p-Index From 2021 - 2026
9.936
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN PENDAFTARAN ONLINE DI LINGKUNGAN HOME CARE KESEHATAN: STUDI KASUS DI PRAKTIK DR NOVITA MARTA TUMANGGOR Bagas Saputra; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya; Laela Indawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6913

Abstract

Pemanfaatan teknologi dan perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat dimana hampir setiap kegiatan di lakukan sehari-hari tidak dapat di pisahkan dari pengaruh teknologi informasi, baik sebagai penunjang kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan bisnis yang baik. dr Novita Marta Tumanggor  adalah layanan kesehatan mandiri yang berlokasi di Kalimantan utara. Demi memenuhi kebutuhan dalam layanan pasien maka perancangan sistem pendaftaran pelayanan pasien berbasis komputer benar-benar sangat diperlukan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang sangat optimal. Pendaftaran pasien pada layanan home care dilakukan diruang home care yang penjadwalanya masih menggunakan nomor antrian sehingga pasien harus antri diruang klinik untuk menunggu nomor antrian pelayanan yang mengakibatkan penuhnya ruangan pada satu waktu. Pengembangan sistem yang akan digunakan yaitu dengan menggunakan metode waterfall, dengan melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analiys, design, coding dan testing, sehingga pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linierPenelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap pengguna. Dalam perancangan sistem menggunakan metode waterfall dengan perancangan sistem menggunakan aplikasi wordpres. untuk menjalankan local host di gunakan software xamp dan Mysql sebagai basis data. Hasil dari penelitian ini berupa website yang dapat mempermudah dalam memberikan informasi.
TINJAUAN PELEPASAN INFORMASI MEDIS KEPADA PIHAK KETIGA DI RS ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH Mutia Motik; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Puteri Fanya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6978

Abstract

Pelepasan informasi medis adalah suatu prosedur melepaskan, memberikan dan mengungkapkan data atau informasi medis. Pelepasan informasi medis digunakan untuk kebutuhan klaim asuransi, visum, penelitian dan kebutuhan medis lainnya. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih melaksanakan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga yaitu pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Pada pelaksaan pelepasan informasi medis sudah memiliki SPO akan tetapi SPO tidak menjelaskan secara detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pelaksanaan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga di Rumah. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelepasan informasi medis dibagi menjadi 5 yaitu kepada pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Persyaratan yang dibutuhkan memiliki perbedaan pada masing-masing pihak, dalam menjamin aspek kerahasiaan SPO yang tercantum belum dilaksanakan secara detail dan faktor penghambat dalam pelaksaan adalah petugas pelepasan hanya satu orang, pasien tidak mengetaui persyaratan selain itu terdapat pengisian formulir ke DPJP membutuhkan waktu yang cukup lama dan ruang pelepasan informasi medis berada di unit rekam medis bersamaan dengan petugas-petuga lainnya. Sehingga dapat disimpulkan diperlukan penyusunan kembali SPO secara rinci terkait pelepasan informasi medis kepada masing-masing pihak.
PENERIMAAN TERHADAP SISTEM INFORMASI KIA ONLINE DI KECAMATAN CENGKARENG DENGAN METODE TAM Muhamad Endra Suriatno; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas Kecamatan Cengkareng menggunakan sistem informasi kesehatan sebagai sarana untuk mendapatkan data ibu hamil. Maka dilakukan pembuatan buku KIA online sebagai alat bantu untuk membantu penjaringan ibu hamil risiko tinggi. Buku KIA online merupakan inovasi berupa sistem elektronik di Wilayah Cengkareng. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran berdasarkan dimensi Technology Acceptance Model (perceived ease of use, perceived usefulnesss, attitude toward using, behavioral intention, actual technology use). Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah 77 pengguna sistem informasi buku KIA online dan subjek penelitian adalah seluruh pengguna sistem informasi KIA online. Hasil dari penelitian menunjukkan sebesar 51% responden yang menerima sistem informasi buku KIA online dan 49% yang tidak menerima sistem informasi buku KIA online. Hal ini menyatakan bahwa persepsi pengguna Sistem informasi buku KIA online sudah berjalan dengan baik dan perlu dipertahankan, namun masih terdapat beberapa kekurangan sehingga perlu adanya penyederhanaan sistem agar sistem mudah digunaka serta melakukan monitoring dan sosialisasi untuk pengguna yang belum terampil dalam menggunakan sistem informasi buku KIA online.
FAKTOR PENYEBAB BPJS NONAKTIF DI PUSKESMAS KECAMATAN TANAH ABANG Tryandi Rohmadoni; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 6: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepesertaan BPJS Nonaktif yaitu peserta yang proses pendaftarannya terhambat dan pelayanan menjadi berbayar secara mandiri. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor penyebab kepesertaan nonaktif di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan menggunakan instrumen pedoman wawancara. Hasil penelitian terdapat peserta nonaktif sebesar 72 peserta. Dari 72 sampel terdapat 30 peserta nonaktif karena premi (41,67%), 14 peserta nonaktif karena keluar kemauan sendiri (19,45%), 3 peserta nonaktif karena anak PPU >21 Tahun (4,17%), 11 peserta nonaktif karena tidak ditanggung (15,28%), 14 peserta nonaktif karena data ganda (19,45%). Dari jumlah peserta BPJS yang mendaftar untuk berobat di puskesmas, terdapat peserta yang status kepesertaanya nonaktif sebanyak 72 peserta, status kepesertaan yang nonaktif karena premi menjadi salah satu yang tertinggi. Penyebab status kepesertaan nonaktif paling tinggi disebabkan oleh Nonaktif karena premi, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya terkena phk dan pendapatan ekonominya berkurang. Sehingga dapat mengakibatkan tertundanya pelayanan peserta dan menghambat proses pendaftaran. Saran sesuai dengan visi misi BPJS Kesehatan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta, bpjs kesehatan harus bisa meningkatan mutu pelayanan, terutama dalam bidang informasi teknologi yang dapat dibuat untuk mengingatkan peserta bpjs kesehatan terutama yang status kepesertaannya nonaktif dengan menggunakan SMS Blast, E-mail, Whatsapp, Telepon dsb.
TINJAUAN PENERAPAN ASPEK KERAHASIAAN REKAM MEDIS PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Puteri Fannya; Dila Yuliandini; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1589

Abstract

ABSTRAK Kerahasiaan rekam medis merupakan pembatasan pengungkapan informasi pasien kepada orang lain. Berdasarkan Permenkes nomor 14 tahun 2018 salah satu hak pasien adalah mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data medisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan aspek kerahasiaan rekam medis pada ruang penyimpanan di rumah sakit di Indonesia. Hasil penelitian ditemukan bahwa dari 7 jurnal yang ditinjau ditemukan aspek yang mempengaruhi kerahasiaan rekam medis adalah akses ke ruang penyimpanan rekam medis, fasilitas di ruang penyimpanan rekam medis, dan pasien yang membawa sendiri rekam medisnya di rumah sakit. Dua literatur menyatakan bahwa penerapan aspek keraasiaan rekam medis sudah diimplementasikan dengan baik, sementara 4 literatur lainnya ditemukan bahwa penjagaan kerahasiaan rekam medis belum berjalan dengan baik diantaranya terdapat petugas lain selain petugas rekam medis yang masuk ke ruang penyimpanan, pintu ruangan yang tidak dikunci, dan rak penyimpanan yang kurang. Hendaknya rumah sakit membatasi akses ke ruang penyimpanan rekam medis bagi yang berkepentingan saja dan mencukupi fasilitas di ruang penyimpanan.  ABSTRACT  Confidentiality of medical records is a limitation on disclosing patient information to others. Based on Ministry of Health Constitution number 14 of 2018, one of the patient's rights is to get privacy and confidentiality of the illness, including medical data. The purpose of this study was to determine the application of confidentiality aspects of medical records in storage rooms in hospitals in Indonesia. The results of the study found that of the 7 journals reviewed, aspects that affected the confidentiality of medical records were access to the medical record storage room, facilities in the medical record storage room, and patients who brought their own medical records to the hospital. Two literatures state that the application of the confidentiality aspect of medical records has been implemented properly, while the other 4 literatures found that the maintenance of confidentiality of medical records has not gone well, including that there were officers other than medical record officers who entered the storage room, unlocked room doors, and shelves. insufficient storage. The hospital should limit access to the medical record storage room for those who are interested and provide sufficient facilities in the storage room. 
TINJAUAN PENGELOLAAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN TEORI HOT-FIT DI RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO BENGKULU Syifa Erintan; Daniel Happy Putra; Deasy Rosmala Dewi; Noor Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8018

Abstract

Sistem informasi rumah sakit (SIMRS) merupakan suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang berkaitan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian informasi, analisis data dan penyimpulan informasi serta penyampaian informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode HOT- Fit yang menempatkan komponen penting dalam SIMRS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengevaluasi SIMRS dengan metode Hot-Fit di RSJKO Soeprapto Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human(manusia) dibutuhkan SDM pada bidang IT yang lebih banyak. Aspek organization(organisasi) pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan rutin terhadap pengelolaan SIMRS. Aspek technology(teknologi), SIMRS di RSJKO Soeprapto Bengkulu sudah mempunyai keamanan sistem yang terjaga. Pada aspek net benefit(manfaat) petugas mengatakan SIMRS memudahkan pekerjaan dan meningkatkan mutu pelayanan pasien. Simpulan dari pnelitian ini adalah pada ada variabel human (manusia), masih kurangnya jumlah petugas dibidang IT, kemampuan petugas dalam mengoperasikan sistem sudah berjalan baik dengan mengikuti pelatihan, petugas merasakan kepuasan dan manfaat dari SIMRS.Pada variabel organization (organisasi), kekurangan tenaga IT dan pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan oleh petugas IT tehadap SIMRS. Pada variabel technology (teknologi), SIMRS sudah memiliki keamanan sistem yang terjamin. Petugas pendaftaran rawat jalan mengeluhkan bahwa terkadang SIMRS tidak bisa melakukan pengeditan data sehingga data yang dihasilkan tidak akurat.Pada variabel net benefit (manfaat), dengan adanya SIMRS petugas merasakan manfaat yang positif dengan mempermudah pekerjaan.
Gambaran Minat Belajar Mahasiswa Rekam Medis Terhadap Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Alvina Amalia; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7659

Abstract

Penyebaran virus covid-19 yang sangat cepat dan telah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia, membawa pengaruh kepada semua bidang, salah satunya pada bidang pendidikan, sehingga dilakukan pemberlakuan pembelajaran secara daring dari rumah sebagai upaya menekan penyebaran virus. Tujuan Penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana minat belajar Mahasiswa Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah pendukung kompetensi klasifikasi, kodefikasi penyakit di masa pandemi covid-19 berdasarkan tiga indikator yaitu indikator pemusatan pikiran, perasaan dan perhatian mahasiswa dalam pembelajaran, indikator perasaan senang dan indikator keterlibatan mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran, Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, perhitungan besar sampel menggunakan rumus slovin, didapatkan 205 sampel dengan metode pengambilan sampel yaitu stratified random sampling. Dari hasil penelitian didapatkan minat belajar mahasiswa pada mata kuliah pendukung kompetensi klasifikasi, kodefikasi penyakit berdasarkan tiga indikator didapatkan minat belajar mahasiswa masih dalam kategori rendah dengan persentase 51.2% dan minat belajar dalam kategori tinggi dengan persentase 48.8%.
Penerimaan Petugas terhadap Aplikasi Epuskesmas di Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat Salsabillah Zahrah Hayati; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Puteri Fannya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.8048

Abstract

Dalam tingkatkan manajemen penyelenggaraan puskesmas butuh sokongan sistem data puskesmas yang sanggup menjamin ketersediaan informasi serta data secara cepat, akurat, terbaru, berkepanjangan, serta bisa dipertanggungjawabkan. Sebuah sistem yang digunakan untuk menilai penerimaan pengguna terhadap teknologi diantaranya adalah UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use Of Technology). Tujuan penelitian ini mengetahui penerimaan petugas terhadap aplikasi ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat dengan jumlah sampel 61 responden yang mengisi angket penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pada ekspektasi kinerja 49,2% menyatakan tidak baik, pada ekspektasi usaha 32,8% menyatakan tidak mudah, pada pengaruh sosial 26,2% menyatakan tidak baik, pada kondisi-kondisi yang memfasilitasi 47,5% menyatakan tidak tersedia, pada niat perilaku menggunakan ePuskesmas 32,8% menyatakan tidak minat, pada perilaku penggunaan ePuskesmas 45,9% menyatakan tidak baik. Hasil dari keenam konstruk didapatkan penerimaan petugas terhadap aplikasi ePuskesmas di Puskesmas Kecamatan Tambora Jakarta Barat dengan 31 responden (50,8%) menyatakan menerima aplikasi ePuskesmas dan 30 responden (49,2%) menyatakan tidak menerima aplikasi ePuskesmas. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan metode selain Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mengukur sejauh mana penerimaan penerapan sistem informasi kesehatan.
TINJAUAN FAKTOR PENYEBAB DISPUTE KLAIM BPJAS PASIEN COVID-19 DI RSU KABUPATEN TANGERANG Dina Munadiatu; Daniel Happy Putra; Puteri Fannya; Nanda Aula Rumana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8143

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan Covid-19 menjadi fenomena pandemi dengan jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 yang meningkat dengan pesat, diperlukannya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang memadai, dalam proses pengganti pembiayaan/klaim yang dibayarkan pemerintah ke rumah sakit, banyak terjadi kasus dispute pada klaim pasien Covid-19, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap pembiayaan di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan pasien Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab dispute klaim pada pasien Covid-19, metode penelitian yang digunakan adalah mix method dimana satu buah variable penelitian menggunkan pendekatan kualitatif dan 2 variabel menggunakan pendekatan kuantitatif, dan teknik pengumpulan data adalah observasi, pedoman wawancara dan studi dokumen berupa berita acara hasil verifikasi BPJS. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 9 kriteria penyebab dispute klaim pasien Covid-19, berkas dispute yang dianalisis sebanyak 78 data dispute dengan kasus kriteria kode C2-Peserta jaminan Covid tidak sesuai ketentuan dan dapat diidentifikasi kedalam 5 kategori yaitu, pasien konfirmasi dipertanyakan 32%, LOS yang tidak sesuai ketentuan 23%, gejala ringan tanpa sesak dan demam 17%, pasien probable tanpa komorbid dan dengan komorbid 26% suspek tanpa komorbid dan dengan komorbid 2%, Peraturan Mentri Kesehatan No 4344 tentang petunjuk teknis klaim pengganti biaya pelayanan Covid-19 terdapat batas penjaminan ataupun persyaratan pasien tersebut dinyatakan layak atau tidak untuk diklaim pembiayaannya.
Tinjauan Penerimaan Petugas terhadap Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) di Rsud Kembangan Farid Alvito; Universitas Esa Unggul; Nanda Aula Rumana; Daniel Happy Putra
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.357 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i1.676

Abstract

Latar Belakang : SIMRS merupakan suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat. Satu diantara sistem yang digunakan untuk mengkaji faktor penerimaan pengguna terhadap teknologi yaitu TAM (Technology Acceptance Model). Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerimaan petugas terhadap Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di RSUD Kembangan Jakarta Barat. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di RSUD Kembangan Jakarta Barat dengan jumlah sampel 63 responden yang mengisi angket penelitian. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pada persepsi kemudahan 41 responden (65,1%) menyatakan mudah, pada persepsi kegunaan 46 responden (73%) respoden menyatakan berguna, pada sikap menggunakan 51 responden (81%) menyatakan baik, pada minat perilaku 59 responden (93,7%) menyatakan berminat, pada penggunaan sesungguhnya 36 responden (57,1%) menyatakan baik. Hasil dari kelima variabel didapatkan penerimaan petugas terhadap SIMRS di RSUD Kembangan Jakarta Barat dengan 40 responden (63,5%) menyatakan menerima SIMRS dan 23 responden (36,5%) menyatakan tidak menerima SIMRS. Kesimpulan: Hasil kesimulam disarankan diadakan pelatihan penggunaan SIMRS agar petugas menjadi ahli dalam mengoperasikan SIMRS dan kegunaan SIMRS lebih diperhatikan supaya meningkatkan kinerja petugas yang menggunakan SIMRS.
Co-Authors Abdul Rokim Abdurrasyid Adham, Yunan Adi Widodo Adi Widodo Adinda Mentari Nursya’bani Adinda Pratiwi Agustin, Rosalia Aliyani Aliyani Alvina Amalia Anas Fajry Rhomadon Angela Marsiana Siki Anggi Alpiyani Athirah Iwani Rahman Avianta, Nur Azizah Syaputri Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Cindi Trisa Olivia Cindy Adelia Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Dewi, Deasy Rosmala Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Diva Angelita Dyah Melisa Setianingrum Elsa Nindia Safitri Faiha, Hana Fannya, Puteri Fannya, Putery Farid Alvito Fatkhurohman, Mohammad Fajri Febriyani, Madinah Ferina Ferina Fingky Rizki Wulandari Galuh Patricia Arda Tama Gita Sugiarti Hana Faiha Hardi Arissaputra Iman Harapan Jaya Zalukhu Indawati, Laela Indrawati, Laela Iqbal, Muhammad Fuad Ivonia Kenahin Bahi Kesit Ivanali Manullang, Febe Cristiani Mei Nur Khasanah Muhamad Endra Suriatno Muhammad Caisar Ramadhan Muniroh, Muniroh Muthiah Munawarah Mutia Motik Nanda Aula Rumana Nazira Nur Amalia Nerissa Adha Andrania Nicki Nugrahaningtyas Nindia Septa Tiana Novia Nurhikmah Sari Noviandi Noviandi Nuraini Diah Noviati Nurasiyah Nurmayantih Paryati Paryati Puteri Fanya Putri Fannya Putri Nurindahsari Rahelia Putri Rahmawati, Rena Maulina Regina Yulianti T. S Rizky Alfiansyah Roi Piter Serhalawan Rosa Patricia Rosita, Annida Ulfiar Salsabila Putri Cahyani Salsabillah Zahrah Hayati Sansy Dua Lestari Setiawan Irwansyah Sevilla, Flavia Shania Salsabillah Shania Salsabillah Silfa Haniasti Siti Rahmawati Handayani Sri Mulya Syarif, Hilwa Syifa Erintan Tantri Wilananda Tarisa Maharani Tryandi Rohmadoni Universitas Esa Unggul Usman, Nadia Salim Bin Widjaja, Lily Windiana Mega Sukmawati Wini Wini Wiranata, Tyansa Eka Sampoerna Wiwik Viatningsih Yasinta Rosalia Menna Yoga Septian Bayu Ariyanto Yulia, Noor