Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Urgency of Learning Media on Mathematics Learning in Schools Muhammad Iqra Rabbani; Asep Jihad; Juariah Juariah
Gunung Djati Conference Series Vol. 12 (2022): Mathematics Education on Research Publication (MERP I)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.522 KB)

Abstract

Learning media is a tool that teachers use to communicate with students so that the information they receive reaches them effectively. The success of the teaching and learning process is heavily influenced by current learning media. The majority of learning media is still conventional, which has an impact on students' motivation to learn mathematics. The goal of this study is to expose people to knowledge on the impact of instructional media on math learning in schools, as well as the benefits of employing instructional media. The reader will be able to study how learning media plays an important part in education and the impact of learning media correctness on mathematics learning in schools as a result of this research. This research takes a qualitative approach, describing and explaining the impact of instructional media on math learning. The method of data collection used in this study was library research. The purpose of this literature review was to gather theoretical material so that researchers could write with a solid theoretical foundation. There is an impact and urgency on achieving learning objectives by using the appropriate learning media to carry out the teaching and learning process
TEKNIK PROBING-PROMTING SCAFFOLDING PADA PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Fatimah, Rizki Nuraini; Kariadinata, Rahayu; Susilawati, Wati; Jihad, Asep; Fauziah, Indri Nur; Solihatunnisa, Leili; Rosalia, Niki; Sa'adah, Noviani; Sugilar, Hamda
PRISMA Vol 8, No 2 (2019): Jurnal PRISMA Volume 8, No 2 tahun 2019
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v8i2.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat pemecahan masalah siswa dengan menggunakan teknik Probing-Prompting Scaffolding. Analisis ini dilakukan dengan metode quasi eksperimen. Dimana, metode eksperimen semu untuk mempelajari hubungan antara konsultasi dengan aspek tertentu yang telah disetujui. Perlakuan diberikan kepada beberapa sampel yang diambil dari peserta. Sampel ini terdiri dari siswa dalam satu kelas, jadi penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan yaitu dengan instrumen tes dan instrumen non-tes. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan tingkat dan penyelesaian masalah matematis antara kelas, dari uraian yang paling baik yaitu kelas Proding-Prompting, perancah konvensional dan Probing-Prompting . Kesulitan yang dialami siswa dapat diminimalisir dengan cara membantu soal latihan non-rutin. Pembelajaran Probing-Prompting Scaffolding , siswa mampu melakukan penemuan baru, memfasilitasi sosial, serta melakukan refleksi, sehingga dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah belajar siswa.
Bahasa Inggris Bahasa Inggris Muthmainah, Asma Shofa Nadia; Jihad, Asep; Nurdiansyah, Rikrik
Jurnal Gantang Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jg.v9i2.7461

Abstract

The utilization of ethnomathematics-based learning media has driven this research to explore students' understanding of the application of mathematics in daily life. This study aims to (1) Describe how the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise is developed; (2) Evaluate the validity of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise; (3) Assess the practicality of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise; (4) To evaluate the effectiveness of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise. The research and development (R&D) method, specifically the ADDIE model, was used for this study. Data sources were obtained from the validation results of media and content experts and eighth-grade students at SMP Negeri 50 Bandung. The findings indicate that (1) The development process adhered to the stages of the ADDIE model; (2) The validation of the mathematics learning media was rated as “highly valid” by both media and content experts; (3) The practicality of the learning media using QuizWhizzer was rated as “highly practical”; (4) The effectiveness of the QuizWhizzer-based learning media was rated as "effective."
Penerapan Model Pembelajaran Reflektif Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Self Concept Siswa Syah, Halwa Fudhilaallah Mahmudah; Jihad, Asep; Rahayu, Yayu Nurhayati
Jurnal Analisa Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v11i1.43062

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dan konsep diri merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian kuasi-eksperimen tentang penerapan model pembelajaran reflektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan self-concept siswa yang melibatkan siswa Kelas XI SMA negeri di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional dan reflektif, membandingkan peningkatan antar kedua model, dan mengetahui self-concept siswa setelah memperoleh model pembelajaran reflektif. Instrumen yang digunakan berupa test dan non test. Hasil temuan menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran reflektif berkategori tinggi, sedangkan siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional berkategori sedang, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran reflektif lebih baik dari siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, dan kemampuan self-concept siswa setelah memperoleh model pembelajaran reflektif dikategorikan kuat dilihat dari analisis data angket self-concept siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran reflektif efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan self-concept siswa, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran matematika.
Analisis Minat Mahasiswa Terhadap Belajar Matematika Mutamam, Akhmad Nurul; Jihad, Asep
Gunung Djati Conference Series Vol. 54 No. 3 (2025): Mathematics Education on Research Publication (MERP) III
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data PISA 2018 rata-rata skor kemampuan matematika di Indonesia masih dibawah skor rata-rata dengan skor 379. Oleh karenanya, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai faktor minat terhadap matematika. Adapun untuk penelitian menggunakan angket dan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitaif. Populasi pada penelitian ini adalah para mahasiswa yang menetap di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Mu’awanah yang terdiri dari beberapa mahasiswa dari berbagai jurusan yang berasal dari kampus UIN Sunan Gunung Djati, UPI Kampus Cibiru, dan STAI Al-Jawami. Berdasarkan hasil uji diperoleh hanya hasrat dan keinginan berhasil yang menjadi faktor minat terhadap matematika dengan presentase 72% dan kriteria kuat adapun indikator indikator dorongan dan kebutuhan, harapan dan cita-cita masa depan,penghargaan dalam belajar, kegiatan yang menarik dalam belajar, serta lingkungan belajar yang kondusif masih dibawah kriteria kuat.
Development of learning media using QuizWhizzer based on ethnomathematics as a learning exercise Muthmainah, Asma Shofa Nadia; Jihad, Asep; Nurdiansyah, Rikrik
Jurnal Gantang Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jg.v9i2.6921

Abstract

The utilization of ethnomathematics-based learning media has driven this research to explore students' understanding of the application of mathematics in daily life. This study aims to (1) Describe how the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise is developed; (2) Evaluate the validity of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise; (3) Assess the practicality of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise; (4) To evaluate the effectiveness of the ethnomathematics-based learning media using QuizWhizzer as a learning exercise. The research and development (R&D) method, specifically the ADDIE model, was used for this study. Data sources were obtained from the validation results of media and content experts and eighth-grade students at SMP Negeri 50 Bandung. The findings indicate that (1) The development process adhered to the stages of the ADDIE model; (2) The validation of the mathematics learning media was rated as “highly valid” by both media and content experts; (3) The practicality of the learning media using QuizWhizzer was rated as “highly practical”; (4) The effectiveness of the QuizWhizzer-based learning media was rated as "effective."
Development of Pop Up Book Media Based on an Investigative Approach to Improve The Matematical Communication Skill of Junior High School Students Kariadinata, Rahayu; Ajahra, Euis Sinta; Jihad, Asep
Jurnal Analisa Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v10i1.34699

Abstract

Siswa SMP sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika yang abstrak dan membutuhkan bantuan visual dalam proses pembelajaran. Pengembangan media buku pop-up berbasis pendekatan investigasi bertujuan memberikan representasi visual dari konsep matematika. Penelitian ini bertujuan menilai validitas, praktikabilitas, dan efektivitas media buku pop-up berbasis pendekatan investigasi serta mengukur peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan setelah menggunakan buku pop-up. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4D (define, design, develop, and disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini sangat valid dari segi media dan materi. Praktikabilitas media ini dinilai sangat praktis, dan efektivitasnya diklasifikasikan sebagai sangat tinggi. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi matematis siswa, yang dikategorikan sebagai tinggi. Junior high school students often struggle with grasping abstract mathematical concepts and benefit from visual aids in their learning process. The development of investigative-based pop-up book media aims to provide visual representations of these concepts. This research aims to assess the validity, practicality, and effectiveness of the investigative-based pop-up book media and to measure the improvement in students' mathematical communication skills before and after using the pop-up book. The research methodology employed is Research and Development (R&D) using the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The results indicate that the media is highly valid in terms of both media and content aspects. Its practicality is rated as highly practical, and its effectiveness is classified as very high. There is a significant improvement in the mathematical communication skills of junior high school students, categorized as high.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Melalui Model Pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) Ashari, Vania Febrina; Jihad, Asep; Rachmawati, Tika Karlina
Jurnal Analisa Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v10i1.36392

Abstract

Penelitian dilaksanakan di salah satu SMP yang berada di Bandung. Penelitian ini dilakukan kepada siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa melalui model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP), karena berpikir reflektif merupakan hal penting yang akan dibutuhkan siswa dalam proses belajar, namun faktanya kemampuan berpikir siswa masih rendah. Metode penelitian yang dipilih yaitu kuasi eksperimen. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kemampuan berpikir reflektif matematis siswa yang melalui model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) mengalami peningkatan yang termasuk dalam kategori sedang, kemampuan berpikir reflektif matematis siswa yang melalui model pembelajaran konvensional (ekspositori) mengalami peningkatan yang termasuk dalam kategori sedang, peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa yang melalui model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) lebih baik secara signifikan dibandingkan siswa yang melalui model pembelajaran konvensional (ekspositori), respon siswa terhadap model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) dalam meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa memberikan respon positif yang lebih tinggi daripada respon negatif. The research was carried out at one of the junior high schools in Bandung. This research was conducted on students in class VIII A as the experimental class and class VIII D as the control class. The aim of this research is to improve students' mathematical reflective thinking skills through the Connected Mathematics Project (CMP) learning model, because reflective thinking is an important thing that students will need in the learning process, but in fact students’ thinking abilities are still low. The research method chosen was quasi-experimental. The results of this research showed that the mathematical reflective thinking ability of students who went through the Connected Mathematics Project (CMP) learning model experienced an increase which was included in the moderate category, the mathematical reflective thinking ability of students who went through the conventional (expository) learning model experienced an increase which was included in the moderate category, an increase The mathematical reflective thinking ability of students who go through the Connected Mathematics Project (CMP) learning model is significantly better than students who go through the conventional (expository) learning model. positive responses are higher than negative responses.
Pengembangan Model Daya Saing Global Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta di Jawa Barat Susilawati, Wati; Jihad, Asep; Abdullah, Ridha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.880

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki potensi strategis dalam membentuk generasi berkarakter religius sekaligus kompeten di era global. Namun, di berbagai wilayah termasuk Jawa Barat, MI masih menghadapi tantangan serius dalam hal tata kelola dan daya saing kelembagaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pelatihan yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis kebutuhan nyata guna meningkatkan daya saing global MI melalui pendekatan pengabdian berbasis riset (research-based community engagement). Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Training Model, yang diterapkan di enam MI negeri dan swasta di tiga kabupaten/kota Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan FGD. Strategi penguatan daya saing MI mencakup pengembangan manajemen partisipatif, integrasi nilai keislaman dan keilmuan, inovasi pembelajaran dan evaluasi, serta penguatan sistem kelembagaan. Model ini terbukti efektif sebagai intervensi sistemik berbasis lokal untuk transformasi madrasah. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi praktis bagi kebijakan peningkatan mutu MI serta dapat direplikasi di berbagai konteks kelembagaan serupa
Penerapan Model FERA Berbantuan Mathigon terhadap Penalaran Matematika dan Self-Confidence Siswa Fauzia. N, Fahla; Jihad, Asep; Rizqiyani, Rifa
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v7i2.5192

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematika dan self-confidence siswa masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model FERA (Focus, Explore, Reflect, Apply) berbantuan platform Mathigon terhadap kemampuan penalaran matematika dan self-confidence siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain non-equivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di salah satu SMP negeri di Kabupaten Sumedang yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari tes penalaran matematika dan angket self-confidence. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan penalaran matematika yang lebih signifikan pada siswa yang belajar menggunakan model FERA berbantuan Mathigon dibandingkan dengan siswa dalam pembelajaran konvensional. Namun, pada aspek self-confidence, peningkatan yang terjadi belum menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, sifat interaktif dan berpusat pada siswa dari model FERA yang didukung oleh Mathigon memberikan peluang bagi siswa untuk lebih aktif, berpikir kritis, dan terlibat dalam proses belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan tersebut berpotensi meningkatkan kemampuan penalaran serta mendukung perkembangan afektif siswa dalam jangka panjang.Kata Kunci: Model FERA, Penalaran Matematika, Mathigon, Self-Confidence