Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Labu Kuning: Pembuatan Kue Spesial Labu Bola-Bola Melkianus, Condy; Saputro, Eko; Herdi, Herdi; Indriyannus, Indriyannus; Kogoya, Imanuel; Supartini, Tri
Khaliya Onomiyea: Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Levinus Rumaseb Sentani, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61471/ko-jan.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil akhir dari produk makanan untuk pembelajaran Entrepreneurship. Bagian ini menarik karena bahan dasar kue bola-bola terbuat dari labu kuning sebagai bahan utamannya sekaligus pengganti tepung terigu. Labu kuning memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, terkhusus untuk kesehatan mata. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan uji organoleptik produk kue spesial labu bola-bola dan uji SWOT untuk mengevaluasi produk sebelum dipasarkan. Ketersediaan bahan baku menjadi kekuatan dari produk kue spesial labu bola-bola ini. Penilaian uji organoleptik menonjol pada kategori warna dan tekstur donat dengan tingkat kesukaan masing-masing 96,3% dan 88,88%. Inovasi ini menghasilkan kue spesial labu bola-bola dengan toping luar yang disukai.
Sistem Kerja Fleksibel: Tempat Kerja Dan/Atau Waktu Kerja Yang Fleksibel (Tinjauan Naratif) Saputro, Eko
Cendekia Niaga Vol. 7 No. 2 (2023): Cendekia Niaga Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fleksibilitas mengenai di mana dan kapan pekerjaan diselesaikan menjadi semakin tersedia bagi karyawan, terutama setelah wabah COVID-19 dan pergeseran sifat pekerjaan selanjutnya. Hingga kini, ada temuan yang tidak konsisten terkait manfaat sistem kerja fleksibel atau flexible work arrangements (FWA) yang ada di luar negeri. Oleh karenanya, kami melakukan tinjauan pustaka ini (n = 33) untuk meneliti hubungan antara FWA dan dampaknya bagi kesehatan, yang meliputi: kesehatan fisik, ketidakhadiran, gejala somatik, dan aktivitas fisik (olahraga). Metode pencarian literatur berbasis komputer berasal dari berbagai database, yakni: Academic Search Premier, Alt HealthWatch, APA PsycArticles, Business Source Ultimate, CINAHL, Disertation Abstracts, ERIC, Google Scholar, Health Source, PsycINFO, PubMed, dan Web of Science. Pencarian literatur tidak dibatasi pada periode waktu tertentu. Semua laporan studi yang diterbitkan hingga Juli 2022 dimasukkan dalam review. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa FWA berhubungan dengan kesehatan fisik yang lebih baik, pengurangan ketidakhadiran, dan gejala somatik yang lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa FWA dapat memfasilitasi karyawan dalam menjaga kesehatannya. Tidak ada hubungan antara FWA dan aktivitas fisik (olahraga), tetapi hasil ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena terbatasnya jumlah makalah studi primer yang meneliti hubungan ini. Temuan ini memiliki implikasi untuk penelitian dan praktek FWA di masa depan, termasuk dukungan untuk menawarkan FWA individual sebagai sarana untuk mempromosikan kesehatan karyawan.
Aplikasi Monitoring Perkembangan Anak Pada Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Mobile Vadlya, Vadlya Maarif; Sardiarinto, Sardiarinto; Saputro, Eko; Muhammad Nur, Hidayat; Fandi Dwi Imaniawan, Fabriyan
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 5 No 1 (2025): Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v5i1.7566

Abstract

Banyak sekali masyarakat yang tidak memperhatikan perkembangan maupun pertumbuhan anak. Peran orangtua diperlukan agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Penilaian dilembaga Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD) memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan mulai dari penilaian harian, mingguan, bulanan, semester. Guru di sekolah kelompok bermain dalam melakukan penilaian terhadap perkembangan peserta didik masih belum optimal. Proses pelaporan hasil monitoring tumbuh kembang anak dilakukan sebagian besar sekolah masih dilakukan secara manual. Orang tua tidak tahu capaian anak saat di sekolah dan orang tua masih bingung apa yang masih kurang dari pembelajaran orang tua saat anak berada di rumah. Agar orang tua dapat mengetahui perkembangan anak secara realtime orang tua harus selalu mendapatkan informasi dari guru setiap hari. Teknologi berbasis mobile perlu dimanfaatkan untuk memaksimalkan proses monitoring perkembangan anak pada POS Pendidikan Anak Usia Dini Abimanyu pada saat ini. Model proses pengembangan Aplikasi yang digunakan adalah metode RAD terdiri dari Requirement Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Penelitian ini menghasilkan Aplikasi Monitoring Anak Usia Dini berbasis android yang dibangun untuk proses pemantauan laporan untuk mengontrol kegiatan siswa disekolah dan mempermudah memberikan informasi perkembangan kegiatan anak kepada orang tua
Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) Untuk Prediksi Ketidaklulusan Mahasiswa Berdasar Presensi dan IPK Nur, Hidayat Muhammad; Maarif, Vadlya; Imaniawan, Fabriyan Fandi Dwi; Sardiarinto, Sardiarinto; Saputro, Eko
Indonesian Journal Computer Science Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/3smve945

Abstract

GEOCHEMISTRY OF SEABED AND COASTAL SEDIMENTS IN LIMAU WATERS AREA Zulfikar, Muhammad; Saputro, Eko; Albab, Ali; Rahardiawan, Riza
BULLETIN OF THE MARINE GEOLOGY Vol 40, No 2 (2025)
Publisher : Marine Geological Institute of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32693/bomg.40.2.2025.953

Abstract

Sediment provenance and weathering history are used to understand sedimentary processes and to explore mineral potential in coastal–marine systems in the Limau Waters. Therefore, the characteristics of seabed and coastal sediments need to be determined. This study aims to identify the source rocks, paleoweathering signatures, and sediment maturity of both seabed and coastal sediments through a geochemical approach. A geochemical approach that integrates major oxide and rare earth element (REE) analyses, the paleoweathering, and sediment maturity indices, is used to identify the source rocks of these sediments. Major oxides elements were measured using X-ray fluorescence (XRF) and REE concentrations were determined using inductively coupled plasma - optical emission spectrometry (ICP-OES) and inductively coupled plasma optical - mass spectrometry (ICP-MS). Geochemical discrimination diagrams indicate that seabed sediments are mainly derived from intermediate to felsic igneous rocks with higher compositional maturity, whereas coastal sediments are influenced by mafic volcanic rocks and are comparatively immature in composition. Both sediment types exhibit weak chemical weathering (CIA < 70), suggesting limited alteration of young volcanic sources. The CIA–ICV relationships portray contrast sediment transport and depositional processes between the coastal and marine environments. This study is expected to provide a geochemical-based framework for provenance analysis and to support the development of insights for future marine mineral exploration in the Limau Waters area.
ACOUSTIC FACIES AROUND THE INTRUSIVE COMPLEX OF SALAHNAMA AND PANDANG ISLANDS, MALACCA STRAIT , S.Si., MT., Subarsyah; Albab, Ali; Zulivandama, Shaska Ramdhan; Saputro, Eko; Ali, Arif; Setiadi, Imam; Zulfikar, Muhammad; Nauval, Faris; Rahardiawan, Riza
BULLETIN OF THE MARINE GEOLOGY Vol 40, No 2 (2025)
Publisher : Marine Geological Institute of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32693/bomg.40.2.2025.938

Abstract

Salahnama and Pandang Islands lie on the main range of the granite province; both islands are located in the Sunda Shelf, Malacca Straits. These islands are composed of intrusive rocks from Berhala. The rock’s existence will offer a significant contribution to the distribution of surface sediments in the surroundings. The sea dynamics and the geometry of the Malacca Strait will also have an impact on the seabed. Apart from that, global factors such as sea level changes will lead to transformation of the depositional environment and subsurface geology in the strait. Geological conditions of the seabed surface and subsurface can be understood and interpreted based on the acoustic characteristics and reflector patterns of a seismic section. Then, based on the acoustic character and reflector pattern, an acoustic facies can be defined. Seismic data measurements have been carried out around Salahnama and Pandang Islands in 2024. Based on the results of the seismic section, the acoustic facies in the study area are classified into 6 (six), which include AF I – AF VI. Seabed morphological features in the form of sand dunes were identified in the first acoustic facies (AF I); this feature is formed due to geometric aspects, surface currents, and bottom current's which may or may not be triggered by tidal vortices. Acoustic Facies II (AF II) is characterized by sandwave or ripple marks formed by strong seabed currents. AF III was formed after the Last Glacial Maximum (LGM) ended and the depositional environment returned to a shallow marine environment, characterized by a transparent pattern in the seismic section. The erosional truncation at the upper boundary of AF IV indicates a change in the depositional environment from shallow marine to coastal or terrestrial environments during the Last Glacial Maximum period. AF V is acoustic bedrock, and AF VI is characterized by a chaotic pattern, which is interpreted as granitic intrusive rocks.
Transformasi Digital Posyandu: Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sipanda Untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan di Padukuhan Kayen, Pajangan, Bantul Saputro, Eko; Syukron, Akhmad; Meyliana, Anastasia
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18629

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data serta layanan pada Posyandu melalui penerapan SIPANDA (Sistem Informasi Pelayanan dan Data Posyandu). Analisis permasalahan dilakukan menggunakan metode 5 Why’s untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh Posyandu Kenanga antara lain pencatatan data balita, ibu hamil dan kegiatan pelayanan yang masih dilakukan secara manual. Proses tersebut sering menimbulkan kendala seperti data yang tidak lengkap, kesalahan pencatatan, serta keterlambatan dalam pelaporan ke instansi terkait dan kemudian diperdalam melalui Fishbone Diagram untuk mengelompokkan akar masalah ke dalam aspek SDM, metode, perangkat, lingkungan kerja dan manajemen data. Metode pelaksanaan program ini melibatkan kader Posyandu secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem informasi, pelatihan penggunaan SIPANDA serta pendampingan operasional selama implementasi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan sistem digital. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu Posyandu memiliki sistem yang terintegrasi, mudah digunakan, dan mampu menyajikan data secara cepat dan akurat. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa kader posyandu mampu mengoperasikan sistem SIPANDA, kemudahan akses informasi kesehatan masyarakat serta meningkatnya kemampuan kader Posyandu dalam digitalisasi data. Dengan adanya SIPANDA, Posyandu menjadi lebih modern, efisien dan siap mendukung transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan dasar.