Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Pengaruh Suhu Pengeringan Briket Serbuk Gergaji dan Kanji terhadap Kekuatan Tekanan Luksi Mangin; Cahyo Budi Nugroho
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur suhu terhadap kekuatan tekanan bahan antar komposisi campuran serbuk gergaji dan lem tepung kanji dengan cara menguji kekuatan tekan produk. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serbuk gergaji yang diperoleh dari industri pengolahan kayu yang ada di Legenda Malaka dan tepung kanji yang akan dijadikan sebagai bahan perekat. Prosesnya diawali dengan penjemuran serbuk gergaji agar tidak lembab seperti saat pengambilan dari industri pengolahan kayu. Selanjutnya dilakukan penimbangan setiap bahan yaitu serbuk gergaji dengan berat masing-masing 40 gram, 80 gram, 120 gram, dan 160 gram juga tepung kanji dengan berat masing-masing ukuran sama dengan berat serbuk gergaji. Bahan-bahan yang sudah ditimbang kemudian dicampur dengan air sebanyak 150 ml sesuai dengan perbandingan yang akan diteliti. Setelah tercampur dengan rata, campuran tersebut kemudian dimasak sampai berbentuk adonan lalu dicetak dengan alat pres dengan jumlah tiap perbandingan komposisi sebanyak 25 buah. Sesudah dicetak, kemudian dilakukan proses pemanasan atau penjemuran dibawah sinar matahari dengan suhu ±35°C dan oven dengan suhu 100°C, 150°C, dan 200°C. Sesudah pemanasan dilakukanlah uji tekan pada tiap-tiap campuran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan komposisi antara serbuk gergaji 40 gram dan tepung kanji 160 gram dengan temperature suhu 100°C yang paling baik yaitu dengan besar gaya tekan sampai gagal (hancur) sebesar 750 psi. Proses perbedaan suhu pemanasan sangat berpengaruh terhadap hasil iji tekan dari produk tersebut.
Analisa Tekanan Bending Besi Bar Pada Alat Planetary Bending Wowo Rossbandrio; Cahyo Budi Nugroho; Budi Baharudin; Thomson Sagitario Simanjuntak
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa tekanan yang dibutuhkan untuk membengkokkan besi bar pada diameter 6mm, 8mm, 10mm dan 12mm, bertujuan untuk mendapatkan tekanan yang sesuai untuk membending besi dengan ukuran 6mm,8mm,10mm dan 12mm menggunakan Planetary Bending Mesin.sistem pembendingan menggunakan system hydraulic dengan batas tekanan yang dapat diberikan kepada cylinder hydraulic maxsimal 70kg/cm², material yang di gunakan adalah material baja carbon rendah yang biasa didapatkan di pasaran yaitu diameter 6mm, 8mm, 10 dan12mm,dengan panjang 200mm setiap pengujian yang dilakukan, untuk mendapatkan nilai hasil pengukuran menggunakan preasure gauge dengan kapasitas tekanan 0kg/cm² sampai tekanan 70kg/cm² dan pegujian yang di lakukan pada mesin ini adalah untuk membending material baja karon rendah dengan ukuran 6mm,8mm,10mm dan 12mm dengan mengabaikan hasil sudut pembendingan yang di hasilkan. Semakin besar diameter yang dibending maka semakin beasr juga tekanan yang dibutuhkan. Pola peningkatanya bukan pola peningkatan yang linier sebab peningkatan yang didapat tidak sejajar denagan diameter besi bar yang dibending.peningkatang yang siknifikan terjadi dari diameter 8 mm ke diameter 10 mm.
Analisis Baut Patah pada Sambung AS dengan Pisau Mini Hand Traktor Tembesi Nugroho P Ariyanto; Hari Gunadi; Cahyo Budi Nugroho
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin hand traktor di bagian as sambungan pisau telah di temukan ada beberapa masalah yang muncul dalam pengoperasian alat ini. Salah satunya yaitu ada baut yang patah/failure ketika mesin di operasikan. Baut yang digunakan berukuran M8 x 50.8 mm. Baut tersebut patah diakibatkan karena adanya beban yang melebihi batas kemampuan baut tersebut dalam menerima beban (Ultimate Tensile Strength). Baut pada sambungan as pisau patah adalah tegangan geser nya melebihi batas maksimal dari 64.478 Mpa. Beban yang dikenakan sifatnya kontiniu, sehingga meskipun bahan dari baut tersebut sifatnya liat/ulet (ductile), dapat dipastikan baut tersebut akan failure/ patah.
Studi Cacat Permukaan plat Aluminium pada Proses Pembengkokkan Sudut Mesin Bending Cahyo Budi Nugroho; Rahmad Hidayat
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Integrasi - Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sheet Metal Forming adalah suatu proses pembentukan dimana proses pembuatannya menggunakan Sheet Metal atau lembaran pelat, sehingga membentuk suatu part. Studi mengenai bendingan pada aluminium, untuk mengetahui pengaruh dari hasil bendingan dengan sudut dan ketebalan tertentu, dan dapat di uji langsung menggunakan alat Liquid Penetrant dan Bevel Protactor. Metode penelitian dilakukan dengan cara pembuatan dies yang baru dengan sudut 70°, 80°, dan 90°. Pembuatan Dies ini untuk membantu mendapatkan sudut bending pada sheet metal dengan ketebalan 1mm, 2mm ,dan 3mm, untuk mengetahui perubahan bentuk dan hasil dari bendingan. Setelah melakukan percobaan, hasil dari perubahan bentuk bending yang terjadi pada sheet metal tidak terjadi retak atau cacat. Material aluminium bisa digunakan dan aman untuk proses bending pada alat Dies Forming Bending.
Desain dan Analisa Aerodimanika dengan Menggunakan Pendekatan CFD pada Model 3D untuk Mobil Prototype “Engku Putri” Rahman Hakim; Cahyo Budi Nugroho; Ruzianto Ruzianto
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk bodi yang aerodinamis merupakan faktor penting dalam perlombaan balap mobil seperti kontes mobil hemat energi (KMHE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya hambat pada bodi kendaraan (Drag Force) dan mengetahui bagian – bagian bodi yang memiliki tingkat pressure yang lebih. Selanjutnya dilakukan simulasi pendekatan CFD dengan mengunakan software Solidworks® 2013 - flow simulation dengan perbandingan koefisien drag dan avg. pressure dan pemberian variasi kecepatan angin, yaitu 40 km/jam, 60 km/jam dan 80 km/jam pada tiga desain mobil yang berbeda. Hasil simulasi didapat bahwa nilai koefisien drag rata-rata pada desain prototype 1 sebesar 0.0804 sedangkan kendaraan prototype 2 sebesar 0.0272 dan pada desain prototype 3 “Engku Putri” sebesar 0.02273. Melalui simulasi ini didapatkan avg. pressure tertingi terdapat pada body bagian depan kendaraan, dimana desain prototype 3 “Engku Putri” lebih aerodinamis dibandingkan dengan desain kendaraan prototype 1 dan prototype 2 karena memiliki nilai avg. pressure paling kecil yaitu sebesar 101,370 Pa.
Analisis Solidwork pada Rangka Mesin Press Bottle Jack 20 Ton dengan Perbedaan Material Type AISI Cahyo Budi Nugroho
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin press bottle jack 20 ton adalah alat yang umum digunakan dalam industry namun untuk aplikasi press sederhana. Baik untuk bending plat atau untuk melepas as. Kerangka yang digunakan biasannya adalah aisi 304 dengan ketebalan 4 mm dengan bentuk C. sedang kerangka secara keseluruhan berbentuh huruf H. dengan menahan beban 20 ton maka perlu dipelajari titik-titik mana yang mengalami stress, dan displacement. Pada simulasi ini di coba mengunakan besi C AISI 304,316,321,347 dengan ketebalan 2.78 mm dan meng unakan software solid work. Simulasi menunjukkan perbedaan nilai dari stress tidak terlalu mencolok namun nilai stress tertinggi pada material AISI 316 dan 321. Nilai strain juga menunjukkan nilai yang tidak begitu berbeda, pada masing-masing tipe AISI. Nilai Displacement terrendah pada material 347. Secara keseluruhan konfigurasi kerangka dan material AISI tersebut masih aman digunakan pada beban 20 ton. Walaupun ketebalannya tidak 4 mm.
Analisa Kekuatan Rangka pada Traktor Cahyo Budi Nugroho
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Integrasi - Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tractor is tool help in horticultural effort that helps farmers, to soften work that is done in process losen earth for agricultural farm. Bulldoze this hand is a usufruct from Polytechnic college student to prop requirement in world agricultural. To the effect of observational it is subject to be know how big charges of frame force bulldoze Tembesi. Method that at utilizes is morphological by use of software solid work, two charges that at accepts by hand's frame bulldozes consisting of machine which lie at frontage (21Kg) and pulley’s system (9Kg). For it to usufruct from this research is on charges 210N stress's zooms is contemned with point 21.4 N/mm2, and beginning part strikes stress's impact by assesses 8.212 N/mm2, stress's appreciative zoom supreme with point 12.318 N/mm2, and on charges examination 90N stress's zooms is contemned with point 14.2 N/mm2, and beginning part strikes stress's impact by assesses 2.731 N/mm2, stress's appreciative zoom supreme with point 4.096 N/mm2.
Pengaruh Kecepatan Putar Poros terhadap Massa dan Volume Bakso yang Dihasilkan pada Vertical Meatballs Machine Cahyo Budi Nugroho; Nidia Yuniarsih; Soni Widiawan
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Integrasi - Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shape and size is influence by molding and batter separate. This research is to find the influence of velocity to results statistically. Research of the velocity influence is to know about is the mass and volume that produced in meatballs molding machine with Vertical Meatballs Machine can be different. The testing velocity at 50, 60, 80, 90, dan 100 rpm. To calculate velocity (rpm) that ideal, the data is calculate using deviation standard equation (deviation value) from data of mass and volume. Ini mass testing of meatballs, the highest value is velocity at 50 rpm that is 36,4 grams, whereas the lowest value is velocity at 100 rpm that is 19,4 grams. Ini volume testing of meatballs, the highest value is velocity at 50 rpm that is 39 ml, whereas the lowest value is velocity at 100 rpm that is 20 grams. According to the deviation standard equation in testing mass, the velocity in 60 rpm is the most ideal velocity because it is 0,84 as the lowest deviation .
PENGARUH FREKUENSI PULSE PENGELASAN GTAW PADA ALUMINIUM ALLOY 6061 Ari Wibowo; Nugroho Pratomo Aryanto; Cahyo Budi Nugroho; Muhammad Ismail
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Integrasi - April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.747 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1002

Abstract

This paper describes the effect of pulse frequency on the properties of microhardness, porosity and macrostructure in GTAW welding. This study used alluminum 6061 as a base metal and without filler metal. Pulse frequency is varied from 0 Hz to 10 Hz. The macrostructure results showed the maximum penetration depth occured at pulse frequency 6 Hz, while the maximum penetration width occured when did not pulse frequency. Micro hardness testing showed that the maximum hardness occured at pulse frequency 6 Hz while the lowest hardness occured at pulse frequency 10 Hz. AA 6061 welding without metal filler produced porosity which can have an impact on the hardness of the weld metal.
KAJIAN PROYEKSI PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI PROVINSI KEPULAUAN RIAU Ihsan Saputra; Didi Istardi; Muslim Ansori; Cahyo Budi Nugroho; Abulija Maskarai
JURNAL INTEGRASI Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Integrasi - Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.398 KB) | DOI: 10.30871/ji.v11i2.1116

Abstract

Energi memiliki peranan penting dalam perkembangan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan industri baik jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 5,02% dan tingkat pertumbuhan penduduk 1,79% tiap tahun di Provinsi Kepulauan Riau, perlu direncanakan dengan baik strategi pemenuhan energi. Pada penelitian ini akan dikaji tentang sumber energi dan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu dilakukan pemodelan menggunakan LEAP untuk memprediksi kebutuhan energi hingga tahun 2025 di Provinsi Kepulauan Riau. Dari hasil penelitian didapat kebutuhan energi Kepulauan Riau didominasi oleh kebutuh Natural Gas sebesar 53% dari total 1,73 Mtoe pada tahun 2015 dan sektor pengguna paling besar adalah sektor rumah tangga dan industri. Selain itu dari hasil proyeksi penggunaan energi, tahun 2025 energi paling besar di konsumsi adalah Natural gas sebesar 0,98 Mtoe dari total 2,4 Mtoe dan sektor pengguna paling besar adalah sektor industri. Produksi Natural gas dan minyak bumi provinsi kepulauan riau menurun tiap tahunnya sehingga perlu dilakukan diversifikasi energi untuk pemenuhan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau.