Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Perancangan Dan Penjadwalan Penambangan Tahun 2023 Di Pit 3 PT. Mutiara Fortuna Raya 180 Kabupaten Muaro Jambi: Design And Mining Scheduling In 2023 At Pit 3 PT. Mutiara Fortuna Raya 180 Muaro Jambi District putra, brian khurohmad; Yulanda, Yudi Arista; Prabawa, Aditya Denny
MINERAL Vol 9 No 1 (2024): MINERAL
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/mineral.v9i1.4691

Abstract

PT Mutiara Fortuna Raya's mining operations are currently guided by an annual mining design without detailed mining scheduling. However, variations in mining direction and sequence can lead to discrepancies in coal expose achievement, ultimately impacting coal production outcomes. High SR locations demand a more overburden volume and time. This research aims to evaluate various mining direction options to determine the most optimal approach. The research methodology uses a quantitative approach, comparing three mining scheduling scenarios: panel scenario, strip scenario, and block scenario. These scenarios are based on the 2023 reserve design results of 180,518 tons coal and 385,390 BCM of overburden. The outcomes of these three scenarios reveal varying stripping ratios across each period. Stripping ratio for the panel scenario: Quarter I SR 10.84, Quarter II SR 4.77, Quarter III SR 1.64, and Quarter IV SR 0.20. Stripping ratio for the strip scenario: Quarter I SR 5.11, Quarter II SR 2.40, Quarter III SR 1.67, and Quarter IV SR 0.53. Stripping ratio for the block scenario: Quarter I SR 8.93, Quarter II SR 3.10, Quarter III SR 1.74, and Quarter IV SR 0.21. Analysis of three scenarios indicates that block scenario presents the most favorable schedulling for implementation.
Pengolahan Limbah Plastik Menggunakan Reaktor Pirolisis di Bank Sampah Dream Central, Desa Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi Lenny Marlinda; Rahmi Rahmi; Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Wahyudi Zahar; Aditya Denny Prabawa; Yuli Evrianti Br Rajagukguk; Ermita Meisa Manulang; Ladiva Adinda; Rif’at Syauqi
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1178

Abstract

The COVID-19 pandemic has increased online shopping and food delivery, causing a surge in single-use plastic waste and has become a habit to this day along with the rapid development of digital technology. Dream Central Waste Bank (BSI Dream) in Wijaya Pura Village collects 3 tons of waste monthly but lacked advanced plastic processing technology. This community service initiative aimed to implement a pyrolysis reactor to convert plastic waste into fuel oil and paving blocks, thereby enhancing economic value while promoting environmental sustainability. The activity stages included partner coordination and surveys, reactor performance upgrades, operational training, and evaluation. This activity involved five partners representing the Wijaya Pura Village community.  The reactor successfully produced fuel oil (density: 0.848–0.912 g/mL) and residues suitable for paving block production. The outcome of this initiative demonstrated improved skills among partners, the creation of marketable products and increased community income opportunities. Furthermore, the activity fostered greater awareness of the importance of sustainable waste management and supported the application of circular economy principles.
Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Method Pada Highwall Pit 5 PT. Tambang Bukit Tambi Site Padang Kelapo, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi John Wily Saragih; Riska Faramodita; Aditya Denny Prabawa
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.916 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i04.130

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stabil atau tidak suatu lereng berdasarkan bentuk geometri lereng direkomendasikan dalam bentuk nilai faktor keamanan (FK). Metode penambangan batubara yang digunakan pada daerah penelitian adalah open pit. Metode ini mengakibatkan terbentuknya lubang bukaan tambang. Hal ini berpengaruh pada kestabilan lereng yaitu highwall dan lowwall. Agar highwall tetap berada dalam keadaan stabil diperlukan analisis geoteknik membahas mengenai kestabilan lereng untuk menghindari terjadi longsoran. Tahapan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengambilan data dilapangan berupa geometri highwall serta karakteristik material penyusun lereng. Data diolah dengan aplikasi pendukung geoteknik dengan cara melakukan simulasi lereng untuk mendapatkan nilai FK dianggap aman menggunakan metode bishop dan spencer sesuai KEPMEN 1827, 2018. Hasil analisis kedua sayatan menunjukkan highwall dalam kondisi tidak stabil (FK ≤ 1,2). Dilakukan desain ulang  dengan menambah lebar bench. Hasil analisa section yaitu FK > 1,2 (stabil) dengan kondisi lereng jenuh.
Analisis ground vibration pada kegiatan peledakan batuan gamping menggunakan pendekatan PPV di wilayah eksisting 206 PT. Semen Padang Karang Putih Sumatra Barat Daryati Daryati; Novianti Novianti; Faizar Farid; Aditya Denny Prabawa
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 07 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5002.239 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i07.187

Abstract

PT. Semen Padang merupakan salah satu perusahaan tambang batu gamping yang wilayah penambangannya terletak di Bukit Karang Putih, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sumatera Barat. Sistem penambangan yang diterapkan adalah quarry. Perusahaan ini melakukan pembongkaran batuan gamping di wilayah eksisting 206 menggunakan metode peledakan. Hal ini dilakukan karena batuan gamping memiliki kekerasan 3,5 skala mohs. Peledakan batuan menimbulkan getaran tanah yang apabila melebihi batas aman menyebabkan kerusakan retakan bangunan dan perkantoran. Tahapan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengambilan data dilapangan berupa jumlah lubang ledak, jarak lokasi peledakan, isian perdelay dan nilai PPV aktual. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan memberi kontrol getaran dampak ground vibration akibat peledakan, membatasi penggunaan jumlah bahan peledak dengan melakukan analisis dengan metode regresi power. Analisis dilakukan dengan memperhatikan nilai PPV dan SD yang didapatkan secara aktual. Analisis regresi power menghasilkan sebuah persamaan untuk memprediksi nilai PPV yaitu PPV= 13,261 (SD)−0,603. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan hasil regresi power yang hasilnya antara prediksi dengan aktual tidak jauh berbeda. Setelah itu, dilakukan rekomendasi untuk membatasi penggunaan jumlah bahan peledak dari hasil regresi power.
Analisis Flyrock Untuk Mengurangi Jarak Evakuasi Alat Menjadi 200 Meter Pada Peledakan Overburden Di Kecamatan Marangkayu, Kalimantan Timur: Flyrock Analysis to Reduce Equipment Evacuation Distance to 200 Meters in Overburden Blasting in Marangkayu District, East Kalimantan Putri Juwita Oktaviani; Aditya Denny Prabawa; Muhammad Ikrar Lagowa
MINERAL Vol 10 No 2 (2025): MINERAL
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/xepqw420

Abstract

Penerapan radius aman alat sebesar 300 m pada peledakan overburden yang dilakukan setiap hari meningkatkan frekuensi Internal Operasional Delay (IOD), yang berdampak negatif terhadap efisiensi operasional dan meningkatkan konsumsi bahan bakar alat saat melakukan perpindahan menuju radius aman. Analisis Flyrock dilakukan menggunakan batuan berukuran ≥10 cm, dengan pengambilan data menggunakan GPS dan pengamatan arah lemparan flyrock melalui video drone dan pengamatan visual. Estimasi jarak lintasan flyrock maksimum ditentukan berdasarkan metode Richard dan Moore (2005), dengan memperoleh konstanta (k) yang disesuaikan dengan karakteristik batuan di lokasi. Nilai prediksi flyrock paling mendekati nilai aktual terjadi pada cratering, dengan persen error terkecil 18,33% dan penyimpangan 12,65 m. Faktor utama yang mempengaruhi jarak lemparan flyrock aktual adalah stemming dengan nilai sebesar 81,50%. Penentuan pengurangan jarak evakuasi alat menjadi radius aman 200 m menggunakan teori exclusion zone oleh Richard dan Moore (2005) dan penentuan skala kedalaman menggunakan teori (SDOB), menghasilkan standar nilai variabel tinggi stemming minimal 3,3 m pada kedalaman 7,80 m.