Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Audiences Respond to Interfaith Dialogue Messages on the Jeda Nulis YouTube Channel in the Context of Indonesian Pluralism Akbar, Muhammad Rizki; Syukur, Abdul
Khazanah Theologia Vol. 6 No. 2 (2024): Khazanah Theologia
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kt.v6i2.49111

Abstract

Purpose: This study examines audience reception of interfaith dialogue on the YouTube channel Jeda Nulis, particularly the “Indonesia Rumah Bersama” series, to analyze how digital narratives promote religious pluralism and social cohesion in Indonesia. Methodology: The research employed a qualitative digital netnography to collect and analyze hundreds of publicly available comments on selected videos, which were then interpreted through Stuart Hall’s encoding/decoding framework. Findings: The findings reveal that the majority of comments reflected dominant-hegemonic readings that fully accepted the tolerant, reflective, and inclusive messages conveyed in the dialogues. A smaller portion of comments demonstrated negotiated readings, where audiences partly agreed with the messages but adapted them to personal beliefs or cultural traditions, while only a marginal minority expressed oppositional readings that rejected the messages on ideological grounds. These reception patterns indicate that humanistic and narrative-driven communication reduces ideological resistance and fosters more open interfaith engagement in digital spaces. Research Implications: Practically, the findings provide insights for content creators, faith-based organizations, NGOs, and government agencies to design more inclusive digital communication strategies that cultivate intergroup trust. Theoretically, this study advances an audience-centered perspective in religious communication by mapping interpretive positions toward interfaith dialogue in live social media interactions. Originality/Value: Unlike much Indonesian scholarship that predominantly emphasizes discourse production and elite messaging, this article highlights the role of audience reception by integrating digital netnography with Hall’s model to explore how digital publics interpret interfaith narratives.
Persepsi Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Terhadap Kinerja Penyuluh Perikanan Di Dinas Perikanan Kota Samarinda Akbar, Muhammad Rizki; Sugiharto, Eko; Haqiqiansyah, Gusti
Grouper Vol. 14 No. 2 (2023): Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v14i2.206

Abstract

Persepsi merupakan proses seseorang memahami dan mengetahui beberapa hal melalui panca indranya. Latar belakang kehidupan seseorang dapat mempengaruhi timbulnya persepsi pada seseorang. Persepsi yang timbul dari anggota kelompok pembudidaya ikan menjadikan adanya proses pemahaman terhadap penyuluhan yang diberikan baik berupa informasi atau teknologi. Persepsi yang terbentuk dari anggota kelompok pembudidaya ikan dapat menjadi salah satu faktor penghambat atau pendorong dalam pengembangan usaha budidaya sehingga perlu dilakukannya penelitian mengenai persepsi kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Karya Joyo Makmur terhadap kinerja penyuluh perikanan dilakukan dari bulan September 2022 hingga Juli 2023. Lokasi penelitian di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. Reesponden berjumlah 10 orang yang terdiri dari seluruh anggota POKDAKAN Karya Joyo Makmur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi POKDAKAN Karya Joyo Makmur terhadap kinerja penyuluh perikanan di Dinas Perikanan Kota Samarinda. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang digunakan dalam wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 indikator persepsi kinerja berada pada tingkat tinggi atau sangat baik, sedangkan 1 indikator yang berada pada tingkat sedang atau cukup baik. Skor kumulatif dari indikator tersebut adalah 56,01 yang berarti sangat memuaskan.