Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Geogebra Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Semester Vi Stkip Abdi Wacana Wamena Pada Materi Persamaan Ellips Citra Ratna Napitupulu; Marthinus Kayame; Christine M. Rumpaisum
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh  penggunaan media GeoGebra terhadap hasil belajar mahasiswa semester VI STKIP Abdi Wacana Wamena pada materi Persamaan Ellips. Melalui media GeoGebra, mahasiswa diharapkan mampu memanipulasi nilai-nilai variabel pada persamaan elips dan langsung melihat dampaknya terhadap bentuk serta posisi grafik secara real-time. Penelitian ini termasuk dalam penelitian Quasi Experimental dengan menggunakan desain the nonequivalent posttest-only control group. Desain ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan media GeoGebra dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran tanpa menggunakan media GeoGebra kemudian kedua kelompok diberikan posttest untuk mengetahui pengaruh penggunaan media GeoGebra pada materi persamaan elips. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Independent Sample t-Test karena penelitian ini melibatkan dua kelompok yang tidak berpasangan. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar (0,000 < 0,05), maka H₀ ditolak dan H₁ diterima sehingga terdapat pengaruh penggunaan media GeoGebra terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi persamaan elips. Selanjutnya, hasil perhitungan effect size menggunakan Cohen's d diperoleh nilai sebesar 3,361 yang termasuk kategori sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media GeoGebra memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap hasil belajar mahasiswa.
PENDAMPINGAN BELAJAR TKA (TES KOMPETENSI AKADEMIK) MATEMATIKA SISWA KELAS VI DI LINGKUNGAN GEREJA SHALLOM WAMENA Mindo H. Sinambela; Citra R. Napitupulu; Christine M. Rumpaisum; Sutarman Borean; Barthon Wenda; Andinus Yanengga
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11927

Abstract

The Academic Competency Test (TKA), established under Permendikdasmen Number 9 of 2025, positions academic achievement as one of the key indicators for student admission to the next level of education. The implementation of TKA in mathematics presents considerable challenges due to the reasoning-based and Higher Order Thinking Skills (HOTS) demands of its questions, causing many students to experience difficulties and anxiety. This community service activity aimed to enhance the academic readiness of sixth-grade students in facing the Mathematics TKA through a coaching-based learning assistance program. The activity was conducted over eight days (March 16–24, 2026) at the Shallom Sunday School Building in Wamena, involving 9 participants aged 11–12 years from several primary schools in the Wamena area. The method encompassed three stages: preparation, implementation, and evaluation. Academic readiness was measured through 40 evaluation items aligned with the TKA framework within a 120-minute session, supported by observational assessment throughout the program. Results demonstrated improved conceptual understanding in number operations, measurement, and two- and three-dimensional geometry. Participants also grew more familiar with reasoning-based question types and exhibited increased motivation and confidence. The program received full support from the church and parents as implementation partners, confirming that coaching-based TKA preparation effectively enhances academic readiness while strengthening collaboration between higher education institutions and the community. ABSTRAK Tes Kemampuan Akademik (TKA) berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 menjadikan capaian akademik sebagai salah satu indikator penerimaan peserta didik ke jenjang pendidikan berikutnya. Pelaksanaan TKA pada mata pelajaran matematika menghadapi tantangan signifikan karena karakteristik soal yang menuntut kemampuan penalaran dan Higher Order Thinking Skills (HOTS), sehingga banyak siswa mengalami kesulitan dan kecemasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan akademik siswa kelas VI dalam menghadapi TKA Matematika melalui program pendampingan belajar berbasis coaching. Kegiatan dilaksanakan selama delapan hari (16–24 Maret 2026) di Gedung Sekolah Minggu Shallom Wamena, melibatkan 9 peserta berusia 11–12 tahun dari beberapa sekolah dasar di wilayah Wamena. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kesiapan akademik diukur melalui 40 butir soal evaluasi sesuai kisi-kisi TKA dengan alokasi waktu 120 menit, serta didukung pengamatan selama proses pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep matematika pada materi operasi bilangan, pengukuran, serta geometri bangun datar dan ruang. Peserta juga semakin familiar dengan tipe soal berbasis penalaran serta menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri. Program ini mendapat dukungan penuh dari pihak gereja dan orang tua, membuktikan bahwa pendampingan berbasis coaching efektif meningkatkan kesiapan akademik sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas.
Upaya meningkatkan Prestasi Belajar Matematika menggunakan Model Pembelajaran Think-Pair-Share Pokok Bahasan Kubus dan Balok pada Peserta Didik Kelas VIII SMP “Nurul Haq” Yapis Wamena Sutarman Borean; Merlindaros S. Mangguali; Amos Rombe; Christine M. Rumpaisum; Citra R. Napitupulu
INTELEKTIUM INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v5i1.1515

Abstract

This study aims to improve the learning achievement of students of class VIII B SMP "Nurul Haq" Yapis Wamena in studying mathematics subjects on the subject of volume of cubes and beams. The formulation of the problem in this study is whether the cooperative learning model type think-pair-share can improve the achievement of students. The type and technique of data analysis in this research is descriptive qualitative and quantitative combined data analysis. Data collection was done through tests, observation, and documentation. Based on the results of the study, it was concluded that efforts to improve students' learning achievement using the think-pair-share cooperative learning model were considered successful in accordance with the research indicators where 80% of students had reached the KKM standard. Even though there are still some students with increased learning achievement not in accordance with expectations, in this study the benchmark is the increase in the average score of students from cycle I to cycle II so that it can be concluded that the use of cooperative learning model type think-pair-share succeeded in improving the learning achievement of students of class VIII B SMP "Nurul Haq" Yapis Wamena.