Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE FASHION MENGGUNAKAN TEKNIK DECONSTRUCTION DENGAN MEMANFAATKAN BUSANA THRIFT Anjani, Neng Any Wina; Arumsari, Arini; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable fashion merupakan sebuah fenomena yang sedang mendapat banyak perhatian. Hal ini disebabkan oleh keberlanjutan yang menjadi perhatian utama dalam industri fashion, dengan tujuan mengurangi dampak dari industri fast fashion melalui penerapan nilai-nilai berkelanjutan. Trend pakaian yang cepat berubah menyebabkan produksi pakaian secara massal, yang akhirnya berujung pada akumulasi limbah pakaian. Limbah ini kemudian berakhir di pasar pakaian bekas, yang dikategorikan sebagai limbah lingkungan dengan nilai guna yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman tentang cara pengolahan material yang baik, seperti melalui proses dekonstruksi. Dekonstruksi sendiri merupakan proses merubah bentuk, bahan, konstruksi, pola fabrikasi, dan jahitan pakaian sampai selesai, biasanya tidak bertujuan untuk memenuhi fungsi dasar pakaian namun lebih dihargai karena nilai seninya. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif, analisis, dan eksplorasi untuk menghasilkan produk busana pria dengan menggabungkan dan mendaur ulang pakaian bekas melalui teknik dekonstruksi. Selain itu, akan ditambahkan dekorasi permukaan pada beberapa detail pakaian untuk meningkatkan nilai busana tersebut.Kata kunci: Sustainable fashion, dekonstruksi, thrift, horror vacui
PENGAPLIKASIAN TEKNIK BLOCK PRINTING PADA MATERIAL KULIT SINTETIS DALAM PERANCANGAN PRODUK FASHION Maulida, Diaz; Ramadhan, Mochammad Sigit; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Block printing umumnya diaplikasikan pada material serat alami seperti kain katun atau linen. Sebelumnya, telah ada penelitian yang berupaya untuk mengaplikasikan teknik block printing pada material kain sintetis yaitu pada kain bludru dan organza. Sehingga penulis melihat adanya potensi untuk mengaplikasikan teknik block printing pada material sintetis lain yaitu kulit sintetis karena memiliki karakter permukaan yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pengaplikasian teknik block printing pada material sintetis dalam perancangan produk fashion. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan beberapa teknik pengumpulan data di antaranya, studi literatur, observasi, dan wawancara untuk memperolah pengetahuan yang sudah pernah dilakukan, serta melakukan eksplorasi block printing pada material kulit sintetis. Kemudian diaplikasikan pada perancangan produk fashion berupa coat dan blazer dengan mengangkat isu terhadap hewan yang terjadi di Indonesia sebagai motif block printing dengan plat cetak yang dibuat gadh (filling block).Kata kunci: Block Printing, Kulit Sintetis, Motif, Produk Fashion
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BAKARAN UNTUK PRODUK KAIN PANJANG PADA UMKM BU SUTAR BATIK TULIS BAKARAN Arisanto, Kharisma Putri; Rosandini, Morinta; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pati, Jawa Tengah memiliki sentra batik tulis yang berpusat di Desa Bakaran sehingga dikenal dengan istilah 8Batik Bakaran9. Ciri khas motifnya terletak padaisen-isen yang rumit, blebak dari peretakan malam, serta warna hitam kecoklatan. UMKM Bu Sutar Batik Tulis Bakaran merupakan perajin lokal yang memproduksi batik klasik menggunakan pola warisan leluhur sejak 1990. Sedangkan UMKM lain telah mengembangkan desain batik mereka atas dorongan dari pemerintah setempat yang berdampak pada eksistensi dan perluasan target pasar. Di sisi lain, tren 8Berkain9 yangmengajak masyarakat menggunakan lembaran kain khas Indonesia dalam berbusana meningkatkan permintaan produk kain panjang. Tujuan penelitian ini menciptakan karakteristik desain batik Bakaran UMKM Bu Sutar Batik Tulis Bakaran melalui pengembangan stilasi dan komposisi motif sehingga memiliki daya tarik lebih untuk diaplikasikan pada produk kain panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur, observasi dan wawancara perajin lokal dan perangkat Desa Bakaran, serta eksplorasi pengolahan motif. Hasil akhir penelitian adalah inovasi pengembangan desain motif menggunakan bantuan metode SCAMPER pada penyusunan komposisinya dengan mempertimbangkan karakteristik yang sesuai dengan UMKM. Pengembangan motif kemudian diterapkan pada produk kain panjang menggunakan teknik batik tulis.Kata Kunci: Batik Bakaran, Batik Tulis, Pengolahan Motif
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK TULIS BAKARAN SEBAGAI PRODUK SARUNG PADA UMKM BU SUTAR BATIK TULIS BAKARAN Utari, Arizki Savira; Rosandini, Morinta; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Industri batik tulis Desa Bakaran terletak di salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang berdiri sejak abad ke-14 dengan ciri khasnya berupa detail isen-isen, warna klasik berwarna hitam kecoklatan dan blebak. Saat ini beberapa UMKM lokal di Desa Bakaran telah mengembangkan karya khas motif batik Bakaran dengan karakternya masing-masing dan membuat dilirik oleh pemerintah setempat dan berdampak baik bagi UMKM karena memiliki karakteristik. Namun, salah satu UMKM bernama Bu Sutar Batik Tulis Bakaran, hingga saat ini belum memilik karakteristik tersendiri dalam pengembangan karya motifnya. Salah satu produk yang dimiliki mereka adalah kain sarung, dan apabila menambahkan variasi motif ke dalam produk sarung tersebut dapat menciptakan karakteristik dengan melakukan pengembangan stilasi dan komposisi sekaligus memperkenalkan sarung batik Bakaran kepada masyarakat umum. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah ini, dengan cara pendekatan secara kualitatif yang mencakup observasi, wawancara, dan studi literatur serta melakukan eksplorasi dengan mengolah stilasi dan komposisi motif pada salah satu produk sarung yang terinspirasi dari batik bakaran motif Padas Gempal, yang dibantu dengan teknik SCAMPER dalam pengkomposisiannya. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini terinspirasi dari batik Bakaran motif Padas Gempal yang digunakan untuk membuat karakteristik motif pada sarung. Motif ini dibuat secara repetitif pada komposisi sarung berukuran 220 cm x 120 cm dengan memperjelas struktur komposisi sarung untuk UMKM Bu Sutar Batik Tulis Bakaran. Kata Kunci: Pengembangan Motif, Batik Tulis Bakaran, UMKM, Sarung.
PENGEMBANGAN MOTIF DENGAN SISTEM RUANG WAKTU DATAR MELALUI PENGGAYAAN FLAT DESIGN DENGAN INSPIRASI WAYANG BEBER Iskandar, Shelvia Utari; Rosandini, Morinta; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Ruang Waktu Datar (RWD) adalah sebuah metode dalam mengembangkan motif ilustrasi dengan prinsip wimba dan tata ungkapan, yang memungkinkan ilustrasi untuk bercerita. Penelitian sebelumnya telah menggabungkan sistem RWD dan flat design untuk menciptakan komposisi motif non-repetitif, dengan inspirasi yang terbatas oleh sekat-sekat. Sehingga terdapat saran bahwa teknik menggambar dengan Sistem RWD dapat dieksplorasi dengan berbagai cara gambar dan tata ungkapan untuk menciptakan motif repetitif, mengambil inspirasi dari seni tradisional Indonesia yang telah berperan dalam perkembangan desain flat design. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan stilasi motif menggunakan Sistem RWD dengan penggayaan flat design, terinspirasi oleh seni tradisional Indonesia, yakni Wayang Beber, dengan menggunakan komposisi repetitif. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan kualitatif yang mencakup studi literatur, observasi, dan eksplorasi motif dengan menggunakan sistem RWD dan flat design untuk mengolah inspirasi dari Wayang Beber. Hasil akhir dari penelitian ini adalah motif wimba yang telah distilasi menggunakan flat design bertekstur krayon dan outline tipis. Selain itu, penggunaan warna sesuai dengan color trend forecast SS 2023. Motif disusun menggunakan komposisi repetitif, kemudian diterapkan pada tekstil menggunakan digital printing.Kata Kunci: Motif, Sistem RWD, Flat Design, Wayang Beber
UPCYCLE LIMBAH BERUPA PAKAIAN BEKAS IMPOR MENJADI MODEST WEAR MENGGUNAKAN TEKNIK DEKONSTRUKSI Nandia, Marsha; Arumsari, Arini; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri modest fashion Indonesia semakin berkembang, namun dalam praktik bisnisnya belum banyak menerapkan praktik sustainable fashion sehingga menimbulkan banyak limbah. Selain itu, limbah fashion berupa pakaian bekas impor juga menumpuk di Indonesia yang diakibatkan oleh fenomena thrifting yang menjadi trend di kalangan masyarakat. Seiring dengan fenomena thrifting, metode upcycle juga menjadi trend untuk mengolah pakaian bekas tersebut. Beberapa brand dalam industri fashion Indonesia, seperti Summershit dan Make Them Jealous telah menerapkan metode upcycle dalam produk mereka. Adanya beberapa brand yang telah membawa konsep upcycle di industri fashion Indonesia, membuat penulis menemukan peluang dalam membawa konsep tersebut untuk diterapkan pada industri modest fashion Indonesia dengan menerapkan teknik dekonstruksi pada pakaian bekas impor untuk direkonstruksi menjadi modest wear didukung dengan teknik surface textile berupa patchwork dan embellishment. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi secara langsung ke pasar cimol Gedebage dan acara Indonesia Modest Fashion Week 2022, tidak langsung pada beberapa brand berkonsep upcycle, wawancara pada pedagang pakaian bekas di pasar cimol Gedebage, studi literatur dengan menggunakan berbagai sumber data yang diperoleh dari beberapa jurnal, media populer, maupun berita, serta eksplorasi dengan melakukan eksperimen pada pakaian bekas impor. Produk hasil penelitian ini berupa produk modest wear.Kata kunci: Upcycle, Pakaian Bekas, Modest Wear, Dekonstruksi
UPCYCLE LIMBAH PAKAIAN BEKAS IMPOR MENJADI MODESTWEAR MENGGUNAKAN TEKNIK PATCHWORK DAN EMBELLISHMENT Tandjung, Kaamila Zalfaa; Arumsari, Arini; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upcycling dapat dilakukan oleh siapa saja hanya dengan ide kreatif dan keberanian dalam eksplor konsep busana. Konsep upcycle merupakan salah satu bentuk gerakan sustainable fashion, dimana suatu busana melalui proses pengubahan gaya busana tanpa melalui proses pengolahan. Dengan upcycle, busana yang tadinya akan berakhir menjadi limbah, mendapatkan peningkatan value karena nilai fungsional dan nilai estetika busana telah ditingkatkan lebih baik dari bentuk busana awal. Selain metode upcycle, kegiatan thrifting atau menjual – beli baju bekas juga mendukung gerakan sustainable fashion. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan eksplorasi. Pengumpulan data dilakukan melalui Studi literatur melalui jurnal, artikel jurnal, prosiding dan internet mengenai upcycle, pakaian bekas impor, modestwear, teknik reka latar, patchwork, embellishments dan lain sebagainya. Kemudian dilakukan wawancara pada salah satu pemilik toko thrift yang berada di Pasar Cimol Gedebage, sekaligus melakukan observasi pada toko – toko yang berada pada Pasar Cimol Gedebage. Terakhir dalam pengumpulan data yang dilakukan adalah eksperimen atau eksplorasi dengan pakaian bekas yang telah dibeli dari toko thrift. Hasil dari penelitian ini adalah produk busana dress modestwear yang terbuat dari kemeja – kemeja bekas dan kemudian di upcycle melalui teknik patchwork dan embellishment sebagai aksen dekoratif.Kata kunci: Upcycle,sustainable fashion, pakaian bekas, modestwear, reka latar
ADAPTASI VISUAL BUNGA ANGGREK BULAN DENGAN TEKNIK Salsabila, Daivani Nasya; Siagian, Marissa Cory Agustina; Takao, Gina Shobiro
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga anggrek bulan menginspirasi industri mode, dimana bunga ini sering kali diadaptasi sebagai elemen busana karena menciptakan keterhubungan yang harmonis antara tradisi, keindahan alam, dan inovasi fashion. Dikarenakan filosofinya, bunga anggrek bulan melambangkan tumbuhan yang kuat dan indah. Sehingga sebagian besar wanita suka menggunakan busana dengan motif bunga. Dengan demikian, filosofi anggrek dapat dituangkan menjadi ornamen yang digunakan pada busana wanita (Triyanto,2019). Salah satunya dapat dikembangkan potensinya sebagai embellishment pada busana pesta dengan menggunakan teknik mixed material. Penelitian ini menghasilkan sebuah pengembangan dari penelitian terdahulu dan menggali potensi pengolahan mixed material menggunakan kain asahi, kain keras M31, dan juga kain flanel serta menggunakan teknik beading untuk membentuk serat pada kelopak bunga agar menciptakan sebuah visual bunga anggrek bulan sebagai embellishment pada busana pesta. Pemilihan teknik mixed material dalam pembuatan embellishment bunga anggrek bulan tidak hanya tentang pencapaian estetika yang tinggi, tetapi juga tentang pengeksplorasian nilai kreativitas, dengan nilai budaya, serta keberagaman dalam design. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, observasi, wawancara, serta eksplorasi yang memberikan data mengenai material dan juga teknik yang digunakan dalam pengembangan inspirasi visual bunga anggrek menggunakan teknik mixed material pada busana. Kata kunci: bunga anggrek bulan, Embellishment, Mixed material, Busana, Fashion.
PENGOLAHAN KULIT BAWANG MERAH VARIETAS PODOMORO SEBAGAI PEWARNA ALAMI TEKSTIL DENGAN PROSES LAKE PIGMENT Shafa, Fakhira Syahla Attaya; Takao, Gina Shobiro; Sekar, Ahda Yunia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan bahan masakan yang sering digunakan pada setiapmasakan Indonesia, dibuktikan berdasarkan data oleh Badan Pusat Statistik (BPS)produksi bawang merah di Indonesia pada tahun 2022 mencapai sebanyak 1,97 juta ton.tingginya jumlah produksi, tinggi juga kulit bawang merah yang terbuang, umumnyapemanfaatan kulit bawang tidak dilakukan, seringnya hanya berakhir terbuang dan takterpakai. Pada kulit bawang merah terkandung senyawa zat pewarna yang disebutAntosianin dan Flavonoida, Kandungan zat warna pada kulit bawang merah berpotensiuntuk dimanfaatkan sebagai pewarna alami tekstil, dikarenakan sumbernya yangmelimpah di Indonesia. Banyaknya kulit bawang merah yang dihasilkan, maka, dilakukanpercobaan pembuatan pewarna alami dengan kulit bawang merah menggunakan prosesLake pigment guna menambah nilai tanaman itu sendiri maupun sebagai sumber pewarnaalami terbarui. Kata kunci: Kulit Bawang Merah, Lake Pigment, Pewarna Alami.
Pengembangan Motif dengan Sistem Ruang Waktu Datar melalui Penggayaan Ilustrasi Flat Design dengan Inspirasi Wayang Kamasan Salsabila, Divya Syifa; Rosandini, Morinta; Takao, Gina Shobiro
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v8i2.3266

Abstract

Sistem Ruang Waktu Datar (RWD) menjadi salah satu teknis penggambaran dari berbagai arah, tempat, waktu yang memperhatikan wimba dan tata ungkapan untuk menghasilkan ilustrasi yang dapat bercerita. Ilustrasi yang dihasilkan terdiri dari beberapa adegan yang menggambarkan suatu kejadian. Selain itu, ditemukannya persamaan antara RWD dan flat design yaitu memiliki gambaran yang terkesan datar. Di sisi lain, terdapat penelitian sebelumnya yang mengembangkan motif dengan sistem RWD menggunakan penggayaan ilustrasi flat design dengan inspirasi Damar Kurung yang menghasilkan komposisi motif berupa motif non-repetitif, lalu pada penelitian tersebut memiliki saran untuk penelitian selanjutnya untuk dapat mengeksplor seni tradisi Indonesia lainnya, serta membuat komposisi tanpa adanya perpotongan. Sehingga pada penelitian ini memiliki potensi untuk menggunakan salah satu inspirasi seni tradisi di Indonesia, yaitu Wayang Kamasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bagaimana cara mengembangkan stilasi motif dengan sistem RWD melalui penggayaan ilustrasi flat design dengan inspirasi Wayang Kamasan, serta menciptakan komposisi motif repetitif dengan mengungkapkan adegan cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur melalui buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya, lalu observasi berupa analisa studi visual untuk memahami karakteristik dari sistem RWD, flat design, dan visual Wayang Kamasan, serta melakukan wawancara terhadap illustrator untuk menemukan informasi terkait inspirasi, melakukan studi brand, dan melakukan eksplorasi motif yang memanfaatkan sistem RWD melalui penggayaan flat design dengan inspirasi Wayang Kamasan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa komposisi motif repetitif dengan teknik one way yang menggunakan salah satu adegan cerita pada visual Wayang Kamasan. Hasil akhir tersebut akan diaplikasikan pada lembaran tekstil dengan teknik digital printing.