Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Daya Terima Biskuit Tulang Ikan Tuna sebagai Alternatif Makanan Pendamping dalam Upaya Pencegahan Stunting Abdullah, Anisa Dwirizky; Ramadhani, Ika Putri; Andriani, Devi; Faradiba; Mapu, Hizkia Arruan
Nutrition Science and Health Research Vol 4 No 2 (2026): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v4i2.5315

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi masyarakat di Indonesia yang menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronis pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak seribu hari awal kehidupan, keadaan ini ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari teman-teman seusianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dari biskuit tulang ikan sehingga dapat digunakan sebagai makanan tambahan balita dan ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimentatif dengan menggunakan desain uji one way anova. Uji organoleptik dilakukan dengan menggunakan uji Hedonic Scale Test yang melibatkan panelis agak terlatih sebanyak 24 orang, digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan seseorang berupa rasa suka atau tidak terhadap tekstur, warna, aroma, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang ikan tuna akan mempengaruhi aroma, tekstur dan rasa dari biskuit. Formula terbaik dari biskuit tepung tulang ikan tuna yang diujikan yaitu biskuit dengan persentase penambahan tepung tulang ikan tuna sebanyak 15%
Efektivitas Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Diabetik Nefrotik Anisa Dwirizky Abdullah; Nurpatwa Wilda Ningsi; Riska Mayangsari; Aulia Rahmi Latif
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.118

Abstract

Nephropathy diabetic is a microvascular complication of diabetes, which can lead to end-stage renal disease (ESRD) in both type 1 and type 2 diabetes mellitus. Management of hypertension in ND significantly contributes reducing effect of cardiovascular morbidity and mortality, as well as inhibiting the development of kidney damage. This study was an analytical observational study with prospective and retrospective cohort design using comparative study between amlodipine, the combination of amlodipine valsartan and the combination of amlodipine telmisartan in ND at Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar which aimed to obtain a comparison of treatment effectiveness. Treatment’s effectivity was measured based on the average decrease in blood pressure while the quality of life in cost utility analysis was measured by the Short Form-36 (SF-36). Sampling was done by purposive sampling technique and obtained 62 samples. The results showed that the combination amlodipine valsartan had better effectiveness than using amlodipine-valsartan and amlodipine alone in reducing systolic blood pressure and diastolic blood pressure for nephropathy diabetic. Keywords: Hypertension, Nephropathy diabetic, blood pressure
Stabilitas Sediaan Lotion Ekstrak Herba Sawi Langit (Vernonia cinerea (L.) Less) Dengan Menggunakan Stearil Alkohol Sebagai Emulgator Auliah Rahmi Latif; Anisa Dwirizky Abdullah
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.304

Abstract

Stability Test of Preparation Lotion extract Sawi Langit (Vernonia cinerea (L) Less) herbal with stearyl Alcohol as an emulsifier. The purpose of this study was to determine the ability of stearyl alcohol as an emulsifier in the preparation of lotion extract Sawi langit herba as well as to determine the level of stability of the preparation. The lotion is formulated with a variety of emulsifier stearyl alcohol concentrations of 1% b/b, 3% b/b, and 5% b/b. Evaluation lotion was conducted for 2 weeks include: organoleptic preparations have colors, shapes, and smells of stable, power of dispersive at concentration 1% b/b and 3% b/b qualify the power of dispersive preparation lotion is 7cm-14cm, the pH value of 50C storage stable and 250C storage stable at concentration of 1% b/b and 3% b/b because it has suitable pH of the skin 4.5-6.5 and pH of good lotion is 4.5-8.0. Keywords: Stability Test, Lotion, Extracts Sawi Langit Herbal, stearyl alcohol emulsifier
Vitamin C Intake Adequacy and the Incidence of Anemia in Pregnant Women Anisa Dwirizky Abdullah; Sukma Yunita; Nur Zakiah
Journal of Global Nutrition Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v6i1.211

Abstract

Anemia during pregnancy constitutes a major public health concern in Indonesia, with inadequate micronutrient intak, particularly vitamin C, identified as a key contributing factor. Vitamin C (ascorbic acid) facilitates the absorption of non-heme iron, thereby playing a critical role in hemoglobin synthesis. This study aimed to examine the relationship between vitamin C intake adequacy and the incidence of anemia among pregnant women in the working area of Puskesmas Totoli, Majene Regency, West Sulawesi. A cross-sectional observational design was employed, involving 106 pregnant women in the first and second trimesters selected via simple random sampling. Dietary assessment was conducted using the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), hemoglobin levels were measured using the Easy Touch GCHb digital device, and anemia was defined based on the Indonesian Ministry of Health criteria (Hb <11 g/dL for trimesters I and III; <10.5 g/dL for trimester II). Results indicated that 34.9% of subjects were anemic, and 46.2% had inadequate vitamin C intake (mean: 57.18 mg/day; AKG 2019 recommendation: ≥95 mg/day during pregnancy). Among subjects with inadequate vitamin C, 51.0% were anemic, compared to 21.1% among those with adequate vitamin C. Bivariate analysis using the Chi-square test revealed a statistically significant association between vitamin C adequacy and the incidence of anemia (p = 0.001). These findings underscore the importance of improving vitamin C consumption through fruit, vegetable, and dietary diversification programs to support iron absorption and reduce anemia risk during pregnancy
A REVIEW ARTIKEL: POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TANAMAN RUMPUT KNOP (Hyptis capitata Jacq) Rosnidar Sumardi; Neng Mira Atjo; Wisdayanti Wisdayanti; Anisa Dwirizky Abdullah; Auliah Rahmi Latif; Widya Luthfiyah; Ekasari Kartika Putri Wibowo; Azima Azima; Putri Ramdaniah; Nadya Pratiwi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v8i1.3751

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Antibiotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pemberian antibiotik pada penderita penyakit infeksi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan maupun membunuh bakteri penyebab penyakit, akan tetapi jika penggunaan antibiotik tidak tepat akan mengakibatkan resistensi antibiotik. Dalam upaya untuk menemukan alternatif pengobatan antibakteri yang efektif, penelitian terhadap senyawa alami dari tumbuhan telah mendapatkan perhatian yang semakin besar. Ekstrak tanaman yang kaya akan berbagai senyawa bioaktif, memiliki potensi sebagai agen antibakteri yang dapat digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi antibakteri dari tanaman Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.). Metode: Tinjauan artikel ini dilakukan melalui studi Pustaka dari 6 artikel penelitian dengan rentang tahun publikasi 2012-2025. Hasil: Ekstrak daun, akar, dan bunga Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) menunjukkan aktivtas penghambatan yang kuat terhadap bakteri Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Pseudomonas aeruginosa, Eschericia coli, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Propionibacterium acnes, Streptococcus sobrinus, dan Bacillus cereus. Kesimpulan: Tanaman Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) memiliki potensi sebagai antibakteri.