Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

THE EFFECT OF DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) ON SELF EFFICACY IN TYPE II DIABETES MELLITUS PATIENTS Subkhan, Mohammad; Firman, Firman; Agustiningsih, Ida
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 13 No 1 (2024): Nurse and Health: Jurnal Keperawatan
Publisher : Institute for Research and Community Service of Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/nhjk.v13i1.651

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a health problem in the world. Currently, the number of DM cases globally has reached 537 million people, and Indonesia ranks fifth highest in the world. Low knowledge and dietary compliance are a problem that continues to contribute to new cases and relapses of old cases characterized by uncontrolled increases in blood sugar. This is caused by low self-efficacy which is characterized by feelings of hopelessness. Objectives: The aim of this research was to determine the effect of Diabetes Self-Management Education (DSME) on self-efficacy in type II Diabetes Mellitus patients. Methods: This study used a Quasy-experimental design, with a pretest posttest equivalent control group design, the sample size was 68 type II DM patients, consisting of 34 intervention groups and 34 control groups. Self-efficacy data was collected using the DMSES (Diabetes Management Self Efficacy Scale) questionnaire. Univariate analysis was used to describe the frequency distribution of respondents, mean, median and standard deviation. Next, bivariate analysis used the Wilcoxon test. Results: There was a significant difference in the difference in mean value self-efficacy between before and after intervention with p-value 0.000 < 0.05. Conclusion: Diabetes Management Self Efficacy Scale is effective increase self-efficacy. Thus, DSME can be an alternative intervention to overcome problems and prevent complications in DM patients.
Pendampingan Penderita HIV Komunitas Gay Dan Waria Melalui Pendekatan Health Belief Model Berbasis Peer Group Learning Untuk Pencegahan Penularan Hiv Bersama Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiah Tambaksari Kota Surabaya Yumni, Fathiya; Firman, Firman; Mukarromah, Nur; Saputro, Suyatno; Sumara, Retno
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i2.22503

Abstract

Kegiatan pengabdian ini, dilakukan pada komunitas gay dan waria, jumlah Waria dan Gay yang berbagung serta berpatisipasi aktif dalam komunitas tersebut yaitu sebanyak 370 orang, terdiri dari 324 Waria (87,56%) dan 46 Gay (12,43%). Dimana anggota komunitas tersebut sebagian besar telah didiagnosa positif HIV. Namun kecenderungan perilaku berisiko seperti seks bebas, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat karena bisa menularkan virus HIV, baik kepada sesama gay dan waria yang belum terinfeksi HIV, maupun patner seksual mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan melalui Health Belief Model (HBM) berbasis Peer Group Learning untuk pencegahan penularan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Metode pelaksanaan kegiatan, berupa ceramah, diskusi dan praktek. Jumlah peserta sebanyak 30 orang, kegiatan pengabdian dilakukan selama 2 hari, yang diberikan materi secara intraktif, dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap peserta. dibuktikan dengan perubahan signifikan antara perubahan tingkat pengetahuan hasil pretest pengetahuan tinggi 26,5% kemudian setelah post-test pengetahuan meningkat menjadi 91,2%. Sedangkan hasil pre-test sikap baik responden 15%, dan setelah post-test sikap baik meningkat signifikan menjadi 100%. Dengan demikian diharapkan dengan pengetahuan dan perubahan sikap yang dimiliki peserta, dapat mencegah sekaligus bisa m,enurunkan angka penularan kasus HIV di komunitas gay dan waria kelurahan pacara kembang, Surabaya.