Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : axiology

Pemanfaatan English Corner dalam Penguatan Kosakata dan Kemampuan Pengucapan Siswa Berbasis Flashcard Mansyur; Muh. Hasbi; Ahmad Thalib; Ahmad Rizal Abdullah; Rizki Fauzi; Nadia Nurmeutya Zahrani; Sari Mutyara Saleh; Andi Rasty Syafitri; Izzatul Azizah; Dwi Putra Nur Muhammad
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kemampuan kosakata dan pengucapan bahasa inggris menjadi hal penting untuk mendukung kemampuan komunikasi siswa di era globalisasi. Namun,sebagian siswa di SMPIT Darussalam Makassar masih mengalami kesulitan dalam mengingat kosakata, mengucapkan kata bahasa inggris dengan benar, serta kurang percaya diri ketika berbicara menggunakan bahasa inggris. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan English Corner berbasis flashcards.Kegiatan ini merupakan bagian dari program Asistensi Mengajar Mandiri (AjarMi) yang melibatkan mahasiswa asistensi mengajar dan siswa sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan adalah pembelajaran partisipatif,di mana siswa terlibat aktif dalam latihan kosakata dan pengucapan. Perpustakaan sekolah dimanfaatkan sebagai area English Corner untuk menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan interaktif. Flashcards berisi kosakata bahasa inggris sehari hari digunakan untuk membantu siswa berlatih membaca, pengucapan, dan menyusun kalimat sederhana. Observasi dilakukan selama kegiatan untuk melihat partisipasi dan perkembangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam belajar bahasa inggris. Siswa juga lebih mudah mengingat kosakata dan mulai menggunakan ungkapan sederhana dalam bahasa inggris selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kolaboratif. Meskipun demikian, beberapa siswa masih memerlukan bimbingan lebih intensif karena keterbatasan rasa percaya diri dan singkatnya waktu pelaksanaan program. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan media dan aktivitas pembelajaran yang lebih kreatif untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi belajar bahasa inggris siswa.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN CANVA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL MAHASISWA BARU Andi Nurul Annisa Budiman; Nurul Ilmi Sudirman; Murdia; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Mansyur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain grafis berbasis digital, khususnya CANVA, merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa baru. Tujuan Kegiatan pelatihan optimalisasi penggunaan CANVA ini adalah untuk memberikan pembekalan pada mahasiswa baru dalam mendesain media visual sehingga menghasilkan media presentasi yang efektif dan komunikatif. Kegiatan ini melibatkan 85 mahasiswa semester 1 di prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Bahasa Inggris Terapan angkatan 2025. Metode pengabdian yang digunakan adalah pelatihan partisipatif (participatory training) dengan pendekatan workshop berbasis praktik yang meliputi identifikasi kebutuhan (Needs Assessment), pemberian materi interaktif, kolaborasi dan presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Hasil perbandingan pre-test dan post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan desain visual mahasiswa baru secara signifikan yang ditandai dengan sebagian besar responden memilih kategori jelas dan sangat jelas. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah mampu memahami prinsip dasar desain dengan lebih baik setelah pelatihan. Sementara jumlah mahasiswa pada kategori “tidak jelas” dan “sangat tidak jelas” mengalami penurunan yang cukup signifikan, kategori “cukup jelas” juga tetap menunjukkan jumlah yang cukup, menunjukkan adanya proses transisi pemahaman. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan optimalisasi penggunaan CANVA efektif dalam membekali mahasiswa untuk memahami desain pembelajaran berbasis visual.