Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Strategi Pembelajaran Menggunakan Metode Audio-Lingual untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Memahami Kosa Kata Bahasa Indonesia Maulida, Nur Indah; Umami, Mashlihatul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i2.419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas peningkatan kemampuan siswa dalam memahami kosa kata bahasa indonesia melalui metode audio-lingual pada siswa kelas 1 di SD Islam Istiqomah Ungaran. Metode audio-lingual metode yang didasari pada pendekatan struktural dalam pembelajaran bahasa. Kemampuan menyusun teks secara lisan dapat diukur dengan keterampilan dalam mengungkapkan maksud, gagasan, dan pemikirannya dalam bahasa arab secara sederhana maupun sitematis. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan yaitu RnD (Research and Development) melalui pendekatan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and, Evaluation). Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Study). Peneliti menggunakan sampel berjumlah 35 siswa dari kelas 1 C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 pertanyaan yang ditujukan pada lembar kuisioner kepuasan siswa, diperoleh hasil yang sangat baik dengan rata-rata 4,8 dan dapat diartikan siswa sangat puas terhadap pengembangan metode pembelajaran menggunakan audio-lingual. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam memahami bahasa arab menggunakan metode audiolingual pada siswa/siswi kelas 1 SD Islam Istiqomah Ungaran. 
STRATEGI GURU BAHASA INGGRIS DALAM MENGAJAR KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Widiyanti, Leny; Umami, Mashlihatul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.7095

Abstract

The purpose of this study was to describe the strategies used by English teachers in teaching speaking skills to fifth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Kandangan, Temanggung. The research method used is a descriptive qualitative approach that involves collecting data through observation, interviews and documents. The research findings reveal that teachers adjust speaking materials based on students' needs analysis, use small group discussion methods, listening and repetition techniques, and interactive approaches such as educational games. These strategies are effective in increasing active participation, improving pronunciation, and creating a conducive classroom atmosphere. The main challenges faced by teachers are students' low confidence and anxiety when speaking, lack of parental support, and limited school facilities. To overcome these obstacles, teachers create a supportive learning environment, give appreciation for students' efforts, and utilize technology as learning media. This study recommends the implementation of varied, relevant and interactive learning strategies so that students' speaking skills can develop optimally at the primary level, and appreciation of each learning process is key in optimizing students' speaking skills in a sustainable manner. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan strategi yang digunakan guru Bahasa Inggris dalam mengajar kemampuan berbicara pada siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Kandangan, Temanggung. Metode penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru menyesuaikan materi berbicara berdasarkan analisis kebutuhan siswa, menggunakan metode diskusi kelompok kecil, teknik mendengarkan dan mengulangi, serta pendekatan interaktif seperti permainan edukatif. Strategi ini efektif meningkatkan partisipasi aktif, memperbaiki pengucapan, dan menciptakan suasana kelas yang kondusif. Tantangan utama yang dihadapi guru adalah rendahnya rasa percaya diri dan kecemasan siswa saat berbicara, kurangnya dukungan orang tua, serta keterbatasan fasilitas sekolah. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru menciptakan lingkungan belajar yang suportif, memberikan apresiasi atas usaha siswa, dan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran yang variatif, relevan, dan interaktif agar kemampuan berbicara siswa dapat berkembang optimal di tingkat dasar, serta apresiasi terhadap setiap proses belajar merupakan kunci dalam mengoptimalkan kemampuan berbicara siswa secara berkelanjutan.
Analysis of Effective Strategies in Language Teaching for Students at MI Pulutan Salatiga Indriyatno, Muhamad Agus; Umami, Mashlihatul; Nugroho, Imam Wahyu; Hidayat, Wildan Nur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2551

Abstract

This study aims to analyze effective language teaching strategies for students at MI Pulutan Salatiga, focusing on methods that enhance student engagement and learning outcomes. A descriptive qualitative approach was used to understand the application of different teaching methods, with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings show that interactive teaching methods such as group discussions and role-playing are more effective than conventional methods, such as lectures and memorization, in increasing student participation and comprehension. Challenges faced in implementing interactive methods include limited facilities, teacher skills in classroom management, and differences in students' learning abilities. Students' responses to interactive methods were very positive; they felt more motivated and confident in using the language in contextual settings. Based on these findings, it is recommended that MI Pulutan increase support for the use of more varied methods and provide training for teachers to optimize the learning process. Creative and interactive teaching strategies have been proven to have a significant impact on the development of students' language skills, which is crucial in supporting their academic achievements and communication abilities in the future.
Implementation of multicultural counseling as effort to prevent social conflict at SMAN 1 Tuntang Widyawati, Melina; Syaharani, Niken Ayu; Umami, Mashlihatul
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3993

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana konseling multikultural digunakan untuk mencegah konflik sosial di SMAN 1 Tuntang. Latar belakang penelitian ini adalah keanekaragaman budaya dan agama siswa serta guru, yang dapat memberikan peluang dan hambatan untuk penyediaan layanan konseling di sekolah. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Metode purposive sampling digunakan untuk mendapatkan sumber data dari tiga guru Bimbingan dan Konseling. Setelah melakukan wawancara mendalam, data dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif untuk menentukan bagaimana nilai multikultural diterapkan dalam layanan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling multikultural belum sepenuhnya diterapkan di SMAN 1 Tuntang. Namun, penggunaan strategi yang menghargai keragaman, menumbuhkan empati, dan memahami perbedaan budaya sudah dilakukan selama proses konseling berlangsung. Keberagaman budaya siswa dapat membantu meningkatkan toleransi dan sikap saling menghormati. Namun, itu juga menjadi tantangan bagi konselor karena memerlukan penyesuaian pendekatan terhadap perbedaan latar belakang dan nilai siswa. Pengaplikasian konseling multikultural sangat penting untuk mencegah konflik sosial di lingkungan sekolah karena membangun nilai empati dan penghargaan terhadap perbedaan. Diharapkan bahwa penelitian ini akan berfungsi sebagai referensi untuk mengembangkan layanan konseling yang adil dan inklusif di sekolah yang memiliki berbagai jenis siswa.
Implementasi Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Matematika di SMA Negeri 1 Tuntang Rahmawati, Azizah; Adawiyah, Ainun; Umami, Mashlihatul
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v4i4.2727

Abstract

This study aims to describe the process of implementing academic supervision in improving the pedagogical and professional competencies of mathematics teachers at SMA Negeri 1 Tuntang, with a focus on the planning, implementation, follow-up, and identification of appropriate supervision models. The research method used a descriptive qualitative approach with data triangulation, and data was collected through observation, interviews, and documentation. The results show that academic supervision is carried out twice a year through three stages, namely pre-supervision, supervision implementation, and post-supervision. The discussion reveals that supervision is carried out with contextual, nurturing, and effective assistance from senior teachers, which has a positive impact on the quality of student learning. Academic supervision at SMA Negeri 1 Tuntang effectively improves the competence of mathematics teachers through a senior teacher-based reflective model, with recommendations for increasing frequency, and integrating technology for more interactive and adaptive learning. The main obstacles include a busy schedule and excessive administrative focus, while collaborative supervision (between teachers or teachers and students) is not yet optimal.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Program Jumat Rehat Berwali Rohman, Muhamad Wahyu Fatkur; Fadzilatunnisa, Gaidha Lutfi; Puspitasari, Dila Oktariani; Umami, Mashlihatul
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam program Jumat Rehat Berwali di SMAN 1 Tuntang, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terbentuk dari setiap kegiatan Jumat, serta menganalisis faktor pendukung dan kendalanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, wali kelas, guru olahraga, serta peserta didik yang terlibat dalam kegiatan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai PAI di SMAN 1 Tuntang telah berjalan efektif melalui empat kegiatan utama: Jumat Religi, Jumat Bersih, Jumat Sehat, dan Jumat Perwalian. Kegiatan tersebut menumbuhkan nilai religiusitas, tanggung jawab sosial, kepedulian lingkungan, serta empati dan komunikasi antar warga sekolah. Keberhasilan program didukung oleh peran aktif guru PAI, kolaborasi lintas bidang, dan dukungan kelembagaan sekolah, sedangkan kendala utama meliputi keterbatasan sarana prasarana dan variasi partisipasi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Jumat Rehat Berwali merupakan strategi efektif dalam internalisasi nilai-nilai Islam melalui pembiasaan dan keteladanan, serta berkontribusi pada pembentukan karakter religius, sosial, dan ekologis peserta didik di lingkungan sekolah.
ANALISIS STRATEGI PEDAGOGIS GURU DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH: SEBUAH STUDI KEPUSTAKAAN Handayani, Sri; Umami, Mashlihatul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8797

Abstract

Literacy culture in Madrasah Ibtidaiyah is an essential foundation for the development of students' character and cognitive skills in the dynamic digital era. This study aims to analyze various effective pedagogical strategies used by teachers in fostering literacy culture through a systematic literature review. The research method used was a literature study of twelve reputable scientific articles from the Scopus database and Sinta 2 journals in the period from 2021 to 2025. The data were analyzed using content analysis techniques to synthesize the findings in depth and objectively. The results of the study identified four main pillars of strategy: strengthening the habit formation ecosystem through teacher role modeling, integrating digital literacy and artificial intelligence, implementing adaptive teaching that prioritizes student well-being, and utilizing texts based on local wisdom. These strategies indicate a paradigm shift from merely technical reading skills to a multimodal process of meaning construction. The discussion emphasizes that a holistic approach combining psychosocial aspects with technological innovation has proven to be most effective in increasing madrasah students' interest in reading and critical thinking. In conclusion, the success of a culture of literacy is largely determined by the synergy between responsive pedagogical strategies and educators' self-efficacy.The implications of this study suggest the need to develop a more inclusive and transformative madrasah curriculum in order to realize the vision of the Golden Generation 2045. ABSTRAK Budaya literasi di Madrasah Ibtidaiyah merupakan fondasi esensial bagi pengembangan karakter dan kecakapan kognitif siswa di era digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pedagogis guru yang efektif dalam menumbuhkan budaya literasi melalui tinjauan literatur sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan terhadap dua belas artikel ilmiah bereputasi dari basis data Scopus dan jurnal Sinta 2 dalam rentang waktu 2021 hingga 2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mensintesis temuan secara mendalam dan objektif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat pilar strategi utama: penguatan ekosistem habituasi melalui keteladanan guru, integrasi literasi digital dan kecerdasan buatan, penerapan pengajaran adaptif yang memprioritaskan kesejahteraan siswa, serta pemanfaatan teks berbasis kearifan lokal. Strategi tersebut menunjukkan pergeseran paradigma dari sekadar kecakapan teknis membaca menuju proses konstruksi makna yang multimodal. Diskusi menekankan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan aspek psikososial dengan inovasi teknologi terbukti paling efektif dalam meningkatkan minat baca serta nalar kritis siswa madrasah. Kesimpulannya, keberhasilan budaya literasi sangat ditentukan oleh sinergi antara strategi pedagogis yang responsif dan efikasi diri pendidik. Implikasi penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan kurikulum madrasah yang lebih inklusif dan transformatif guna mewujudkan visi Generasi Emas 2045.
Penerapan Pembelajaran Deep Learning untuk mengajar kosakata Bahasa Inggris di MI Handayani, Sri; Umami, Mashlihatul
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 2 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i2.3243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis deep learning dalam pengajaran kosakata Bahasa Inggris di MI Kalirejo serta dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi deep learning mampu meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, dan penguasaan kosakata siswa melalui media pembelajaran interaktif yang menggabungkan elemen visual, auditori, dan umpan balik otomatis. Guru juga merasakan kemudahan dalam menyampaikan materi, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan akses internet. Secara umum, pembelajaran kosakata berbasis deep learning terbukti efektif dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut di madrasah untuk mendukung transformasi digital pendidikan berbasis nilai keislaman.
STUDENTS' LEARNING EXPERIENCE ON THE IMPLEMENTATION OF 'STARLIGHT CADRE' ACTIVITY ON STUDENTS' SPEAKING SKILL AT SMAN 1 TUNTANG Trista Ayu Farasya; K., Alfina Eka Ri’ayatul; Aliyyah, Nadia Himmatul; Umami, Mashlihatul; Setiyono, Agus
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Vol. 12 No. 3 (2025): JEELL Volume 12 Number 3 Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jeell.v12i3.105

Abstract

This research aims to examine the implementation and effectiveness of the Starlight Cadre activity to improve speaking skills of the students at SMAN 1 Tuntang English Club at the 2025/2026 academic year. This research using a qualitative descriptive research design and included students of the English Club who were selected through random sampling. Interviews, observation, and documentation were utilized in collecting data for information about students' perceptions and experiences. The data analysis were interpreted according to Miles and Huberman's data condensation, display, and drawing conclusions phases. Findings are that the Starlight Cadre is applied actively and systematically through interactive speaking and listening activities such as storytelling, flashcard games, and pair discussions. Students exhibited noticeable improvement in fluency, pronunciation, vocabulary, and confidence. The observation revealed a positive and supportive learning atmosphere that encouraged participation and communication. The program successfully combined communicative and learner-centered approaches to gain linguistic achievement and motivation. The findings show that well-designed extracurricular activities can potentially enhance students' English speaking ability and confidence in future communication.