Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOEDUCATION

PENGARUH MEDIA TANAM PASIR, ARANG SEKAM, DAN APLIKASI PUPUK LCN TERHADAP JUMLAH TUNAS TANAMAN TIN (Ficus carica L) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Dewi, Asih Fitriana; Sari, Tika Mayang; Carolina, Hifni Septina
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1727

Abstract

Media yang porous seperti pasir merupakan salah satu media yang cocok digunakan dalam budidaya tanaman tin (Ficus Carica L.) karena tanaman tin hidup pada media yang bersifat porous. Untuk mengatasi kehilangan unsur-unsur hara saat penyiraman karena media tanam bersifat porous maka dari itu dalam penelitian ini menggunakan beberapa kombinasi media tanam seperti arang sekam, pasir dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian berupa rancangan acak lengkap (RAL), dengan dua faktorial perlakuan dan satu kontrol, setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Kontrol yaitu media tanam berupa pasir dan tidak diberi perlakuan apapun, dua faktorial perlakuan dengan faktor pertama media tanam berupa pasir + arang sekam sedangkan faktor kedua aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) yang terdiri atas 2 macam yaitu tanpa aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas)   3 ml dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) 20 ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) terhadap jumlah tunas tanaman tin (Ficus carica L.). Dengan menghitung jumlah tunas pada hari pertama penelitian dan menghitung jumlah tunas pada hari  terakhir penelitian kemudian mengambil rata-rata jumlah tunas selama penelitian dengan 4 kali ulangan. Nilai rerata jumlah tunas dengan perlakuan media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol. Rerata pertumbuhan berupa jumlah tunas tertinggi yaitu pada perlakuan M1L1 (media tanam pasir,  arang sekam dan aplikasi LCN 3ml). Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh hasil tidak signifikan yang artinya tidak berbeda nyata pengaruh interaksi media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN sehingga tidak dilakukan uji lanjut Tukey.
Penerapan Buku Ajar Berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) untuk Meningkatkan Sikap Peduli Lingkungan Carolina, Hifni Septina; Hakim, Nasrul; Sari, Tika Mayang; Dewi, Asih Fitriana; Setiawan, Tri Andri
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i2.2155

Abstract

Model Pembelajaran berbasis Search, Solve, Create & Share merupakan salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk belajar benda nyata di lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan buku ajar berbasis model pembelajaran berbasis Search, Solve, Create & Share untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain non ekuivalen grup control. Kelas terdiri dari 63 siswa, yaitu 32 siswa pada kelas eksperimen dan 31 siswa pada kelas control. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisoner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa termasuk dalam kategori cukup (kelas eksperimen) dan kategori kurang baik (kelas control). Hal ini menandakan ada pengaruh signifikan dari penggunaan SSCS pada sikap siswa
PENGEMBANGAN MODUL Bryophyta DI KAWASAN AIR TERJUN BATU RAMBAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Rahmawati, Tika; Dewi, Asih Fitriana; Yudiyanto, Yudiyanto; Suhendi, Suhendi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v9i2.3660

Abstract

Student learning in the current era is very different from previous years, as a result of the COVID-19 pandemic, learning is shifted at home. Students must get used to not relying on the teacher so that they can try to make decisions and ways to solve problems individually. This change in learning makes students look for additional material to better understand learning even though learning is currently using distance learning. The development of new innovations in learning is currently very necessary. Creating learning resources can be done by utilizing the potential of the natural surroundings as well as introducing students to love the surrounding nature. One of the natural surroundings that has the potential as a source of learning in biology learning is the Batu Rambat waterfall in which there are Bryophyta (mosses) related to biological material. The purpose of this study was to develop the Bryophyta module in the Batu Rambat waterfall area as a learning resource for class X high school students based on the feasibility of the module with a small group trial limit. This study uses the Research and Development method with a 4D model carried out with the define stage, the design stage, the develop stage, and the disseminate stage. The results of the module feasibility test carried out by material expert validation obtained results of 91% with the "very good" category. While the results of media expert validation obtained results of 95% with the "very good" category. Based on the validation of material experts and media experts that the developed module is feasible to be tested on teachers and students in small groups. The teacher's response assessment obtained a result of 87% in the "very good" category and the response assessment of 10 students obtained a score of 88.8% in the "very good" category. With the assessment by the teacher and students in small groups, it is known that the module is suitable for use in the very good category. The learning resource for the Bryophyta module that has been developed is appropriate to be used as a learning resource in biology learning and as a reference so that it gains broad insight.