Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Paphiopedilum hookerae PADA FASE REMAJA ARTI PURNAMA SARI; AGUSTINA LISTIAWATI; DINI ANGGOROWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.644 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26569

Abstract

 PENGARUH  JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK  Paphiopedilum hookerae PADA FASE REMAJA Arti Purnama Sari1), Agustina Listiawati2) dan Dini Anggorowati2)1)Mahasiswa 2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Email: arti.purnamasari@gmail.com ABSTRAKAnggrek Paphiopedilum hookerae memerlukan media yang cocok untuk pertumbuhannya sebagaimana di habitat alaminya. Budidaya anggrek ini secara ex-situ dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis media tumbuh yang sesuai dengan sifat hidup anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mencari media tanam yang terbaik bagi pertumbuhan anggrek Paphiopedilum hookerae pada fase remaja. Penelitian dilaksanakan di Bengkayang selama 5 bulan mulai tanggal 15 Oktober 2017 sampai 20 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 sampel, dengan jumlah total keseluruhan populasi adalah 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah : A = Cacahan Pakis B = Lumut C = Sabut Kelapa D = Akar Kadaka E = Arang Kayu dan menggunakan media dasar serasah daun. Variabel pengamatan meliputi pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, pertambahan jumlah akar dan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis media tanam untuk pertumbuhan anggrek Paphiopedilum hookerae berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun dan pertambahan panjang daun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media lumut memberikan hasil terbaik pada pertambahan jumlah daun yaitu 1,70 helai dan pertambahan panjang daun  yaitu 2,04 cm serta media sabut kelapa memberikan hasil terbaik pada pertambahan lebar daun yaitu 0,56 cm. Kata Kunci: Anggrek Paphiopedilum hookerae, Fase Remaja, Jenis Media
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIK MUHAMMAD RUSLI; DINI ANGGOROWATI; AHMAD MULYADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22408

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAHPADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIKMuhammad Rusli 1), Dini Anggorowati 2), Ahmad Mulyadi 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan mengetahui komposisi media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 13 april sampai 11 juni 2017, penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf α = 5%. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (A= 100% media arang sekam, B= 80% arang sekam : 20% cocopeat, C= 60% arang sekam : 40% cocopeat, D= 40% arang sekam : 60% cocopeat, E= 20% arang sekam : 80% cocopeat dan F= 100% media cocopeat) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik, komposisi media 40% arang sekam : 60% cocopeat merupakan komposisi media yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Kata Kunci: Komposisi Media, Bawang Merah, Hidroponik
PENGARUH KOMPOS LIMBAH SAYUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Orlenda Rindi; Eddy Santoso; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dengan pemberian kompos limbah sayur pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 Maret sampai dengan 3 Juni 2014. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 6 taraf perlakuan k0 = tanpa kompos, k1 = 590 g/polybag, k2 = 1.233/polybag, k3 = 1.873/polybag, k4 = 2.513/polybag, k5 = 3.153/polybag dengan banyaknya 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 4 sampel tanaman. Variabel yang di amati dalam penelitian ini meliputi volume akar (cm3), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat segar bagian atas tanaman (g), berat kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos limbah sayur dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kalian pada semua variabel
Pengaruh Mikroorganisme Lokal (MOL) Limbah Ikan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Gambut Raul diranto abet nego; Dini Anggorowati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18001

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan berbagai konsentrasi MOL limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut. Penelitian dilakukan di kebun yang terletak di Jalan Rasau Jaya II patok 34 Kubu Raya mulai tanggal 13 Mei - 21 Juli 2016.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari  4 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa pemberian MOL limbah ikan (p0), pemberian MOL limbah ikan dengan konsentrasi 50 ml/liter (p1), 150 ml/liter (p2), 250 ml/liter (p3), 350 ml/liter (p4) dan 450 ml/liter (p5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman per rumpun, jumlah daun tanaman               per rumpun, jumlah umbi tanaman per rumpun, berat segar umbi tanaman          per rumpun dan berat kering angin tanaman per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan MOL limbah ikan berpengaruh terhadap, pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah gambut pada variabel tinggi tanaman    per rumpun, berat segar umbi tanaman per rumpun, dan berat kering angin tanaman per rumpun   Kata kunci: Bawang Merah, MOL Limbah Ikan, Tanah Gambut
Pengaruh Kombinasi Pupuk NPK dan Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda pada Tanah Gambut. Nia Amrianti Ariesta; Iwan Sasli; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49309

Abstract

Pengembangan produksi sawi pagoda masih terbatas, hanya secara hidroponik. Sawi pagoda merupakan salah satu komoditas hortikultura yang layak dibudidayakan di Kalimantan Barat. Salah satu jenis tanah yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya Sawi Pagoda adalah tanah gambut. Budidaya pada lahan gambut memiliki kendala yaitu kandungan unsur hara yang rendah dan kondisi pH tanah yang rendah. Unsur hara yang rendah perlu perbaikan yaitu dengan penambahan pupuk diantaranya pupuk organik cair dan pupuk anorganik, diharapkan kombinasi pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas meningkatkan kandungan unsur hara pada tanah gambut sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada tanah gambut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil Sawi Pagoda pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di rumah penelitian agronomi Fakultas Pertanian Untan dimulai pada tanggal 19 Desember 2021 sampai dengan 28 Februari 2021 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan yang di maksud yaitu :           P1 = 0,8 g/tanaman + 30 ml/l, P2 = 1,6 g/tanaman  + 25 ml/l, P3 = 2,4 g/tanaman + 20 ml/l, P4 = 3,2 g/tanaman + 15 ml/l. Variabel pertumbuhan dan hasil yang diamati dalam penelitian ini meliputi : jumlah daun, kadar  klorofil daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, volume akar. Kombinasi pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas memberikan pengaruh yang tidak nyata untuk semua variabel pengamatan. Hasil penelitian tidak didapatkan kombinasi terbaik, kombinasi pupuk NPK dan POC kulit nanas memberikan pengaruh yang sama baiknya untuk semua variabel pengamatan
THE EFFECT OF RED ONION FILTRATE CONCENTRATION TOWARDS VEGETABLE CANE CUTTING GROWTH JASANI JASANI; DINI ANGGOROWATI; INPURWANTO INPURWANTO
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.879 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26473

Abstract

THE EFFECT OF RED ONION FILTRATE CONCENTRATION TOWARDSVEGETABLE CANE CUTTING GROWTHJasani1, Dini Anggorowati2, Inpurwanto31Agriculture; Faculty University of Tanjungpura2Agriculture; Faculty University of Tanjungpura3Agriculture; Faculty University of Tanjungpurae-mail: *jasaninaang96@gmail.comABSTRACTThe objective of this research was aimed to find the best red onion filtrate concentration for vegetable cane cuttings growth. This research was conducted in 25th November 2017 until 17th February 2018 at experimental garden of Agriculture Faculty Tanjungpura University Pontianak. This research used Completely Randomized Design (CRD), consist of 5 treatments with 5 replications in which every replication contain 5 samples. The treatments in this research were p0 = without red onion filtrate, p1 = with red onion filtrate concentration 25%, p2 = with red onion filtrate concentration 50%, p3 = with red onion filtrate concentration 75%, and p4 = with red onion filtrate concentration 100%. The variables observed were living stem cutting percentage (%), plants height (cm), the number of leaves per plants (sheets), the number of buds (buds), roots volume (cm3), roots dry weight (gram), and buds dry weight (gram). The result of this research showed that the treatment with red onion filtrate concentrate 75% gave the best effect for roots volume, roots dry weight, and buds dry weight of vegetable cane cuttings growth.Keywords: Red Onion Filtrate, vegetable cane cuttings
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI IR NUTRI ZINC TERHADAP KOMPOSISI PUPUK UREA DAN PUPUK HIJAU PADA TANAH ALUVIAL Aynun Syahira; Tantri Palupi; Dini Anggorowati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4700

Abstract

high Zn content than other varieties. The research objective was to determine the best dose of urea fertiliser composited with green manure on the growth and yield of Inpari IR Nutri Zinc rice on alluvial soil. The research was conducted at Jalan Sepakat 2, Pontianak from August to December 2023. This study used a completely randomised design consisting of 1 factor. The factor tested was the application of urea fertiliser with green manure composition. consists of 5 treatment levels: (A) 100 kg/ha urea and 500 kg/ha green manure, (B) 150 kg/ha urea and 450 kg/ha green manure, (C) 200 kg/ha urea and 400 kg/ha green manure, (D) 250 kg/ha urea and 350 kg/ha green manure, and (E) 300 kg/ha urea, with 5 replications. The observed variables were: plant height, number of tillers, number of productive tillers, leaf blade colour index, plant dry weight, panicle length, number of filled grains per panicle, number of empty grains per panicle, number of panicles per clump, 1000 seed weight, grain weight per clump, and grain loss per panicle. The results showed that the composition of the doses of urea and green manure 250 and 350 kg/ha can streamline the use of urea fertiliser by 17% equivalent to 50 kg/ha in producing growth and yield of Inpari IR Nutri Zinc rice plants on alluvial soils.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG KAMBING, PUPUK HAYATI DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KUBIS BUNGA PADA LAHAN SULFAT MASAM DENGAN SISTEM BUDIDIDAYA JENUH AIR Randi Risantho Sihotang; Dini Anggorowati; Nurjani Nurjani; Dwi Zulfita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4697

Abstract

The Cauliflower (Brassica oleraceae var botrytis L.) is a potential horticultural commodity that has great prospects for intensive development in the lowlands. The vitamin and fiber content in cauliflower is so abundant that it is very good for the human body. Cauliflowers can be cultivated on several types of mineral soil, one of which is acid sulfate mineral soil. Problems in acid sulfate mineral soils contain high clay, high soil acidity, a pyrite layer, and nutrient deficiencies. Efforts can be made to support the growth of cauliflower by applying a soil saturated culture system, providing combination of goat manure + bioboost + dolomite, and using lowland cauliflower varieties. The research location is at Golden River Camp Kalimas Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The research took place from July to November, 2023. The research design used was a Split Block Design, consisting of 2 treatment factors and repeated 3 times and consisting of 4 sample plants. The first factor is the variety as the main plot with 2 treatment levels (Larissa and Snow White) and the second factor is the combination of ts (goat manure ton/ha + bioboost ml/l + dolomite ton/ha) as a subplot with 4 treatment levels. The variables observed in this study consisted of the number of leaves (strands), leaf area (cm2), fresh weight of upper plants (g), dry weight of upper plants (g), age of flower appearance (hst), crop diameter (g) and crop weight (g). The results showed that there was a different response between the two varieties and the combination of goat manure + bioboost + dolomite on the growth and yield of cauliflower, The Larissa variety showed better growth and yield when compared to the Snow white variety and the combination of goat manure 10 tons/ha + bioboost 15 ml/l + dolomite 2 tons/ha can increase the growth and yield of cauliflower better than other ts combinations on tidal acid sulphate soil with soil  saturated culture system.