Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Persepsi Petani Terhadap Program Perluasan Areal Sawah di Nagari Lubuk Basung Kabupaten Agam Dwi Yana Azila; Ira Wahyuni Syarfi; Nuraini Budi Astuti
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi petani terhadap program perluasan areal sawah dan mengukur hubungan antara karateristik individu petani dengan persepsi  petapi terhadap program perluasan areal sawah di Nagari Lubuk Basung Kabupaten Agam. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data  adalah metode survei dengan wawancara dan kuisioner. Penelitian ini mengunakan metode sensus terhadap 25 sampel yang memiliki dan mengelola lahan sendiri. Hasil penelitian menunjukkan petani memiliki persepsi positif terhadap program perluasan areal padi sawah dengan nilai tengah 92 pada selang kepercayaan 95% (α = 0.05). Ada dua karateristik individu petani yang memiliki hubungan yang signifikan terhadap persepsi yakni umur dan pengalaman petani, sedangkan tiga karateristik individu lainnya yakni pendidikan, pendapatan dan luas lahan  tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap persepsi petani.Kata kunci : persepsi petani, karateristik individu, perluasan lahan padiThis research aims to assess the farmer’s perception towards extensification program of paddy field and to measure the correlation between individual’s characteristics with the farmer’s perception towards extensification program of paddy field in Lubuk Basung village, Agam regency. The survey methods used to collect and acquire data through interview and questionnaire. This research used census method with a population of 25 people who own the land or having the authority of land management. The results of the research showed that the farmers have positive perception toward the extensification program of paddy field with mean score of 3.92. At 95 percent of confidence level (α = 0.05).There are two of an individual’s characteristics significantly correlated to the perception which are farmer’s age and experience, and there are threeof an individual’s characteristics no significant correlation which are education, income, and the land area.Keywords : Farmer Perceptions, characteristics of the individual, the extensification of paddy fields 
Strategi Penguatan Kelompok Tani "Senior Ganepo" di Jorong Padang Kandi Nagari tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat Qurratha Akyune; Ira Wahyuni Syarfi; Yusri Usman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pelaksanaan usaha pengolahan rubik ganepo pada Kelompok Tani Senior Ganepo, 2) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal terhadap perubahan kondisi pada Kelompok Tani Senior Ganepo, dan 3) Merumuskan strategi penguatan Kelompok Tani Senior Ganepo.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran, yaitu metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan matriks EFI dan EFE untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks IE untuk menentukan posisi Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks SWOT untuk merumuskan beberapa alternatif startegi, dan matriks QSPM untuk menentukan alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas. Hasil penelitian didapatkan 6 alternatif strategi, yaitu a. Meningkatkan sumber daya anggota untuk menjadikan rubik ganepo sebagai produk unggulan daerah, b. Pengembangan produk ke daerah geografis yang baru, c. Meningkatkan produktivitas anggota dalam mewujudkan rubik ganepo sebagai local brand, d. Meningkatkan sumber daya dibidang teknologi dalam menentukan ketahanan produk, e.  Melakukan diversifikasi produk secara objektif, f. Menerapkan manajemen resiko dalam segala aspek didalam kelompok. Alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas adalah Melakukan diversifikasi produk secara objektif dengan jumlah nilai TAS sebesar 7.211
Analisis Keuntungan dan Titik Impas Usaha Kopi Sahabat Baru di Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Monalisa Octavia; Ira Wahyuni Syarfi; Zulvera zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil Usaha Bubuk Kopi Sahabat Baru yang dilihat dari aspek operasional, aspek keuangan dan aspek pemasaran, (2) menganalisis tingkat keuntungan dan titik impas usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, pengumpulan data dari penelitian ini diperoleh dari data primer melalui wawancara langsung dengan informan kunci dan data sekunder dari BPS dan litelatur lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru sudah mendapatkan perizinan usaha yaitu sertifikasi pangan produksi industri rumah tangga (SPP-IRT) dan sudah terdapat pembagian kerja yang jelas, akan tetapi pemilik usaha merangkap sebagai pemilik dan pimpinan usaha, juga bertanggungjawab untuk bagian administrasi dan keuangan. Metode pemberian upah menggunakan metode upah langsung dengan tingkat upah didasarkan pada bidang pekerjaannya. Pemasaran produk menggunakan saluran tidak langsung yaitu melalui pedagang besar dan pedagang pengecer. Usaha Kopi Sahabat Baru belum melakukan sistem pembukuan yang mencatat keuangan dengan jelas dan terstruktur. Berdasarkan analisis keuntungan dan titik impas yang dilakukan pada periode April 2021, Usaha Kopi Sahabat Baru memperoleh keuntungan sebesar Rp183.235.062 dan berdasarkan analisis titik impas Usaha Kopi Sahabat Baru berada pada titik impas jika volume penjualannya sebanyak 1.525,35 kg dengan tingkat penjualan sebesar Rp53.387.190. Pada periode April 2021 volume penjualan kopi sahabat baru telah berada diatas titik impas yaitu dengan volume penjualan 13.680 kg. Hal ini menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru telah mendapatkan keuntungan dalam menjalankan usahanya. 
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Desa, Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Hidayatul Husna; Dwi evaliza; Ira wahyuni syarfi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan kegiatan penggunaan dana desa di Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman dan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dana desa di Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman tahun 2016. Metode pengambilan responden dalam penelitian ini menggunakan mekanisme sengaja (Purposive) dengan 20 orang responden yang dianggap ahli dan kompeten dibidang dana desa. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan prinsip Triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan dana desa berdasarkan Peraturan Walikota Pariaman dengan perencanaan yang telah direalisasikan Desa Marunggi tahun 2016 dapat dikatakan sesuai, karena perencanaan tersebut berpedoman pada Peraturan Walikota Pariaman dan pelaksanaan kegiatan di Desa Marunggi sesuai dengan tahapan yang ada didalam Peraturan Walikota Pariaman dan RKP desa Marunggi tahun 2016.Kata kunci : Mekanisme, deskriptif, kualitatifThis study aims to analyze the 2016 fiscal year allocation and management of village fund in Marunggi Pariaman Selatan Subdistrict of Pariaman Municipality. The analysis was based on principle, priority, and governance of village fund assistance. By interviewing 20 informants who are considered expert and competent in managing the village funds. Data and information is qualitatively analyzed. The results show that the allocation of Marunggi village’s fund has been following to RPJM and RKP of the village. RPJM and RKP are the guidance in allocating and managing village fund. While the management and implementation of the activities which were funded by village funds has also been in line with the RKP of village funds in 2016.Keyword : Mechanism, descriptive, qualitative
Strategi Penguatan Kelompok Tani "Senior Ganepo" di Jorong Padang Kandi Nagari tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat Qurratha Akyune; Ira Wahyuni Syarfi; Yusri Usman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pelaksanaan usaha pengolahan rubik ganepo pada Kelompok Tani Senior Ganepo, 2) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal terhadap perubahan kondisi pada Kelompok Tani Senior Ganepo, dan 3) Merumuskan strategi penguatan Kelompok Tani Senior Ganepo.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran, yaitu metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan matriks EFI dan EFE untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks IE untuk menentukan posisi Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks SWOT untuk merumuskan beberapa alternatif startegi, dan matriks QSPM untuk menentukan alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas. Hasil penelitian didapatkan 6 alternatif strategi, yaitu a. Meningkatkan sumber daya anggota untuk menjadikan rubik ganepo sebagai produk unggulan daerah, b. Pengembangan produk ke daerah geografis yang baru, c. Meningkatkan produktivitas anggota dalam mewujudkan rubik ganepo sebagai local brand, d. Meningkatkan sumber daya dibidang teknologi dalam menentukan ketahanan produk, e.  Melakukan diversifikasi produk secara objektif, f. Menerapkan manajemen resiko dalam segala aspek didalam kelompok. Alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas adalah Melakukan diversifikasi produk secara objektif dengan jumlah nilai TAS sebesar 7.211
Analisis Keuntungan dan Titik Impas Usaha Kopi Sahabat Baru di Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Monalisa Octavia; Ira Wahyuni Syarfi; Zulvera zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil Usaha Bubuk Kopi Sahabat Baru yang dilihat dari aspek operasional, aspek keuangan dan aspek pemasaran, (2) menganalisis tingkat keuntungan dan titik impas usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, pengumpulan data dari penelitian ini diperoleh dari data primer melalui wawancara langsung dengan informan kunci dan data sekunder dari BPS dan litelatur lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru sudah mendapatkan perizinan usaha yaitu sertifikasi pangan produksi industri rumah tangga (SPP-IRT) dan sudah terdapat pembagian kerja yang jelas, akan tetapi pemilik usaha merangkap sebagai pemilik dan pimpinan usaha, juga bertanggungjawab untuk bagian administrasi dan keuangan. Metode pemberian upah menggunakan metode upah langsung dengan tingkat upah didasarkan pada bidang pekerjaannya. Pemasaran produk menggunakan saluran tidak langsung yaitu melalui pedagang besar dan pedagang pengecer. Usaha Kopi Sahabat Baru belum melakukan sistem pembukuan yang mencatat keuangan dengan jelas dan terstruktur. Berdasarkan analisis keuntungan dan titik impas yang dilakukan pada periode April 2021, Usaha Kopi Sahabat Baru memperoleh keuntungan sebesar Rp183.235.062 dan berdasarkan analisis titik impas Usaha Kopi Sahabat Baru berada pada titik impas jika volume penjualannya sebanyak 1.525,35 kg dengan tingkat penjualan sebesar Rp53.387.190. Pada periode April 2021 volume penjualan kopi sahabat baru telah berada diatas titik impas yaitu dengan volume penjualan 13.680 kg. Hal ini menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru telah mendapatkan keuntungan dalam menjalankan usahanya. 
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tanaman Karet Rakyat di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Citra, Ayu Rahmah; Syarfi, Ira Wahyuni; Fitriana, Widya
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan mendeskripsikan profil perkebunan karet rakyat serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman karet rakyat. Penelitian menggunakan metode survei pada 100 petani sampel. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk tujuan pertama, dan analisis kuantitatif regresi non linear, fungsi Cobb-Douglas untuk tujuan ke dua.  Hasil penelitian menemukan bahwa teknik budidaya karet rakyat di Kecamatan Karang Dapo, pada kegiatan penanaman, penyulaman, pengendalian hama dan penyakit tanaman, panen dan pasca panen sudah sesuai dengan pedoman dari Direktorat Jenderal Perkebunan, namun pada kegiatan frekuensi penyiangan dan dosis pemupukan belum sesuai dengan anjuran. Selain itu penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan bibit, tenaga kerja, penggunaan pupuk Urea berpengaruh signifikan terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo, sedangkan penggunaan pupuk TSP dan pupuk KCL tidak berpengaruh terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo.  
Analisis Kontribusi Pendapatan Karyawan Wanita Bagian Pemeliharaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus: Ptpn Iv Kebun Laras, Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara) Nasution, Tresna Dwie Salsabila; Syarfi, Ira Wahyuni; Evaliza, Dwi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i2.502

Abstract

Fenomena wanita bekerja telah menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Kondisi perekonomian keluarga yang lemah dan serba kekurangan memaksa wanita untuk ikut bekerja membantu keluarga dalam rangka mendapatkan penghasilan tambahan. Masyarakat desa dengan pendapatan yang kecil membuat kehidupan keluarga kurang maju karena dengan ekonomi yang rendah maka pendidikan anak dalam rumah tangga tidak dijadikan prioritas, hanya untuk memenuhi keperluan sehari- hari saja mengingat pendapatan yang diterima suami kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pekerjaan utama karyawan wanita perkebunan kelapa sawit dan menganalisis kontribusi pendapatan karyawan wanita perkebunan sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kasus (case study), dengan analisiskuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan kunci dengan karyawan wanita perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Laras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan karyawan wanita merupakan penyumbang tertinggi dalam pendapatan rumah tangga dengan persentase sebesar 67% dimana nilai persentase pendapatan karyawan wanita merupakan yang terbesardibandingkan persentase kontribusi pendapatan suami yakni sebesar 27% persentase kontribusi pendapatan anak sebesar 3% dan persentase kontribusi hasil usaha lainnya sebesar 3%.