Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendampingan UMKM Opak dalam Rangka Meningkatkan Nilai Tambah Produk di Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang Muzayanah, Fety Nurlia; Purnama, Muhammad Fazza; Sinaga, Stevani Tistayulia Rodiah; Miharja, Rediawan; Tazliqoh, Agustifa Zea; Muhammad, Rabhi Fathan
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM memiliki potensi mendukung kesejahteraan ekonomi mandiri masyarakat. Selain itu UMKM juga memili kontribusi yang besar pada perekonomian Indonesia dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 96,9%, kontribusi PDB sebesar 60,5%, dan total investasi UMKM Nasional 60,0%. Sayangnya UMKM menghadapi permasalahan yang umum terjadi, yaitu pengembangan produk, kemasan dan digitalisasi pemasaran. Maka dari itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah produk yang ada di UMKM Opak Apik Teh Tika yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Saat ini, UMKM tersebut masih dalam proses pengembangan karena masih terbatasnya variasi produk dan pemasaran. Melalui kegiatan ini diharapkan UMKM Opak Apik Teh Tika dapat lebih berkembang dan memiliki nilai tambah produk yang lebih baik.
Peningkatan Kualitas Produksi Ramah Lingkungan dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Hakiem, Fadhlan Nur; Miharja, Rediawan; Putri, Lolita Deby Mahendra; Aulia, Chisty; Az-Zahra, Kamilia Putri; Aulia, Muhamad Dava
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i3.15716

Abstract

Peningkatan kesadaran akan pentingnya lingkungan mendorong pergeseran perilaku konsumen menuju produk ramah lingkungan. UMKM DariDiri di Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang memproduksi produk ramah lingkungan seperti pembalut kain, menjadi fokus pengabdian kepada masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas produksi dan kapasitas manajemen UMKM DariDiri untuk mendukung produksi berkelanjutan dalam mencapai SDGs poin 12. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung dalam pengelolaan produksi, dengan penekanan pada efisiensi, kualitas, dan diversifikasi produk. Hasilnya, UMKM DariDiri mengalami peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan penerapan manajemen kualitas yang lebih baik. Penggunaan teknologi baru seperti mesin jahit industri juga meningkatkan efisiensi produksi. Program ini berhasil mendorong perubahan perilaku konsumen menuju produk ramah lingkungan, mengurangi sampah plastik, dan mendukung pencapaian SDGs. Selain itu, program ini juga memperkuat komitmen UMKM DariDiri terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Secara keseluruhan, pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan kewirausahaan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas produksi UMKM, mendukung ekonomi lokal, dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Economic Order Quantity dan Reorder Point (Studi Kasus PT. BJI) Alpiah, Alpiah; Miharja, Rediawan
Probisnis Vol 17, No 2: Agustus (2024)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v17i2.2938

Abstract

Persediaan bahan baku merupakan hal yang sangat penting bagi setiap perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi. Kekurangan persediaan dapat mengakibatkan terhentinya siklus produksi, sedangkan kelebihan persediaan dapat berakibat pada biaya yang dikeluarkan lebih besar. Oleh karenanya, pentingnya dilakukan pengendalian persediaan bahan baku yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menerapkan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity dengan bantuan Microsoft Excel. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara serta mengumpulkan beberapa data dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan mampu menghemat biaya persediaan sebesar Rp 7.599.415,82.
Analysis Of Location Selection Using Center Of Gravity Method For Production Optimization (Case Study Of Sumedang Saribumi Karawang Tofu Factory) Octaviani, Intan Nur; Miharja, Rediawan; Wardhana
Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 23 No. 1 (2025): Primanomics : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/pe.v23i1.3196

Abstract

Determining the location of the factory is an important element so that the factory continues to develop and operate. The Sumedang Saribumi Karawang tofu factory has problems in the production process, during the continuous rainy season the factory experiences flooding so it has to close production and experiences increased transportation costs due to the distance between the factory and several distributors. relatively high operational cost barriers of IDR 43,650,000 per year. So, when selecting the right location it is necessary to avoid obstacles in the production process. Therefore, it is important to select a location using the Center Of Gravity method. Based on previous research, the Center of Gravity can produce distribution centers based on the location of the location to be addressed and the volume of delivery so as to produce optimal locations and the distribution process can be effective and efficient. This research method uses a quantitative descriptive approach with Center Of Gravity calculations. By conducting observations and interviews and collecting some of the document data needed for the research. The research results show the optimal location of the factory with coordinate points X (–6.418306, 107.388306). namely in the Cimahi, Klari, Karawang Regency areas. The total reduction in distance resulting from this research was reduced by 4 km. By reducing the total distance traveled, transportation costs will also be smaller. The location of the Sumedang Saribumi Karawang tofu factory which has been suggested is at several distributor locations and also the newest location tends to not experience flooding with the location being in an area with a good drainage system that can drain rainwater quickly and efficiently thereby reducing the risk of flooding. So the current location is an advantage that can be utilized by the Sumedang Saribumi Karawang tofu factory because the distribution process is the key to the success of distribution activities.
Quality Management Analysis Using Seven Tools Case Study of Tinumpuk Tempe Factory Faqih, Abu Rizal; Miharja, Rediawan
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 5 (2024): October: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempeh is a traditional food typical of Indonesian society. Tempe is in demand by the public not only because of its affordable price, but also because it has a variety of flavors and presentation variations that make it popular from the middle to upper economic class. In recent years, tempeh has also received international attention as a healthy food. However, quality issues are often an obstacle for micro, small and medium enterprises (MSMEs). This study uses quantitative methods to analyze the quality factors of soybean tempeh manufacturing by applying the concept of quality management through seven tools. The results of the analysis show that quality problems in the tempeh production process are black or brown tempeh, consumers do not take orders, soybeans are not washed thoroughly, and the beans are too fluffy. Improvements needed in the production process, selection of quality raw materials, and improvement of employee skills can be the first step to improve the quality of tempeh products. Quality control of tempeh production is expected to have a positive impact, especially in reducing the number of black or brownish tempeh, as well as increasing customer satisfaction.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN MENGGUNAKAN METODE FORECASTING DAN EOQ: Studi Kasus: UMKM Keripik Silada Gurih di Cikalongwetan Meilany Sekarwangi; Rediawan Miharja
E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 17 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/e-bisnis.v17i2.1995

Abstract

This research aims to analyze inventory control at UMKM Keripik Silada Gurih using forecasting and Economic Order Quantity (EOQ) methods. The research method employed is a quantitative method with a descriptive approach, using numerial data to analyze to the total minimum inventory costs. The result indicate that the 3-month Moving Average forcasting accuracy and reducing total inventory costs. The EOQ method also shows potential for optimizing order quantity and frequency, with the calculation results showing an optimal order quantity of 294 kg and an ordering frequency of 73 times per year. The combination of these two methods significantly enhances inventory control efficiency compared to the conventional methods previously used.
Optimalisasi Produksi melalui Peramalan dan Perencanaan Agregat (Studi Kasus pada CV AKJ) Shafa, Lizha Nur; Miharja, Rediawan
Jurnal Salingka Nagari Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Salingka Nagari
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jsn.v4i1.234

Abstract

This study aims to address the issue of unmet production targets by implementing optimization through forecasting and aggregate planning. The research method used in this study is the mix method research method. Data collection techniques include interviews, observations, documentation, and literature review. The results indicate that the moving average forecasting method is the most appropriate, based on error measurement using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Furthermore, aggregate planning using the chase strategy yields the lowest total production cost, amounting to Rp 595,406,796, with an average monthly cost of Rp 49,617,233—representing a saving of Rp 3,459,226 compared to the previous strategy.
Evaluating service quality in Indonesian rural tourism: The RURALQUAL model approach Muzayanah, Fety Nurlia; Miharja, Rediawan; Tazliqoh, Agustifa Zea
Journal of Enterprise and Development (JED) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Enterprise and Development (JED)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jed.v6i2.10416

Abstract

Purpose — The purpose of this study is to evaluate service quality using the RURALQUAL model and examine its relationship with customer satisfaction and customer experience.Method — The research method employed in this study is quantitative research using Structural Equation Modeling, specifically Partial Least Squares (PLS-SEM). The variables investigated include service quality (X) as the independent variable, customer experience (Y) as the intervening variable, and customer satisfaction (Z) as the response variable. The population for this study consists of tourists visiting Wanayasa Rural Tourism in Purwakarta. The sampling method used to select participants is non-probability sampling, specifically the purposive sampling technique. A total of 344 Wanayasa tourists were included as samples in this study.Result — This study discovered that there is a notable impact on customer experience and customer satisfaction when it comes to service quality. Additionally, customer experience can act as a mediator between service quality and customer satisfaction.Novelty — This research applies RURALQUAL model approach to measure service quality in rural tourism in Wanayasa, Purwakarta, Indonesia.
Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 Terhadap Pengendalian Kualitas Pada PT ABC Mardiah, Dinda; Fety Nurlia Muzayanah; Rediawan Miharja
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN (JIMK) Vol 6 No 1 (2025): Juni ( In Progress )
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jimk.v6i1.4607

Abstract

Selain melakukan pengendalian mutu, perusahaan juga harus tetap menjunjung standar mutu tertentu. Banyak kalangan terutama yang bergerak di bidang bisnis atau wirausaha kini menganggap Organization For Standardization atau ISO sebagai standar dunia yang dibutuhkan. Meskipun ISO 9001:2015 telah diterapkan secara menyeluruh, namun penerapan sistem manajemen mutu secara keseluruhan masih belum sempurna. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 akan memberikan pengaruh terhadap pengendalian mutu PT ABC. Penelitian ini menggunakan SPSS25 sebagai alat uji perhitungan analisis regresi linier berganda. Dengan menggunakan pendekatan survei, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Sebanyak 38 responden diberikan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji regresi linier berganda, secara simultan variabel Konteks Organisasi (X1), Kepemimpinan (X2), Perencanaan (X3), Dukungan (X4), Operasi (X5), Evaluasi Kinerja (X6), dan Peningkatan (X7) memberikan pengaruh yang baik dan substansial terhadap pengendalian mutu PT ABC. Sementara itu, pengendalian kualitas PT ABC sebagian besar tidak terpengaruh oleh Konteks Organisasi, Kepemimpinan, Perencanaan, Dukungan, Operasi dan Peningkatan, tapi secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh Evaluasi Kinerja.
Analisis Total Quality Management (TQM) Pada Operasional Bank BJB (Studi Kantor Cabang Patrol) Lasifa, Triana; Miharja, Rediawan
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN (JIMK) Vol 6 No 1 (2025): Juni ( In Progress )
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jimk.v6i1.4781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Total Quality Management (TQM) pada Bank bjb Kantor Cabang Patrol dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan kinerja manajemen. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank bjb telah menerapkan sepuluh unsur utama Total Quality Management (TQM), seperti fokus pada pelanggan, perbaikan berkelanjutan, pendidikan dan pelatihan, serta pemberdayaan karyawan. Implementasi Total Quality Management (TQM) berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi, kepuasan nasabah, serta motivasi dan kinerja karyawan. Kesimpulannya, penerapan Total Quality Management (TQM) di Bank bjb Kantor Cabang Patrol berjalan efektif, meskipun dibutuhkan peningkatan inovasi berkelanjutan untuk mempertahankan kualitas layanan dan daya saing perusahaan.