Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Inspiration

Implementasi Metode Regresi Linear Dalam Pembuatan Aplikasi Simulasi Sistem Penentuan Kelayakan Lokasi Pembangunan Perumahan Disa, Syaharullah
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Inspiration Volume 2 Issue 2
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v2i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi simulasi komputer yang yang berfungsi sebagai sistem pendudukung keputusan dalam menentukan kelayakan lokasi perumahan. Metode yang digunakan adala Regresi Linear. Fungsi regresi Linear di implementasikan dalam program simulais yang dibuat. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan lokasi pembangunan perumahan yaitu, legalitas, kelayakan fisik, aksesibilitas, harga, lingkungan, dan sarana prasarana. Faktor-faktor yang paling dominan dalam penentuan kelayakan lokasi pembangunan perumahan adalah: sarana dan prasarana 98,83%, legalitas atau kepemilikan tanah 88,37%, lingkungan 87,79%, 84,30%, kelayakan fisik 80,81%, aksesibilitas 76,74%.
Penerapan Metode Monte Carlo Dalam Pembuatan Perangkat Lunak Manajemen Aset Pada PT. Capra Karya Muhajirin Ridwan; Syaharullah Disa
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Inspiration Volume 3 Issue 2
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v3i2.37

Abstract

Perangakat Lunak manajemen aset yang baik adalah sistem yang dapat mengontrol aset dengan cepat menangani perubahaan sehingga memudahkan pihak manajemen dalam pengambilan keputusan seperti membeli yang baru atau cukup memperbaiki yang lama dan manambah aset atau mengurangi aset. Untuk itu, Perangkat Lunak manajemen aset dengan menggunakan metode monte carlo dianggap paling tepat, hal ini dikarenakan manajemen aset dengan menggunakan monte carlo akan menghasilkan peramalan yang memperhatikan risiko. Monte carlodidasarkan pada kondisi ketidakpastian, prinsip dasar dari monte carlo adalah memperkenalkan adanya risiko dan ketikpastian pada operasional perusahaan yang menggunakan variable input dengan bilangan random yang didasarkan pada suatu distribusi tertentu sehingga hasil akhirnya didapatkan nilai intrinsik dengan probabilitas atas resiko dari aset tersebut. Monte carlo dapat meniru suatu situasi dan keadaan secara sistematis sehingga dapat digunakan untuk proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk Membuat Perangkat Lunak Sederhana manajemen aset untuk memperoleh informasi pencatatan manajemen aset yang lebih cepat dan akurat pada PT. Capra Karya.Mengimplementasikan Perangkat Lunak manajemen aset pada PT. Capra Karya. Tahapan Penelitian meliputi 1) Membuat distribusi kemungkinan untuk variabel penting, 2) Membangun distribusi kemungkinan kumulatif untuk tiap-tiap variabel ditahap pertama, 3) Menetukan interval angka random untuk tiap variable, 4) Membuat angka random, 5)Membuat simulasi dari rangkaian percobaan.
Penerapan Metode Regresi Linear dalam Pembuatan Perangkat Lunak Simulasi Target Penjualan Syaharullah Disa
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Inspiration Volume 5 Issue 2
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v5i2.63

Abstract

Perangkat Lunak Simulasi Prediksi merupakan bagian penting bagi setiap perusahaan bisnis dalam setiap pengambilan keputusan manajemen yang sangat signifikan. Prediksi menjadi dasar bagi perencanaan jangka panjang perusahaan. Prediksi dapat diartikan sebagai penggunaan data masa lalu dari sebuah variabel atau kumpulan variabel untuk mengestimasikan nilai di masa yang akan datang. Prediksi ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk membuat peramalan mengenai target penjualan distributor. Regresi linear merupakan satu cara prediksi atau peramalan yang menggunakan garis lurus untuk menggambarkan hubungan diantara dua variabel (atau lebih). Cara ini digunakan untuk memprediksi sebuah nilai target berdasarkan beberapa variabel masukan. Penelitian ini bertujuan untuk Membuat Perangkat Lunak Simulasi Prediksi Target Penjualan yang lebih cepat dan akurat Tahapan Penelitian meliputi 1) Membuat distribusi kemungkinan untuk variabel penting, 2) Membangun distribusi kemungkinan kumulatif untuk tiap-tiap variabel ditahap pertama, 3) Menetukan interval angka random untuk tiap variable, 4) Membuat angka random, 5) Membuat simulasi dari rangkaian percobaan.
Analisis Resiko Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Metode OCTAVE-S (Studi Kasus : Sistem Informasi Akademik STMIK AKBA Makassar) Syaharullah Disa
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Inspiration Volume 1 Issue 1
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan sistem informasi pada STMIK AKBA Makassar. Metode yang digunakan dalam menganalsis yakni metode OCTAVE-S (Operationally Critical Threat, Asset, and Vulnerability Evaluation). Penelitian diwali dengan melakukan identifikasi aset sistem informasi beserta resiko ancaman yang mungkin terjadi. Selanjutnya dilakukan perhitungan kemungkinan tingkat kerugian yang ditimbulkan apabila resiko tersebut terjadi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Persentase total resiko (dengan klasifikasi) sebesar 44,8. Sedangkan Persentase total resiko (tanpa klasifikasi) sebesar 67,3. Dengan hasil persentasi tersebut, maka dapat dikatakan bahwa tingkat keamanan sistem informasi pada STMIK AKBA makassar tergolong sedang.
Simulasi Sistem Untuk Memperkirakan Penjualan Sepatu Per Harinya Dengan Metode Monte Carlo (Studi Kasus : Toko Sepatu Pro Sadira Edar) Syaharullah Disa
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Inspiration Volume 2 Issue 1
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v2i1.14

Abstract

Memprediksi jumlah penjualan per hari merupakan hal yang sangat penting bagi setiap perusahaan. Apabila perusahaan dapat memprediksi jumlah penjualan perharinya, maka biaya pengadaan dan penyimpanan barang dapat diminimalkan. Kita tidak dapat memperdiksi berapa jumlah barang yang akan terjual pada periode berikutnya, sehingga tiap kejadian jual beli yang terjadi merupakan sebuah kemungkinan dan sifatnya pun adalah acak, tidak memiliki pola tertentu. Dalam hal ini penerapan metode monte carlo pada toko Pro Sadira Edar untuk melakukan simulasi perkiraan jumlah barang yang akan terjual, mampu memberikan perkiraan stok barang yang harus ada dalam 1 hari, sehingga dapat memberikan bantuan kepada pihak manajerial toko untuk mengoptimasi proses pengadaan untuk menjaga stok barang yang harus ada di gudang.
E-Commerce Sebagai Solusi Pemasaran Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Syaharullah Disa
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Inspiration Volume 1 Issue 2
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v1i2.9

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan ide-ide apa sajakah yang mendorong UMKM menggunakan e-Commerce dalam kepentingan bisnis dan seberapa besarkah manfaat  yang telah diperoleh jika UMKM telah menerapkan e-Commerce. Dengan menggunakan e-Commerce kita dapat memperoleh beberapa keuntungan yang meliputi layanan konsumen dan citra perusahaan menjadi baik, menemukan partner bisnis baru, proses menjadi sederhana dan waktu dapat dipadatkan, dapat meningkatkan produktivitas, akses informasi menjadi cepat, penggunaan kertas dapat diminimalkan, biaya transportasi berkurang dan fleksibilitas bertambah.  Faktor trust merupakan salah satu faktor kritis dalam e-Commerce, terutama menyangkut competence trust dan goodwill trust. Transaksi melalui internet tidak bisa jalan tanpa adanya faktor kepercayaan. Faktor kepercayaan ini sangat sukar dibangun, namun sangat mudah sekali dirusak. Oleh karena itu dibutuhkan tiga faktor utama dalam rangka membangun dan mempertahankan trust, yaitu kepuasan pelanggan, reputasi dan itikad baik pemasok, serta pengakuan dari pihak ketiga.