Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Social Media Marketing WOM Finance dalam Mempromosikan Produk Cicil Logam Mulia MASKu Rifan Rahmadian; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5658

Abstract

Abstract. WOM Finance was founded in 1982. WOM Finance utilizes social media Instagram as its marketing strategy to promote MASKu's precious metal installment products. MASKu's precious metal installment product is a 24k precious metal (gold) financing service in installments/credit. MASKu is here as a solution in an effort to help and make it easier for people to own precious metals (gold). The purpose of this study was to determine the formulation, implementation, and evaluation of WOM Finance's social media marketing strategy in promoting MASKu's precious metal installment products. In this study using qualitative methods, with a case study approach. The results obtained indicate that in the formulation of the strategy there are objectives, identification and backup strategies. Then in implementing the strategy there is creating content, creating effective strategies, and utilizing information. The social media marketing strategy activities carried out by WOM Finance in promoting MASKu's precious metal installment products on Instagram with the aim of promoting the product have been fulfilled, in terms of better impressions and engagement. The purpose of selling gold has not been achieved. To improve the future strategy, there is a strategy evaluation activity by changing the posting schedule on Instagram. Abstrak. WOM Finance didirikan pada tahun 1982. WOM Finance memanfaatkan media sosial instagram sebagai strategi pemasarannya untuk mempromosikan produk cicil logam mulia MASKu. Produk cicil logam mulia MASKu merupakan layanan pembiayaan logam mulia (emas) 24k secara cicilan/kredit. MASKu hadir sebagai solusi dalam upaya membantu serta memudahkan masyarakat untuk memiliki logam mulia (emas). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi social media marketing WOM Finance dalam mempromosikan produk cicil logam mulia MASKu. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada perumusan strategi terdapat tujuan, identifikasi, dan strategi cadangan. Kemudian pada pelaksanaan strategi terdapat pembuatan konten, menciptakan strategi efektif, dan memanfaatkan informasi. Kegiatan strategi social media marketing yang dilakukan WOM Finance dalam mempromosikan produk cicil logam mulia MASKu di instagramnya secara tujuan mempromosikan produk sudah terpenuhi, dilihat dari segi impression dan engagement yang lebih baik. Untuk tujuan jualan emas belum tercapai. Untuk memperbaiki strategi kedepannya maka terdapat kegiatan evaluasi strategi dengan melakukan perubahan jadwal posting di instagram.
Pemanfaatan Instagram sebagai Media Promosi Jasa Dokumentasi Visual Studio Kolektifan Nadiyatul Hasanah Ma'ruf; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5767

Abstract

Abstract. This research is a qualitative research entitled "Utilizing Instagram as a Promotional Media for Visual Studio Kolektifan Documentation Services, a case study on the founder of @kolektifan_id". The Instagram application is an application that helps users upload a photo or video so that it is used as a place to do business. Kolektifan uses the @kolektifan_id Instagram account as a medium for promoting its services to reach more people. By utilizing the Instagram platform, the content created must have a high visual value in order to attract many parties and create an interaction with the audience so that they are interested and visit the Instagram page. The subject of this research is the Founder Studio Kolektifan, namely Cepi, Taufiq and Hamzah. This study aims to determine the use of Instagram as a promotional media for its documentation services on the @kolektifan_id account in promoting its services and products. Collecting data using interviews, documentation studies, and observation. Data analysis technique is done by data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study are that in utilizing Instagram as a promotional media for documentation services in the @kolektifan_id account by using Instagram features such as stories, highlights and feeds. Creating interesting and distinctive content on @kolektifan_id is a mainstay in promoting services. The obstacle in using Instagram @kolektifan_id is that it is less productive in creating content so that it is less updated in promoting services. In overcoming this obstacle, the founder and his colleagues promoted the @Kolektidan_id account through their respective Instagram accounts so that followers from each account could see and be interested in visiting the @kolektifan_id account. Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berjudul “Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi Jasa Dokumentasi Visual Studio Kolektifan, Studi kasus pada founder @kolektifan_id”. Aplikasi Instagram menjadi sebuah aplikasi yang membantu penggunanya mengunggah sebuah foto atau video sehingga dijadikan sebagai tempat untuk berbisnis. Kolektifan menggunakan akun instagram yang @kolektifan_id sebagai media promosi jasanya agar lebih menjangkau banyak orang. Dengan memanfaatkan platform Instagram konten yang dibuat harus mempunyai nilai visual yang tinggi agar menarik banyak pihak dan menimbulkan suatu interaksi dengan para audiens agar tertarik dan berkunjung pada laman Instagram. Subjek penelitian ini yaitu Founder Studio Kolektifan yaitu Cepi, Taufiq dan Hamzah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Instagram sebagai media promosi jasa dokumentasinya pada akun @kolektifan_id dalam mempromosikan jasa maupun produknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam memanfaatkan Instagram sebagai media promosi jasa dokumentasi dalam akun @kolektifan_id dengan menggunakan fitur Instagram seperti stories, highlight dan feed. Pembuatan konten yang menarik dan berciri khas pada @kolektifan_id menjadi andalan dalam mempromosikan jasa. Hambatan dalam dalam pemanfaatan instagram @kolektifan_id ialah kurang produktif dalam membuat konten sehingga kurang update dalam mempromosikan jasa. Dalam mengatasi hambatan ini founder dan para rekannya melakukan promosi akun @Kolektidan_id melalui akun Instagram masing-masing sehingga para followers dari tiap akun dapat melihat dan tertarik untuk mengunjungi akun @kolektifan_id.
Hubungan Konten Instagram sebagai Media Promosi Fashion Muslim dengan Keputusan Pembelian Followers Rifky Ariq Septiardi; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.6174

Abstract

Abstract. Instagram is one of the most popular platforms in Indonesia, this is an opportunity to carry out promotional activities. Likewise with the @bilal_idn account which is a men's Muslim clothing business using Instagram as a promotional medium through uploaded content, @bilal_idn also has a bilal offline store located in Balikpapan Super Block, Block C No.40, Balikpapan. East Kalimantan. The Instagram account @bilal_idn is a promotional media for people who want to buy, either online or just looking at the catalog and directly visiting the offline store. The purpose of this study is to determine whether or not there is a relationship between @bilai_idn Instagram content and followers' purchasing decisions. There are several factors examined through this research, starting from the content, product, entertainment, and event factors used by @bilal_idn through Instagram. The type of research used in this research is quantitative research, using statistical analysis techniques using random sampling techniques. By taking a sample of 100 followers @bilal_idn. The results show that there is a strong relationship between Instagram content and purchase decisions. There is a sufficient relationship between product content and purchasing decisions. There is a sufficient relationship between promotional content and purchasing decisions. There is a strong relationship between entertainment content and purchasing decisions. There is a sufficient relationship between event content and purchase decisions. Abstrak. Instagram menjadi salah satu platform yang paling diminati di Indonesia, hal tersebut manjadi peluang untuk melakukan aktivitas promosi. Begitu juga dengan akun @bilal_idn yang merupakan bisnis pakaian muslim pria menggunakan instagram sebagai media promosi melalui konten yang diunggah, @bilal_idn juga memiliki offline store bilal yang berlokasi di Balikpapan Super Block, Blok C No.40, Balikpapan. Kalimantan Timur. Akun instagram @bilal_idn menjadi media promosi bagi masyarakat yang ingin membeli bisa melalui online atau hanya sekedar melihat katalog dan langsung berkunjung ke offline store nya. Tujuan penelitian ini mengetahui ada atau tidaknya hubungan konten Instagram @bilai_idn dengan Keputusan Pembelian followers. Ada beberapa faktor yang diteliti melalui penelitian ini mulai dari faktor konten, produk, hiburan, dan event yang digunakan @bilal_idn melalui instagram. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan teknik analisis statistik metode teknik sampling Random Sampling. Dengan pengambilan sampel yaitu followers @bilal_idn sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat diantara konten Instagram dengan keputusan pembelian. Terdapat hubungan yang cukup diantara konten produk dengan keputusan pembelian. Terdapat hubungan yang cukup diantara konten promosi dengan keputusan pembelian. Terdapat hubungan yang kuat diantara konten hiburan dengan keputusan pembelian. Terdapat hubungan yang cukup diantara konten event dengan keputusan pembelian.
Strategi Pengelolaan Konten Media Sosial Instagram pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka Kistia Rindika; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.6208

Abstract

The activities carried out by the Majalengka Tourism and Culture Office @disparbudmajelengka and followers tend to be more from the Instagram accounts @disparbudpnd (Pangandaran Tourism and Culture Office), @disparbudbekasi (Bekasi Tourism and Culture Office), and there are 40 more tourism office accounts and other cultures, of course, cannot be avoided from the Instagram social media content management strategy. Because in practice it is certainly not arbitrary for government social media accounts to manage their content and it is not easy to maintain their existence. Because it turns out that it is not easy to do this if you look at the existing data regarding the number of tourism and culture service accounts in other regions that are not yet like the Majalengka Tourism and Culture Office. The object of this research is the Instagram Department of Tourism and Culture Majalengka @disparbudmajalengka. This study aims to determine the planning of content management by the Department of Tourism and Culture Majalengka on Instagram @disparbudmajalengka. This study uses a qualitative method with a case study approach. Planning in content management carried out by the Majalengka Tourism and Culture Office is through several stages ranging from planning, implementation, data analysis, content drafts, content discussions, decisions, and uploads. The implementation in content management carried out by the Majalengka Tourism and Culture Office is scheduled and themed. The goal in content management carried out by the Majalengka Tourism and Culture Office is to get a broad market segmentation.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Brand Fashion Melalui Media Sosial Instagram Pranasakya Ananda Gilang Umbara; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.6612

Abstract

Abstract. This research is entitled Digital Marketing Communication Strategy for Fashion Brands Through Instagram Social Media (Case Study on Instagram Brand @fabricthejeans). The purpose of this research is to find out the marketing communication strategy carried out by Fabric The Jeans through Instagram and the Instagram features used for marketing on Instagam. The subjects of this research are the founder and owner of Fabric The Jeans, marketing and admin of Instagram Fabric The Jeans, and followers of the Instagram account Fabric The Jeans. The data collection techniques of this research were observation and interviews. Data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation, verification and conclusion drawing. The results of this study are market segmentation conducted by Fabric The Jeans based on demographics, namely among teenagers aged between 16 years to 24 years with a male-only market. Segmentation based on geography or region, namely Bandung, Jakarta, Bekasi, and Cianjur. There are also countries such as Indonesia, Malaysia, Germany, and the United States. Segmentation based on psychographics, namely people who are in style with denim. Fabric The Jeans target market in general is people who have an interest in the metal music genre and extreme sports such as skateboarding and bmx. The specific target market determined by Fabric The Jeans is motorcycle children, especially custom motorcycles. Fabric The Jeans wants to position itself as a specialist motorcycle denim brand by producing basic casual style products and carrying navy or dark blue colors in every Instagram upload that is close to indigo color as the basic color of denim fabric. The reason why Fabric The Jeans conducts digital marketing communications on Instagram is because it is free and easy to use because it only has photos and videos using the feeds and insta story features which are uploaded two to three times in one day, has many users, one of which is children. young people or teenagers, can connect with other social media such as Facebook and can display links to other platforms such as WhatsApp, Tokopedia, and Shopee. Abstrak. Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Brand Fashion Melalui Media Sosial Instagram (Studi Kasus Pada Instagram Brand @fabricthejeans). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui segmentasi pasar, target pasar, dan positioning Fabric The Jeans melalui Instagram. Subjek penelitian ini adalah pendiri sekaligus pemilik Fabric The Jeans. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah segmentasi pasar yang dilakukan Fabric The Jeans berdasarkan demografis yaitu kalangan anak remaja rentang usia antara 16 tahun hingga 24 tahun dan khusus laki-laki. Segmentasi berdasarkan geografis atau wilayah yaitu Kota Bandung, Jakarta, Bekasi, dan Cianjur. Juga ada negara Indonesia, Malaysia, Jerman, dan Amerika Serikat. Target pasar Fabric The Jeans secara umum yaitu orang yang memiliki ketertarikan di bidang musik bergenre metal dan cabang olahraga ekstrim seperti skateboard dan bmx. Target pasar khusus yang ditentukan oleh Fabric The Jeans yaitu kalangan anak motor terutama motor custom, semi trail, dan adventure. Segmentasi berdasarkan psikografis yaitu orang yang senang bergaya dengan denim. Fabric The Jeans ingin memposisikan dirinya sebagai brand denim motor specialist dengan menghasilkan produk bergaya basic casual dan menampilkan feeds dengan warna navy atau biru tua di setiap unggahan Instagramnya yang mendekati warna indigo sebagai warna dasar kain denim. Alasan mengapa Fabric The Jeans melakukan komunikasi pemasaran digital di Instagram dikarenakan pemakaiannya yang gratis dan mudah dalam penggunaannya karena hanya bermodal foto dan video menggunakan fitur feeds dan insta story yang dilakukan dua hingga tiga kali unggahan dalam satu hari, memiliki banyak pengguna yang salah satunya kalangan anak muda atau remaja, bisa terhubung dengan media sosial lainnya seperti facebook dan bisa menampilkan tautan platform lain seperti whatsapp, tokopedia, dan shopee.
Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi Jasa Dokumentasi Visual Studio Kolektifan Nadiyatul Hasanah Ma'ruf; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.6674

Abstract

Abstract. This research is a qualitative research entitled "Utilizing Instagram as a Promotional Media for Visual Studio Kolektifan Documentation Services, a case study on the founder of @kolektifan_id". The Instagram application is an application that helps users upload a photo or video so that it is used as a place to do business. Kolektifan uses the @kolektifan_id Instagram account as a medium for promoting its services to reach more people. By utilizing the Instagram platform, the content created must have a high visual value in order to attract many parties and create an interaction with the audience so that they are interested and visit the Instagram page. The subject of this research is the Founder Studio Kolektifan, namely Cepi, Taufiq and Hamzah. This study aims to determine the use of Instagram as a promotional media for its documentation services on the @kolektifan_id account in promoting its services and products. Collecting data using interviews, documentation studies, and observation. Data analysis technique is done by data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study are that in utilizing Instagram as a promotional media for documentation services in the @kolektifan_id account by using Instagram features such as stories, highlights and feeds. Creating interesting and distinctive content on @kolektifan_id is a mainstay in promoting services. The obstacle in using Instagram @kolektifan_id is that it is less productive in creating content so that it is less updated in promoting services. In overcoming this obstacle, the founder and his colleagues promoted the @Kolektidan_id account through their respective Instagram accounts so that followers from each account could see and be interested in visiting the @kolektifan_id account Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berjudul “Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi Jasa Dokumentasi Visual Studio Kolektifan, Studi kasus pada founder @kolektifan_id”. Aplikasi Instagram menjadi sebuah aplikasi yang membantu penggunanya mengunggah sebuah foto atau video sehingga dijadikan sebagai tempat untuk berbisnis. Kolektifan menggunakan akun instagram yang @kolektifan_id sebagai media promosi jasanya agar lebih menjangkau banyak orang. Dengan memanfaatkan platform Instagram konten yang dibuat harus mempunyai nilai visual yang tinggi agar menarik banyak pihak dan menimbulkan suatu interaksi dengan para audiens agar tertarik dan berkunjung pada laman Instagram. Subjek penelitian ini yaitu Founder Studio Kolektifan yaitu Cepi, Taufiq dan Hamzah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Instagram sebagai media promosi jasa dokumentasinya pada akun @kolektifan_id dalam mempromosikan jasa maupun produknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam memanfaatkan Instagram sebagai media promosi jasa dokumentasi dalam akun @kolektifan_id dengan menggunakan fitur Instagram seperti stories, highlight dan feed. Pembuatan konten yang menarik dan berciri khas pada @kolektifan_id menjadi andalan dalam mempromosikan jasa. Hambatan dalam dalam pemanfaatan instagram @kolektifan_id ialah kurang produktif dalam membuat konten sehingga kurang update dalam mempromosikan jasa. Dalam mengatasi hambatan ini founder dan para rekannya melakukan promosi akun @Kolektidan_id melalui akun Instagram masing-masing sehingga para followers dari tiap akun dapat melihat dan tertarik untuk mengunjungi akun @kolektifan_id
Komunikasi Efektif Motivator Ketahanan Keluarga Dalam Pemberdayaan Masyarakat Rini Rinawati; Ferry Darmawan; Dedeh Fardiah; Nia Kurniati
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.416 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i2.24

Abstract

Abstract Family Resilience Motivator (Motekar) is a Motivator who has the task of assisting the government in building family resilience, especially in West Java. Motekar workers have a very strategic role in realizing family resilience. The role of the motekar power is as an "empowerer" who in himself has the ability in the form of aspects: cognitive, affective, and psychomotor. Therefore, Motekar must have the capacity and capability to run a business in increasing family resilience, especially in terms of physical, economic, socio-cultural and environmental vulnerabilities. This service is carried out with the aim of providing understanding and knowledge and effective communication skills for family resilience motivators in community empowerment activities through an effective communication approach. The service is carried out using the lecture method, discussion or question and answer, and simulation or practical assistance. To see the level of knowledge before and after the implementation of the pretest and posttest activities. The results of the implementation of the implementation of family resilience motivators experienced a significant increase in knowledge about the material or information provided. Prior to the implementation of the Motekar service, knowledge was low until now, while after the provision of material knowledge increased in the medium and high categories. This shows that the material delivered is effective in increasing the knowledge and skills of motivators for family resilience to be more effective. The implications of the results of this service can contribute directly in the fields of economic resilience, socio-culture and a healthier environment. Keywords: Effective         communication;      family          resilience;    foster           family; empowerment; motekar.  Abstrak Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) adalah Tenaga Motivator yang memiliki tugas membantu pemerintah dalam rangka membangun ketahanan keluarga khususnya di Jawa Barat. Tenaga motekar memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Peran tenaga motekar tersebut adalah sebagai “pemberdaya” yang pada dirinya memiliki kemampuan berupa aspek: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Oleh karena itu, motekar harus memiliki kapasitas dan kapabilitas menjalankan tugasnya dalam meningkatkan ketahanan keluarga, terutama pada keluarga yang mengalami kerentanan fisik, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan dan keterampilan komunikasi efektif bagi tenaga motivator ketahanan keluarga dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan komunikasi yang efektif. Pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi atau tanya jawab, dan simulasi atau pendampingan praktek. Untuk melihat tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan digunakan pretest dan postest. Hasil dari pelaksanaan pengabdian memperlihatkan bahwa tenaga motivator  ketahanan keluarga mengalami peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan mengenai materi atau informasi yang diberikan. Sebelum dilaksanakan pengabdian motekar memiliki pengetahuan yang rendah sampai sedang, sementara setelah dilakukan pemberian materi pengetahuan meningkat pada kategori sedang dan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan motivator ketahanan keluarga menjadi lebih efektif. Implikasi dari hasil pengabdian ini dapat memberikan konstribusi secara langsung dalam bidang ketahanan ekonomi, social budaya dan lingkungan yang lebih sehat.Kata-kata kunci: Komunikasi efektif; ketahanan keluarga; keluarga binaan; pemberdayaan; motekar.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Guru dengan Orang Tua terhadap Pengetahuan Perkembangan Sosial Emosional Anak Sania Wahyuni; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7561

Abstract

Abstract. Research on the Influence of Interpersonal Communication between Teachers and Parents on Knowledge of the Social Emotional Development of Children Aged 5-6 This year is to find out how much influence interpersonal communication between teachers and parents has in determining the social emotional development of children aged 5-6 years in Kober, Pamulihan District. The focus of this study was to find out whether there was an influence of teacher-parent interpersonal communication on the knowledge of the social emotional development of children aged 5-6 years based on DeVito's words, namely, openness, empathy, support, positive attitude and equality. The Johari Window theory is the theory used in this study. The influence test method is the method used in this study with a quantitative approach. The Multistage Cluster Sampling technique was determined by the researcher for the number of samples taken. This study has a population of 1,602 people with a sample of 181 parents. The results of the research obtained on knowledge of the social emotional development of children aged 5-6 years in Kober in the Pamulihan Sub-District are that interpersonal communication has no effect on knowledge of the social emotional development of children aged 5-6 years in 5 Kober in the Pamulihan District. Parental knowledge is influenced by other variables, namely the use of modern technology and also group communication with parents. Abstrak. Penelitian mengenai Pengaruh Komunikasi Interpersonal Guru dengan Orangtua Terhadap Pengetahuan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal antara guru dengan orang tua dalam mengetahui perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Kober Wilayah Kecamatan Pamulihan. Fokus pada penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh dari komunikasi interpersonal guru dengan orang tua dalam pengetahuan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun berdasarkan ungkapan DeVito yaitu, keterbukaan, sikap empati, dukungan, sikap positif dan kesetaraan. Teori Johari Window merupakan teori yang digunakan pada penelitian ini. Metode uji pengaruh merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan Kuantitatif. Teknik Multistage Cluster Sampling ditentukan oleh peneliti untuk teknik pengambilan jumlah sampel. Penelitian ini memiliki populasi sebanyak 1.602 orang dengan sampel 181 orang tua. Hasil dari penelitian yang diperoleh terhadap pengetahuan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Kober Wilayah Kecamatan Pamulihan ini adalah komunikasi interpersonal tidak berpengaruh terhadap pengetahuan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun pada 5 Kober di Wilayah Kecamatan Pamulihan. Pengetahuan orangtua dipengaruhi oleh variabel lain, yaitu penggunaan teknologi yang modern dan juga komunkasi kelompok pada orangtua.
Representasi Komunikasi Gender dalam Film Penyalin Cahaya Afra Cholisul Anggraini; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.7881

Abstract

Abstract. This research is entitled Presentation of Communication in Photocopier movie. Photocopier is a movie that discusses sexual violence experienced by a female student named Suryani or Sur. The purpose of this study is to find out how the representation of gender communication is shown in Photocopier movie, also knowing the meaning of denotation, connotation, and myths from gender communication in the film Copying Light itself. In this study, researchers wanted to know the representation of gender communication contained in Photocopier movie. This study used qualitative research methods. This research was conducted based on Semiotic Analysis by Roland Barthes. Roland Barthes himself has three categories of analysis namely denotative meaning, connotative meaning and myth. The object of this research is Film Copying Light, with the research subject Suryani and Tariq. Data collection techniques used in this research are observation, documentation, and literature study. The results of this study are gender communication in the film Photocopier which is analyzed based on three categories from Roland Barthes, namely denotation, connotation and myth. Abstrak. Penelitian ini berjudul Peresentasi Komunikasi dalam Film Penyalin Cahaya. Penyalin Cahaya merupakan film yang membahas kekerasan seksual yang dialami seorang mahasiswi bernama Suryani atau Sur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi komunikasi gender yang ditampilkan dalam film Penyalin Cahaya, serta mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos dari komunikasi gender dalam film Penyalin Cahaya sendiri. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui representasi komunikasi gender yang terdapat dalam film Penyalin Cahaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, Adapun penelitian ini dilakukan berdasarkan Analisis Semiotika oleh Roland Barthes. Roland Barthes sendiri memiliki tiga kategori analisis yaitu makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Objek dari penelitian ini adalah Film Penyalin Cahaya, dengan subjek penelitian Suryani dan Thariq. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi gender dalam film Penyalin Cahaya yang dianalisis berdasarkan tiga kategori dari Roland Barthes yaitu denotasi, konotasi dan mitos.
The Penggunaan Akun Kedua di Media Sosial Instagram Deska Muhammad Ghifari Hermulya; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i2.9253

Abstract

Abtract. In this Information era internet helps us on every communication we did everyday, Internet also helps us to accssess social media to fulfil our desire in communication. In this digital era, a lot of people express themselves through photos or videos using social media and one of the biggest social media platform that people used to share their photos and videos are Instagram. In other ways instagram is short of places where people can built their images into something that they want, and it makes people used their account instagram very carefully with what they shared. This condition has affect second account phenomena to become the alternative ways of instagram users for shares their contents into the smaller group and express their emotions freely through their content post.This study is purposed to understand about the second account phenomena, starting meaning and motiveof the second account users on Instagram. This study using qualitative research with phenomenology to get to know more about how second account users delivers their messages through instagram features, and the reasons why users used second account on instagram. This study is using interview methods to the second account users and observed the Instagram as the platform. Second account users interpretation usage of the second account as a medium for shares their private life information or it can be calles as self disclosures.this puporsely to become closer with their friends in the second account. Abstrak. Di era Informasi Internet telah menunjang segala kegiatan komunikasi yang kita lalui sehari-hari, Internet juga membantu kita untuk mengakses media sosial yang dapat memenuhi Hasrat berkomunikasi. Penggunaan Media Sosial Instagram menjadi wadah untuk membagikan dan mengekspresikan diri melewati foto, video dan kata-kata kepada para followersnya, selain itu Instagram juga menjadi tempat bagi para penggunanya untuk mengkonstruksikan diri menjadi seperti yang kita inginkan. Fenomena penggunaan second account menjadi alternatif para pengguna Instagram untuk membagikan dan mengekspresikan diri mereka di dalam ruang lingkup yang lebih kecil serta dapat berkomunikasi dengan lebih jujur dalam membagikan postingan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motif dan makna bagi para Penggunaa second account di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk dapat mengetahui lebih dalam mengenai pengguna second account menyampaikan pesan melalui fitur-fitur yang tersedia. Alasan menggunakan second account dengan Teknik peneltian wawancara melalui Informan pengguna second account serta observasi melalui media sosial Instagram. Para pengguna memaknai penggunaan second account sebagai tempat untuk berbagi keluh kesah dalam keseharaian. Selain itu second account juga dijadikan sebagai wadah untuk membagikan informasi tentang diri sendiri atau bisa dianggap sebagai melakukan self disclosure agar bisa menjadi lebih dekat dengan teman-teman di second account.