Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemeriksaan Dan Penyuluhan Gizi Seimbang Kepada Anak Balita Rahmawati, Mega; Hidyati, Nurma; Susanti, Tri; Redowati, Tusi Eka; Muji Rahayu, Ria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2759

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap golden periode di lima tahun pertama dipengaruhi oleh status gizi balita guna mencegah timbulnya masalah terkait gizi ataupun penyakit kronis perlu disosialisasikan gizi seimbang yang bisa dijadikan sebagai pedoman makan, beraktivitas fisik, kebersihan dan mempertahankan berat badan ideal. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah  untuk mengetahui status gizi dan memberikan edukasi kepada guru dan anak-anak tentang gizi seimbang Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diikuti oleh 94 siswa-siswa TK PKK I Yosodadi dengan melakukan pengukuran status gizi dan memberikan edukasi tentang gizi seimbang melalui penyuhan serta permainan kepada siswa-siswi. PKM ni menggunakan. Metode pengukuran status gizi, pemberian edukasi dan permainan tentang gizi seimbang. Hasil PKM diketahui bahwa sebagian besar siswa adalah siswa masuk dalam kategori kurus yaitu sebanyak 50 anak atau sebesar 53,19%. Jumlah anak dengan IMT normal adalah sebanyak 42 anak atau sebesar 44,68%. Jumlah anak dengan obesitas adalah sebanyak 2 anak atau 2,12 %. Pemberian edukasi ini harapannya mampu meningkatan pengetahuan dan mengubah sikap dari siswa-siswa tentang makanan gizi seimbang, sehingga memiliki status gizi yang baik.
SIKAP PETANI TERHADAP PENGGUNAAN BENIH PADI (ORYZA SATIVA.L) BERSERTIFIKAT DI DESA AMBARKETAWANG KECAMATAN GAMPING KABUPATEN SLEMAN Rahmawati, Mega
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 26 No. 1 (2019): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v26i1.90

Abstract

The study aimed to know attitude of farmers with the usage of certified rice seeds (Oryza sativa. L). The study was conducted from February 7th to May31th, 2018 in Ambar Ketawang Village, Gamping District, Sleman Regency. The method used is the survey with the questionnaire instrument on the respondents determined by proportional random sampling on the members of farmer groups. Furthermore, the data are analysed statistically descriptive. The results showed that attitude of farmers with the usage of certified rice seeds (Oryza sativa. L) in the medium category because influenced by hesitant attitude caused by unproductive age, narrow land area, low economy condition and land ownership status only as cultivator.
SOSIALISASI VAKSINASI BOOSTER OLEH DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARAWANG Rahmawati, Mega; Poerana, Ana Fitriana; Lubis, Flori Mardiani
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i3.3575

Abstract

Dua tahun terakhir, Indonesia termasuk Kabupaten Karawang mengalami krisis kesehatan karena dilanda virus Covid-19. Pemerintah telah berupaya untuk memutus penyebaran virus tersebut salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan vaksinasi booster. Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang memiliki peran untuk memberikan informasi terkait pentingnya melakukan vaksinasi booster guna memperpanjang masa perlindungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan komunikasi dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berasal dari hasil wawancara dan data sekunder berasal dari kajian literatur baik itu dari internet, buku, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menujukan bahwa perencanaan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menggunakan aspek perencanaan yang dikemukakan oleh Venus yaitu: 1) menganalisis masalah. 2) penyusunan tujuan. 3) menetukan pesan. 4) identifikasi dan segmentasi sasaran. 5) menyusun pesan. 6) alokasi sumber dan waktu. 7) evaluasi.
Optimizing village empowerment through creative MSMEs, financial literacy, and government policies for poverty alleviation Wibowo, Wahyu; Rahmawati, Mega; Rohman , Taufikur; Nasrudin, Nasrudin; Fikri, Zakiyudin
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i3.1439

Abstract

This study examines village empowerment strategies for poverty alleviation through the integration of strengthening creative MSMEs based on local culture, increasing financial literacy (including digital financial literacy), and government policy support. The study uses a literature study by selecting and synthesizing research findings related to the concept of Cultural Independent Villages, creative entrepreneurship, financial inclusion, and collaborative governance models. The results of the synthesis show that local culture can be an endogenous capital that generates economic added value through creative products and services, while strengthening citizen participation. However, the growth of MSMEs is not sustainable without the ability to record finances, plan capital, and utilize secure digital financial services. Policy support is needed to build an ecosystem in the form of tiered mentoring, business incubation, pentahelix partnerships, access to financing, and market access through marketing digitalization. The study confirms that fragmented interventions tend to produce short-term impacts, so programs should be designed place-based with success indicators that include revenue, business sustainability, market expansion, and financial inclusion. Future agendas include cross-village integrative model testing, data-driven impact measurement, and risk and consumer protection assessments on digital financial literacy. Practically, the main recommendations are to build an applicable financial literacy curriculum, facilitate legality and product standardization, and strengthen culture-based branding so that MSMEs upgrade and their benefits are evenly distributed at the household level.