Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Pengaruh Pelatihan dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pusdiklat RSUD Dr. Soedarso Pontianak Khristian; Azzis Abdul Munir; Ilzar Daud; Rizky Fauzan
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) RSUD dr. Soedarso Pontianak. Meskipun berbagai program pelatihan telah diterapkan, masih terdapat tantangan dalam meningkatkan kinerja tenaga keperawatan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji sejauh mana pelatihan berkontribusi terhadap kinerja pegawai dibandingkan dengan kompetensi individu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 60 perawat yang telah mengikuti pelatihan di Pusdiklat RSUD dr. Soedarso. Analisis dilakukan menggunakan SmartPLS versi 3 untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,949 dan nilai p < 0,05, sedangkan pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien 0,002 dan p > 0,05. Model penelitian memiliki nilai R² sebesar 90,5%, yang menunjukkan bahwa pelatihan dan kompetensi secara bersama-sama menjelaskan 90,5% variasi dalam kinerja pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja tenaga keperawatan lebih bergantung pada kompetensi dibandingkan pelatihan.
Pengaruh Locus of Control dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di RSUD Dr. Soedarso Neta Yunita; Hartanto Hartanto; Ilzar Daud; Ahmad Shalahuddin
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2471

Abstract

Mutu layanan kesehatan sangat bergantung pada kinerja tenaga keperawatan yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh locus of control dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai, khususnya perawat, di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Pendekatan kuantitatif dengan metode SEM-PLS, melibatkan 70 responden perawat dari berbagai unit pelayanan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa variabel locus of control memiliki pengaruh yang positif dan juga signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 2,805; p = 0,005), yang mengindikasikan bahwa perawat dengan kontrol internal yang tinggi cenderung memiliki tanggung jawab dan inisiatif lebih besar dalam menjalankan tugasnya. Iklim organisasi memberikan pengaruh yang lebih kuat serta signifikan terhadap kinerja (t = 3,334; p = 0,001), hasil ini menggambarkan bahwa lingkungan kerja yang mendukung, termasuk dukungan atasan serta komunikasi yang efektif dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Secara keseluruhan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 58,9% variasi dalam kinerja pegawai (R² = 0,589). Penelitian ini menjadi penting karena belum banyak dilakukan pada konteks RS tipe A di Kalimantan Barat, khususnya Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan tertinggi. Selain itu, kajian sebelumnya umumnya hanya menganalisis faktor psikologis atau struktural secara terpisah. Studi ini diharapkan memberikan pemahaman lebih komprehensif sebagai dasar peningkatan mutu layanan keperawatan. Manajemen rumah sakit disarankan untuk mengintegrasikan program pelatihan teknis dengan pendekatan psikososial guna meningkatkan kinerja tenaga keperawatan secara berkelanjutan.
Mitigating Brain Drain Through Employee Engagement: How Perceived Organizational Support, Employee Well-Being and Career Development Influence Zillennials’ Turnover Intention Felisia Felisia; Titik Rosnani; Dody Pratama Marumpe; Ilzar Daud; Efa Irdhayanti
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2613

Abstract

Brain drain has become popular among Zillennials reflecting their growing awareness of international career opportunities. This trend poses a challenge to Indonesia’s economic development particularly in sectors like banking where high employee turnover is common. As organizations face the threat of losing talented employees, adapting retention strategies is crucial to reduce turnover intention. Engaged employees are a key competitive advantage. This research aims to examine how perceived organizational support, employee well-being and career development influence turnover intention with employee engagement as a mediator. Data were collected from 258 Zillennial employees (born between 1992 and 2002) currently working at banks in Indonesia, each with at least six months of experience and awareness of international career trend like hashtag #KaburAjaDulu. Questionnaires were distributed via social media and data were analyzed using SmartPLS 4 with structural equation modelling (SEM). The findings demonstrate that perceived organizational support, employee well-being and career development positively influence employee engagement, while employee engagement negatively influences turnover intention. Notably, perceived organizational support and career development reduce turnover intention, while employee well-being’s effect on turnover intention is through mediation of employee engagement. Employee engagement plays a key mediating role of perceived organizational support, employee well-being, career development and turnover intention.