Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Motif dengan Sistem Ruang Waktu Datar melalui Penggayaan Ilustrasi Flat Design dengan Inspirasi Wayang Kamasan Salsabila, Divya Syifa; Rosandini, Morinta; Takao, Gina Shobiro
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3266

Abstract

Sistem Ruang Waktu Datar (RWD) menjadi salah satu teknis penggambaran dari berbagai arah, tempat, waktu yang memperhatikan wimba dan tata ungkapan untuk menghasilkan ilustrasi yang dapat bercerita. Ilustrasi yang dihasilkan terdiri dari beberapa adegan yang menggambarkan suatu kejadian. Selain itu, ditemukannya persamaan antara RWD dan flat design yaitu memiliki gambaran yang terkesan datar. Di sisi lain, terdapat penelitian sebelumnya yang mengembangkan motif dengan sistem RWD menggunakan penggayaan ilustrasi flat design dengan inspirasi Damar Kurung yang menghasilkan komposisi motif berupa motif non-repetitif, lalu pada penelitian tersebut memiliki saran untuk penelitian selanjutnya untuk dapat mengeksplor seni tradisi Indonesia lainnya, serta membuat komposisi tanpa adanya perpotongan. Sehingga pada penelitian ini memiliki potensi untuk menggunakan salah satu inspirasi seni tradisi di Indonesia, yaitu Wayang Kamasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bagaimana cara mengembangkan stilasi motif dengan sistem RWD melalui penggayaan ilustrasi flat design dengan inspirasi Wayang Kamasan, serta menciptakan komposisi motif repetitif dengan mengungkapkan adegan cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur melalui buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya, lalu observasi berupa analisa studi visual untuk memahami karakteristik dari sistem RWD, flat design, dan visual Wayang Kamasan, serta melakukan wawancara terhadap illustrator untuk menemukan informasi terkait inspirasi, melakukan studi brand, dan melakukan eksplorasi motif yang memanfaatkan sistem RWD melalui penggayaan flat design dengan inspirasi Wayang Kamasan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa komposisi motif repetitif dengan teknik one way yang menggunakan salah satu adegan cerita pada visual Wayang Kamasan. Hasil akhir tersebut akan diaplikasikan pada lembaran tekstil dengan teknik digital printing.
Pengaplikasian Mordan sebagai Media Cap pada Pewarna Jelawe (Termiballia berllirica), Tingi (Ceriops tagal), dan Tegeran (Cudrania javanensis) untuk Menghasilkan Visual Motif pada Material Organik Katun Takao, Gina Shobiro; Widiawati, Dian
JURNAL RUPA Vol 8 No 2 (2023): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v8i2.6868

Abstract

Dampak penggunaan zat warna sintetis pada bahan tekstil memberikan dampak buruk pada lingkungan, adanya pencemaran serta gangguan kesehatan menjadi sebuah masalah yang harus di solusikan. Salah satu upaya keseimbangan alam seperti penggunaan kembali bahan alami sebagai pewarnaan tekstil, serta sekaligus untuk melestarikan kekayaan sumber daya alam dalam dunia tekstil. Banyaknya sumber daya alam yang berpotensi untuk dijadikan sebagai pewarna alami tekstil, menjadikan banyaknya masyarakat yang sadar akan keunggulan pewarna alami, menghasilkan banyak perkembangan dan inovasi dalam proses penggunaan pewarna alami hingga menyuguhkan tampilan baru untuk menyesuaikan tren saat ini. Dengan adanya fenomena dan isu tersebut dapat menjadi peluang dalam mengolah zat pewarna alami untuk diproses dan memberikan hasil yang lebih mudah diterima masyarakat saat ini. Pewarna alami yang digunakan dalam penelitian ini adalah pewarna Jelawe (Terminalia berllirica), Tegeran (Cudrania javanensis), dan Tingi (Ceriops tagal) yang biasa banyak digunakan para pembatik atau pengrajin yang menggunakan pewarna alami, dikarenakan ketiga zat pewarna alami tersebut merupakan salah satu contoh yang memiliki kepekatan dan kekuatan warna yang baik pada bahan tekstil. Ketiga warna tersebut akan dilakukan eksperimen dalam menghasilkan motif pada kain dengan cara reaksi fiksasi atau mordan dengan teknik cap untuk memberikan inovasi baru penggunaan zat pewarna alam.
The Application of Indigo Strobilanthes Cusia Natural Dye Paste using Block Printing Technique on Textile Darusiam, Hasna Maritza; Ramadhan, Mochammad Sigit; Takao, Gina Shobiro
Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society Vol. 16 No. 1 (2025): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v16i1.13416

Abstract

Natural dyes can promote environmental sustainability while offering a unique and attractive aesthetic. This approach enhances the appeal of textile products, adding value and creating a competitive advantage in the creative and fashion industries. Indigo from Strobilanthes cusia is a well-known natural dye primarily used by textile artisans and designers to create vibrant indigo-colored fabrics. In surface textile design, there is potential to modify indigo solutions into a paste, which can be used to create motifs on fabric through block printing techniques. The research aims to develop an optimal indigo paste formula for block printing and to examine the application of natural dyes on fabric. The research employs a mixed-methods approach, collecting data from literature reviews, direct observations, social media analysis, and experimental work. During the experimental phase, block printing techniques are applied using different paste formulas on various fabric types to assess the optimal viscosity and fixation methods of the paste. The findings indicate that the natural dye derived from the indigo paste of Strobilanthes cusia yields an effective formula for block printing, particularly in terms of motif sharpness and color durability. The optimal composition was found to be 10 g of paste mixed with 5 mL of water, resulting in a viscosity value of 191 mPa·s. These findings can inspire the development of more sustainable textile products and expand the use of natural dyes across various textile printing techniques, potentially leading to innovative fashion products.
Shelf Design for Montessori Teaching Environment at Graha Ananda Kindergarten, West Bandung Regency Nurul Fitriana Bahri; Gina Shobiro Takao; Martiyadi Nurhidayat
JURNAL RUPA Vol 9 No 2 (2024): Open Issue
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/rupa.v9i2.7340

Abstract

The background of this study refers to the need for a learning environment that supports children's holistic development in accordance with Montessori principles. This research was motivated by the need to design optimal Montessori shelf in Graha Ananda Kindergarten, West Bandung Regency, as an important part of applying the Montessori approach in early childhood education. The urgency of this research is related to the critical role of Montessori shelf prototype in creating learning environments that support children's creativity and independence. The purpose of the study was to explore the visual aspects of Montessori shelf prototype, especially through the application of curve or wave variations on the side wooden structure. The research method used is qualitative with a case study approach, digging in-depth information related to the experiences and perceptions of Montessori shelf users at Graha Ananda Kindergarten. Data collection techniques include interviews and field surveys, while data analysis uses a descriptive approach to detail the visual elements and effectiveness of shelf design. The results of this study are expected to contribute to the improvement of Montessori shelf prototype, improve the quality of learning, and become a reference for similar educational institutions in applying Montessori principles in an early childhood environment. The results of this research indicate that the curved shelf design not only enhances aesthetics but also increases children's engagement and independence, aligning well with Montessori principles.
The Development of Soga Tingi (Ceriops tagal) Natural Dye Paste Material for Block Printing on Textiles Hanifa Aisha Yasmin; Mochammad Sigit Ramadhan; Gina Shobiro Takao
PANGGUNG Vol 35 No 4 (2025): Transformasi, Simbolisme, dan Kreativitas dalam Ekspresi Budaya Nusantara: Studi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i4.3908

Abstract

Block printing is a technique of carving motifs on a printing plate coated with dye and pressed repeatedly along the fabric to create patterns. One potential natural dye that can be applied is the Soga tingi (Ceriops tagal). In today’s textiles and fashion industries, the use of natural materials is increasing in line with the growing awareness of a sustainability lifestyle. This study aims to develop Soga tingi dye into the optimal paste formula for block printing techniques with fixation, plate material, and suitable fabrics. This research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative data from literature reviews, field observations, interviews, and laboratory experiments. The results reveal the successful formulation of a Soga tingi natural dye paste with an optimal composition. The most effective thickening agent was found to be sodium alginate, a food-grade thickener used in a ratio of 10 g to 100 ml of liquid natural dye, resulting in a viscosity of 21,135 mPas. Thus, the block-printed cotton fabric made with the Soga tingi natural dye paste can be used for fashion products.