Sitti Rahmatiah
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

METODE TERAPI SUFISTIK DALAM MENGATASI GANGGUAN KEJIWAAN Sitti Rahmatiah
Jurnal Dakwah Tabligh Vol 18 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdt.v18i2.4706

Abstract

Gangguan kejiwaan merupakan sindrom atau pola perilaku, atau psikologik seseorang, yang secara klinik cukup bermakna, dan yang secara khas berkaitan dengan suatu gejala penderitaan (distress) atau hendaya (impairment/disability) di dalam satu atau lebih fungsi yang penting dari manusia.  Fenomena yang kita lihat bahwa penyakit yang diderita manusia tidak selamanya dapat disembuhkan dengan obat medis atau kecanggihan perangkat medis. Ketika penyakit jasmani disembuhkan maka yang tampak adalah kesehatan secara fisik. Akan tetapi, jika penyakit psikis disembuhkan yang tampak adalah  perilaku-perilaku mental hidup yang sehat. Di sinilah kemudian tasawuf memberikan jawaban untuk menemukan totalitas jasmani dan rohani dalam diri manusia. Karena itu, kaum sufi memperkenalkan pengobatan secara sufistik atau psioterapi sufistik.  Terapi sufistik ini yang dimaksudkan adalah pengobatan yang bernuansa islami dengan sasaran untuk mewujudkan manusia yang berjiwa sehat. Pendekatannya dapat dilakukan melalui bimbingan penyuluhan, pendekatan tobat, pendekatan dzikir, dan sebagainya
PEMIKIRAN TENTANG JIWA (AL-NAFS) DALAM FILSAFAT ISLAM Sitti Rahmatiah
Sulesana Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v11i2.4538

Abstract

Perbincangan tentang jiwa (al-nafs) dalam dunia Islam sudah di mulai sejak munculnya pemikir-pemikir Islam  di panggung sejarah.  Diawali dengan runtuhnya peradaban Yunani Romawi dan adanya gerakan penerjemahan, komentar serta karya orisinil yang dilakukan oleh para pemikir Islam terutama pada masa Daulah Abbasiyah, esensi dari pemikiran Yunani diangkat dan diperkaya.  Di sisi lain, para filsuf muslim juga terpengaruh oleh pemikiran Yunani dalam membahas nafs (jiwa), sehingga kubu filsafat Islam diwakili oleh Ibnu Rusyd terlibat perdebatan akademik berkepanjangan dengan al-Ghazali.  Dalam kurun waktu lebih dari tujuh abad, nafs (jiwa) dibahas di dunia Islam dalam kajian yang bersifat sufistik dan falsafi.
PERKEMBANGAN ALIRAN SPIRITUALISME DI DUNIA ISLAM (Tarekat Mawlawiyah) Sitti Rahmatiah
Sulesana Vol 12 No 1 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i1.5668

Abstract

Spiritual (atau pemikiran mengenai spiritualitas) dalam Islam di kenal dengan tasawuf atau mistisisme Islam, atau sufisme. Kata spiritual dari kata dasar spirit yang berarti antara lain bagian nonmaterial dari manusia, jiwa; wujud rasional yang berbeda dengan badan material; wujud non-fisik, misalnya Tuhan adalah spirit.  Dewasa ini telah terjadi peningkatan kecenderungan masyarakat terhadap spiritualitas. Fenomena ini ditandai dengan berkembangnya gerakan tarekat, pengajian eksekutif, kursus-kursus tasawuf, training spiritual, dan layanan konsultasi persoalan sosial keagamaan melalui media cetak dan elektronik. Jalaludin Rumi adalah pendiri tarekat Mawlawiyah di Konya, ajarannya terkenal dengan cara dzikir yang berbeda. Jika para sufi berdzikir sambil bersila dan menggoyang-goyangkan kepala, para darwish di aliran ini justru berdiri dan menari berputar-putar seperti gasing.  Jubah mereka berkembang seperti teratai di atas air. Dzikir mereka tidak hanya diiringi oleh bacaan Alquran dan puji-pujian pada Nabi, tetapi juga suara seruling dan rebab serta fabel dari puisi-puisi Rumi. Dalam tarian ini para darwish mengenyampingkan nafsu dan ego mereka dan berkosentrasi pada musik dan lirik yang dimainkan para Mawlana. Mereka berputar seperti planet-planet dan elektron dalam dunia makro dan mikro-kosmos.
GERAKAN DAKWAH SYEKH YUSUF AL-MAKASSARI St. Rahmatiah
Sulesana Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v13i1.9948

Abstract

Syekh Yusuf merupakan seorang ulama, sufi dan khalifah tarekat serta pejuang kenamaan pada zamannya. Bukti kongkrit dari perjuangannya adalah kemenangan Raja Banten (Sultan Agung Tirtayasa) atas Belanda ketika dibantu oleh Syekh Yusuf al-Makassari. Syekh Yusuf dikenal pada empat negeri, yaitu Kesultanan Banten (Jawa Barat), Tanah Bugis (Sulawesi Selatan), Caylon (Sri Lagka) dan Cape Town (Afrika Selatan). Beliau adalah peletak dasar kehadiran komunitas Muslim di Caylon dan Afrika Selatan. Beliau dianggap sebagai bapak pada beberapa kumpulan masyarakat Islam di Afrika Selatan yang berjuang mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk menentang penindasan dan paham adanya perbedaan kulit dan etnis. Syekh Yusuf memiliki pokok-pokok pemikiran serta pengaruh terhadap perkembangan Islam di bidang mistik. Di dalam upaya menjalankan pengajaran dan dakwah Islam melalui tasawuf, Syekh Yusuf selalu mengaitkan tasawufnya dengan aqidah Islamiah.  Akidah yang benar, adalah akidah yang berdasarkan kepada ittiba’ al-Rasûl.  Artinya apa yang patut diyakini oleh hamba terhadap Allah adalah sebagaimana yang telah termaktub dalam Alquran dan al-Sunnah. Keimanan kepada Allah, malaikat-Nya, kitab suci-Nya, rasul-rasul-Nya, hari qiyamat dan qada’ dan qadar-Nya, mestilah didasarkan kepada kedua rujukan dasar tersebut. Selain Alquran dan al-Sunnah, Syekh Yusuf memperincikan rukun tasawuf kepada sepuluh perkara, yaitu: Tahrid al-Tauhid, Faham al-Sima’i, Husn al-‘Ishra, Ithar al-Ithar, Tark al-Ikhtiyar, Sur’at al-Wujd, al-Kahf  ‘an al-Khawâtir, Kathrat al-Safar, Tark al-Iktisab, dan Tahrîm al-Iddihâr.
PERAN PSIKOLOGI DALAM PROSES DAKWAH Sitti Rahmatiah
240-540X
Publisher : Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Da'wah is an attempt to influence others to act and behaves like what is desired by Dai. As psychological beings, humans are creatures of thought and wills and human beings have a different way of thinking and feeling with each other. Therefore, it is necessary to understand how Mad'u that what is delivered by dai easily been well received. Preaching with the psychological approach (persuasive) allows people to following the will of the Mad'u, but they felt was following the will of itself.
KONSEP MANUSIA MENURUT ISLAM Sitti Rahmatiah
240-540X
Publisher : Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regarding the process of the creation of man many theories appear before the revelation of the Koran. From the start the theory of Aristotle, Louis Pasteur, to Charles Darwin. They are trying to uncover about where the origin of life and living. Since then (exactly 1860) emerged a new theory which states that all life comes from previous life. Although the new theory seems to be more intense and irrational, but it is still not able to describe the "mystery" of life itself. Because of these theories can not provide answers to questions about what is the origin of the first life. Because of that, people get confused. In medieval times-Karim al-Qur'anul and arguably one burglar door darkness of this theory with the facts of human creation is very complex and magical.
MANFAAT TERAPI SALAT BAGI PECANDU NARKOBA St. Rahmatiah Rahmatiah
240-540X
Publisher : Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to find out the benefits of Salat therapy for drug addicts. The results show that prayer is a physical and psychological therapy for addicts both curative, preventive and constructive, because prayer contains four therapeutic aspects, namely sports aspects, aspects of meditation, aspects of auto-suggestion and aspects of togetherness. The benefits of prayer therapy for drug addicts are very big influence to fortify themselves and eliminate the remaining residual addictive substances in him because every prayer movement contains extraordinary benefits for health both physically and psychologically, as long as the prayer is carried out in accordance with the conditions and harmony, and is done sincerely (sincere), solemn and perfect every movement of prayer.
KEPRIBADIAN SEORANG DAI St. Rahmatiah
240-540X
Publisher : Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dai was the person who conveyed the teachings of Islam to the target of preaching (mad'u). Before preaching, a person should have good preparation in terms of knowledge or ethics. There are several personalities that a person should have that is a spiritual personality that includes personality, attitude and ability. Such qualities as believing in Allah and being righteous, repentant, worshipers, trusting and shidq, grateful, sincere and selfless, friendly and understanding, tawaddu, simple and honest and so on. Whereas such virtues as virtuous, disciplined and wise, polite and competent, are broad-minded and knowledgeable. The physical personality is healthy, the barbecue is good and tidy.
URGENSI PSIKOLOGI DALAM PROSES DAKWAH St. Rahmatiah
240-540X
Publisher : Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Da'wah is an attempt to influence others to act and behave like what is desired by Dai. As psychological beings, humans are creatures of thought and wills and human beings have a different way of thinking and feeling with each other. Therefore, it is necessary to understand how Mad'u that what is delivered by dai easily been well received. Preaching with the psychological approach (persuasive) allows people to follow the will of the Mad'u, but they felt was following the will of itself.
DAKWAH, TRAFFICKING DAN KDRT ST. Rahmatiah
KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah Vol 6 No 2 (2016): Komunida : Media Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.947 KB) | DOI: 10.35905/komunida.v6i2.409

Abstract

Trafficking is recruetment action, carrying, accomodately, sending, moving, or recive someone with hardness intimination. Using hardness, abduction, capture, imitation, swindle, abuse of power or danger posision, wire of debit and credit, for giving purpose or payment, untill get agreement of policymekers on the one else. It is done in the country or country escort, for eksploitation purpose or make someone to be eksploited. Hardness in household is each action to someone specially for woman, who cause appear of miserableor suffer in fisical, sex, psicology, or household neglaction include intimination for doing action, compulsion or seizure of freedom by law resist in household environment.