Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Terapi Bekam Terhadap Skala Nyeri Pada Klien Gout Di Bilik Bekam Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Irawan, Hengky; Santoso, Puguh; Pridanatama, Annas
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 4 No 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v4i2.15378

Abstract

Penurunan respon nyeri pada klien Gout dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis diantaranya dengan Terapi bekam. Terapi bekam dapat memberikan efek analgesik dengan cara penyibukkan jalur saraf neuromotor pada area sekitar nyeri dengan mengeluarkan senyawa zat kimia sehingga nyeri dapat berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan nyeri pada klien Gout. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experiment. Jenis desain dalam penelitian ini berbentuk pre-post test one group. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 10 responden. Tehnik pengambilan sample menggunakan purposive sampling, pengambilan data menggunakan numerical rating scales. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi bekam terhadap penurunan nyeri pada klien gout. Hal ini ditunjukkan dengan hasil Wilcoxon Matched Pairs Signeg Rank terlihat bahwa nilai p-value sebesar 0.000, maka dapat diartikan p-value<α(0.05). Hal ini ditunjang dengan hasil penelitian yang menujukakan hampir seluruhnya (80%) responden mengalami penurunan tingkat nyeri dan sebagian kecil (20%) responden tidak mengalami perubahan tingkat nyeri atau nyeri tetap. Kesimpulan penelitian ini bahwa terapi bekam dapat menurunkan nyeri pada klien gout, sehingga Terapi Bekam dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memilih pengobatan alternatif yang tepat dan praktis tanpa efek samping. Saran diharapkan agar perawat dapat menerapkan terapi bekam dalam menunjang fungsi independen keperawatan.
MASSAGE THERAPY AND ESSENTIAL OIL DAPAT MEMPERLANCAR PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM LITERATURE REVIEW Eka Prameswari, Veryudha; Yulianti, Indra; Irawan, Hengky
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 6 No 2 (2022): Vol 6 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v6i2.19171

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan paling sempurna bagi bayi terutama di bulan pertama kehidupannya. ASI merupakan makanan terbaik bayi pada awal usia kehidupannya. ASI terbukti mempunyai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh makanan dan minuman manapun karena ASI mengandung zat gizi yang paling tepat dan lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Banyak upaya untuk meningkatkan produksi ASI salah satunya adalah dengan Massage Therapy and Essential Oil. Beberapa metode Massage Therapy yaitu pijat oksitosin yang kegunaanya untuk mempercepat syaraf parasimpatis menyampaikan sinyal ke otak bagian belakang untuk merangsang kerja hormon oksitosin setelah melahirkan dalam mengalirkan ASI agar keluar, selain itu juga dapat meningkatkan kenyamanan ibu. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Massage and Essential Oil dapat memperlancar produksi ASI ibu Post partum. Metode pada penelitian ini adalah literature review atau tinjauan Pustaka dari jurnal ilmiah dengan penuntun kata kuci. Jurnal ilmiah yang terseleksi sejumlah 9 jurnal. Hasil : Massage Endorphin, back massage yang dimana semua menggunakan Essetial Oil sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI karena dengan didampingi pemberian Essential Oil dapat membuat ibu merasa rileks dan mengurangi rasa stress pada ibu. Kesimpulan : Massage Therapi dengan Essential Oil merupakan cara alternatif untuk mengurangi keadaan emosional ibu yang tidak stabil. Keadaan tersebut dapat membantu dalam proses pengeluaran ASI.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Eka Prameswari, Veryudha; Irawan, Hengky; Setyadi, A.Wasis
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20040

Abstract

Hipertensi suatu gejala penyakit degeneratif kardiovaskuler yang paling banyak di alami oleh lansia dan belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah quosy eksperimen dengan pendekatan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi sebanyak 23 responden dan sampel yang digunakan sebanyak 16 responden menggunakan purposive sampling. Data yang diambil dengan menggunakan lembar observasi tekanan darah. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pemberian Senam Lansia Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertesi di dusun Wonokoyo Mojosari Mojokerto yang dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon p=0.001, α sebesar 0,05 sehingga p<α maka H1 diterima. Dengan hasil 7 orang responden (43,8%) dengan tekanan darah normal dan 9 responden (56,2%) dengan hipertensi ringan atau perbatasan. Hal ini menunjukkan senam Lansia secara teratur dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penurunan tekanan darah disebabkan karena latihan senam Lansia dapat menyebabkan penurunan denyut jantung maka akan menurunkan cardiac output (curah jantung). yang pada akhirmya menyebabkan penurunan tekanan darah dan peningkatan efesiensi kerja jantung dicerminkan dengan penurunan tekanan sistolik rata-rata 10 mmHg, sedangkan penurunan tekanan perifer dicerminkan dengan penurunan tekanan diastole 5-10 mmHg