Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Chairunnisa Griselda; Putri, Idola Perdini; Yogie Alwaton
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v3i1.9730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan oleh Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) dalam mensosialisasikan fasilitas teknologi mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebab Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) memiliki peran penting dalam memodernisasi layanan keimigrasian di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIKIM memilih komunikator yang memiliki kredibilitas tinggi, pengetahuan mendalam tentang fasilitas mesin autogate, dan kemampuan komunikasi yang baik. Strategi komunikasi yang diterapkan mencakup beberapa tahapan seperti penentuan target sasaran yang melibatkan penumpang domestik dan internasional, penyampaian pesan melalui berbagai media seperti spanduk, papan informasi, video tutorial, serta komunikasi langsung oleh petugas. Pemilihan media yang beragam, termasuk media sosial dan website resmi bandara, memastikan bahwa informasi dapat menjangkau audiens yang luas dan beragam. Evaluasi efektivitas strategi komunikasi dilakukan melalui survei kepuasan penumpang dan analisis data pengguna, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan mesin autogate dan umpan balik positif dari penumpang.
Isu Kewarganegaraan Ganda Pada Pemberitaan Naturalisasi Pemain Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Pada Media Tempo.Co Dan Tribunnews.Com: Analisis Framing Model Zhongdang Pan Dan Gerald M.Kosicki Yapari, Yessy; Ismail, Oki Achmad; Alwaton, Yogie
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) semakin gencar melakukan proses naturalisasi pemain asing yangmemiliki keturunan Indonesia guna memperkuat performa Timnas Indonesia. Akan tetapi, proses tersebut tidakterlepas dari berbagai permasalahan yang muncul, terutama mengenai dugaan kewarganegaraan ganda sehinggamenimbulkan berbagai perdebatan di berbagai pihak. Mengacu pada hal tersebut, penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana dua media online yakni Tempo.co dan Tribunnews.com membingkai pemberitaan mengenaiisu kewarganegaraan ganda pada pemain naturalisasi timnas Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapembingkaian berita oleh media Tempo.co lebih mengarah pada aspek untuk meluruskan isu kewarganegaraan gandapada pemain naturalisasi tim nasional Indonesia. Berita yang disajikan hanya menampilkan tanggapan dari pihakpihak resmi seperti Kedubes Belanda, PSSI, dan Imigrasi yang memiliki kewenangan pada isu tersebut sehingga hanyaberfokus pada pengungkapan fakta. Sedangkan, pada media Tribunnews.com lebih mengarah pada aspek yangmengkritisi isu tersebut. Berita yang disajikan lebih menonjolkan pada kritikan berbagai pihak luar terkait isukewarganegaraan ganda.Kata Kunci: Naturalisasi, Analisis Framing, Media Online, Berita.
Analisis Semiotika Sosial Halliday pada Simbol dan Fenomena “Peringatan Darurat” di Indonesia Dafi, Muhammad Abyan; Prasetio, Arie; Alwaton, Yogie
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena simbol “Peringatan Darurat” yang muncul di Indonesia pada bulan Agustus 2024 mencerminkan bentukrespons masyarakat terhadap kondisi sosial-politik yang dinilai mengancam prinsip-prinsip demokrasi. Simbol inimenyebar luas melalui media sosial, terutama pada akun kolaborasi @narasi.tv, @najwashihab, @matanajwa, dan@narasinewsroom, dan menjadi bentuk kritik terhadap keputusan MK serta revisi UU Pilkada yang dianggap tidakmencerminkan kedaulatan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbol “Peringatan Darurat”menggunakan pendekatan semiotika sosial M.A.K Halliday, dengan fokus pada tiga elemen utama yaitu, field ofdiscourse, tenor of discourse dan mode of discourse. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatifdengan teknik analisis semiotika sosial terhadap teks yang diunggah oleh media Narasi sebagai unit analisis utama.Hasil penelitian bahwa wacana ini tidak sekedar berfokus pada aspek hukum, namun juga mencerminkan dinamikakekuasaan yang lebih luas lagi, di mana keputusan-keputusan yang diambil oleh lembaga negara berpotensi merusakkepercayaan masyarakat terhadap sistem politik yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa simbol-simbol dimedia sosial dapat menjadi alat yang penting untuk membentuk pandangan masyarakat serta kesadaran masyarakat.Kata Kunci : Semiotika Sosial M.A.K Halliday, Peringatan Darurat, Kritik Politik.
KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL TENTANG PRAKTIK BERPOLITIK DI PERGURUAN TINGGI (Studi Pada Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Telkom) Wafi, Muhammad Rafid; Mahadian, Adi Bayu; Alwaton, Yogie
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi realitas sosial praktik berpolitik di perguruan tinggi, berfokus pada BadanEksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KEMA) Universitas Telkom. Praktik berpolitik di perguruan tinggisering dipandang sebagai realitas yang terbentuk secara organik. Namun, realitas ini dikonstruksi secara sosial dandifasilitasi dalam organisasi mahasiswa, khususnya BEM KEMA Universitas Telkom. Penelitian ini bertujuan untukmemahami bagaimana praktik politik mahasiswa dibentuk dan dilembagakan. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif diterapkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, pendukung dan ahli. Mengintegrasikanteori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann (eksternalisasi, objektivasi, internalisasi) dengan konsepscaffolding Vygotsky. Hasil menunjukkan realitas politik BEM KEMA adalah dialektika dinamis yang dimediasi olehkonsep scaffolding. Eksternalisasi terwujud dalam model "Keluarga Mahasiswa". Objektivasi melembagakan praktikini sebagai norma kampus, menjadikan BEM KEMA pembentuk kesadaran politik. Ketiadaan BEM KEMA secaradramatis mengobjektivasi degradasi politik, menegaskan peran scaffolding institusional. Internalisasi terjadi saatmahasiswa menyerap realitas politik objektif, mengadopsi orientasi politik dan soft skill yang difasilitasi scaffolding adaptif, bahkan memungkinkan pemahaman kritis terhadap praktik problematis. Disimpulkan bahwa scaffoldingadalah mekanisme fundamental dalam pembentukan realitas sosial praktik berpolitik mahasiswa. Penelitianmerekomendasikan restrukturasi dan revitalisasi BEM KEMA, rekrutmen meritokratis, pendidikan politiktransformasional, dan peran proaktif universitas.Kata Kunci : Konstruksi Realitas Sosial, Praktik Berpolitik, Scaffolding, Perguruan Tinggi.
PUBLIC SPEAKING DAN HOSPITALITY COMMUNICATION TRAINING BAGI PEGIAT WISATA DAN EKONOMI KREATIF KABUPATEN PANGANDARAN Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Fariza, Muhammad Rio; Widyaningrum, Septiana Yustika; Claudia, Febriyanti; Alwaton, Yogie; Rozaq, Miftahul
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/a8131a38

Abstract

Kegiatan Public Speaking dan Hospitality Communication Training bagi pegiat wisata dan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pangandaran dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi komunikasi yang selama ini menjadi tantangan utama dalam pelayanan pariwisata. Pelatihan ini mencakup penyampaian materi, praktik public speaking, serta roleplay hospitality service untuk membantu peserta tampil lebih percaya diri dan profesional dalam berinteraksi dengan wisatawan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, workshop praktik, simulasi komunikasi layanan, serta evaluasi melalui observasi performatif dan wawancara dengan peserta serta perwakilan Disbudpar Pangandaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam teknik berbicara di depan umum, penggunaan bahasa tubuh, struktur penyampaian informasi, serta kemampuan bercerita mengenai destinasi wisata dan produk kreatif lokal. Selain itu, pelatihan hospitality communication membantu peserta memahami prinsip keramahan, empati, dan etika pelayanan yang menjadi standar dalam industri pariwisata. Wawancara dengan mitra Disbudpar mengonfirmasi bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan dan memperkuat citra Pangandaran sebagai destinasi yang ramah dan profesional. Peserta juga memberikan umpan balik positif dan menyatakan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan pekerjaan mereka di lapangan. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan dampak nyata pada peningkatan kapasitas SDM serta mendukung upaya penguatan pelayanan wisata yang berkelanjutan di Kabupaten Pangandaran. 
EDUKASI LITERASI MEDIA DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Alwaton, Yogie; Rozaq, Miftahul; Fariza, Muhammad Rio; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Claudia, Febriyanti; Widyaningrum, Septiana Yustika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/bqq32d81

Abstract

Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, namun upaya promosi wisata masih terkendala rendahnya literasi media dan kemampuan komunikasi digital pelaku wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi media dan keterampilan komunikasi digital melalui edukasi, workshop, dan praktik pembuatan konten. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025) di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, diawali dengan sambutan mitra yang menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi, menggunakan media digital secara tepat, serta menjaga kredibilitas promosi wisata. Pelatihan terdiri dari tiga sesi utama, yaitu: (1) edukasi literasi media tentang cara membedakan informasi valid dan hoaks, etika komunikasi digital, serta peran media sosial dalam pembentukan citra destinasi; (2) workshop storytelling dan penyusunan narasi promosi wisata berbasis pengalaman, nilai budaya, dan potensi lokal; serta (3) praktik pembuatan konten digital berupa foto dan video menggunakan smartphone, dilengkapi teknik komposisi visual serta editing sederhana. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menghasilkan konten yang lebih kreatif serta komunikatif. Evaluasi melalui wawancara menunjukkan bahwa mitra Disbudpar menilai pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kualitas informasi pariwisata yang disampaikan kepada publik. Peserta juga mengakui peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam membuat konten serta menerapkan strategi promosi digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas komunikasi digital pegiat wisata dan memperkuat upaya promosi pariwisata Pangandaran.   
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Rozaq, Miftahul; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Alwaton, Yogie; Claudia, Febriyanti; Fariza, Muhammad Rio; Widyaningrum, Septiana Yustika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y07ax617

Abstract

Kabupaten Pangandaran memiliki potensi wisata alam, bahari, budaya, dan UMKM yang kuat, namun pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi masih belum optimal. Tantangan utama yang dihadapi mitra, yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) serta komunitas pengelola wisata, meliputi keterbatasan kemampuan produksi konten digital, rendahnya konsistensi unggahan, serta minimnya strategi komunikasi yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas promosi digital melalui pelatihan strategi media sosial, workshop pembuatan konten kreatif, dan pendampingan berkelanjutan melalui 30-day posting challenge. Metode yang diterapkan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik pengambilan foto dan video, analisis konten lokal, serta evaluasi melalui wawancara dengan perwakilan mitra dan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik produksi konten menggunakan smartphone, penggunaan storytelling visual, dan pengelolaan akun berbasis insight. Umpan balik dari peserta menyatakan bahwa pelatihan memberikan keterampilan praktis yang sebelumnya belum dimiliki, sedangkan perwakilan Disbudpar menilai kegiatan ini efektif dalam memperkuat kapasitas SDM promosi daerah. Monitoring melalui tantangan konsistensi selama 30 hari juga menunjukkan peningkatan minat dan komitmen peserta dalam mengelola media sosial secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengoptimalkan kemampuan promosi digital pelaku wisata dan mendukung upaya branding daerah secara lebih profesional dan terarah.
Human-machine Integration: Current Trend of AI and Journalism in Asia Alwaton, Yogie; Fitriawan, Rana Akbari; Ismail, Oki Achmad
Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital Volume 5, No. 2, Desember 2025 Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrjmd.v5i2.7791

Abstract

Abstract. The use of AI in newsrooms has transformed journalistic practices, through human-machine integration. This phenomenon has been widely studied in European and African countries. However, in Asia, although some countries such as China have adopted AI technology in their journalism, similar research is still limited. This article aims to map the current trends in the use of AI in journalism in Asia, examine the challenges faced by newsrooms, and the potential replacement of the journalist profession by AI. Using a Systematic Literature Review, this article suggests that the current use of AI in Asia has occurred in only a few countries. This study also found that data bias and privacy violations are challenges for newsrooms in Asia. Finally, this study shows that (AI) will not replace human journalists. Journalists do not need to be afraid that AI will replace their profession. This article contributes to filling the research gap on AI and journalism in Asia, and provides relevant insights for academics, media practitioners, and policymakers in preparing adaptive strategies to technological developments.
Pentingnya Pemahaman Jurnalistik bagi Pegiat Media Digital Kategori Blogger Rustandi, Dudi; Alwaton, Yogie
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SATWIKA: Volume 5, Number 2, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.050209

Abstract

Blogger merupakan salah satu pelaku ruang digital yang aktif menyebarluaskan informasi, baik melalui blog maupun media sosial. Sebagai pelaku media digital, blogger fokus menyebarluaskan informasinya melalui tulisan di media blog, kemudian menyebarkannya melalui media sosial. Konten yang dipublikasikan ditujukan agar dapat dibaca oleh pengguna sehingga memiliki nilai guna bagi para pembacanya. Namun, berdasarkan pengamatan, hampir tidak ada blogger yang berlatar belakang pendidikan jurnalistik atau ilmu komunikasi. Selain itu, pengetahuan dan keterampilan blogger yang sesuai dengan kaidah jurnalistik juga masih minim. Oleh karena itu, dosen Universitas Telkom menggagas kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menyelenggarakan pelatihan Jurnalistik bagi Komunitas Blogger Bandung. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi Komunitas Blogger Bandung agar memiliki keterampilan menulis dan berbagi informasi sesuai dengan kaidah jurnalistik. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah melalui pembelajaran pengabdian. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan pengamatan, dilanjutkan dengan implementasi berupa penyampaian materi workshop dan diskusi. Kegiatan diakhiri dengan penyediaan tautan survei kepuasan. Luaran dari kegiatan ini berupa penerbitan rilis di media massa dan penyusunan laporan akhir. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kegiatan ini mencapai hasil yang sangat baik. Peserta mitra sepakat bahwa materi yang disampaikan memiliki kualitas yang baik dalam menarik minat peserta mitra sasaran.