Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Discourse of Physical Education

Keterlaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif di SLBN 1 Mataram Winensari Winensari; Johan Irmasyah; Isyani Isyani
Discourse of Physical Education Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.721 KB) | DOI: 10.36312/dpe.v1i2.879

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di seluruh satuan pendidikan. Setiap siswa memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan jasmani, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Bagi siswa normal, mempelajari pendidikan jasmani adalah hal yang mudah, tapi tidak untuk siswa yang berkebutuhan khusus. Maka dari itu, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SLBN 1 Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengikuti prosedur, yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Adapun partisipan penelitiannya terdiri dari tiga orang, yaitu guru pendidikan jasmani adaptif, guru pendamping, dan kepala sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SLBN 1 Mataram menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kesesuaian hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung dengan data prestasi yang didapatkan oleh siswa berkebutuhan khusus, baik di dalam maupun di luar sekolah. Implementation of Adaptive Physical Education Learning at SLBN 1 Mataram Abstract Physical education is one of the subjects studied in all educational units. Every student has the right to get physical education, including children with special needs. For normal students, studying physical education is easy, but not for students with special needs. Therefore, it is necessary to conduct research that aims to determine the level of implementation of adaptive physical education learning at SLBN 1 Mataram. This type of research is descriptive qualitative research with data collection methods using interviews, observation, and documentation techniques. The data analysis technique in this study followed the procedures, namely data collection, data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The research participants consisted of three people, namely adaptive physical education teachers, accompanying teachers, and school principals. Based on the results of the study, the level of implementation of adaptive physical education learning at SLBN 1 Mataram showed quite good results. This can be seen from the suitability of the results of interviews, observations, and documentation and is supported by achievement data obtained by students with special needs, both inside and outside school.
Pengaruh Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Sukria, Sukria; Isyani, Isyani; Alpen, Joni
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 1 (2023): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru pendidikan jasmani dan motivasi belajar siswa SMA Negeri 2 Labuapi, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi terdiri dari guru pendidikan jasmani dan sampel sebanyak 40 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, prasyarat (normalitas dan homogenitas), serta regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai sig. t sebesar p(0,000) < (0,05) dan Thitung (4,341) > Ttabel (2,024). Namun, kompetensi profesional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai sig. t sebesar (0,875) > (0,05) dan Thitung (0,158) < Ttabel (2,024). Kesimpulannya, kompetensi profesional meningkatkan kinerja guru tetapi tidak signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi guru. The Influence of Professional Competence on the Performance of Physical Education Teachers and Learning Motivation of High School Students Abstract This study aims to analyze the influence of professional competence on physical education teacher performance and student learning motivation at SMA Negeri 2 Labuapi, both simultaneously and partially. The study used a quantitative associative method. The population comprised physical education teachers, with a sample of 40 Grade X students. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis involved validity, reliability, prerequisite tests (normality and homogeneity), and simple linear regression. Results revealed that professional competence positively and significantly affects teacher performance, with a sig. t value of p(0.000) < (0.05) and Tcount (4.341) > Ttable (2.024). However, it does not significantly affect student motivation, with a sig. t value of (0.875) > (0.05) and Tcount (0.158) < Ttable (2.024). The study concludes that professional competence enhances teacher performance but does not significantly impact student motivation. Continuous professional development is recommended to strengthen teacher competencies.
Kesadaran dan Motivasi Anak Binaan terhadap Olahraga di Sentra Paramita Mataram Irmansyah, Johan; Wijaya, Muhammad Rifan; Isyani, Isyani
Discourse of Physical Education Vol. 4 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v4i1.2453

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh lingkungan sosial, fasilitas, dan motivasi intrinsik terhadap kesadaran berolahraga anak binaan di Sentra Paramita Mataram. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan melibatkan 10 anak binaan sebagai subjek penelitian. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar anak binaan hanya berolahraga sesuai jadwal panti, sementara lainnya memiliki inisiatif mandiri. Hambatan utama partisipasi meliputi rasa malas dan rendahnya motivasi. Dukungan dari pengasuh dan fasilitas yang memadai berdampak positif namun kurang efektif dalam membangun motivasi intrinsik. Penelitian ini menyimpulkan perlunya program olahraga yang mengedukasi anak binaan tentang manfaat olahraga dan meningkatkan motivasi intrinsik melalui pendekatan sosial dan penghargaan. Rekomendasi utama adalah pengembangan program olahraga terstruktur yang melibatkan kegiatan tim dan dukungan teman sebaya. Awareness and Motivation of Foster Children toward Sports at Sentra Paramita Mataram Abstract The aim of this study is to understand the influence of social environment, facilities, and intrinsic motivation on the sports awareness of children at Sentra Paramita Mataram. A qualitative descriptive approach was used, employing observation, in-depth interviews, and documentation techniques, with 10 children as the research subjects. The findings reveal that most children only engage in sports according to the schedule set by the institution, while others exhibit independent initiative. The main barriers to participation include laziness and low motivation. Support from caregivers and adequate facilities have a positive impact, but are less effective in fostering intrinsic motivation. This study concludes that there is a need for an educational sports program that informs children about the benefits of physical activity and enhances intrinsic motivation through social approaches and rewards. The primary recommendation is the development of a structured sports program that involves team activities and peer support.