Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN PUCUK LABU SIAM (Sechium adulea) PADA PEMBUATAN NILA PUFF PASTRY Urka, Nura Astari; Suhairi, Laili; Hamid, Yuli Heirina; Maryam, Siti; M, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v8i3.29261

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang terletak di garis katulistiwa dimana negara Indonesia selalu terpapar sinar matahari yang mendukung pertumbuhan dan perkembagan aneka ragam tumbuhan, rempah, dan biota darat dan air. Salah satu tanaman yang hidup subur di Takengon adalah labu siam yang memiliki nama latin Sechium aduela atau dikenal dengan nama buah Jipang bagi masyarakat setempat. Pembahasan pada penelitian ini berfokus tentang pemanfaatan pucuk daun labu siam yang hidup subur di Aceh Tengah yang diolah dijadikan inovasi terbaru pada produk makanan yang diberi nama Nila Puff Pastry. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa), mengetahui resep standar pembuatan Nila Puff Pastry dengan penggunaan pucuk daun labu siam, mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap Nila Puff Pastry. Penelitiani ini imerupakan ijenis penelitiani eksperimen idengan imenggunakan pendekatani kuantitatif. Penelitian terdiri dari 2 perlakuan 3 kali pengulangan. Perlakuan 1) Nila Puff Pastry dengan penggunaan daun bayam, perlakuan 2) Nila Puff Pastry dengan penggunaan pucuk daun labu siam. Untuk mengumpulkan data teknik yang digunakan adalah Uji pengamatan (Evaluasi Sensori) digunakan untuk mengumpulkan data, dan dilakukan oleh 4 orang panelisterlatih/panelis narasumber, yang merupakan dosen Program Studi PKK di FKIP USK dan menggunakan skala hedonik untuk 32 orang panelis konsumen, 15 orang mahasiswa PKK boga FKIP USK dan 17 orang mahasiswa dari luar Prodi PKK untuk melakukan uji penerimaan. Hasil uji pengamatan oleh panelis terhadap karakteristik organoleptil (warna, aeroma, tekstur dan rasa) pada nila puff pastry, panelis lebih menyukai produk dengan perlakuan kedua (NP04) dengan penambahan daun pucuk labu siam.Kata Kunci: Pemanfaatan, Penggunaan, Nila, Puff Pastry, Pucuk Daun Labu Siam
PENGARUH PENAMBAHAN LOKAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA KONSUMEN PADAKERUPUK LOKAN (Polimesoda Ekspansa) Nurhayati, .; Hamid, Yuli Heirina; Izwani, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penambahan lokan yang diolah menjadi kerupuk dengan tiga perlakuan yaitu dengan menggunakan resep kontrol kerupuk rambak tapioka dan kerupuk yang ditambahkan dengan lokan. Lokan yang digunakan adalah lokan yang berwarna putih keabu-abuan bagian dalam lokan, dan bagian luar berwarna kekuningan, belakang kehitaman. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) Menstandarisasikan resep kerupuk lokan. (2) Mengetahui daya terima konsumen terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan dan rasa) kerupuk lokan. (3) Menghitung Jumlah kalori kerupuk lokan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Data-data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh dari narasumber. Data-data dari uji penerimaan dianalisis menggunakan analisis varian (anova) satu jalur pada kerupuk lokan yang diperoleh dari narasumber dan panelis konsumen siswa/siswi SMPN 9 Peunayong Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 10 orang narasumber, uji tingkat penerimaan (Hedonic Scale) yang diuji cobakan kepada 60 orang panelis konsumen yaitu 30 siswa dan 30 siswi yang terdiri dari kelas VIII SMPN 9 Peunayong Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerupuk lokan (KNM1) lebih disukai dengan nilai rata-rata pada warna (4,76), aroma (5,18), kerenyahan (5,45) dan rasa (5,46) sedangkan kerupuk rambak tapioka dengan total nilai pada warna (4,96), aroma(4,26), kerenyahan (4,7) dan rasa (4,6). Maka dari analisis data tersebut kerupuk lokan (KNM1) sangat disukai oleh konsumen. Jumlah kalori kerupuk lokan diketahui bahwa karbohidrat 266.88 kal, protein 45.52 kal dan lemak 87.03 kal. Simpulan dari penelitian ini adalah hasil hipotesis dapat diterima karena ada pengaruh penambahan lokan terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan dan rasa) dan daya terima konsumen kerupuk rambak tapioka dan kerupuk lokan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU GIZI (Suatu Penelitian Pada Siswa Kelas di SMK Negeri 3 Banda Aceh) Bancin, Atenta Malum; Sufiat, Suryati; Hamid, Yuli Heirina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran tipe GI merupakan salah satu cara dalam mengatasi permasalahan pembelajaran ilmu gizi di kelas X SMK Negeri 3 Banda. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas X dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada mata pelajaran ilmu giziPenelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes dan observasi. Data observasi aktivitas guru dan siswa dianalisa secara deskriptif dengan skor rata-rata. Data hasil observasi motivasi belajar siswa, dianalisa dengan mendeskripsikan kegiatan guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Data tes hasil belajar siswa di analisa dengan menggunakan tingkat ketuntasan induvidual dan klasikal. Hasil penelitian menunjukan: siklus I (1) Motivasi belajar 14 siswa (50%) kategori baik, 7 siswa (25%) motivasi belajar cukup, dan 7 siswa (25%) motivasi belajar kurang. (2) Aktivitas guru dan siswa mendapat skor rata-rata 3,6 (72%) kategori baik, dan (3) Hasil belajar siswa yang tuntas 14 orang dengan nilai rata-rata 72,27 secara klasikal (50%). Pada siklus II (1) Motivasi belajar 23 siswa (82%) kategori baik, 5 siswa ( 18%) kategori cukup, tidak ada siswa (0%) dengan kategori kurang. (2) Aktivitas guru dan siswa mendapat skor rata-rata 4,4 (88%) kategori baik sekali. (3) Hasil belajar siswa yang tuntas belajar sebanyak 26 orang dari total keseluruhan 28 orang dengan nilai rata-rata 87 secara klasikal (93%). Dengan demikian Hipotesis di terima (H1). Model pembelajaran tipe GI dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran ilmu gizi
TINGKAT PENGETAHUAN PEDAGANG TENTANG KEAMANAN PANGAN MAKANAN SEPINGGAN DI KANTIN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Sembiring, Emi Vovo; Hamid, Yuli Heirina; Kamal, Rahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan pangan pada makanan yang kita konsumsi sangat menunjang aktivitas kita sehari-hari. Diantaranya makanan sepinggan yang sering kita peroleh dari pedagang yang menjual makanan tersebut, oleh karena itu perlu adanya tindakan pengawasan terhadap pengolahan hingga ke penyajian yang baik, agar makanan yang akan dikonsumsi bersih dan aman. Penelitian ini bertujuan mengetahui Tingkat Pengetahuan Pedagang Tentang Keamanan Pangan Makanan Sepinggan di Kantin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan mengetahui bagaimana cara pedagang agar makanan sepinggan tidak terkontaminasi. Subjek penelitian ini adalah pedagang makanan sepinggan di Kantin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dari 9 orang pedagang yaitu pedagang lontong pecal, pedagang mie, pedagang nasi ayam, dan pedagang mie pangsit. Metode penelitian ini adalah metode survey. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan bahwa pedagang makanan sepinggan dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin (gender) dan tingkat pengetahuan pada umumnya memiliki tingkat pengetahuan baik ( 75-100%) dengan persentase 84.3% secara keseluruhan dilihat dari keamanan pangan, sanitasi dan higiene, serta dilihat dari cara pedagang agar makanan tidak terkontaminasi cemaran fisik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pedagang tentang keamanan pangan dan sanitasi higiene makanan sepinggan serta cara pedagang agar makanan tidak terkontaminasi pada umunya memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Dengan hasil kesimpulan diatas dapat disarankan agar dilakukannya penyuluhan dan pelatihan keamanan pangan dan sanitasi higiene bagi para pedagang makanan sepinggan serta dapat menjadi bahan referensi bagi penelitian selanjutnya.
Digital Transformation in the Fashion Industry: Factors Influencing the Level of Professionalism Fadhilah; Suhairi, Laili; Hamid, Yuli Heirina
International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences Vol. 2 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijarss.v2i7.2206

Abstract

This study aims to identify the factors influencing the level of professionalism in the fashion industry in Banda Aceh during the digital era. Conducted in June 2024, the research used questionnaires distributed to business owners and employees in fashion stores, tailors, and related shops. Adopting a descriptive qualitative analysis approach, the study highlights the adoption of digital technology, digital readiness, digital marketing strategies, and entrepreneurial orientation as key factors influencing professionalism in the fashion industry. The findings are expected to provide insights for the industry to enhance adaptation to digital changes, address challenges, and capitalize on available opportunities.
Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Pembelian Ulang Konsumen Pada Produk Minuman Thaitea Urban Tea House And Cafe Lampineung Banda Aceh Utami, Fatin Athiyyah; Mahyiddin, Zuraini; Hamid, Yuli Heirina; Suhairi, Laili; Indani, Indani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i4.35668

Abstract

Bahasa Indonesia: Di era yang semakin modern, konsumen menjadi lebih selektif dalam memilih produk baik yang penting maupun yang diinginkan. Hal ini mendorong para pengusaha untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk yang sesuai dengan preferensi konsumen. Kemajuan teknologi juga telah mengintensifkan persaingan bisnis, khususnya dalam industri minuman yang berkembang pesat. Kualitas produk merupakan isu yang banyak dibahas, karena memainkan peran penting dalam memungkinkan produk untuk tetap kompetitif. Ini juga merupakan faktor kunci yang memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap pembelian kembali konsumen atas produk minuman Thaitea di Urban Tea House and Caf, LampineungBanda Aceh. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan presentasi deskriptif. Sampel terdiri dari 35 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor tinggi, dengan kualitas produk dinilai sebesar 82,9% dan pembelian kembali sebesar 77,1%. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kualitas produk (X) berpengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian ulang (Y), dengan nilai signifikansi 0,001 0,05 dan nilai R-kuadrat yang disesuaikan sebesar 80,4%, yang dikategorikan sangat kuat. Hasil uji-t (thitung = 11,643 ttabel = 1,692) menegaskan bahwa hipotesis alternatif diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan kualitas produk terhadap perilaku pembelian ulang konsumen.