Claim Missing Document
Check
Articles

Found 43 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN ANIMATE UNTUK ANIMASI 2D ARKA SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN MASALAH STUNTING ANAK DI KIARACONDONG KOTA BANDUNG Adisuryo Utomo, Riwan; Afif, Riky Taufik; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting atau yang biasa disebut dengan pertumbuhan lambat yang mempengaruhi keadaan fisik dan kognitif pada anak. Permasalahan stunting ini dapat mempengaruhi kondisi tumbuh kembang anak dalam jangka waktu panjang yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekurangan gizi, kondisi lingkungan dan ekonomi, dan faktor sosial mengenai kesadaran pentingnya gizi pada anak. Maka diperlukannya pencegahan untuk menyadarkan pentingnya masalah stunting pada anak dengan cara memperhatikan gizi dan asupan yang diberikan pada anak, menciptakan lingkungan yang bersih dan akses pelayanan kesehatan yang memadai guna mengurangi angka stunting yang terjadi di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Selain itu juga penting untuk memberikan pendidikan mengenai stunting melalui edukasi pada orang tua, calon orang tua dan remaja. Salah satu media yang dapat mudah diiterima oleh berbagai kalangan yaitu animasi 2D yang dijadikan sebagai media informasi dalam penyampaian tentang stunting yang dikemas dalam sebuah cerita. Animasi 2D yang dikemas dengan menarik dan mudah dipahami agar penyampaian mengenai dampak stunting dapat tersampaikan dengan baik. Metode yang digunakan pada perancangan ini adalah dengan pengumpulan data melalui studi pustaka serta kajian visual melalui animasi sejenis. Perancangan ini diharapkan menghasilkan sebuah animasi 2D yang dikemas dengan cerita bertemakan kesehatan dan masalah stunting dengan menggunakan teknik frame by frame dan mengaplikasikan 12 prinsip animasi.
PERANCANGAN BACKGROUND ANIMASI 2D TENTANG PEMBAHARUAN CERITA LEGENDA TELAGA WARNA UNTUK REMAJA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA JAWA BARAT Nabil Zuhdi, Muhammad; Sumarlin, Rully; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita Legenda adalah cerita dan kepercayaan rakyat zaman dahulu dari suatu daerah yang diwariskan secara lisan atau tertulis. Cerita Legenda memiliki berbagai tujuan, seperti hiburan atau mengandung pesan moral. Cerita Legenda di Indonesia, terutama di Jawa Barat pada abad ke-20, sudah tak menarik bagi generasi muda. Remaja remaja Bandung umur 13-18 yang menyukai animasi.yg tidak tahu dan tidak tertarik dengan Cerita legenda Indonesia. Minat generasi muda terhadap budaya lokal menurun karena tidak ada animasi modern yang berkualitas yang menyampaikan Cerita legenda tersebut. Penulis bersama dengan kelompok penulis ingin membuat animasi 2D yang bertujuan untuk mempertahankan atau mempreservasi cerita legenda yang ada di Indonesia. Cerita Legenda yang digarap oleh kelompok penulis adalah cerita legenda Telaga warna yang berasal dari Puncak Jawa Barat. Cerita ini menceritakan tentang Kerajaan sunda yang tenggelam menjadi danau dikarenakan kekikiran seorang putri. Penulis memiliki jobdesk sebagai Background artist. Penulis harus memperlajari banyak didalam ranah pembuatan background. hal seperti dipelajari penulis seperti penggambaran style background yang sesuai supaya disukai oleh remaja zaman sekarang. Dan Penggambaran Environment background yang sesuai dengan zaman yang diceritakan dalam Cerita Legenda Telaga warna. Kata kunci : background, cerita legenda, Jawa Barat, preservasi Abstract : Legends are stories and beliefs of ancient people from an area that were passed down orally or in writing. Legend stories have various purposes, such as entertainment or containing a moral message. Legendary stories in Indonesia, especially in West Java in the 20th century, are no longer attractive to the younger generation. Teenagers who lived in Bandung that aged 15-18 years who do not
PERANCANGAN BACKGROUND UNTUK TRAILER ANIMASI ADVENTURE OF SEROK Dewi Sufyani, Liza Mutiara; Sumarlin, Rully; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERANCANGAN CONCEPT ART ANIMASI 2D BERJUDUL Sihombing, Stephanie Jessie Margaret; Sumarlin, Rully; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini mengangkat topik tentang hubungan antara pengalamanberduka dengan barang kenangan melalui perancangan concept art animasi 2D berjudul"Alunan". Berduka meliputi respons emosional, kognitif, dan fisik terhadap kehilanganseseorang. Di sisi lain, barang kenangan seperti foto atau benda pribadi dapat dijadikansebagai penghubung emosional yang dapat memberikan dukungan psikologis kepadaseseorang yang merasa kehilangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan wawancara mendalam, observasi karya serupa, studi dokumen, serta literaturterkait untuk memahami bagaimana individu merespons kehilangan dan terhubungdengan barang kenangan, serta merefleksikannya dalam visualisasi karakter. Metodeanalisis data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatanfenomenologis dalam mengetahui makna mendalam dari pengalaman berduka dan peranbarang kenangan. Instrumen penelitian mencakup wawancara dengan individu yangberduka dan memiliki barang kenangan, serta analisis karya animasi dan literatur yangrelevan. Karya ini bertujuan untuk menyajikan visualisasi yang mendalam tentangperjalanan emosional dalam menghadapi kehilangan, dimana audiens diharapkan dapatmerasakan emosi karakter secara efektif yang dapat memberikan pemahaman yanglebih dalam tentang proses berduka dan peran penting barang kenangan dalammenghadapi kehilangan. Kata kunci: barang kenangan, concept art, pengalaman berduka, perjalanan emosional,karakter animasi 2D.
PERANCANGAN DESAIN ENVIRONMENT 3D UNTUK ANIMASI PANATAYUNGAN PANJALU SEBAGAI MEDIA INFORMASI WISATA SITU LENGKONG PANJALU Enrico Pratenta; Afif, Riky Taufik; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan environment untuk animasi "Panatayungan Panjalu" didasari olehkebutuhan untuk melestarikan dan menjaga ekosistem budaya dan pariwisata di SituLengkong Panjalu, yang sering diabaikan saat ini. Tujuan perancangan ini adalah untukmemahami lingkungan Situ Lengkong Panjalu dan Desa Panjalu sebagai referensi dalampembuatan environment untuk animasi. Metode peneli}an yang digunakan adalahkualita}f, dengan pengumpulan dan analisis data melalui observasi serta analisis karyasejenis. Data yang dikumpulkan digunakan sebagai dasar dalam perancangan environmentyang disesuaikan dengan naskah. Hasil peneli}an menunjukkan adanya warung-warung disepanjang jalan menuju Situ Lengkong Panjalu, gerbang Situ Lengkong Panjalu denganbentuk simetris, perumahan warga, serta lanskap gunung dan persawahan. Hasil akhir dariperancangan ini adalah environment yang terdiri dari 5 scene. Kata kunci: animasi, environment, Situ Lengkong, Panjalu
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER ANIMASI 2D PEMBARUAN CERITA LEGENDA TELAGA WARNA UNTUK REMAJA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA JAWA BARAT Narmadi, Hasasiya Salafush; Sumarlin, Rully; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan desain karakter ini merupakan salah satu media pembantu untuk menyampaikan cerita legenda telaga warna dari Bogor, Jawa Barat yang sudah diperbarui menjadi animasi 2D dengan judul "Duka di Balik Harapan". Tujuan pembaruan cerita legenda tersebut berangkat dari rasa khawatir perancang dan rekan tentang mulai terlupakan nya cerita legenda daerah oleh anak remaja zaman sekarang. Agar cerita legenda yang menjadi bagian dari kebudayaan tersebut tetap menarik untuk remaja, maka dilakukan lah pembaruan media penyampaian sebagai upaya preservasi budaya dengan mengubahnya menjadi animasi 2D. Desain karakter menjadi salah satu unsur penting dalam perancangan animasi 2D tersebut yang berfungsi sebagai tokoh yang berperan dalam alur cerita dan menyampaikan pesan dari cerita tersebut. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teori yang digunakan dalam perancangan ini adalah Teori Desain Karakter dan Teori Animasi 2D. Dengan adanya perancangan ini diharapkan cerita dan pesan didalamnya dapat tersampaikan dengan baik kepada target audiens, serta menarik kembali minat remaja pada cerita legenda. Kata kunci : cerita legenda, desain karakter, Jawa Barat, preservasi, remaja
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER GUNA PEMBUATAN ANIMASI Utami, Ayu Puspita Jurnalis; Sumarlin, Rully; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari Gandrung Lombok adalah salah satu kesenian tari tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat serta dikenal oleh masyarakat dengan ciri khas Ngibing (mengajak penonton menari bersama). Seiring waktu tairan ini mulai berkembang, dimulai dari awal masuk hingga sekarang. Walau sebagian besar masyarakat Lombok mengetahui tentang Tari Gandrung. Namun, untuk sejarahnya sendiri tidak banyak diketahui terutama di kalangan remaja, hal ini disebabkan oleh sedikitnya media literasi serta pengaruh globalisasi yang menjadi faktor perubahan budaya di Indonesia yang menyebabkan budaya di Indonesia mulai dianggap kuno pada kalangan remaja, maka dari itu penulis memilih remaja sebagai khalayak sasar yang kemudian dibagi menjadi sasaran primer (Lombok) dan sekunder (Bandung). Penelitian ini berfokus pada perancangan desain karakter guna memperlihatkan perubahan yang terjadi pada kostum dan properti Tari Gandrung Lombok dikarenakan adanya sedikit perbedaan bentuk dan fungsi sebelumnya. Pada proses pengumpulan data menggunakan metode kombinasi (Mix Method) yang mencakup observasi, wawancara, studi pustaka, studi dokumen dan kuesioner. Lalu, data yang diperoleh dianalisa menggunakan analisis matriks dan konten. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi penunjang untuk pelestarian budaya. Kata Kunci : budaya, Tari Gandrung Lombok, remaja, desain karakter
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER PADA FILM ANIMASI HYBRID PANATAYUNGAN PANJALU SEBAGAI MEDIA INFORMASI WISATA SITU LENGKONG PANJALU Khatami, Syakki; Afif, Riky Taufik; Sumarlin, Rully
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animasi "Panatayungan Panjalu" merupakan media informasi untuk melesatrikan budaya dan wisata Situ Lengkong Panjalu, Ciamis. Dalam Animasi Panatayungan Panjalu desain karakter menjadi kunci untuk menghadirkan narasi yang memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya serta nilai-nilai lokal kepada penonton khusunya yang belum familiar dengan destinasi tersebut. Metode penelitian melibatkan pencarian data kualitatif melalui studi pustaka dan observasi, dengan analisis visual untuk merumuskan hasil penelitian. Manfaatnya meliputi kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan karakter animasi serta pemahaman yang lebih baik terhadap Situ Lengkong Panjalu sebagai destinasi wisata. Diharapkan, animasi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam tentang keberlanjutan budaya dan pentingnya pelestarian warisan lokal. Kata Kunci: animasi, desain karakter, Situ Lengkong, Panjalu
PERANCANGAN DESAIN KARAKTER UNTUK TRAILER ANIMASI 2D WAYANG SEROK Auryn, Arriella; Sumarlin, Rully; Rahadianto, Irfan Dwi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang Serok merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Desa Baros. Wayang Serok karya Adang Sutandar memiliki ciri khas seperti wayang golek namun bahannya terbuat dari limbah rumah tangga. Setiap karakter wayang yang dibawakan memiliki bentuk yang unik, digerakkan mengikuti alunan musik sesuai dengan cerita yang dibawakan sebagai media ceramah nilai-nilai masyarakat Baros. Namun, minimnya informasi mengenai Wayang Serok menyebabkan seni ini kurang dikenal dibandingkan dengan Wayang Kulit atau Wayang Golek yang telah memiliki animasi di YouTube. Pembuatan trailer animasi 2D Wayang Serok yang ditujukan kepada generasi muda, khususnya remaja, yang kurang familiar sehingga dapat membantu dalam mengenalkan dan memberikan informasi mengenai Wayang Serok. Dalam animasi, karakter adalah unsur penting yang memberikan daya tarik dalam cerita. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi fisik Wayang Serok, wawancara dengan ahli, penyebaran kuesioner kepada audiens target, serta literasi digital. Data yang terkumpul dianalisis secara visual menggunakan teori desain karakter dalam animasi 2D sehingga menghasilkan desain karakter yang mampu menyampaikan pesan dari cerita. Kata kunci: pengenalan, animasi 2D, YouTube, desain karakter, wayang serok.
PERANCANGAN STORYBOARD ANIMASI 2D PEMBARUAN CERITA LEGENDA TELAGA WARNA UNTUK REMAJA SEBAGAI UPAYA PRESERVASI BUDAYA JAWA BARAT Maulana, Muhamad Difa; Sumarlin, Rully; Afif, Riky Taufik
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telaga warna merupakan suatu tempat wisata di wilayah Jawa Barat, tempat ini memiliki kenampakan alam yang sangat indah. Selain pemandangan alam yang indah telaga warna memmiliki keunikan tersendiri, yaitu airnya yang bisa berubah warna sesuai dengan suasana di lingkungan sekitar telaga. Disamping keunikannya tersebut telaga warna menyimpan cerita legenda yang masih sangat sedikit diketahui, terutama remaja di daerah bandung. Karena hal ini pula penulis melakukan perancangan storyboard sebagai usaha preservasi cerita legenda telaga warna. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan animasi berdasarkan legenda telaga warna puncak bogor, melalui perancangan storyboard dan cerita yang disesuaikan pada kalangan remaja bandung pada rentang usia 13 – 18 tahun yang menyukai animasi. Proses perancangan melibatkan wawancara kepada remaja dengan rentang usia 13 – 18 tahun, yang menyukai animasi dalam event cosplay, baik peserta maupun pengunjung. Penggambaran storyboard yang menggunakan refrensi dari tiga karya sejenis, yang memiliki target penonton remaja. Melalui hasil dari wawancara tersebut dan juga penggabungan refrensi yang digunakan dari tiga karya sejenis diperoleh hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai perancangan cerita yang menarik bagi remaja, Hasilnya merupakan storyboard yang menggambarkan cerita legenda mengenai telaga warna yang disesuaikan dengan remaja. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan cara pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumen, studi Pustaka, dan juga observasi. Melalui perancangan storyboard ini penulis bermaksud untuk menarik minat remaja bandung pada rentang usia 13 – 18 tahun, dengan mengadaptasikan cerita legenda telaga warna menjadi animasi yang cocok dengan remaja, melalui perancangan storyboard. Kata Kunci : Telaga Warna, destinasi turis. Wisata Jawa Barat
Co-Authors Abiyoso, Rahardian Adisuryo Utomo, Riwan Adya Mulya Prajana Agung Wahyu Nugroho Aisyi Syafikarani Ananda, Ahmad Rafi Hanif Angelia Lionardi Anggar Erdhina Adi Anggraini, Diana Noor Aulia Rahma, Farah Auryn, Arriella Baran Alrasyhad, Muhammad Binekas, Nauval Dewi Sufyani, Liza Mutiara Dhiya Ramadhan, Diva Dhiya Ramdhani, Rifki Dicky Hidayat Dopades, Mario Dwi Rahadianto, Irfan Dwiaksara, Muhammad Ananta Enrico Pratenta Farhanudin, Feisal Ghafara Hazna, Auliana Putri Ghifari, Nail Fattah Haikal Trenandy, Muhamad Handayani Siallagan, Putri Nauli Hirfat, Mohammad Alma Ilmy, Miftahul Irfan Dwi Rahadianto Iskandar, Muhammad Jabbar Rizki, Achmad Nur Kamar, Raihan Resya Khatami, Syakki M Wahyu Riza Marchey Alexandra, Queenesha Mario Dopades Mario Mario Mario Mario Maulana, Muhamad Difa Mella, Ladita Arta Mumtaza, Tanzila Vibia Munafatimah, Athaya Sesikofhanun Musthopa, Moh. Fajar Ilham Nabil Zuhdi, Muhammad Narmadi, Hasasiya Salafush Naufal Aidia, Azka Nuruddin, Muhammad Ihsan Olivine Alifaprilina Supriadi Permadi, Jibril Satrio Pudavi, Adrian Kiyan Hilmi Putra Herlambang, Luthfi Putri, Rifa Yoly Rahmiati Aulia Rayhan Alghifari, Daffa Razi, Aria Ar Riky Taufik Afif Riwan Adisuryo Utomo Riza, M Wahyu Satrio, Annisa Salsabilla Azharia Sihombing, Stephanie Jessie Margaret Siti Hajar Komariah Suci Masithoh, Dinda Tiara Radinska Deanda Utami, Ayu Puspita Jurnalis Utomo, Riwan Adisuryo Wachyu, Kyra Labiqa Yosa Fiandra Zahra Firdaus, Yasmin Zaini Ramdhan Zakiyy Utama, Mochamad Ibnu Zhafirah, Fathimah Athiyah