden yang mengisi kuesioner penelitian. Hasil : Hasil penelitian menunjukan terdapat pada indikator kualitas 29 petugas (96.7%) menyatakan baik, pada indikator kuantitas 27 petugas (90.0%) menyatakan baik, pada indikator kehadiran 30 petugasa (100,0%) menyatakan baik, pada indikator supervisi 13 petugas (43.3%) menyatakan baik, pada indikator konservasi 25 petugas (83.3%) menyatakan baik. Hasil dari lima indikator didapatkan kinerja petugas yang menggunakan ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dengan 18 petugas (60.0%) menyatakan baik menggunakan ePuskesma dan 12 petugas (40.0%) menyatakan tidak baik menggunakan ePuskesmas. Kesimpulan: Penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa karakteristik petugas berdasarkan umur di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang menggunakan ePuskesmas yaitu rata-rata usia 32 tahun, median 30.50 tahun, standar deviasi 6.425 tahun, umur termudah 23 tahun umur tertua 48 tahun dan 95%Confidence Interval adalah 29.63 – 34.43 tahun, berdasarkan jenis kelamin, jenis kelamin pada petugas perempuan sebanyak 56.7% (17 petugas) sedangkan pada petugas laki-laki sebanyak 43.3% (13 petugas) dilihat pendidikan terakhir terbanyak yaitu pada pendidikan D3 sebanyak 56.7% (17 petugas) sedangkan pendidikan terbanyak kedua yaitu S1 sebanyak 23.3% (7 petugas) dan pendidikan terendah yaitu SMA sebanyak 20.0% (6 petugas), dan dilihat dari lama bekerja di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang menggunakan ePuskesmas yaitu rata-rata 6.80 tahun, median 6 tahun, standar deviasi 3.517 tahun, lama bekerja termudah yaitu 1 tahun, lama bekerja tertua yaitu 15 tahun dan 95% Confidence Interval adalah 5.49 – 8.11 tahun.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis pada Kasus Persalinan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Patria Ikkt Tahun 2022 Angela Marsiana Siki; Deasy Rosmala Dewi; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i2.1201

Abstract

Diagnostic coding must comply with ICD-10 rules. According to WHO, the coding of delivery cases consists of the code for the mother's condition (O00-O75), the method of delivery (O80-084), and the Outcome of delivery Z37.-., while the code is Z37.-. used as an additional code to determine the outcome of labor. So that the coder officer must have knowledge in setting the diagnosis code. Coding accuracy is very necessary because it is used as a reporting material. To determine the Standard Operating Procedure (SOP), the percentage of accuracy of the diagnosis code for inpatient labor cases based on 3M (complications, delivery method, and outcome of delivery) and the cause of the inaccuracy of the diagnosis code for labor cases. Descriptive research type with a quantitative approach. The population is medical records of inpatients in labor cases with a sample of 100 medical records. The sampling technique is by systematic random sampling. Collecting data by means of observation, interviews, and documentation. Research results: SOPs already exist, but not yet complete. The percentage of accuracy of the correct diagnosis code for labor cases is 22.33% while the incorrect diagnosis code is 77.67%. The cause of the inaccuracy of the ICD-10 code for delivery cases is that the diagnosis does not include the method of delivery and the outcome of delivery, and has never been done. evaluation or audit coding. The accuracy of the diagnosis of labor cases is still incomplete. Improve the SOP entry and complete the delivery method and outcome of delivery in medical records and registers.
Co-Authors Abdul Rokim Abdurrasyid Adham, Yunan Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Adinda Mentari Nursya’bani Adinda Pratiwi Afra, Rara Agustin, Rosalia Ahmad Rizky Aliyani Aliyani Alvina Amalia Anas Fajry Rhomadon Angela Marsiana Siki Anggi Alpiyani Athirah Iwani Rahman Avianta, Nur Azizah Syaputri Azidah, Mega Puspita Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Bangun, Gabriella Eviana Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Cindi Trisa Olivia Cindy Adelia Damanik, Denince Octavia Darmawan, Rifqi Helmi Debbie Friscilla Carolina Manalu Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Diva Angelita Dyah Melisa Setianingrum Edi Kurnianto Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Faiha, Hana Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid Alvito Fathul Baari Fatkhurohman, Mohammad Fajri Febriyani, Madinah Ferina Ferina Ferina, Ferina Fingky Rizki Wulandari Gabriella Eviana Bangun Galuh Patricia Arda Tama Gilang Dasa Dwi Mahendra Gita Sugiarti Gita, Elsa Chandra Haifa Pandhita Ayu Hairun Nisa Hambali, Naira Fazilanisa Hana Faiha Hardi Arissaputra Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Iqbal, Muhammad Fuad Ivonia Kenahin Bahi Kesit Ivanali Kevin Handynata Lasmaria Simorangkir Lily Widjaya Listania Aisyah Putri Maharami, Iradah Manalu, Debbie Friscilla Carolina Manullang, Febe Cristiani Mega Puspita Azidah Mei Nur Khasanah Melani Aulia Mufida Menna, Yasinta Rosalia Muhamad Endra Suriatno Muhammad Caisar Ramadhan Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Muthiah Munawarah Mutia Motik Nabila Zahara Ramadan Nanda Aula Rumana Navry Nanda Aprilian Nazira Nur Amalia Nerissa Adha Andrania Nicki Nugrahaningtyas Nindia Safitri, Elsa Nindia Septa Tiana Novia Nurhikmah Sari Noviandi Noviandi Noviandi Noviandi, Noviandi Nuraini Diah Noviati Nurasiyah Nurmayantih Pangesti, Wulan Aprilia Paryati Paryati Piter Serhalawan, Roi Pratiwi, Adinda Puteri Fanya Putri Fannya Putri Nurindahsari Putri, Listania Aisyah Rabnah Rabnah Rahelia Putri Rahmat Hidayat Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rizky Alfiansyah Roi Piter Serhalawan ROKIM, ABDUL Rosa Patricia Rosita, Annida Ulfiar Salsabila Putri Cahyani Salsabillah Zahrah Hayati Salsabillah, Shania Sansy Dua Lestari Seastama, Komang Cyntia Noviari Setiawan Irwansyah Sevilla, Flavia Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Simorangkir, Lasmaria Siti Rahmawati Handayani Sonaria Tambunan Sri Mulya Syarif, Hilwa Syifa Erintan Tantri Wilananda Tarisa Maharani Tryandi Rohmadoni Universitas Esa Unggul Usman, Nadia Salim Bin Viatningsih, Wiwik Widjaja, Lily Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Wiranata, Tyansa Eka Sampoerna Wiwik Viatningsih Yasinta Rosalia Menna Yoga Septian Bayu Ariyanto Yulia, Noor Zalipa Wittri Zharifah, Naurah