Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Pasir Berwarna terhadap Perkembangan Kognitif Anak Mawaddah, Siti; Pohan, Selamat
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.453

Abstract

Riset ini memiliki tujuan spesifik dalam pemahaman terkait penggunaan media pasir berwarna, yang mempunyai pengaruh signifikan dengan sasarannya yakni perkembangan kognitif bagi anak dalam pengenalan warna. Adapun fokus dalam riset tersebut mengacu pada anak dengan usia 5 sampai 6 tahun di daerah desa Suka Maju. Pemanfaatan pasir berwarna sebagai media pembelajaran yang dilakukan pada anak usia dini merupakan kegiatan untuk mengembangkan kognisi anak, observasi dalam pengumpulan data dilakukan melalui metode eksperimen yaitu: (1) melakukan observasi terhadap kemampuan perkembangan kognitif anak. (2) memberikan media pasir berwarna untuk memberikan pengaruh terhadap kemampuan perkembangan kognitif anak dan (3) melakukan observasi media pasir berwarna terhadap perkembangan kognitif anak. Terkait dengan teknik penganalisisan datanya melibatkan pengujian statistik Independent Sample T-test. Data kemampuan anak sebelum dan sesudah perlakuan diukur dengan rating scale dan dianalisis menggunakan SPSS. Berlandaskan pada riset penggunaan pasir berwarna yaitu pasir berwarna memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Ananda Yara Sukamaju. Terbukti dari hasil riset setelah diberi perlakuan menggunakan pasir berwarna, perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Ananda Yara Suka Maju Indah meningkat.
Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kelengkapan Imunisasi Tetanus Toksoid Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengaron Mawaddah, Siti; rusmilawaty, rusmilawaty; Zakiah, Zakiah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v2i1.41

Abstract

Penyakit infeksi dan Tetanus neonatorum dapat dicegah dengan imunisasi Tetanus Toksoid (TT) yang lengkap pada Wanita Usia Subur (WUS) dan ibu hamil. Data Dinas Kabupaten Banjar menunjukkan Puskesmas Pengaron dengan cakupan imunisasi TT2 pada ibu hamil sebanyak 33,5%. Masih rendahnya cakupan imunisasi TT dapat disebabkan berbagai faktor terutama faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan kelengkapan imunisasi TT di Wilayah Kerja Puskesmas Pengaron tahun 2016. Rancangan penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Pengaron tahun 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu sebanyak 316 ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah Kohort Ibu Hamil. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan nilai kemaknaan α = 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian 96 orang (30,4%) mendapatkan imunisasi lengkap, 225 orang (71,2%) berumur ≥ 20 tahun, 171 orang (54,1%) berpendidikan dasar, 246 orang (77,9%) primipara dan 200 orang (63,3%) bekerja. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi TT pada ibu hamil yaitu variabel umur (p = 0,000), pendidikan (p = 0,000), paritas (p = 0,000) dan pekerjaan (p = 0,000). Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan dengan metode yang lebih menarik dan interaktif untuk meningkatkan partisipasi ibu hamil dalam kelengkapan imunisasi TT.
The Influence of Brand Ambassador, Viral Marketing, and Brand Awareness on the Purchase Decision of Korean Skincare Products among University Students Mawaddah, Siti; Siregar, Onan Marakali
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 4 No. 3 (2025): MAY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jhssb.v4i3.1805

Abstract

This research aims to explore how brand ambassadors, viral marketing, and brand recognition impact the buying choices of COSRX skincare items among college attendees in Medan. The study is motivated by the increasing craze for South Korean skincare in Indonesia, particularly among young people. COSRX, a leading K-beauty brand, has leveraged modern marketing strategies including celebrity endorsements and viral digital campaigns to strengthen its brand presence. A quantitative, associative research approach was employed, involving 100 student respondents in Medan who had purchased COSRX products. The study utilised a non-probability sampling method and gathered data through questionnaires, backed by a review of existing literature. Various analytical techniques, such as validity and reliability testing, tests of classical assumptions, multiple linear regression, and hypothesis testing (including t-tests, F-tests, and R²) were employed. The results suggest that brand ambassador, viral marketing, and brand awareness each have a positive and significant impact on consumers' purchasing choices. Significance was observed in the t-tests for brand ambassador (t = 5.462, p < 0.05), viral marketing (t = 4.710, p < 0.05), and brand awareness (t = 4.812, p < 0.05). Furthermore, the F-test indicated a substantial combined effect (F = 40.524, p < 0.05). The coefficient of determination (R²) stood at 55.6%, revealing that these three variables collectively explain more than half of the variation in purchase decisions, leaving 44.4% to be influenced by factors not considered in the study.
Pengaruh Sudut Putar Telur Terhadap Performa Telur Tetas Itik Cihateup Mawaddah, Siti; Ayuningtyas, Gilang; Gunawan, Libbi Azhafif; Pratama, Aditya; Khalijah, Rizkika; Ramadhani, Adithya; Nurullita, Dinni; Sekar, Ajeng Dzakira; Margareth, Sandra Resta; Jatmiko, Mahardika Rais
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v4i2.60420

Abstract

One way to reduce hatching failure is to set the correct angle of egg rotation during incubation in the incubator. This study is conducted to investigate the effects of a 90° egg turning angle (automatic) and 180° (manual) on fertility, hatchability, mortality, and hatch weight of Cihateup duck eggs. The research activities were conducted at the hatching laboratory of the Vocational School, IPB University, using 70 duck eggs divided into two treatments: P1 (automatic turning with a 90° rotation angle) and P2 (manual turning with a 180° rotation angle). Data analysis was performed using T-test to identify differences between two treatments.The results showed no significant differences in fertility and hatch weight between the two treatments (P>0.05). This may be the management of incubation parameters including temperature, humidity, and egg turning angle settings did not affect these two factors. However, hatchability and mortality showed significant differences (P<0,05). The manual 180° turning treatment produced higher hatchability (52,38%) and lower mortality (47,62%) compared to the automatic 90° turning with hatchability of 21,43% and mortality of 78,57%. These results indicate that a turning angle of 180° is more optimal in supporting embryo development and increasing the success rate of hatching Cihateup duck eggs. It is recommended to use a 180° egg turning angle in incubators to improve the hatching performance of Cihateup ducks.
The Eid Tradition Ride Pedicab the Community in Sungai Tiung Cempaka Banjarbaru Village 1975-2022 Mawaddah, Siti; Subroto, Wisnu; Effendi, Rusdi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.9168

Abstract

The Eid tradition ride pedicab has the potential to become a tourism object based on local culture and wisdom which is quite promising. However, in reality, the local government is not very supportive of introducing it to the general public. The presence of pedicab driver, bentor, delman, and odong-odong from Martapura and native residents who participated in enlivening the Eid day. The aim of this research is to analyze the background to the emergence and impact of the Eid tradition ride pedicab in the community in Sungai Tiung Cempaka Banjarbaru Village from 1975-2022 on the socio-economic life of the surrounding community. The method used is a historical method consisting of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. This Eid tradition ride pedicab began to be held in 1975s and had a positive or negative impact on the socio-economic life of the surrounding community.