Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Penggunaan Modul Berbasis REACT Pada Matakuliah Kalkulus Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa Alfiani Athma Putri Rosyadi; Arif Hidayatul Khusna
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.5414

Abstract

Mengintegrasikan matematika dengan konteks kehidupan sehari-hari, maupun pengetahuan awal siswa merupakan dasar untuk menjadikan belajar matematika bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, pengetahuan yang terpisah, subjek yang berbeda dan topik yang berbeda sepatutnya diramu menjadi keseluruhan yang bermakna dan mahasiswa harus dapat menghubungkan setiap bagian-bagian tersebut dengan kehidupan, minat atau kebutuhan mahasiswa tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan modul berbasis REACT pada matakuliah kalkulus terhadap kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Subyek penelitian ini merupakan 5 mahasiswa yang telah menempuh matakuliah kalkulus diferensial. Data penelitian berupa hasil pekerjaan siswa pada modul REACT, disertai hasil wawancara untuk memperkuat hasil yang diperoleh. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa dengan berbantuan modul REACT mahasiswa dapat menghubungkan materi sebelumnya (kalkulus diferensial) dengan materi kalkulus integral, begitu juga mahasiswa dapat menghubungkan materi integral dengan kehidupan sehari-hari. Namun penggunaan modul ini, masih kurang dalam menekankan hubungan kalkulus integral dengan disiplin ilmu lainnya.
Strengthening Teachers' Digital Literacy Capacity Through A Scratch Visual Programming Mentoring Model In Developing Learning Media Anis Farida Jamil; Arif Hidayatul Khusna; Dwi Priyo Utomo
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2026): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i2.39159

Abstract

learning. However, preliminary observations showed that only 20% of teachers at SMA Muhammadiyah 3 Pandaan had developed interactive media, and most were unfamiliar with Scratch. This community service aimed to improve digital literacy through Scratch-based mentoring involving 11 participants (10 teachers and 1 staff member). The method included socialization, preparation, hands-on training, and evaluation using pre- and post-training questionnaires with a four-point Likert scale to ensure the validity of competency perception measurement. The results showed a significant improvement: in the pre-test, only 9% (1 out of 11) were familiar with Scratch, but after the training, 100% of participants reported being able to develop interactive learning media independently and understand programming logic. Furthermore, 100% of participants confirmed an increase in their digital literacy regarding content creation. These findings demonstrate that hands-on training is quantitatively effective in transforming teachers' digital competence.
Pembinaan Berbasis HOTS Bagi Siswa Smp Se-Kabupaten Mojokerto untuk Meningkatkan Kesiapan Dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Arif Hidayatul Khusna; Anis Farida Jamil; Dwi Priyo Utomo
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v6i1.5388

Abstract

Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang matematika menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun strategi penyelesaian masalah non-rutin. Namun, pembinaan OSN matematika di tingkat SMP di Kabupaten Mojokerto belum terlaksana secara optimal karena masih terbatasnya pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, serta keterbatasan guru dalam pembinaan berbasis HOTS. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pembinaan OSN matematika berbasis HOTS melalui kolaborasi dengan MGMP Matematika SMP Kabupaten Mojokerto. Kegiatan dilaksanakan melalui 12 kali pertemuan yang terdiri atas pretest, satu kali pertemuan tatap muka, sembilan kali pertemuan daring, dan posttest. Metode yang digunakan meliputi problem-based learning, collaborative problem solving, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir matematis siswa, terutama dalam menganalisis masalah, mengaitkan konsep, dan merumuskan strategi penyelesaian. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru terhadap pembinaan OSN yang sistematis dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembinaan OSN matematika berbasis HOTS yang dilaksanakan secara terencana dan kolaboratif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.