Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Persepsi Siswa SMA Anugrah Gloria Terpadu Terhadap Keterampilan Mengajar Mahasiswa PPL Prodi Pendidikan Matematika: persepsi keterampilan mengajar Sutarman Borean; Mindo Hotmaida Sinambela; Yeheskiel Lolopayung; Citra Ratna Napitupulu; Christine Mersi Rumpaisum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2068

Abstract

This research aims to analyze the perceptions of students at SMA Gloria Terpadu regarding the teaching skills of PPL students from the Mathematics Education Study Program at STKIP Abdi Wacana Wamena. The type and approach in this research are mixed methods. This research adopts the concurrent embedded strategy described by Creswell as part of the concurrent/embedded mixed method where the researcher collects quantitative and qualitative data simultaneously. The research sample was determined using purposive sampling techniques with specific criteria as limitations. The data collection techniques were carried out through questionnaires, interviews, and documentation. The research results show that students' perceptions of the teaching skills of PPL students from the Mathematics Education Study Program at STKIP Abdi Wacana Wamena at SMA Anugrah Gloria Terpadu are generally in the "high" category, with an average student response percentage of 82.20%. The highest percentage is in the skill of explaining lessons, which falls into the "high" category with a student response percentage of 87.86%. The lowest percentage is the skill of providing reinforcement from student responses, which is 75.71%. Therefore, PPL program students in the education field, as prospective teachers, need to enhance and develop their competencies related to reinforcement skills and implement effective variations to create a positive learning environment and motivate students.
PENDAMPINGAN BELAJAR OPERASI HITUNG DASAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA CitraRatna Napitupulu; Mindo Hotmaida Sinambela; Sutarman Borean; Christine M. Rumpaisum; Marlince Siep
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.450

Abstract

Keterampilan berhitung adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa dan merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan berhitung ini, siswa dapat dilatih sejak kecil. Namun pada kenyataannnya di SMP Biji Sesawi ditemukan bahwa keterampilan berhitung siswa masih relatif rendah, diperkuat dari pernyataan guru matematika sekolah tersebut bahwa siswa mereka masih mengalami masalah pada penguasaan konsep hitung dasar matematika. Menurut beberapa siswa kelas VII, penyebabnya adalah cara penyampaian materi yang tidak menarik, dengan lebih banyak ceramah panjang lebar yang membuat siswa bosan dan hanya guru yang berpartisipasi secara aktif. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dibutuhkan pendekatan pembelajaran baru yaitu dengan menggunakan metode jari tangan yang juga dikenal sebagai jarimatika. Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi teoritis dan teknis tentang jarimatika, serta instruksi tentang cara melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan yang cepat dan benar dengan menggunakan jari tangan. Kegiatan prakteknya meliputi latihan dan praktik dasar pengenalan jarimatika serta praktek penggunaan jarimatika untuk operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kegiatan PkM yang dilaksanakan diikuti oleh 22 orang siswa kelas VII B. Pada pertemuan pertama dan terakhir, siswa diberi soal pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman mereka tentang penggunaan metode jarimatika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, nilai rata-rata siswa lebih tinggi saat belajar menggunakan metode jarimatika dan berdasarkan angket yang disebarkan menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan respon positif terhadap penggunaan jarimatika pada pembelajaran Matematika.